Madu Hanna (Raw Honey)

MADU HANNA (RAW HONEY)

Raw honey (madu mentah) adalah madu yang tidak mengalami proses lebih lanjut setelah dipisahkan dari sarang madu (honeycomb). Madu yang sudah disaring kemudian dikemas dan siap dinikmati.

Biasanya madu yang beredar di pasaran mengalami proses seperti pasteurisasi, filtrasi, penambahan gula, dll. Pasteurisasi merupakan proses pemanasan untuk membunuh mikroorganisme yang merugikan. Filtrasi adalah proses pemisahan lebih lanjut untuk membersihkan sisa-sisa sarang madu dan kotoran untuk menghasilkan madu yang jernih. Penambahan gula biasanya dilakukan untuk mengurangi biaya produksi.

Karena tidak mengalami proses lebih lanjut seperti di atas, kandungan nutrisi madu masih terjaga dan manisnya tanpa tambahan gula. Konsistensinya biasanya lebih kental dan lebih keruh dibanding madu yang diproses.

Selain itu, kandungan antioksidan dalam raw honey jadi lebih tinggi hingga 4 kali lipat dibanding madu yang diproses. Keuntungan lain dari raw honey adalah masih mengandung bee pollen

Jual Raw Honey

ALASAN SEBAIKNYA ANDA MEMILIH
MADU HANNA EKA FARM

Jual Raw Honey

MEMILIKI ANTIOKSIDAN HINGGA 4X LIPAT DIBANDING MADU YANG DIPROSES

Proses seperti pemanasan dapat mengurangi kandungan gizi yang terdapat pada madu. Hasil penelitian menunjukkan raw honey memiliki kandungan antioksidan hingga 4x lipat dibanding madu yang diproses. Antioksidan dapat membantu tubuh  menurunkan kadar kolesterol darah dan  risiko penyakit jantung.

Jual Raw Honey

MANIS TANPA TAMBAHAN GULA

Madu yang diproses biasanya diberi tambahan gula untuk mengurangi biaya produksi. Raw honey tidak tidak diberi tambahan gula. 

MASIH MENGANDUNG BEE POLLEN YANG BAIK UNTUK KESEHATAN HATI DAN JANTUNG

Proses pemanasan dan ultrafiltrasi dapat menghilangkan bee pollen, padahal bee pollen memiliki banyak manfaat seperti antiradang dan baik bagi kesehatan organ hati serta mencegah penyakit jantung dan stroke.

Jual Raw Honey

MADU MURNI DAN SEGAR

Hasil uji aktivitas enzim diastase  Madu Hanna memiliki nilai 10,3 DN (standar mutu madu menurut SNI 3545: 2013 minimal 3 DN). Enzim diastase adalah enzim yang dihasilkan oleh lebah pada saat proses pematangan madu. Diastase memiliki peran untuk menilai kualitas madu. Di beberapa negara aktivitas enzim diastase digunakan untuk menilai kemurnian dan kesegaran madu

International Honey Commission merekomendasikan enzim diastase madu tidak kurang dari 8. Rendahnya nilai aktivitas enzim diastase menunjukkan madu sudah tidak segar lagi atau telah mengalami proses pemanasan untuk meningkatkan viskositas dan menurunkan kadar airnya.

MASIH MENGANDUNG ENZIM GLUKOSA OKSIDASE

Manfaat kesehatan madu sebagian besar disebabkan oleh kandungan antioksidan dan enzimnya. Proses pemanasan dan ultrafiltrasi dapat merusak enzim glukosa oksidase pada madu. Madu memiliki sifat antimikroba dan antibakteri karena kandungan enzim ini. 

MEMBANTU MENYEMBUHKAN BATUK PILEK DAN MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH

Menurut hasil penelitian, madu dapat menjadi alternatif obat untuk mengatasi batuk pilek dan membantu anak agar mudah tidur. Dokter anak merekomendasikan agar balita sebaiknya tidak langsung mengonsumsi obat batuk pilek dulu.

Perlu dijadikan catatan, madu tidak boleh diberikan pada anak di bawah 1 tahun. Hal ini berkaitan dengan risiko botulisme. Namun, botulisme sangat jarang terjadi pada anak lebih dari 1 tahun dan orang dewasa karena sistem pencernaannya sudah mampu untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab botulisme. 

APAKAH AMAN UNTUK PENDERITA DIABETES?

Perlu diingat, bagaimana pun madu tetap pemanis. Konsumsi madu akan meningkatkan kadar gula darah.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sekitar 5-25 gram madu (sekitar 1 sdt-2 sdm) tiap hari selama 4 bulan dapat membantu penurunan kadar HbA1C pada penderita diabetes tipe 2. Namun, konsumsi lebih dari itu dapat meningkatkan kadar HbA1C. Pemeriksaan HbA1c  merupakan salah satu cara untuk mendiagnosis dan mengontrol kondisi diabetes. 

Penderita diabetes (dengan kadar gula darah terkontrol) diperbolehkan mengonsumsi madu tapi dalam batas secukupnya (direkomendasikan tidak melebihi 2 sdm/hari). Perlu diingat juga bahwa madu lebih manis daripada gula sehingga Anda hanya membutuhkan sedikit madu sebagai pengganti gula. Sebaiknya pilih raw honey karena tidak ada tambahan gula. 

APAKAH AMAN UNTUK IBU HAMIL?

Ibu hamil dan orang dengan daya tahan tubuh lemah sebaiknya tidak mengonsumsi raw honey karena tidak dipasteurisasi.