4 Bahaya Makan Terlalu Malam 

4 Bahaya Makan Terlalu Malam 

Tidak sedikit banyak orang yang tidak sadar akan Bahaya Makan Terlalu Malam, Meskipun itu makanan berat ataupun makanan ringan. Jika menurut medis, ada baiknya ketika makan terakhir dalam bentuk apa pun 3 jam sebelum tidur. Karena untuk memberikan kesempatan bagi lambung dan usus untuk mencerna dan memetabolisme makanan dengan baik. Selain itu juga makan terlalu malam akan membuat makanan disimpan di tubuh menjadi lemak yang seharusnya makanan dapat diubah menjadi energi. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan tubuh.

 

Dampak Makan terlalu malam

Salah satu Bahaya Makan Terlalu Malam adalah dampak terhadap tubuh, meskipun dampak yang dirasakan tidak langsung atau jangka panjang. membuat orang banyak yang menyepelekan akan Bahaya Makan Terlalu Malam. Yang membuat orang menjadi tidak waspada. Makan terlalu malam biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, Jenis kelamin, status gizi dan banyaknya karena kebiasaan.

 

Kegemukan (Overweight dan Obesitas)

Bahaya Makan Terlalu Malam yang pertama adalah kegemukan. Kegemukan adalah keadaan dimana lemka tubuh melebihi 29% dari berat badan pria dewasa dan 30% pada wanita dewasa. Keadaan ini diakibatkan karena terjadinya ketidak seimbangan kalori di dalam tubuh, yakni kalori yang masuk melebihi kalori yang dikeluarkan dalam  bentuk energi dan kelebihan ini ditimbun dalam bentuk lemak.

Banyak faktor yang dapat berperan dalam terjadinya kegemukan ini antara lain, faktor lingkungan ( sosial budaya ), termasuk di dalam nya cara makna yang salh , faktor keturunan, faktor psikis, akibat gangguan pada jaringan otak tertentu, kebanyakan makan, penurunan keaktifan  jasmani serta akibat penyakit kelenjar buntu.

 

Diabetes Melitus Tipe 2

Bahaya Makan Terlalu Malam yang kedua adalah diabetes melitus tipe 2. Sejak lama sudah diketahui umum bahwa kegemukan merupakan salah satu faktor resiko untuk timbulnya penyakit gula (diabetes). Belakangan ini sudah muncul tren, bagi usia muda yang mengalami perilaku makan terlalu malam didiagnosa terkena diabetes melitus tipe 2. Pada pasien diabetes melitus tipe 1 dan 2, ditemukan bahwa makan banyak di malam hari merupakan faktor yang secara signifikan paling mempengaruhi. Hal tersebut juga terjadi pada kelompok obesitas dan kelom diabetes komplikasi.

 

Masalah pencernaan 

Bahaya Makan Terlalu Malam yang ketiga adalah masalah pencernaan. Makan terlalu malam dapat menyebabkan masalah seperti asam lambung. Bukan tanpa sebab makan terlalu malam membuat masalah pada pencernaan karena asam lambung naik ditandai dengan asam lambung dari perut naik ke kerongkongan. Terasa panas dan nyeri di dada atau perut atas, sampai sakit tenggorokan.

Selain itu masalah pada pencernaan yang lain adalah dispepsia atau sakit perut. Gejala dispepsia berupa rasa begah pada perut, mual atau perut terasa nyeri. Saran saya jika anda terkena masalah pencernaan selama lebih dari 1 minggu ada baiknya langsung dibawa ke dokter atau rumah sakit agar dilakukan pertolongan pertama.

 

Mengacaukan pola makan selanjutnya

Bahaya Makan Terlalu Malam yang keempat adalah mengacaukan pola makan selanjutnya. Ketika anda makan terlalu malam maka akan menyebabkan rasa kenyang pada pagi hari. Sehingga nantinya akan membuat mundurnya jam makan yang biasanya sarapan pada pagi hari maka akan mundur menjadi siang hari. Dengan begitu akan membuat mengacaukan pola makan anda. Efek buruknya membuat anda menjadi mudah lelah sehingga untuk melakukan aktivitas tidak efektif.

 

Nah, itu dia Bahaya Makan Terlalu Malam. Jika anda ingin mengontrol pola makan, anda dapat menggunakan BERAS COKLAT ORGANIK dari EKA FARM. Anda dapat menghubungi Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi website kami di PRODUSEN BERAS COKLAT ORGANIK YOGYAKARTA 

Alasan Memilih Beras Organik 

Alasan Memilih Beras Organik 

Alasan Memilih Beras Organik – Kesehatan adalah investasi dan harta yang paling berharga melebihi penemuan harta karun yang terdalam di dunia. Tubuh yang sehat akan menghasilkan jiwa dan hati yang tenang serta pikiran yang sehat. Dengan kita sehat dapat memperpanjang umur dan menghasilkan pundi – pundi yang banyak melakukan berbagai macam aktifitas serta menghasilkan pahala. Karena selalu bergembira dan tersenyum.

Salah satu Alasan Memilih Beras Organik adalah untuk mendapatkan efek dari kesehatan. salah satunya dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi organik atau tidak. Hal – hal yang bersifat organik tentunya lebih mengedepankan bahan – bahan yang alami sehingga lebih sehat. Salah satu nya beras organik, tidak semua beras sehat dikonsumsi karena menggunakan pestisida dan bahan pengawet.

Baca Juga : Makanan Dari Beras Merah Organik

Apa itu Beras Organik ?

Beras organik adalah beras yang dihasilkan melalui proses budidaya organik tanpa menggunakan pupuk dan pestisida kimia, yang kemudian di sertifikasi oleh badan independen. Dengan begitu beras ini dinamakan beras organik yang dipercayai lebih baik jika dibandingkan dengan beras biasa. inilah kenapa Alasan Memilih Beras Organik dibandingkan dengan beras biasa.

Baca Juga : Manfaat VCO untuk Merawat Gigi

Perbedaan beras organik dengan beras biasa

Yang menjadi Alasan Memilih Beras Organik adalah karena beberapa perbedaan beras organik dengan beras biasa adalah proses pembuatan dan pengolahannya. Akan tetapi secara umum beras organik harus menggunakan bibit yang menggunakan bibit lokal yang dihasilkan tanpa menggunakan rekayasa genetika atau bukan GMO (Genetic Modified Organism). Berikut perbedaan beras organik dengan beras biasa.

Baca Juga : Cara Pakai VCO Yang Benar di kulit dan rambut

Pupuk yang digunakan

Alasan Memilih Beras Organik yang pertama adalah pupuk yang digunakan. Karena pembuatannya yang organik, proses pembuatan beras organik juga harus menggunakan pupuk organik seperti pupuk hijau dan pupuk kompos yang tentunya tidak menggunakan atau bebas dari bahan pestisida kimia yang berbahaya untuk tubuh. 

Selain itu juga menggunakan pupuk organik juga sangat ramah terhadap lingkungan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tanah dan menurunkan kelimpahan nutrisi pada padi yang ditanam. Sedangkan beras yang ditanam dengan non organik akan membuat tanah menjadi rusak dan akan sulit untuk menghasilkan padi atau beras yang bagus. 

Baca Juga : VCO Untuk darah tinggi

Cara pengendalian hama 

Alasan Memilih Beras Organik yang kedua adalah cara pengendalian hama. Pastinya kita tidak ingin mengkonsumsi beras yang mengandung bahan kimia. Pada beras non organik pengendalian hama menggunakan bahan kimia seperti butoxide, piperonyl, malathion dan carbaryl yang membuat bahan kimia tersebut biasanya akan menempel pada beras non organik yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Sedangkan beras organik cara pengendalian hama pun menggunakan pestisida alami yang dihasilkan dari daun dan buah – buahan yang difermentasi secara alami. Dengan begitu semua proses untuk menghasilkan beras organik adalah alami dan tanpa pengawet. 

Baca Juga : Manfaat VCO untuk Luka Pada Kulit

Air yang digunakan 

Alasan Memilih Beras Organik yang ketiga adalah air yang digunakan. Selain pupuk dan pestisida untuk pengendalian hama, Air yang digunakan untuk beras organik adalh air jernih dan tidak tercermar dengan bahan kimia sintetis. 

Baca Juga : VCO untuk Kucing 

Manfaat yang baik untuk tubuh

Alasan Memilih Beras Organik yang terakhir adalah Manfaat yang baik untuk tubuh. Dengan mengkonsumsi beras organik kita akan mendapatkan manfaat yang baik untuk tubuh dibandingkan dengan beras biasa. seperti : 

  1. Mengurangi kadar urea dalam darah
  2. Aman dikonsumsi penderita diabetes
  3. Nasi lebih tahan lama dan berlendir
  4. beras organik memiliki kandungan nutrisi dan mineral lebih tinggi
  5. Kandungan glukosa, karbohidrat dan protein mudah terurai sehingga aman dan baik dikonsumsi penderita diabetes tipe 1 dan 2
  6. Baik untuk program diet, mencegah kanker, serangan jantung, asam urat, darah tinggi dan vertigo.

 

Nah, itu dia Alasan Memilih Beras Organik. Jika anda sedang mencari beras merah organik anda dapat menggunakan beras merah organik dari EKA FARM. Karena beras merah organik memiliki rasa yang enak, pulen dan beraroma wangi. Anda dapat membeli beras merah organik melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS MERAH ORGANIK JOGJA

Fakta dan Mitos Minyak Kelapa

Fakta dan Mitos Minyak Kelapa

Fakta dan Mitos Minyak Kelapa – Minyak kelapa kini menjadi salah satu alternatif pengganti minyak sawit yang sering digunakan untuk menggoreng ataupun menumis makanan. Karena rasa yang diciptakan oleh minyak kelapa memiliki rasa yang lebih gurih dan kaya akan rasa. Selain itu minyak kelapa lebih aman jika digunakan untuk menggoreng berulang kali, Yang pada bisanya minyak  sawit hanya bisa digunakan 2 sampai 3 kali untuk menggoreng saja. Minyak kelapa bisa digunakan sampai 6 kali untuk menggoreng dan hasil gorengan dari minyak kelapa memiliki warna yang lebih cerah. 

Minyak kelapa juga memiliki berbagai manfaat untuk tubuh seperti bagus untuk kesehatan jantung, dapat mengobati liver, selain itu minyak kelapa juga sering di gunakan untuk menjadi bahan baku kecantikan. Meskipun sudah banyak diketahui oleh masyarakat indonesia. Banyak Fakta dan Mitos Minyak Kelapa yang masih banyak tersebar luas, karena kurang nya informasi yang tepat. Hal inilah yang membuat konsumsi minyak kelapa tidak sebanyak minyak sawit. Maka dari sebelum anda tersesat lebih dalam lagi, mari kita simak penjelasan Fakta dan Mitos Minyak Kelapa berikut ini: 

Baca Juga : Manfaat Minyak Kelapa Untuk Diet keto

Minyak Kelapa Menyebabkan bertambah nya berat badan dan obesitas.

Fakta dan Mitos Minyak Kelapa yang pertama adalah Minyak kelapa menyebabkan bertambahnya berat badan dan obesitas. Masih banyak arsitek atau tulisan yang banyak menulis akan hal ini. Namun sebenarnya ini ada lah MITOS ya bahkan bisa dikatakan HOAX. Karena selama ini belum ada riset atau data yang menyatakan bahwa minyak kelapa menyebabkan bertambahnya berat badan dan obesitas. 

Faktanya minyak kelapa dapat membantu anda untuk menurunkan berat badan. Karena dalam kandungan minyak kelapa memiliki asam lemak ( fatty acids ) yang berfungsi untuk mempercepat proses metabolisme dalam tubuh. Sehingga membuat pembakaran kalori dalam tubuh lebih cepat. Dan juga minyak kelapa dapat membantu anda dalam metabolisme pencernaan dan menstimulasi. Penyerapan sari pati makanan sehingga anda akan terhindar dari susah buang air besar dan konstipasi. 

Baca Juga : Kelebihan Pengolahan Minyak Kelapa Cold Press dibandingkan RBD

Minyak kelapa memiliki kandungan akan lemak sehingga membuat rentan terkena penyakit jantung

Fakta dan Mitos Minyak Kelapa yang kedua adalah minyak kelapa memiliki kandungan akan lemak sehingga membuat rentan terkena penyakit jantung. Masih banyak masyarakat indonesia beranggapan hal ini benar adanya. Faktanya lemak pada umumnya memiliki dua jenis yaitu Lemak baik (HDL) dan lemak jahat (LDL). Nah, sedangkan minyak kelapa memiliki kandungan lemak baik (HDL) dan dapat menurunkan lemak jahat (LDL). Yang dimana minyak kelapa memiliki manfaat seperti membantu melindungi jantung, mencegah serangan stroke, dan mencegah penyumbatan pembuluh darah. Jadi hal ini bisa dikatakan MITOS ya.

Baca Juga : 6 Manfaat VCO Untuk Ibu Hamil

Minyak Kelapa Aman untuk Penderita Diabetes

Fakta dan Mitos Minyak Kelapa yang ketiga adalah Minyak kelapa aman untuk penderita diabetes. Yap, hal ini adalah FAKTA ya. Karena minyak kelapa tidak memiliki kandungan glukosa sama sekali sehingga aman untuk anda penderita diabetes dan juga minyak kelapa dapat menstimulasi produksi insulin dalam tubuh yang dapat mencegah glukosa dalam darah. 

 

Nah, itu dia Fakta dan Mitos Minyak Kelapa, Anda dapat menggunakan minyak kelapa VCO Laitco yang diekstrak dari kelapa yang masih segar tanpa menggunakan tambahan bahan kimia dan pemanasan agar kandungan gizinya tidak rusak. Oleh karena itu, VCO berpotensi sebagai antioksidan yang memiliki banyak manfaat selain untuk wajah yaitu untuk Kesehatan tubuh seperti menjaga kesehatan jantung, membantu menaikkan kadar lemak baik (HDL), dan mencegah penuaan dini. Anda dapat membeli VCO Laitco melalui Whatsapp 0811-2650-296  atau kunjungi web kami di Produsen Beras Organik 

Cara Mencegah Penyakit Diabetes

Cara Mencegah Penyakit Diabetes

Cara Mencegah Penyakit Diabetes – Apakah kalian pernah dengar suatu penyakit yang bernama diabetes? Diabetes, atau yang sering dikenal dengan nama “kencing manis” adalah kondisi dimana terdapat jumlah gula yang tidak normal tingginya di dalam darah. Namun, bagaimana sih caranya gula – gula tersebut menumpuk jumlahnya di darah kita? 

Di saat kita makan makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, kentang dan lain – lainya, karbohidrat kompleks tersebut akan dipecah menjadi bentuk yang paling sederhana yaitu glukosa. Glukosa kaan melalui suatu proses yang bernama “glikolisis”. Di aman glukosa akan dipecah menjadi adenosin trifosfat atau ATP, suatu molekul yang berkontribusi terhadap energi di dalam tubuh. 

Jika sudah terdapat cukup jumlah glukosa di aliran darah kita, organ kita yang bernama pankreas akan mengeluarkan hormon insulin yang akan merubah glukosa menjadi molekul glikogen agar bisa disimpan di hati atau di otot, sampai nanti dibutuhkan lagi. Saat butuh energi , glikogen tersebut akan melalui suatu proses yang bernama glikogenolisis dan diubah kembali menjadi glukosa untuk diubah menjadi energi. 

Diabetes, kondisi di mana jumlah glukosa sangat tinggi di darah dapat dibagi menjadi dua tipe. Pertama diabetes tipe satu, dimana sistem imun badan kita menyerang sel di pankreas yang bertugas menghasilkan insulin. Tanpa insulin, glukosa tidak bisa diubah menjadi glikogen. Sedangkan diabetes tipe 2 adalh di saat pankreas memproduksi cukup insulin. Tetapi,badan kita tidak dapat menggunakannya untuk mengubah glukosa menjadi glikogen. Kondisi serius ini bisa mengakibatkan komplikasi di mata, sarat, gusi, dan bahkan bisa menyebabkan gagal ginjal, serangan jantung, ataupun stroke. 

Cara Mencegah Penyakit Diabetes yang umum adalah rajin periksa ke dokter untuk mencegah kondisi-kondisi yang tidak diinginkan. Namun selain itu anda dapat melakukan Cara Mencegah Penyakit Diabetes di bawah ini: 

Baca Juga : Ciri-ciri penyakit diabetes melitus, Sepele Tapi Bahaya !!

Menjaga Pola Makan

Cara Mencegah Penyakit Diabetes yang pertama adalah menjaga pola makan. Faktor utama timbulnya diabetes berasal dari makanan. Untuk mencegah diabetes ada baiknya setiap kali anda ingin makan pastikan selalu mengandung nutrisi lengkap dan seimbang seperti karbohidrat, protein, serat, lemak baik, serta vitamin dan mineral. Selain itu anda dapat menjaga pola makan sebagai berikut:

Baca Juga : Obat Untuk Penyakit Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

Makanan yang harus dihindari

  • Makanan dan minuman kemasan
  • Makanan tinggi lemak jenuh seperti susu sapi berlemak, keju, es krim, sosis, nugget, kue dan gorengan.
  • Makanan tinggi natrium seperti garam, bumbu masak instan dan mie instan
  • Makanan dan minuman tinggi karbohidrat sederhana seperti permen, kue, kering, minuman ringan, jajanan manis 

Baca Juga : Obat Penyakit Diabetes Alami Tanpa Efek Samping

Makanan yang baik bagi kesehatan

  • karbohidrat kompleks seperti nasi merah, buah, sayur, dan biji – bijian.
  • Makanan tinggi serat seperti kacang merah, kacang polong, buah dan sayur.
  • Sumber lemak baik seperti daging ikan (tanpa kulit dan tidak digoreng), alpukat, zaitun dan kacang almond

Baca Juga : Diabetes Dan Efek Sampingnya

Perbanyak Aktivitas Fisik

Cara Mencegah Penyakit Diabetes yang kedua adalah perbanyak aktivitas fisik. Jika anda suka rebahan jarang melakukan kegiatan merupakan faktor menyumbang kenaikan gula darah secara perlahan. Oleh sebab itu, biasakanlah diri untuk lebih produktif atau lebih aktif bergerak dan hindari melakukan suatu kegiatan yang menyebabkan anda duduk atau berbaring terlalu lama.

Aktivitas fisik dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Hal ini mendorong proses penyimpanan gula pada jaringan otot dan meningkatkan respons tubuh terhadap insulin. Langkah pencegahan diabetes yang bisa dilakukan sehari – hari agar tubuh bergerak lebih aktif seperti banyak berjalan kaki, naik tangga, berkebun dan membersihkan rumah.

Baca Juga : Mengenal Diabetes Basah dan Kering

Olahraga

Cara Mencegah Penyakit Diabetes yang terakhir olahraga. Anda dapat memulai olahraga dari hal yang ringan terlebih dahulu seperti jalan kaki minimal 1 jam dalam sehari. Olahraga dapat membantu membakar kalori untuk menghasilkan energi dan menyimpan glukosa ke otot sebagai cadangan energi. Dengan begitu, gula tidak menumpuk di dalam darah. Olahraga juga membantu tubuh anda menjadi lebih sensitif terhadap insulin. Ini tentu menghindarkan anda dari risiko resistensi insulin. 

 

Nah, itu dia Cara Mencegah Penyakit Diabetes. Jika anda penderita diabetes dan sedang mencari beras sebagai karbohidrat tubuh. Anda dapat menggunakan beras diaberice dari EKA FARM. Diaberice adalah beras organik yang memiliki indeks glikemik rendah tapi memiliki rasa yang pulen. Sangat cocok untuk anda yang mempunyai diabetes tahap awal. keturunan penderita diabetes, atau bagi yang ingin menjaga makan untuk mencegah diabetes di kemudian hari. Anda dapat membeli beras diaberice melalui web  kami di www.ekafarm.com atau WA 0811-2650-296

Makanan Penyebab Penyakit Diabetes Yang Perlu Kamu Hindari

Makanan Penyebab Penyakit Diabetes Yang Perlu Kamu Hindari

Makanan Penyebab Penyakit Diabetes – Diabetes merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Selain faktor karena keturunan, Faktor dari makanan yang anda konsumsi juga menjadi penyebab penyakit diabetes. Mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kandungan yang ada didalamnya padahal makanan yang kita konsumsi bisa memicu naiknya kadar gula dalam tubuh yang ujung ujungnya tubuh jadi rentan terkena aneka gangguan kesehatan. 

Anda dapat menjaga pola makan anda untuk mengendalikan gejala dan mencegah terjadinya resiko diabetes. Selain itu menjaga pola makan yang seimbang juga membantu tubuh anda untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan ketika anda sedang bekerja secara efektif. 

Baca Juga : Penyebab Penyakit Diabetes Yang Perlu Kamu Hindari

Berikut Makanan Penyebab Penyakit Diabetes yang perlu kamu hindari :

 

Saus Tomat

Makanan Penyebab Penyakit Diabetes yang pertama adalah saus tomat. Mungkin dari anda tidak menyadari jika saus tomat sering menemani ketika anda sedang mengkonsumsi makanan cepat saji seperti kentang, dan lain sebagainya. Saus tomat yang satu ini selalu setia menemani anda tanpa anda sadari bahwa kandungan saus tomat memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram saus tomat terkandung 4,3 gram gula. Gula yang terdapat di saus berfungsi untuk meminimalisir rasa asam yang berasal dari tomat serta membuatnya lebih tahan lama. Tapi jika gula tersebut terlalu banyak dikonsumsi dapat menyebabkan diabetes.

Baca Juga : 5 TIPS AGAR PUASA TIDAK LEMAS DAN TETAP BERENERGI

Salad Dressing

Makanan Penyebab Penyakit Diabetes yang kedua adalah salad dressing atau bahan tambahan salad. Salad yang sehat atau baik untuk dikonsumsi biasa terdiri dari berbagai buah dan sayuran yang sehat untuk dikonsumsi tanpa ada tambahan apapun. Namun, berbeda jika salad disajikan dengan tambahan mayonaise dan parutan keju bahan – bahan yang kerap ditambahkan dalam salad. Itulah yang akhirnya malah meningkatkan kadar gula dalam tubuh setiap 100 gram salad dressing mengandung 16 gram gula, 

Baca Juga : BENARKAH MAKAN SAYUR BIKIN GEMUK?

Puding dan Es Krim

Makanan Penyebab Penyakit Diabetes yang ketiga adalah puding dan es krim. Siapa yang di sini tidak suka puding dan eskrim. Dua makanan tersebut adalah makanan penutup yang tidak bisa dihindari bagi para pecinta makanan manis. Tapi apakah kamu tahu kandungan gula pada puding dan es krim tentunya sangat tinggi dalam setiap 100 gram puding terkandung 12 gram gula. Sementara gula pada es krim bahkan lebih tinggi lagi yaitu 21 gram. Jika anda masih ingin memakan puding dan es krim, tenang anda masih bisa kok makan puding dan es krim. Selama masih dalam porsi yang wajar dan menjaga pola makan yang teratur.

Baca Juga : DIET UNTUK PENDERITA ASAM LAMBUNG

Granola Bars

Makanan Penyebab Penyakit Diabetes yang keempat adalah granola Bars. Granola bars merupakan cemilan yang mengenyangkan dan menyehatkan rasa granola bars mirip seperti permen karangan dengan gulanya yang cukup tinggi. Gula tersebutlah yang membuat rasanya menjadi lebih enak untuk dimakan. Namun, Gula tersebutlah yang membuat granola bar menjadi sangat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Karena kandungan dalam 100 gram granola bar mengandung 38 gram gula. Itu lah yang menyebabkan kenapa granola bars menjadi makanan penyebab penyakit diabetes

 

Nah, itulah beberapa makanan penyebab penyakit diabetes yang perlu kamu hindari. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Jika anda sedang mencari beras untuk penderita diabetes anda dapat menggunakan beras diaberice dari EKA FARM yang memiliki keunggulan rendah glikemik dan rasa yang pulen. Anda dapat memesan beras diaberice di https://www.ekafarm.com/ atau silahkan hubungi whatsapp 0811-2650-296 

BERAPAKAH PORSI BERAS MERAH UNTUK DIABETES?

BERAPAKAH PORSI BERAS MERAH UNTUK DIABETES?

Konsekuensi memiliki potensi diabetes (pre- diabetes) atau sudah menderita diabetes, Anda harus lebih hati- hati terhadap diet dan aktivitas fisik yang dilakukan. Mengontrol asupan karbohidrat dan indeks glikemik makanan adalah salah satu cara untuk menjaga kestabilan gula darah.

Jika Anda tidak melakukan perubahan gaya hidup dan pola diet, padahal sudah menderita diabetes, bukan tidak mungkin komplikasinya akan muncul. Apa saja penyakit komplikasi yang dapat mengiringi penyakit diabetes? Komplikasi diabetes di antaranya yaitu penyakit kardiovaskular, kerusakan ginjal, atau infeksi kaki.

Maka dari itu, kesadaran untuk mengubah gaya hidup dan pola diet menjadi kunci untuk mengubah kualitas hidup penderita diabetes. Mencari alternatif sumber karbohidrat selain nasi putih dapat menjadi salah satu cara mengontrol gula darah. Beras merah yang sudah terkenal gizi dan manfaatnya untuk diet dapat menjadi pilihan sumber karbohidrat untuk penderita diabetes.

Baca juga: SUDAHKAH ANDA TAHU TENTANG MEAL PLAN UNTUK DIABETES?

Mengapa memilih beras merah untuk diabetes?

Beras merah menjadi salah satu pilihan penderita diabetes untuk menggantikan beras putih yang biasa dikonsumsi. Selain nilai indeks glikemiknya yang rendah (56), beras merah pun lebih padat gizi daripada beras putih biasa. Kandungan gizi dalam 100 gram nasi merah (dari ½ cangkir beras merah) yaitu:

  • Energi 110 kalori
  • karbohidrat 22,87 gram (84%)
  • protein 2,56 gram (9%)
  • lemak 0,89 gram (7%)
  • serat 1,8 gram

Berbeda dengan beras putih, beras merah adalah sumber serat, vitamin B, zat besi, magnesium, kalsium, seng, mangan, selenium, serta antioksidan.

Baca juga: PILIH BERAS MERAH ATAU OATMEAL UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN?

Makanan yang memiliki nilai indeks glikemik rendah, seperti nasi merah, lebih lama dicerna dan diserap sehingga kenaikan kadar gula darah dan insulin dalam tubuh pun lebih terkontrol. Kandungan serat dan protein pada biji- bijian utuh, termasuk beras merah, mempengaruhi pelepasan glukosa yang lebih lambat ke dalam darah.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan dengan indeks glikemik yang rendah dapat memperbaiki glukosa, lemak, dan resistensi insulin pada penderita diabetes melitus.

Berapakah porsi beras merah untuk diabetes?

Saat Anda sudah didiagnosis dengan penyakit diabetes, asupan karbohidrat pun harus dibatasi. Mengutip dari healthline, rekomendasi asupan karbohidrat harian penderita diabetes atau pra-diabetes yaitu sekitar 45- 60 gram. Selain itu, perhatikan nilai indeks glikemik nasi yang Anda makan juga ya, Moms. Indeks glikemik adalah ukuran relatif kemampuan karbohidrat dalam makanan untuk menaikkan kadar gula darah setelah makan (Fitzgerald, 2011).

Manfaat magnesium dalam nasi merah untuk diabetes

Jika Anda sudah terdiagnosis pre-diabetes, mengonsumsi makanan dengan magnesium yang cukup, termasuk beras merah, atau ditambah dengan suplemen, dapat mencegah diabetes tipe- 2. Kebutuhan magnesium harian untuk wanita dewasa yaitu 320- 360 mg, sedangkan untuk pria dewasa yaitu 410- 420 mg.

Mengutip dari healthline, penderita diabetes biasanya kekurangan mineral magnesium. Padahal, salah satu fungsi magnesium adalah untuk mengatur gula darah. Penderita diabetes yang sering kekurangan magnesium yaitu penderita diabetes tipe- 2. Mengapa demikian? Diabetes tipe- 2 disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu kondisi saat tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang cukup. Resistensi insulin ini berkaitan dengan kadar magnesium yang rendah. Selain itu, orang yang memiliki resistensi insulin juga kehilangan magnesium melalui urin.

Selain rutin mengonsumsi beras merah, sumber magnesium harian yaitu sayuran hijau, kacang- kacangan, selai kacang, alpukat, dada ayam, daging cincang, oatmeal, dan yogurt. Mencukupi kebutuhan magnesium harian dapat membantu penderita diabetes untuk meningkatkan kontrol glikemik.

Hindari menggoreng nasi merah

Nasi yang digoreng umumnya memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi, layaknya gorengan atau makanan cepat saji. Kandungan lemak tersebut, ditambah lagi dengan lauk yang menjadi teman nasi goreng dapat membahayakan penderita diabetes atau pra- diabetes. Lauk yang menemani nasi goreng biasanya juga digoreng, seperti ayam goreng, telur ceplok, sosis goreng, bakso goreng, dan yang lainnya juga dapat menambah lemak jenuh dalam sepiring nasi goreng.

Mengonsumsi lemak jenuh yang terlalu banyak dapat meningkatkan resistensi insulin serta berpotensi untuk menyebabkan komplikasi penderita diabetes.

Pilih sayur rendah zat pati untuk menemani nasi merah

Beberapa pilihan sayuran rendah zat pati dan indeks glikemik di antaranya yaitu wortel, brokoli, tomat, kembang kol, kacang hijau, selada, terong, paprika, bayam, seledri. Selain itu, sawi hijau, bok choy, dan kacang polong pun dapat menjadi variasi menu sayur harian Anda sekeluarga untuk menemani nasi merah.

Bagaimana, Moms? Apakah tertarik untuk mencoba nasi merah? Jika masih belum bisa melepas nasi putih, coba pilih Beras Diet yang mengkombinasikan beras putih dan merah. Anda tetap bisa mendapatkan gizi nasi merah, sekaligus perlahan- lahan beradaptasi dengan tekstur dan rasa nasi merah.  Cek katalog Eka Farm untuk mendapatkan informasi lebih lanjut ya, Moms.

 

 

 

 

 

 

SEPUTAR DIABETES: FAKTA ATAU MITOS?

SEPUTAR DIABETES: FAKTA ATAU MITOS?

Belum lama ini, Omaswati menghembuskan nafas terakhirnya (16/7/2020) di usia 54 tahun. Diabetes atau penyakit gula merupakan penyebab kematian pelawak dan seniman asal Betawi ternama ini. Diabetes merupakan permasalahan medis global yang terus menjadi sorotan dan diderita banyak manusia, termasuk Indonesia. Data International Diabetes Federation pada 14 Mei 2020 menyebutkan bahwa sekitar 10,6 juta penduduk Indonesia mengidap diabetes atau sekitar 4% dari total penduduk Indonesia.

Penyakit yang bisa dipengaruhi faktor genetik ini memang merupakan penyakit kompleks. Mitos tentang diabetes pun banyak beredar di masyarakat, baik yang terkonfirmasi kebenarannya maupun tidak. Apa saja fakta dan mitos seputar diabetes? Merangkum dari MedlinePlus, diabetes.co.uk, dan diabetesvoice.org, Eka Farm ingin berbagi beberapa fakta dan mitos yang berkembang di masyarakat seputar diabetes.

1. Penderita diabetes tidak boleh mengkonsumsi gula

Diabetes merupakan penyakit jangka panjang (long-term) yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk mengontrol glukosa (gula) dalam darah.

Fakta: Mengkonsumsi gula tidak menyebabkan diabetes. Penderita diabetes dapat mengkonsumsi gula (tentunya yang aman bagi penderita diabetes, contohnya gula semut dari Eka Farm).

Akan tetapi, penderita diabetes harus menjaga pola makan seimbang dan memotong konsumsi gula harian, terutama pemanis buatan atau gula pasir.

2. Kegemukan berpotensi meningkatkan risiko diabetes

Fakta: Kegemukan atau obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita diabetes. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa banyak orang obesitas dan tidak menderita penyakit diabetes. Sebaliknya, ada orang dengan berat badan normal atau kurus justru menderita diabetes. Dilansir dari laman diabetes.co.uk, 20% penderita diabetes tipe-2 adalah orang dengan berat badan normal dan kurus. Namun Moms, tentu saja untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh perlu dilakukan perubahan pola hidup menjadi lebih sehat dan memakan makanan yang bergizi karena selain dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit, kegemukan pun akan membuat Anda kesulitan melakukan beberapa aktivitas fisik tertentu.

3. Diabetes adalah penyakit keturunan

Fakta: Meskipun orang berasal dari keluarga dengan riwayat penyakit diabetes memiliki potensi lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak memiliki faktor genetik keturunan diabetes, bukan tidak mungkin mereka mengidap diabetes. Diabetes tipe-1 dan tipe-2 bukan hanya disebabkan oleh faktor keturunan. Pilihan pola hidup serta beberapa kondisi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita diabetes tipe-2, seperti kegemukan/ obesitas, faktor usia >45 tahun, ras-ras tertentu, dan beberapa penyakit lain.

4. Diabetes tipe-2 adalah penyakit diabetes ringan

Fakta: Jika Anda penderita diabetes dan tidak dapat mengatur pola hidup sehat, maka risiko komplikasi diabetes pun lebih tinggi. Diabetes tipe-2 dapat mengancam nyawa jika tidak ditanggapi dengan serius.

5. Sebaiknya penderita diabetes tidak olahraga

Fakta: Olahraga sebagai salah satu elemen pola hidup sehat dapat meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Olahraga dengan intensitas sedang dan dilakukan secara rutin merupakan pilihan cerdas untuk penderita diabetes. Namun, agar lebih aman dan Anda pun tenang, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter tentang olahraga yang cocok untuk dilakukan secara rutin dan apa yang harus diperhatikan saat berolahraga.

7. Penderita diabetes hanya dapat mengkonsumsi makanan khusus diabetes

Fakta: Penderita diabetes dapat mengkonsumsi makanan biasa seperti orang pada umumnya. Akan tetapi, para ahli menyarankan penderita diabetes mengganti sumber karbohidrat ke karbohidrat kompleks seperti serealia utuh, sayur, buah, dan legume. Beras organik dari Eka Farm dapat menjadi pilihan asupan karbohidrat pengganti nasi biasa bagi penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik rendah, nutrisi utuh, kaya serat, serta bebas zat kimia berbahaya.  Penderita diabetes sebaiknya menghindari makanan tinggi lemak, garam, dan gula. Pada dasarnya, anjuran jenis makanan bagi penderita diabetes tidak berbeda dengan pola hidup sehat. Akan tetapi, jika Anda penderita diabetes, sebaiknya konsultasikan meal plan atau rencana menu harian Anda dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi.

8. Diabetes tidak memiliki gejala

Fakta: Sama seperti kebanyakan penyakit, gejala diabetes seringkali tidak disadari oleh banyak orang. Beberapa gejala diabetes diantaranya sering merasa haus meskipun sudah sering minum, merasa lelah dan lapar sepanjang hari, serta berat badan turun secara signifikan padahal Anda tidak dalam program diet. Anda perlu waspada jika sering merasakan hal–hal tersebut. Jangan panik apalagi stres. Cobalah konsultasikan ke dokter untuk mencari solusi terbaik bagi kesehatan Anda sejak dini.

9. Diabetes bisa sembuh

Fakta: Tidak ada obat semahal atau sealami apapun yang dapat menyembuhkan diabetes. Meskipun beberapa tanaman herbal dan makanan dapat meningkatkan sensitivitas insulin seseorang atau resistensi insulin pada penderita diabetes tipe-2, tidak ada obat ampuh, rempah, tanaman, ataupun makanan ajaib untuk menyembuhkannya. Meskipun tidak dapat disembuhkan, diabetes dapat dicegah dan dikontrol dengan pola hidup dan pola makan sehat. Jika Anda memiliki penyakit diabetes, kuncinya adalah jangan memperparah keadaan.

10. Diabetes bukan hal yang besar. It’s not a big deal!

Fakta: Tidak ada penyakit yang layak untuk disepelekan, termasuk diabetes. Di Amerika Serikat, angka kematian penduduk akibat diabetes bahkan melampaui angka gabungan kematian akibat HIV-AIDS dan kanker payudara. Diabetesvoice.org mengungkapkan fakta bahwa lebih dari 4 juta orang dari seluruh dunia meninggal akibat diabetes.

11. Penderita diabetes dapat menjadi buta atau harus amputasi kaki

Fakta: Diabetes merupakan faktor penyebab utama seseorang harus melakukan amputasi ataupun menderita kebutaan. Akan tetapi, kedua kondisi ini dapat dicegah dengan mengontrol tekanan darah, kadar glukosa, serta menerapkan pola hidup sehat.

Demikian fakta dan mitos seputar diabetes. Diabetes merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan gaya hidup sehat. Dimulai dari mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah, kaya nutrisi, protein, vitamin, mineral, dan serat. Selain itu, aktif melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya secara konsisten dapat membantu mencegah kegemukan dan obesitas.

 

Hal Penting dalam Menjalankan Diet Mayo

Hal Penting dalam Menjalankan Diet Mayo

ekafarm.com – Beberapa hal penting harus Anda ingat dan laksanakan untuk diet mayo yang optimal. Poin penting ini adalah semacam aturan main dalam melakukan diet mayo. Berikut beberapa penjelasan mengenai poin penting yang tidak boleh terlewat dan tertinggal:

Poin Penting dalam Menjalankan Diet Keto

1. Tidak Menambahkan Garam ke dalam Makanan
Sama sekali tidak diperkenankan untuk menambah garam dalam menu diet mayo Anda. Begitupun dengan penggunaan mentega atau butter. Sangat disarankan menggunakan mentega tawar (unsalted butter) atau minyak kelapa untuk menggoreng dan apabila bosan dengan menu rebus.

2. Wajib Konsumsi Air Mineral sebanyak 8 gelas/hari (2 liter) dan Tidak Diperbolehkan Konsumsi Es
Dengan cukup minum air saat melaksanakan diet mayo, akan membantu kinerja ginjal dan jantung dalam proses detoxifikasi. Tidak hanya ginjal dan jantung, organ hati atau liver akan terbantu. Kinerja otak pun akan meningkat pesat dan terhindar dari berbagai bahaya akibat dehidrasi.

3. Menu daging sapi rebus dapat diubah menjadi daging sapi goreng, namun harus menggunakan mentega tawar (unsalted butter) atau minyak kelapa
Sama dengan penjelasan yang telah disebutkan sebelumnya. Garam justru akan mengikat air dalam sel tubuh manusia. Bertambah pula beban metabolisme sel di dalam tubuh. Hindari penggunaan garam untuk keberhasilan diet mayo Anda.

Baca Juga: VCO, minyak kelapa yang murni

4. Sayuran tidak direbus terlalu lama

Sayuran yang direbus lama justru akan menghilangkan kandungan nutrisi dan mineral di dalamnya. Untuk mendapatkan manfaat dari sayuran secara optimal jangan rebus terlalu lama. Sangat pula disarankan untuk memilih sayuran organik yang bebas pestisida dan bebas dari bahan kimia lainnya.

5. Makan malam harus dilaksanakan sebelum pukul 18.00
Makan di malam hari juga akan mengganggu tidur Anda. Kalori yang Anda butuhkan untuk mengolah makanan akan lebih banyak. Serta dapat menjadi resiko terjadinya penyakit reflux serta peningkatan asam lambung.

6. Melanggar satu hari menu diet mayo wajib mengulang keseluruhan diet dari hari pertama
Komitmen sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan diet mayo. Meski 13 hari terbilang singkat, namun berbagai testimoni beberapa orang yang telah melaksanakan diet mayo menyatakan bahwa diet ini tidaklah mudah. Terlebih apabila Anda memiliki kebiasaan dengan konsumsi garam.

7. Hanya pada hari ke 4 dan 11 tidak konsumsi daging
Protein amat dibutuhkan dalam proses detoxifikasi dalam diet mayo. Kurangi dan gantilah nasi putih dengan karbohidrat kompleks seperti roti tawar, oatmeal maupun karbohidrat yang berasal dari tumbuhan seperti kentang dan umbi umbi an.

8. Buah buahan pada menu sehari-hari
Anda dapat memilih pisang, apel ataupun jenis buah lain yang mudah untuk ditemukan. Pilihlah buah yang banyak mengandung air dan mudah dicerna. Hindari durian dan nangka karena akan membuat perut begah dan bergas.

Diet mayo telah terbukti mampu menjaga bentuk badan tidak kembali gemuk setelah Anda melaksanakan pengaturan diet mayo sederhana ini selama 13 hari. Terdapat pula bermacam catering maupun usaha rumah makan yang menyediakan dan menawarkan jasa menu diet mayo. Sehingga tidak perlu susah dan repot berbelanja jika Anda tidak memiliki waktu untuk menyiapkan diet mayo sederhana. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga: Diet dengan teh mawar

Hati-Hati, Gula Darah Tinggi Ancam Kebutaan

Hati-Hati, Gula Darah Tinggi Ancam Kebutaan

Ekafarm.com – Saat ini penyakit diabetes tak hanya menyerang anak orangtua, tapi juga sudah menyerang anak muda. Kondisi itu sangat memprihatinkan karena artinya semakin besar risiko orang itu dengan komplikasi. Salah satunya ialah ancaman kebutaan akibat retinopati diabetik.

Menurut dr. Rita Polana, Sp.M, dokter spesialis Mata RS. Pondok Indah- Pondok Indah, retinopati diabetes mulai jadi momok penderita diabetes yang notabene muncul akibat gaya hidup. Dulu jumlah penderita retinopati diabetik disumbang dari penderita diabetes yang ada keturunan dari keluarga, saat ini sudah mulai banyak disumbang dari diabetes akibat gaya hidup.

Hal itu bisa terjadi kalau penderita diabetes akibat keturunan mereka relatif sudah punya kesadaran tinggi untuk menjaga kadar gula dalam batas normal. Sementara penderita diabetes akibat gaya hidup lebih sulit menjaga kadar gula darah.

“Kalau dulu retinopati diabetik itu banyak dialami penderita diabetes yang notabene akibat keturunan. Saat ini sudah mulai banyak penderita retinopati karena diabetes akibat gaya hidup yang tidak sehat. Alasannya kenapa? Ya karena mereka tidak menahan makan saat makanan cepat saji sudah ada dimana-mana saat ini,” terangnya dalam acara media discussion menai Laser YAG & Argon di Meradelima Resto, ruang Bambu, Jakarta, baru-baru ini.

Parahnya, penyakit mata ini tidak ada gejala awal yang bisa Anda bisa segera obati. Oleh karenanya, cara yang bisa dilakukan untuk menghindari kondisi itu ialah menjaga kadar gual darah tetap dalam batas normal, dan rutin cek mata,

“Pokoknya, kalau kamu mengalami masalah mata, seperti melihat titik hitam, susah melihat di malah hari, penglihatan kabur, kesulitan membedakan warna, sebaiknya datang ke dokter. Untuk mendapatkan kondisi kesehatan terbaru dan langsung mendapat pengobatan bila memang mengalami masalah,” terangnya.

Mencegah dan Mengobati Gula darah Tinggi

Jika Anda menderita diabetes, sebaiknya melakukan hal yang bisa mencegah atau memperlambat perkembangan retinopati diabetik. Berikut caranya,

  • Minum obat yang diresepkan
  • Menjalani diet sehat
  • Olahraga secara teratur
  • Mengontrol tekanan darah tinggi
  • Menghindari alkohol dan rokok
  • Ganti konsumsi beras dengan yang rendah IG

Ekafarm memiliki beberapa jenis beras organik yang ber IG rendah yang tentunya aman untuk di konsumsi oleh penderita diabetes atau gula darah tinggi. Silahkan kunjungi di www.ekafarm.com

Baca Juga:

Kurma Kering Vs Kurma Segar, Mana yang Lebih Bernutrisi?

Kurma Kering Vs Kurma Segar, Mana yang Lebih Bernutrisi?

Ekafarm.com – Makanan berwarna cokelat dan terasa manis ini memang populer saat bulan Ramadan dan Lebaran. Selain langsung bisa dinikmati, buah ini juga bisa dibuat menjadi kue dan camilan lezat lainnya. Menurut penelitian, buah kurma memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Kandungan nutrisi buah kurma sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi secara tepat.
Nah, berikut nutrisi yang ada pada kurma yang mungkin Anda dapatkan, meliputi:

Kaya antioksidan. Buah kurma mengandung banyak polifenol, salah satu senyawa antioksidan, dibanding buah atau sayuran lainnya. Senyawa ini dipercaya dapat melindungi tubuh dari peradangan.

Mengandung gula alami. Kandungan gula dari buah kurma bisa dengan cepat menggantikan energi yang hilang.

Tinggi serat. Mengonsumsi 1/4 dari 1 cangkir buah kurma ternyata memenuhi 12% kebutuhan serat harian. Selain itu, makanan ini juga membantu Anda kenyang lebih lama.

Kaya kalium. Kurma mengandung kalium tinggi sehingga membantu tubuh menjaga elektrolit tetap seimbang. Tercukupinya kalium melindungi kesehatan jantung dan membantu pembangunan otot serta protein dalam tubuh.

Read More: Kurma amankah untuk diabetes?

Mana yang lebih bernutrisi: kurma kering atau kurma kering?

Berdasarkan kandungan kalori, kurma kering memiliki kalori yang lebih tinggi. Sekitar 100 gram kurma yang dikeringkan mengandung 284 kalori sedangkan kurma segar mengandung 142 kalori. Jika Anda sedang dalam program menurunkan berat badan, maka sebaiknya pilih kurma segar yang punya kalori lebih rendah.

Kandungan makronutrien pada kurma yang dikeringkan dengan kurma segar juga berbeda. Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, seperti protein, lemak, dan karbihidrat. Kandungan karbohidrat dan serat pada kurma kering jauh lebih besar dibanding kurma segar.

Dalam 100 gram kurma segar mengandung 1, 7 gram protein, 1 gram lemak, 37 gram karbohidrat, dan 3,5 gram serat. Sementara kurma yang dikeringkan dalam ukuran yang sama, mengandung 2,8 gram protein, 0,6 gram lemak, 76 gram karbohidrat, dan 5 gram serat.

Selain perbedaan jumlah makronutrien, kandungan mikronutrien seperti vitamin dan mineral pada dua jenis kurma ini juga berbeda. Kurma kering mengandung kalsium dan zat besi yang lebih banyak, tapi kurma segara mengandung lebih banyak vitamin C.

Pada 100 gram kurma segar mengandung 34 mg kalsium, 6 gram zat besi, dan 30 mg vitamin C. Sementara kurma kering dengan ukuran yang sama, mengandung 81 mg kalsium, 8 mg zat besi, tanpa vitamin C. Baik itu kurma kering maupun kurma segar, keduanya memiliki keunggulan nutrisi masing-masing. Anda bebas memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Dapatkan kurma segar dan asli dari Mekkah hanya di pusatkurma.id

atau silahkan hubungi customer service nya klik link ini.