Menggali Fakta dan Mitos: Diabetes dan Konsumsi Durian

Menggali Fakta dan Mitos: Diabetes dan Konsumsi Durian

Diabetes makan durian – Durian adalah buah yang memiliki rasa manis dan aroma khas yang disukai oleh banyak orang. Namun, bagi penderita diabetes, makan durian mungkin menjadi hal yang perlu dipertimbangkan dengan baik. Apakah penderita diabetes boleh makan durian? Jika boleh, berapa banyak yang aman dikonsumsi? Apa saja manfaat dan risiko yang bisa didapat dari makan durian?

Di dunia kuliner tropis, durian sering dianggap sebagai “raja buah-buahan,” namun, bagi mereka yang hidup dengan diabetes, pertanyaan muncul: apakah aman untuk menikmati kelezatan durian? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi hubungan antara diabetes dan konsumsi durian, membongkar fakta dan mitos seputar buah kontroversial ini.

Baca Juga : Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi yang Wajib Diwaspadai

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Durian?

Menurut ahli gizi, penderita diabetes boleh makan durian asalkan dalam jumlah yang terbatas dan tidak berlebihan. Hal ini karena durian mengandung karbohidrat dan gula yang cukup tinggi, yang dapat meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, durian juga mengandung kalori dan lemak yang tinggi, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan komplikasi kesehatan lainnya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Durian memiliki GI sekitar 581, yang dianggap sedang. Nilai indeks glikemik mengukur seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Makanan dengan IG rendah (kurang dari 55) dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil, sedangkan makanan dengan IG tinggi (lebih dari 70) dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berbahaya bagi penderita diabetes. Oleh karena itu, penderita diabetes harus mengonsumsi durian dengan bijak dan mengimbanginya dengan makanan lain yang sehat dan rendah IG.

Sebagai acuan, satu biji durian kecil (sekitar 30 gram) mengandung sekitar 9 gram karbohidrat, 2 gram serat, 1 gram protein, 4 gram lemak, dan 60 kalori2. Jumlah karbohidrat yang disarankan untuk penderita diabetes adalah sekitar 45-60 gram per kali makan3. Jadi, penderita diabetes boleh makan durian maksimal 2-3 biji per hari, tergantung dari kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing. Selain itu, penderita diabetes juga harus mengurangi asupan karbohidrat dari sumber lain jika ingin makan durian.

Baca Juga : Gejala Diabetes Kering: Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya

Apa Saja Manfaat dan Risiko Penderita Diabetes Makan Durian?

Makan durian dengan porsi yang tepat dapat memberikan beberapa manfaat bagi penderita diabetes, antara lain:

  • Meningkatkan kesehatan pencernaan. Durian mengandung serat yang cukup tinggi, yaitu sekitar 9 gram per 100 gram4. Serat dapat membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan menurunkan kadar kolesterol. Serat juga dapat membantu mengendalikan gula darah, karena dapat memperlambat penyerapan glukosa dari makanan.
  • Menyediakan energi. Durian merupakan sumber karbohidrat yang dapat memberikan energi bagi tubuh. Karbohidrat adalah bahan bakar utama untuk otak dan otot. Penderita diabetes membutuhkan asupan karbohidrat yang cukup untuk menjaga fungsi tubuh yang optimal.
  • Menyehatkan mata. Durian mengandung karotenoid, yaitu pigmen alami yang berfungsi sebagai antioksidan. Salah satu jenis karotenoid yang terdapat dalam durian adalah zeaksantin, yang dapat melindungi mata dari kerusakan akibat sinar UV dan radikal bebas. Zeaksantin juga dapat membantu mencegah penyakit mata yang sering dialami oleh penderita diabetes, seperti katarak dan retinopati diabetik.

Namun, makan durian secara berlebihan juga dapat menimbulkan beberapa risiko bagi penderita diabetes, antara lain:

  • Meningkatkan berat badan. Durian memiliki kalori yang cukup tinggi, yaitu sekitar 147 kalori per 100 gram4. Jika dikonsumsi secara berlebihan, durian dapat menyebabkan peningkatan berat badan, yang dapat memperburuk kondisi diabetes. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan resistensi insulin, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif untuk menurunkan gula darah. Oleh karena itu, penderita diabetes harus mengontrol porsi durian yang dikonsumsi dan mengimbanginya dengan olahraga teratur.
  • Memicu alergi. Durian merupakan salah satu makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Gejala alergi durian dapat berupa gatal-gatal, ruam, pembengkakan, sesak napas, mual, muntah, atau syok anafilaksis. Jika penderita diabetes mengalami alergi durian, maka gula darah dapat naik secara tiba-tiba, karena tubuh melepaskan hormon adrenalin yang dapat meningkatkan produksi glukosa. Jika Anda memiliki riwayat alergi durian, sebaiknya hindari mengonsumsi durian atau produk yang mengandung durian.

Baca Juga : Waktu yang Tepat Mengukur Kadar Gula Darah: Panduan dan Pentingnya Monitoring

Kesimpulan

Durian adalah buah yang memiliki rasa manis dan aroma khas yang disukai oleh banyak orang. Namun, bagi penderita diabetes makan durian mungkin menjadi hal yang perlu dipertimbangkan dengan baik. Penderita diabetes boleh makan durian asalkan dalam jumlah yang terbatas dan tidak berlebihan. Makan durian dengan porsi yang tepat dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan pencernaan, menyediakan energi, dan menyehatkan mata.

Namun, makan durian secara berlebihan juga dapat menimbulkan beberapa risiko, seperti meningkatkan berat badan dan memicu alergi. Oleh karena itu, penderita diabetes harus mengonsumsi durian dengan bijak dan mengimbanginya dengan pola hidup sehat, seperti berolahraga, menghindari stres, dan mengontrol gula darah secara rutin.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Anda Harus Tahu! Ketoasidosis: Pengertian dan Penyebabnya

Tinggalkan Balasan