2 BAHAN RAHASIA IMMUNE BOOSTER,  VCO PLUS OLAHRAGA RUTIN

2 BAHAN RAHASIA IMMUNE BOOSTER,  VCO PLUS OLAHRAGA RUTIN

Immune Booster Semangat pagi, sahabat Eka Farm! Semoga Anda dan keluarga selalu dalam kondisi sehat. Sudah olahraga hari ini? Yup, meningkatkan imunitas alias immune booster dengan olahraga rutin setiap hari sudah jadi rahasia umum. Namun, sudah tahukah Anda tentang immune booster alami yang lainnya, yaitu minyak kelapa murni atau VCO (Virgin Coconut Oil).

Sebelum Eka Farm bahas lebih lanjut tentang kedua bahan rahasia immune booster, kenalan dulu yuk, dengan imunitas atau daya tahan tubuh

Kapan terakhir kali sahabat Eka Farm sakit? Atau malah sudah tidak ingat terakhir kali sakit? Reaksi tubuh kita yang kita rasakan sebagai sakit misal flu, batuk, inflamasi, dan yang lainnya itu disebabkan imunitas atau daya tahan tubuh kita sedang rendah. Imunitas atau daya tahan tubuh yaitu kemampuan tubuh untuk melawan berbagai gangguan dari luar tubuh yang berpotensi mengancam kesehatan serta kenyaman tubuh. Penyebabnya bisa zat fisik, kimia, atau mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan virus.

Respon sistem imunitas tubuh terhadap ‘benda asing’ yang masuk ke dalam tubuh terbagi menjadi 2, yaitu; inflamasi (reaksi cepat) dan reaksi perlawanan oleh antibodi (respon membutuhkan waktu lebih lama, melibatkan limfosit/ sel darah putih).

VCO sebagai immune booster

Popularitas VCO makin meningkat dengan makin banyaknya endorsements minyak satu ini. Segudang manfaat mulai dari untuk kecantikan hingga meningkatkan imunitas tubuh. VCO banyak menjadi alternatif bagi para vegan atau orang-orang yang mulai menerapkan hidup dengan plant-based products. Selain baunya yang khas dan mild, tidak menyengat, rasanya pun khas.

Di tengah masa pandemi virus Covid-19 yang belum juga usai di Indonesia, beberapa ahli menyarankan konsumsi VCO untuk meningkatkan daya tahan tubuh (immune booster). Guru Besar Kimia Universitas Tanjungpura Pontianak, Prof. Dr. Thamrin Usman, mengungkapkan, VCO berkhasiat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan antivirus Covid-19. Eksperimen pemberian VCO terhadap pasien Covid-19 telah dilakukan pada beberapa pasien positif Covid-19. Kandungan asam laurat dan turunannya, monolaurin dapat  membunuh patogen seperti bakteri, virus, dan jamur. Oleh karena efeknya tersebut, maka VCO dijuluki sebagai antimikroba, antivirus, dan antijamur.

Bagaimana cara kerja VCO melawan virus?

Prof. Dr Thamrin Usman mengatakan, asam laurat dan monolaurin melawan virus dengan cara menghancurkan mekanisme dinding sel bakteri, menghambat tahap pematangan terakhir dalam Selain itu, VCO mengandung asam lemak (fatty acid) omega-3 yang dapat membantu memperbaiki kualitas metabolisme atau pencernaan sehingga daya tahan tubuh juga dapat meningkat.

Lebih lanjut, dalam suatu penelitian mengenai VCO, Sutarmi (2006) menyatakan bahwa minyak kelapa murni mamou menjadi alternatif untuk mengobati diabeter militus, obesitas, kolesterol tinggi, penyakit jantung, serta osteoporosis. Selain itu karena sifatnya yang antimikroba, VCO dapat melawan HIV, hepatitis, herpes, dan beberapa penyakit yang disebabkan mikroba lainnya. Meskipun demikian, belum ada bukti ilmiah bahwa VCO dapat mengurangi risiko flu biasa atau infeksi internal lain.

Tentu saja, konsumsi VCO pun harus diimbangi dengan gaya hidup sehat, salah satu kuncinya yaitu olahraga rutin. Olahraga rutin merupakan salah satu pilar hidup sehat. Harvard Medical Publishing menyebutkan bahwa olahraga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, menurunkan tekanan darah tinggi, membantu mengontrol berat badan, serta melindungi dari berbagai macam penyakit.

Olahraga sebagai immune booster

Dokter Andi Kurniawan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga mengatakan bahwa olahraga dengan intensitas sedang bisa mendatangkan aneka manfaat antara lain, melepaskan hormon stres sehingga menurunkan inflamasi, fungsi pembunuhan mikroba, meningkatkan hemostasis (mekanisme tubuh untuk melindungi diri dari proses pendarahan), juga meningkatkan sitokin (sel imunitas tubuh).

Olahraga rutin dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara umum sehingga sistem imunitas tubuh pun akan berfungsi lebih baik. Olahraga akan melancarkan sirkulasi darah sehingga memungkinkan sel dan zat dalam sistem imun untuk bergerak bebas dalam tubuh dan berfungsi efisien.

Immune booster: Mulai gaya hidup sehat, olahraga dan konsumsi VCO secara rutin

Sistem imunitas bukan hanya satu entitas, tetapi sebuah sistem terintegrasi sehingga untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh, yang penting diingat adalah mengkombinasikan semua aspek yang dapat mendukung kerja organ tubuh lebih baik dan menghindari faktor yang dapat menghambatnya. Intinya, terapkan gaya hidup sehat.

Walaupun olahraga dan VCO baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, jangan berlebihan dalam melakukannya. Studi menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas sedang dan konsisten melakukannya akan mendapat manfaat yang optimal.

So, yuk, olahraga mulai sekarang! Ajak keluarga Anda jalan kaki, bersepeda, atau jogging rutin dapat menjadi pilihan. Jangan lupa juga, sediakan VCO di rumah Anda untuk mengoptimalkan immune booster keluarga.

Bagaimana membuat anak berdaya tahan tubuh prima?..

Bagaimana membuat anak berdaya tahan tubuh prima?..

Menjaga daya tahan tubuh anak adalah salah satu faktor penting yang harus dilakukan orangtua agar si kecil tak mudah sakit. Terlebih lagi saat sedang musim pancaroba.   Seperti yang diketahui, dunianya anak-anak adalah bermain.

Ibu pun harus membebaskan si kecil bermain bersama dengan teman-teman sebayanya selama apa yang ia lakukan dapat menstimulasi motoriknya dan tidak membahayakan. Ditambah lagi dengan aktivitas lainnya yaitu banyaknya les yang harus ia jalani. Kondisi tersebut tentu saja dapat membuat si kecil menjadi mudah lelah karena daya tahan tubuhnya yang menurun.

Karena itulah, pentingnya Ibu dan Ayah untuk menjaga daya tahan tubuhnya sehingga ia tetap dapat bisa menjalani aktivitasnya sehari-hari dan tentu saja tak mudah sakit.

Nah, berikut adalah tips menjaga daya tahan tubuh anak:

  1. Hindari makanan cepat saji Sudah tak aneh lagi jika anak-anak tidak menyukai makanan sehat, seperti sayur salah satunya. Mereka umumnya lebih menyukai makanan cepat saji yang memang benar-benar memiliki rasa, misalnya manis atau gurih. Tapi, Ibu perlu tahu jika makanan cepat saji tidak baik untuk tubuh si kecil, karena mengandung bahan kimia dan zat adiktif yang dapat membahayakan kekebalan tubuhnya. Ibu dapat menyiasati dengan membuat snack sehat, seperti puding atau cookies cokelat yang lezat.
  2. Memberikan makanan bernutrisi Makanan adalah faktor utama untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Saat sedang dalam masa pertumbuhan, anak-anak sangat membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap dan berimbang. Memberikan makanan bernutrisi tak hanya dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangannya, tetapi tentu saja dapat menjaga daya tahan tubuhnya sehingga tak mudah terserang penyakit.
  3. Cukup istirahat Banyaknya aktivitas yang dijalani si kecil dapat membuat tubuhnya menjadi lelah, karena daya tahan tubuhnya yang menurun. Istirahat atau tidur dapat mengembalikkan stamina si kecil setelah lelah beraktivitas seharian. Selain itu, tidur juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuhnya.
  4. Olahraga Bukan hanya orang dewasa yang perlu olahraga agar ia tetap sehat. Hal tersebut juga berlaku pada anak-anak. Salah satu cara menjaga daya tahan tubuhnya adalah dengan mengajak si kecil agar mau berolahraga. Ibu atau Ayah dapat mengajaknya bermain di taman dekat atau mengajaknya bermain sepeda.
  5. Jauhkan dari asap rokok Asap rokok mengandung banyak racun yang dapat mengganggu dan membunuh sel-sel dalam tubuh. Terlebih perokok pasif sangat membahayakan kesehatan tubuhnya dan anak-anak lebih rentan terserang penyakit dibandingkan dengan orang dewasa, karena tingkat bernapasnya lebih cepat. Bahkan, asap rokok dapat memengaruhi kecerdasaan dan perkembangan saraf si kecil. Karena itu, sebaiknya segera hentikan kebiasaan merokok agar kesehatan keluarga tetap terjaga.

Efek Junk Food

Anak-anak umumnya suka dengan junk food atau makanan tidak sehat. Hal ini perlu menjadi perhatian agar makan junk food tidak menjadi kebiasaan anak dan berkembang hingga dewasa.

Orangtua sangat berperan untuk menghindari kebiasaan anak mengonsumsi junk food. Salah satu caranya, dengan memperkenalkan makanan sehat pada anak sedini mungkin jika ingin buah hati tumbuh sehat.

Membatasi konsumsi junk food tentu bukan tanpa alasan. Seperti halnya pada orang dewasa, junk food juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak.

Obesitas

Junk food umumnya adalah makanan yang tinggi lemak. Sejumlah studi terbaru mengungkapkan, salah satu penyebab anak menjadi obesitas atau kelebihan berat badan adalah kebiasaan makan junk food. Obesitas sejak kecil bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga diabetes saat anak dewasa.

Kurang makanan bergizi

Akibat kebiasaan makan junk food, tak ada lagi ruang untuk lebih banyak makan bergizi karena anak sudah merasa kenyang. Kurangnya makanan bergizi bisa membuat tumbuh kembang anak tidak optimal, termasuk perkembangan otaknya. Ini menjadi salah satu alasan penting untuk tidak membiarkan anak terlalu banyak makan junk food.

Kecanduan

Pernah mengalami anak tak mau makan selain junk food? Mungkin anak Anda sudah mengalami kecanduan dengan junk food. Jika hal ini terjadi, tentunya akan sulit meminta anak untuk konsumsi makanan bergizi. Untuk itu, cegah konsumsi junk food secara berlebihan sejak dini agar tidak menjadi kebiasaan.

Melemahkan sistem kekebalan tubuh

Banyak mengonsumsi junk food artinya anak Anda kekurangan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh anak pun menjadi menurun. Anak akan lebih mudah sakit.

 

Ref: kompas