Jangan Putus Asa! Mengelola Diabetes Keturunan dengan Semangat dan Pola Hidup Sehat

Jangan Putus Asa! Mengelola Diabetes Keturunan dengan Semangat dan Pola Hidup Sehat

Diabetes keturunan – Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa (gula) dalam darah. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin secara memadai atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas dan berperan dalam mengatur kadar gula darah. Ada dua jenis utama diabetes: tipe 1, di mana tubuh tidak menghasilkan insulin sama sekali, dan tipe 2, di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Faktor keturunan seringkali berperan dalam munculnya diabetes, menjadikannya penyakit yang dapat diturunkan dari generasi ke generasi.Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang aspek genetika dan faktor risiko lainnya sangat penting untuk pencegahan, diagnosis, dan pengelolaan diabetes. Dengan meningkatkan kesadaran akan diabetes, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kualitas hidup.

Baca Juga : Perbedaan Diabetes Kering dan Basah: Fakta, Ketidakakuratan Istilah, dan Pencegahan

Pentingnya Pemahaman Tentang Faktor Keturunan dalam Diabetes

Diabetes, sebagai penyakit kronis yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, memiliki keterkaitan erat dengan faktor keturunan. Pemahaman yang mendalam terhadap peran faktor keturunan ini menjadi esensial karena dapat memberikan wawasan yang kritis dalam mengidentifikasi risiko, menyusun strategi pencegahan, serta mengelola diabetes dengan lebih efektif.

Faktor keturunan dalam diabetes mengacu pada predisposisi genetik yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan penyakit ini. Jika ada riwayat keluarga dengan diabetes, risiko untuk keturunan mengalami kondisi serupa pun meningkat. Kini, melalui penelitian genetika, peneliti dapat mengidentifikasi gen-gen tertentu yang terkait dengan diabetes, memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana keturunan dapat memengaruhi kerentanan seseorang terhadap penyakit ini.

Pentingnya pemahaman ini terletak pada dua aspek utama. Pertama, dalam hal pencegahan, pemahaman akan faktor keturunan memungkinkan individu untuk menilai risiko mereka dengan lebih cermat. Ini membuka pintu bagi program pencegahan yang lebih terarah, termasuk perubahan gaya hidup, pola makan sehat, dan rutinitas kebugaran yang dapat membantu mengurangi risiko diabetes.

Kedua, dalam hal pengelolaan diabetes, pemahaman faktor keturunan dapat membantu perawatan yang disesuaikan secara personal. Setiap individu memiliki respon yang berbeda terhadap pengobatan dan perubahan gaya hidup, dan pemahaman akan aspek genetik ini dapat membimbing pilihan pengobatan yang lebih tepat dan efektif.

Selain itu, kesadaran akan faktor keturunan juga dapat meningkatkan dukungan emosional dan sosial bagi individu yang hidup dengan diabetes. Keluarga dan teman-teman yang memahami peran keturunan dalam penyakit ini dapat memberikan dukungan yang lebih efektif dan membangun lingkungan yang mendukung untuk pengelolaan diabetes sehari-hari.\

Baca Juga : Waktu yang Tepat Mengukur Kadar Gula Darah: Panduan dan Pentingnya Monitoring

Sebuah Ulasan Lengkap Faktor Risiko dan Pencegahan

Pola makan sehat, berolahraga secara teratur, dan menjaga berat badan ideal menjadi langkah-langkah utama dalam mengurangi risiko diabetes. Diagnosis dini melalui tes darah rutin juga menjadi elemen penting dalam pencegahan. Dengan mendeteksi kadar gula darah yang tinggi pada tahap awal, intervensi dapat dilakukan lebih cepat, memungkinkan perubahan gaya hidup atau pengobatan yang lebih efektif. Pencegahan sekunder melibatkan pengelolaan kondisi pra-diabetes untuk mencegah perkembangan menjadi diabetes tipe 2.

Selain itu, pendekatan berbasis masyarakat dan edukasi publik sangat diperlukan. Peningkatan kesadaran masyarakat tentang faktor risiko diabetes dan pentingnya pencegahan dapat membawa perubahan perilaku yang lebih luas dalam skala populasi. Program-program kesehatan masyarakat, kampanye penyuluhan, dan akses yang lebih baik ke sumber daya kesehatan dapat memainkan peran penting dalam mengurangi prevalensi diabetes.

Dengan memahami faktor risiko dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai, kita dapat memasuki era di mana diabetes tidak hanya dapat dielola, tetapi juga dapat dicegah secara efektif. Inisiatif pencegahan yang komprehensif, bersama dengan perubahan gaya hidup yang sehat, dapat membentuk masyarakat yang lebih tahan terhadap diabetes, mengurangi beban penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca Juga : Pentingnya untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Diabetes

Peran Keluarga dalam Mengelola Diabetes Keturunan

Peran keluarga dalam mengelola diabetes keturunan sangat krusial dan berdampak besar pada kualitas hidup individu yang terkena penyakit ini. Berikut adalah penjelasan mengenai peran keluarga dalam mengelola diabetes keturunan:

  1. Dukungan Emosional
    Keluarga dapat memberikan dukungan emosional yang sangat dibutuhkan bagi individu dengan diabetes keturunan. Penyakit kronis ini seringkali memerlukan penyesuaian besar dalam gaya hidup, dan dukungan keluarga dapat membantu mengatasi tantangan emosional yang mungkin muncul.
  2. Pendidikan dan Kesadaran
    Keluarga memiliki peran penting dalam pendidikan dan peningkatan kesadaran mengenai diabetes. Mereka dapat memahami informasi tentang penyakit ini, membantu individu untuk memahami langkah-langkah pencegahan, serta memberikan informasi terkini mengenai pengelolaan diabetes.
  3. Pola Makan Sehat Bersama
    Ketika seorang anggota keluarga memiliki diabetes keturunan, penting untuk menjaga pola makan sehat di seluruh keluarga. Ini tidak hanya mendukung individu yang terkena, tetapi juga menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung untuk semua anggota keluarga.
  4. Aktivitas Fisik Bersama
    Aktivitas fisik yang teratur memiliki manfaat besar dalam mengelola diabetes. Keluarga dapat berpartisipasi bersama dalam kegiatan fisik, seperti berjalan bersama, bersepeda, atau kegiatan olahraga lainnya, menciptakan budaya aktivitas fisik yang positif di dalam keluarga.
  5. Pemantauan Kesehatan Bersama
    Keluarga dapat membantu dalam pemantauan kesehatan secara rutin, termasuk mengingatkan individu dengan diabetes untuk menjalani pemeriksaan berkala, mengukur kadar gula darah, dan memastikan bahwa pengobatan atau rencana pengelolaan diabetes diikuti dengan konsisten.
  6. Manajemen Stres dan Tekanan
    Diabetes dapat memicu stres dan tekanan tambahan. Keluarga dapat membantu dalam manajemen stres dengan menyediakan dukungan, berbicara terbuka mengenai perasaan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental.
  7. Keamanan Dalam Kedaruratan
    Keluarga perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai tindakan darurat yang harus diambil jika kondisi diabetes memburuk. Ini termasuk menyediakan informasi medis darurat, mengetahui tanda-tanda hipoglikemia atau hiperglikemia, dan memiliki rencana darurat yang jelas.

Melibatkan keluarga secara aktif dalam manajemen diabetes keturunan tidak hanya membantu individu yang terkena tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung untuk menjalani gaya hidup sehat secara keseluruhan. Ini melibatkan komunikasi terbuka, pengertian, dan kerjasama dalam merencanakan dan mengimplementasikan strategi pengelolaan diabetes yang efektif.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Beras Putih Organik Untuk Penderita Diabetes

Pentingnya untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Diabetes

Pentingnya untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang perlu diwaspadai dan segera ditangani. Meskipun begitu, pemahaman tentang diabetes yang bagus seringkali kurang di masyarakat. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menginformasikan tentang pentingnya pemahaman mengenai diabetes dan langkah-langkah pertama menuju pengendaliannya.

Apa Itu Diabetes?

pemahaman tentang diabetes

Diabetes adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak dapat mengatur kadar gula (glukosa) dalam darah dengan baik. Glukosa adalah sumber utama energi bagi tubuh, dan insulin, hormon yang diproduksi oleh pankreas, membantu mengatur kadar glukosa dalam darah. Ada dua tipe diabetes utama: tipe 1 dan tipe 2.
  • Tipe 1: Pada tipe 1 diabetes, sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin. Orang dengan tipe 1 diabetes memerlukan suntikan insulin untuk menggantikan hormon yang hilang.
  • Tipe 2: Pada tipe 2 diabetes, tubuh tidak menggunakan insulin dengan efisien atau tidak menghasilkan cukup insulin. Faktor risiko termasuk pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan faktor keturunan.

Mengapa Penting Pemahaman Tentang Diabetes?

Pemahaman tentang diabetes  yang mendalam tentang diabetes adalah kunci untuk membuka pintu menuju kesehatan yang lebih baik. Mengapa? Pertama-tama, pemahaman ini berperan penting dalam pencegahan. Dengan mengetahui faktor-faktor risiko yang terkait dengan diabetes, anda memiliki kemampuan untuk mengambil tindakan pencegahan yang efektif, mulai dari mengadopsi pola makan yang lebih sehat hingga menjalani rutinitas olahraga yang teratur.

 

Kemudian, penting untuk diingat bahwa bagi anda, diabetes bukan akhir dari segalanya, tetapi pemahaman yang kuat tentang cara mengendalikannya adalah kunci selanjutnya. Masalah ini mencakup mengikuti rencana makan yang sesuai, memantau kadar glukosa darah, dan rutin mengkonsumsi obat-obatan jika diresepkan. Selain itu, pemahaman yang mendalam tentang diabetes membawa perubahan besar dalam kualitas hidup.

 

Dengan mengelola kondisi ini dengan baik, anda dapat menjalani hidup yang sehat dan aktif, sambil mengurangi risiko serius seperti penyakit jantung, kerusakan saraf, atau masalah mata. Jadi, jangan pernah meremehkan kekuatan pengetahuan dalam perjalanan Anda untuk mengatasi diabetes; itu adalah landasan penting untuk kesehatan yang lebih baik.

Tahukah Anda Jika Diabetes Menyebabkan Penyakit Komplikasi Serius?

Selain mengganggu pengaturan gula darah dalam tubuh, diabetes juga memiliki potensi untuk menyebabkan berbagai komplikasi serius. Sebagai penyakit yang memengaruhi berbagai sistem tubuh, dampak diabetes dapat melampaui sekadar masalah gula darah. Dalam paragraf berikutnya, kita akan menjelajahi beragam komplikasi yang dapat muncul akibat diabetes dan mengapa pengelolaan gula darah yang baik dan perawatan yang tepat sangat penting dalam mengurangi risiko serta dampak dari kondisi ini.

  1. Penyakit Jantung: Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan gagal jantung. Diabetes dapat merusak pembuluh darah, yang dapat meningkatkan risiko pengendapan plak dalam arteri.
  2. Penyakit Ginjal (Nefropati Diabetes): Diabetes adalah penyebab utama penyakit ginjal kronis. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil dalam ginjal, yang akhirnya dapat mengganggu fungsi ginjal.
  3. Kerusakan Saraf (Neuropati Diabetes): Diabetes dapat merusak saraf di seluruh tubuh, yang dapat menyebabkan berbagai masalah saraf, termasuk neuropati perifer (kerusakan saraf pada kaki dan tangan), neuropati otonom (mempengaruhi organ internal), dan gangguan saraf lainnya.
  4. Kerusakan Mata (Retinopati Diabetes): Retinopati diabetes adalah komplikasi yang memengaruhi mata dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Perubahan pada pembuluh darah di retina dapat mengakibatkan pendarahan atau pembengkakan.
  5. Stroke: Orang dengan diabetes memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami stroke. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah di otak.

Langkah Penting untuk Mengatasi Diabetes

Langkah pertama yang sangat penting dalam menghadapi diabetes adalah mencari tahu informasi. Memperoleh informasi yang akurat terkait pemahaman tentang diabetes adalah fondasi untuk mengambil kontrol atas kondisi ini. Anda dapat berkonsultasi dengan profesional kesehatan yang berpengalaman atau bahkan bergabung dengan kelompok dukungan diabetes, di mana Anda dapat belajar lebih banyak tentang manajemen diabetes dari individu yang berbagi pengalaman serupa.

 

Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan rutin menjadi kunci dalam deteksi dini diabetes. Bagi individu yang memiliki faktor risiko tinggi, seperti riwayat keluarga atau gaya hidup yang tidak sehat, pemeriksaan glukosa darah secara teratur adalah langkah yang penting untuk mengidentifikasi diabetes sejak dini. Terakhir, perubahan gaya hidup yang sehat dapat memiliki dampak besar dalam mengelola diabetes

 

Hal ini termasuk mempertimbangkan pola makan yang seimbang, rutin berolahraga, dan menjaga berat badan yang sehat. Dengan menggabungkan pengetahuan, pemeriksaan kesehatan yang teratur, dan perubahan gaya hidup yang positif, anda dapat menjalani hidup yang aktif dan berkualitas meskipun memiliki diabetes. Ingatlah, pemahaman tentang diabetes adalah kunci yang akan membuka pintu menuju pemahaman yang lebih baik dan pengendalian yang efektif terhadap diabetes, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup Anda dan keluarga anda secara signifikan. Maka, mari ambil langkah pertama sekarang untuk memahami dan mengendalikan diabetes.

Diabetes Disebabkan Oleh Apa yang Anda Konsumsi

pemahaman tentang diabetes

 

Tipe 1 diabetes, meskipun memiliki komponen genetik, tidak secara langsung terkait dengan pola makan, tetapi lebih kepada sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel yang memproduksi insulin. Namun, tipe 2 diabetes, yang jauh lebih umum, seringkali disebabkan oleh kombinasi pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Konsumsi makanan tinggi gula, karbohidrat sederhana, dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko tipe 2 diabetes. Terlalu banyak kalori dan kurangnya nutrisi yang seimbang dapat menyebabkan obesitas, yang merupakan faktor risiko utama diabetes.
  1. Pola makan dan diabetes
    Pola makan adalah faktor gaya hidup utama yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Makanan tinggi gula, karbohidrat sederhana, dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
  2. Gula dan karbohidrat sederhana
    Gula dan karbohidrat sederhana adalah sumber glukosa, yang merupakan bentuk gula yang diserap ke dalam aliran darah dengan cepat. Konsumsi gula dan karbohidrat sederhana yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Lonjakan kadar gula darah ini dapat merusak sel-sel pankreas dan menyebabkan resistensi insulin.
  3. Lemak jenuh
    Lemak jenuh adalah jenis lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah. Kolesterol jahat dapat menumpuk di dinding arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung, yang merupakan komplikasi umum diabetes.
  4. Obesitas
    Obesitas adalah faktor risiko utama diabetes tipe 2. Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki lebih banyak lemak di perut. Lemak perut dapat melepaskan hormon yang dapat meningkatkan resistensi insulin.

Rekomendasi Makanan untuk Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

pemahaman tentang diabetes

Mencegah dan menjaga kadar gula darah yang sehat adalah hal yang penting dalam mengelola risiko diabetes atau menjaga kondisi diabetes tipe 2 yang sudah ada. Berikut beberapa rekomendasi makanan yang dapat membantu:
  1. Serat Tinggi: Makan makanan tinggi serat dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Serat membantu mengurangi penyerapan glukosa dari makanan ke dalam aliran darah. Sumber serat yang baik termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh (seperti beras merah), dan legum (kacang-kacangan dan lentil).
  2. Karbohidrat Kompleks: Pilih karbohidrat kompleks daripada karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks seperti beras merah, gandum utuh, dan oatmeal, yang berarti mereka tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti karbohidrat sederhana.
  3. Lemak Sehat: Konsumsi lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan polines, yang dapat ditemukan dalam alpukat, ikan berlemak (salmon, sarden), dan minyak zaitun, dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
  4. Protein Berkualitas: Protein yang baik dalam diet Anda dapat membantu menjaga rasa kenyang dan menghindari lonjakan gula darah. Sumber protein yang sehat meliputi daging tanpa lemak, ayam, ikan, telur, dan produk susu rendah lemak atau tumbuhan seperti tahu dan tempe.
  5. Porsi yang Terkendali: Penting untuk mengendalikan ukuran porsi Anda. Makan dalam porsi yang lebih kecil dapat membantu menghindari lonjakan gula darah yang signifikan setelah makan.
  6. Sayuran Hijau: Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan kale mengandung banyak nutrisi dan serat, yang bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah.
  7. Beras Organik: Beralih ke beras organik dapat menjadi pilihan yang baik karena beras organik  memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dan lebih sedikit residu pestisida. Beras organik adalah pilihan yang baik untuk mengontrol gula darah karena mengandung lebih banyak serat, rendah nilai indeks glikemik dan nutrisi.
  8. Minum Air: Pastikan Anda tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air. Dehidrasi dapat memengaruhi kadar gula darah.

Diabetes Aman dengan Amandia

Selain memperhatikan menjalani gaya hidup yang aktif, mengelola stres, tidur yang cukup, mengatur pola makanan juga merupakan pentingnya pemahaman tentang diabetes ini dalam upaya pencegahan penyakit diabetes ini menjadi berlanjut. Beras diabetes organik Amandia merupakan produk pilihan yang menggabungkan manfaat kesehatan dan perhatian terhadap lingkungan, serta memberikan rasa lezat dalam setiap sajian. Semoga semakin banyak orang yang menyadari kebaikan dan keunggulan dari beras diabetes organik sebagai bagian dari gaya hidup sehat mereka.

Ekafarm berkomitmen menyediakan bahan makanan yang sehat untuk keluarga anda. Selain beras diabetes organik Amandia, Ekafarm juga menyediakan berbagai produk organik berkualitas, seperti:

  1. Beras Benku / Beras Diet Organik
  2. Beras Merah Organik
  3. Beras Merah Wangi Organik
  4. Beras Coklat Organik
  5. Beras Memandan / Beras Pandan Wangi Organik
  6. Beras Harum Susu / Beras Putih Mentik Wangi Organik
  7. Beras Hitam Organik
  8. Beras Pink
  9. Tepung Pati Garut
  10. Gula Semut
  11. Minyak Goreng Kelapa Ekafarm
  12. Virgin Coconut Oil (VCO) Ekafarm
  13. Kacang Hijau
  14. Kacang Merah
  15. Kedelai Kuning
  16. Kacang Tanah
  17. Madu Ekafarm
    dll.

Kami juga melayani pengiriman di seluruh wilayah Indonesia. Pesan Sekarang Juga dan Rasakan Manfaat Beras Diabetes Organik Amandia! Harga beras Amandia yang kompetitif, Jadikan Pilihan Bahan Makanan Cerdas untuk Kesehatan Keluarga Anda!
Temukan kami di marketplace kesayangan anda

Atau langsung hubungi Contact berikut ini:

Phone 0274 – 429 3496
Whatsapp 0811-2650-296
e-mail halo@ekafarm.com
Buka Senin – Sabtu
Jam 08.00 – 16.00

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus, Sepele Tapi Bahaya !!

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus, Sepele Tapi Bahaya !!

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus – satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kalian menderita gula darah tinggi adalah dengan melakukan pemeriksaan laboratorium pada darah maupun urin. Namun, kadang malas, tidak ada waktu atau takut untuk ke laboratorium. Akhirnya tidak peka terhadap kesehatan diri sendiri. Oleh karena itu, kali ini saya ingin membagikan pengetahuan tentang ciri-ciri penyakit diabetes melitus. 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus pada kalian agar lebih peka terhadap kesehatan kamu :

 

Kelelahan 

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang pertama adalah kelelahan. Kelelahan terjadi setelah makan pagi, makan siang ataupun makan malam Walaupun sudah beristirahat cukup tetapi tetap merasa lelah dan mengantuk, ingin tidur seharian. Apalagi setelah memakan makanan mengandung karbohidrat dan gula tinggi. Pasti langsung mengantuk dan ingin tidur. Jika lelah tersebut terjadi berkepanjangan Bisa jadi sebagai tanda dari gula darah tinggi atau diabetes pada tubuh 

 

Sering Kencing 

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang kedua adalah  sering kencing. Sering kencing terjadi karena adanya gula darah tinggi berlebih pada tubuh sehingga tubuh akan melakukan mekanisme menyaring cairan melalui ginjal. Jadi, ginjal akan berusaha dengan ekstra untuk mengeluarkan gula darah berlebih pada tubuh melalui urine frekuensi sering kencing ini akan lebih sering dari biasanya. Jika dalam sehari, kalian kencing sebanyak lima sampai tujuh kali sehari ketika terkena diabetes atau ciri-ciri penyakit diabetes melitus. kalian bisa kencing 10 sampai 20 kali sehari. Bahkan sampai mengganggu tidur nyenyak di malam hari sehingga sering terbangun tengah malam hanya untuk pipis.

 

Sering Haus

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang ketiga adalah sering haus. Sering kencing pada tubuh , memiliki efek samping sering haus karena tubuh kekurangan cairan akhirnya tubuh merasa ingin minum terus menerus. Walaupun sehari sudah minum 2 liter air, tetapi karena air terus dikeluarkan melalui urine akibat gula darah berlebih. Akhirnya kalian akan sering haus.

 

Sakit Kepala

 

ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang keempat adalah sakit kepala. Dehidrasi pada tubuh menyebabkan nyeri kepala yang lumayan tidak menyenangkan pada tubuh. Kombinasi antara sakit kepala, sering haus dan sering kencing bisa menjadi pertanda bahwa kalian menderita gula darah tinggi.

 

Penurunan Berat badan 

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang kelima adalah penurunan berat badan secara drastis walaupun tanpa melakukan diet Ini adalah tanda yang harus diperhatikan, karena orang dengan gula darah tinggi dan produksi insulin tubuhnya rusak, Akhirnya tubuh tidak bisa menyerap gula darah tersebut Sebagai sumber energi maupun sumber lemak sehingga gula darah tinggi akan langsung disaring oleh ginjal dan langsung dikeluarkan melalui urine. Ketika energi tersebut langsung dikeluarkan melalui urine, Dan tidak diserap oleh tubuh, itu membuat berat badan akan turun terus menerus walaupun tanpa olahraga Jadi biasanya orang dengan gula darah tinggi, pada awalnya sangat gemuk Karena sering makan dan minum serba manis. Namun saat terkena diabetes atau terdapat gula darah tinggi pada tubuh, Berat badannya akan turun dengan cepat Bahkan terlihat kurus kering hingga tersisa tulang-belulang saja Nah itu bisa jadi pertanda bahwa kalian menderita diabetes atau gula darah tinggi.

 

Penglihatan kabur

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang keenam adalah penglihatan kabur kelebihan gula pada darah akan merusak banyak sistem, terutama di area mata Kenapa, karena mata memiliki pembuluh darah dan saraf yang sangat kecil dan halus. Apalagi jika gula pada darah menumpuk pada lensa mata, yang akan membuat pandangan menjadi kabur. Jika mata disertai dengan rasa tegang atau terasa tertekan sangat keras bisa menjadi pertanda bahwa kalian menderita diabetes.

 

Infeksi berulang

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang ketujuh adalah infeksi berulang. Kelebihan gula darah pada tubuh akan menurunkan imunitas ataupun daya tahan tubuh biasanya terjadi infeksi berulang pada beberapa area tubuh misalnya di area vagina, gula darah berlebih akibat pipis Saat gula terdeteksi dalam urine. Meningkatkan pertumbuhan jamur di area vagina Sehingga vagina terasa sering gatal dan tidak nyaman. Terdapat keputihan yang berbau seperti susu. Jika kalian sering keputihan, gatal, panas dan tidak nyaman saat pipis Itu bisa menjadi pertanda bahwa kalian menderita ciri-ciri penyakit diabetes melitus.

 

Sulit sembuh ketika terluka 

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang kedelapan adalah sulit sembuh ketika terluka. Jika kalian terluka di bagian tubuh, tangan atau kaki Biasanya dalam waktu 2 sampai 3 hari luka tersebut akan sembuh dengan baik Namun dengan penderita gula darah tinggi, Ketika dia terluka, luka itu akan lebih lama sembuhnya Sering tidak sembuh dan berubah menjadi borok. Bahkan sampai diamputasi karena lukanya infeksi dan menyebar ke area lain.

 

Biasanya, kalian baru tahu jika menderita diabetes melitus dari luka yang tidak kunjung sembuh Pada awalnya terkena luka kecil, tapi berhari hari tidak membaik. Malah semakin menyebar dan membentuk borok Itu terjadi karena bakteri sangat menyukai suasana dengan gula darah tinggi. Bakteri akan lebih mudah berkembang di sana Sehingga zat penyembuh luka ataupun imunitas kita yang sudah melemah Tidak bisa melindungi dan menutup luka dengan cepat dan akhirnya bikin borok. Nah itu yang harus Diwaspadai jika terkena gula darah tinggi.

 

Muncul Bau Yang Tidak Sedap

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang kesembilan adalah mual muntah dan tercium bau amoniak. pada mulut Ini terjadi akibat ketoasidosis metabolik atau gula darah terlalu tinggi gula darah mencapai di atas 600 yang sewajarnya 120 sampai 180 Jika hal tersebut terjadi, itu akan merangsang otak maupun sistem tubuh yang lain Membuat kita menjadi lebih mual, kebingungan, muntah Bahkan sampai membakar lemak tubuh sendiri sebagai energi pada tubuh yang menyebabkan terjadinya ketoasidosis metabolik Jika hal tersebut sampai terjadi, Maka sudah termasuk kondisi gawat darurat yang harus dibawa ke dokter agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Sering Kesemutan

 

Ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang terakhir adalah tangan dan kaki kesemutan. Gula darah yang terlalu tinggi pada tubuh, semakin lama akan merusak sistem tubuh terutama saraf-saraf, akan mati rasa dan kesemutan misalnya setelah berjalan kaki, duduk atau berdiri Bahkan ada yang mati rasa, sehingga tidak bisa merasakan nyeri, dingin atau panas pada tubuhnya kadang ada yang terasa perih seperti terkena silet atau benda tajam Padahal tidak terluka sama sekali Hal tersebut akibat gula darah yang terlalu tinggi dan terlalu lama tidak dikontrol oleh tubuh sehingga tangan dan kaki kehilangan rasa ataupun kesemutan pada saraf-sarafnya Jika kalian merasakan 10 gejala tersebut, Bisa menjadi tanda awal bahwa kalian menderita diabetes atau gula darah tinggi Saya sarankan harus segera dibawa ke dokter agar segera mendapatkan pengobatan.

Nah, itu dia Ciri-ciri penyakit diabetes melitus, sepele tapi bahaya. Jika anda penderita diabetes dan sedang mencari beras sebagai karbohidrat tubuh. Anda dapat menggunakan beras diaberice dari EKA FARM. Diaberice adalah beras organik yang memiliki indeks glikemik rendah tapi memiliki rasa yang pulen. Sangat cocok untuk anda yang mempunyai diabetes tahap awal. keturunan penderita diabetes, atau bagi yang ingin menjaga makan untuk mencegah diabetes di kemudian hari. Anda dapat membeli beras diaberice melalui web  kami di www.ekafarm.com atau WA 0811-2650-296

Obat Untuk Penyakit Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

Obat Untuk Penyakit Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

Obat Untuk Penyakit Diabetes – Diabetes melitus atau biasa disebut kencing manis merupakan penyakit yang mematikan karena dapat menyebabkan komplikasi. Meskipun tidak dapat disembuhkan secara permanen tapi anda dapat mengurangi gejala yang ditimbulkan oleh diabetes melitus ini. Selain itu anda dapat mengontrol diabetes anda dengan cara menjaga pola hidup sehat dan tentunya dengan pengobatan yang tepat sesuai anjuran dokter. 

 

Tujuan dari pengobatan diabetes sendiri adalah untuk mengontrol kadar gula darah penderita dalam kadar atau mendekati normal, serta mengurangi gejala yang ditimbulkan dan komplikasi berbahaya yang dapat terjadi pada penderita diabetes. Namun, Obat Untuk Penyakit Diabetes dibedakan antara 2 jenis. Antara diabetes tipe 1 dan tipe 2 memiliki obat yang berbeda. Berikut obat untuk penyakit diabetes yang perlu kamu tahu.

 

Beberapa jenis Obat Untuk Penyakit Diabetes

 

Menjaga gula darah tetap stabil merupakan salah salah satu cara agar untuk mengurangi gejala diabetes yang ditimbulkan sehingga tidak mengganggu aktivitas harian anda. Tapi yang perlu diingat hampir setiap dokter yang menjadi konsultasi anda pasti akan mengatakan ketika gula darah naik dan anda menggunakan obat untuk menurunkan pastinya harus di imbangi dengan olahraga dan pola hidup yang sehat. 

 

Obat diabetes tipe 1

 

Diabetes tipe 1 adalah kondisi dimana tubuh tidak bisa memproduksi insulin sehingga menyebabkan tubuh tidak dapat mengubah gula darah menjadi energi ini disebabkan oleh faktor keturunan . Berbeda dari diabetes tipe 2 yang masih bisa memproduksi insulin, Diabetes tipe 1 memerlukan terapi insulin. Terapi insulin  merupakan salah satu keharusan bagi penderita diabetes tipe 1 untuk mengontrol kadar gula darah. 

 

Insulin tidak dapat dikonsumsi secara langsung lewat mulut. Karena ketika untuk menurunkan gula darah secara langsung, enzim di lambung akan mencegah aksinya insulin. Pada umumnya insulin disuntikkan atau di pompa insulin dengan cara menggunakan jarum halus  dan jarum suntik atau pena insulin untuk menyuntikan insulin dibawah kulit. 

 

Jika anda memilih suntikan, anda mungkin membutuhkan campuran jenis insulin untuk digunakan sepanjang hari. Sedangkan jika anda menggunakan alat pompa insulin dapat digunakan untuk memompa insulin secara otomatis ke dalam tubuh penderita diabetes, sehingga lebih praktis.

 

Berikut ini adalah beberapa terapi insulin atau Obat Untuk Penyakit Diabetes yang dibutuhkan oleh penderita diabetes tipe 1: 

 

  • Short-acting (regular) insulin

Insulin kerja singkat memerlukan waktu 30 – 60 menit untuk menjadi aktif dalam aliran darah. Contoh insulin intim yakni insulin glulisine (Apidra), insulin lispro (Humalog) dan insulin aspart (Novolog).

 

  • Rapid-acting insulin

insulin bekerja cepat membutuhkan waktu 15 menit untuk menurunkan kadar gula darah, namun efeknya tidak terlalu lama. Contoh insulin ini, yakni Humulin R dan Novolin R.

 

  • Intermediate-acting (NPH) insulin

Insulin kerja menengah mulai bekerja pada 1-4 jam sejak penyuntikan. Contoh insulin ini, yakni insulin NPH (Novolin N, Humulin N).

 

  • Long-acting insulin

Insulin kerja panjang memerlukan waktu hingga 4 jam untuk sampai ke dalam aliran darah, namun bisa bertahan selama 14 – 24 ja. Contoh insulin ini, yakni insulin glargine (Lantus, Toujeo solostar), insulin detemir (Levemir) dan insulin degludec (tresiba).

 

Obat Diabetes tipe 2

 

Penderita diabetes tipe 2 kondisi tubuh dapat memproduksi insulin tapi tidak bekerja dengan baik biasa nya ini disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat. Sebagian orang mampu mengendalikan gula darah pada penderita diabetes tipe 2  dengan cara berolahraga dan diet saja. Namun, banyak juga yang membutakan Obat Untuk Penyakit Diabetes atau terapi insulin. 

 

Keputusan menggunakan Obat Untuk Penyakit Diabetes tipe 2 ini tergantung pada banyak faktor, termasuk kadar gula darah dan masalah kesehatan lainnya yang dimiliki penderita diabetes tipe 2.

 

Berikut adalah Obat Untuk Penyakit Diabetes tipe 2 yang dapat anda gunakan ketika gula darah anda tidak terkontrol:

 

  • Metformin

Obat Untuk Penyakit Diabetes ini paling umum ketika diresepkan untuk diabetes tipe 2. Obat ini bekerja dengan menurunkan produksi glukosa di hati dan meningkatkan sensitivitas tubuh anda terhadap insulin sehingga tubuh anda menggunakan insulin lebih efektif. Contoh obat metformin yakni glucophage, glumetza.

 

  • Sulfonilurea

Obat Untuk Penyakit Diabetes ini membantu tubuh anda mengeluarkan insulin lebih banyak insulin. Contoh obat yang termasuk golongan sulfonilurea, yakni glyburide (Diabeta,Glynase), glipizide (Glucotrol), dan glimepiride (Amaryl)

 

  • Meglitinida

Obat-obatan ini seperti repaglinide (Prandin) dan nateglinide (starlix) bekerja seperti sulfonilurea dengan menstimulasi pankreas untuk mengeluarkan lebih banyak insulin, terapi obat obatan tersebut bekerja lebih cepat. Obat ini beresiko menyebabkan gula darah rendah dan penambahan berat badan.

 

Nah, itu dia Obat Untuk Penyakit Diabetes yang perlu anda ketahui. Jika anda penderita diabetes dan sedang mencari beras sebagai karbohidrat tubuh. Anda dapat menggunakan beras diaberice dari EKA FARM. Diaberice adalah beras organik yang memiliki indeks glikemik rendah tapi memiliki rasa yang pulen. Sangat cocok untuk anda yang mempunyai diabetes tahap awal. keturunan penderita diabetes, atau bagi yang ingin menjaga makan untuk mencegah diabetes di kemudian hari. Anda dapat membeli beras diaberice melalui web  kami di www.ekafarm.com atau WA 0811-2650-296