fbpx

Beras Pandan Wangi

Beras Pandan Wangi adalah salah satu varietas dari padi bulu yang ditanam di Cisalak, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Karena nasinya yang beraroma pandan, maka padi dan beras ini sejak tahun 1973 terkenal dengan sebutan “Pandan Wangi”

Padi Pandan Wangi berumur tanam 150-165 hari, tinggi tanamannya mencapai 150-170 cm, gabahnya bulat/gemuk berperut, bermutu, tahan rontok, berat 1000 butir, gabah 300 gr, rasa nasi enak, dan beraroma pandan. Adapun, kadar amilasenya 20%. Potensi hasilnya adalah 6-7 Ton/Ha malai kering pungut.” Padi seperti ini punya keunggulan seperti: rasanya enak, pulen, dan beraroma wangi seperti pandan. Karena rasanya yang enak, maka harga berasnya bisa dua kali lebih mahal daripada biasanya

Pandan Wangi organik adalah salah satu jenis beras organik yang disukai oleh para presiden di Indonesia. Tidak hanya presiden, tetapi juga para menterinya juga. Beras ini disukai karena rasanya yang enak, wanginya yang khas seperti pandan dan pulen.

Beras Pandan Wangi ini pada tahun 1980 dikenal sebagai Beras Mentri karena sangat disukai oleh para pejabat setingkat kementrian. Saking terkenalnya beras ini jadi buruan masyarakat. Rasanya yang enak, pulen dan wanginya khas seperti wangi daun Pandan. Padahal ketika dimasak tidak dicampur dengan daun pandan tapi secara alami mengeluarkan wangi daun pandan. Oleh karena itu beras ini dinamakan sebagai Beras Pandan Wangi.

Bentuknya mirip dengan Beras Menthik Wangi Susu, namun warnanya tidak seputih Beras Menthik Wangi Susu. Beras Pandan Wangi lebih bening daripada Beras Menthik Wangi Susu. Bentuknya bulat agak panjang sedikit.

Bagi Anda yang mempunyai cita rasa tinggi, Anda pasti menyukai Beras Pandan Wangi ini. Makan bersama keluarga serasa makan di Istana Negara.