Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Mungkin hal tersebut merupakan keinginan setiap ibu-ibu yanag sedang dalam masa kehamilan. Namun alih-alih bersemangat, justru lemas dan lesu yang dirasakan ibu dalam masa-awal kehamilan. Tak perlu khawatir, hal tersebut memang hal umum yang terjadi pada ibu hamil.

Rasa lemas dan lesu pada masa kehamilan muncul karena naiknya kebutuhan energi pada tubuh ibu hamil. Hal ini tentu saja akan mengganggu aktivitas bahkan menyulitkan keseharian ibu hamil dalam menyelesaikan tugas-tugas rumah. Selain meningkatnya jumlah energi yang dibutuhkan saat masa kehamilan, hal lain yang mengakibatkan rasa lemas pada ibu hamil adalah perubahan hormon dan fisik.

Lalu bagaimana tips agar tetap bersemangat dalam masa kehamilan?

Banyak cara yang bisa dilakukan calon ibu untuk mengatasi rasa lemas dan tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Salah satunya adalah meningkatkan stamina, mencukupi asupan nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil, hingga rutin berolahraga. Hal-hal lain yang dapat dilakukan ibu-ibu pada masa kehamilan agar tetap bersemangat antara lain:

    1. Lengkapi asupan nutrisi

      Langkah pertama untuk tetap bersemangat dalam masa kehamilan dan bebas beraktivitas adalah mencukupi asupan nutrisi. Pastikan ibu hamil mendapatkan asupan seperti protein, zat besi, dan kalori yang cukup. Dengan tercukupinya asupan nutrisi tersebut, ibu hamil bisa menjaga stamina tubuh sekaligus mencegah munculnya rasa lelah selama masa kehamilan.
      Pada masa kehamilan, ibu hamil memang memerlukan makanan dan kalori yang lebih banyak dari biasanya. Salah satu satu tips untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan tetap berenergi adalah makan 3-6 porsi kecil dalam sehari. Mengkonsumsi makanan porsi kecil namun rutin, lebih dianjurkan daripada makan 3 kali sehari namun dengan porsi besar. Dengan demikian, ibu hamil akan tetap bersemangat sepanjang hari dan mencegah kantuk.
      Sumber energi pada ibu hamil haruslah mengandung karbohidrat dan kalori. Pemilihan sumber karbohidrat untuk ibu hamil akan berpengaruh pada kandungan glukosa yang baik untuk proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Lebih disarankan untuk memilih karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh, agar gula darah tidak melonjak secara drastis. Misalnya nasi merah, dan roti gandum, daripada nasi putih, dan mie.

    2. Mengatur kegiatan sehari-hari

      Ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari saat masa kehamilan. Mengatur dan mengurangi aktivitas, menjadi hal penting saat hamil. Hal ini berkaitan dengan energi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Aturlah waktu dan kegiatan sehari-hari agar tidak banyak membuang energi.
      Prioritaskan untuk melakukan kegiatan yang memang menunjang masa kehamilan. Jangan sungkan untuk meminta bantuan dari asisten rumah tangga, kerabat, bahkan ibu untuk membersihkan rumah, memasak, atau hal lainnya.

    3. Memperbanyak waktu tidur dan istirahat

      Masa kehamilan merupakan masa-masa menguras energi bagi ibu hamil. Berkurangnya energi akan menurunkan semangat dan munculnya rasa lelah pada ibu hamil. Untuk itu, ibu hamil membutuhkan waktu tidur ekstra agar tubuh tetap bugar, penuh semangat dan janin sehat.Selain tidur selama 8 jam pada malam hari, ibu hamil disarankan untuk menambah jam tidur disiang hari 1-2jam setiap harinya. Tercukupinya waktu tidur akan mempengaruhi kebugaran dan menambah semangat ibu hamil dalam beraktifitas.

    4. Melakukan olahraga

      Memelihara kebugaran tubuh sangat berkaitan dengan semangat aktivitas keseharian ibu hamil. Jika tubuh ibu hamil bugar tentu semakin semangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Tidak perlu olahraga berat-berat untuk menjaga kebugaran, ibu hamil bisa memilih senam atau sekedar jalan kaki.
      Olahraga selain bagus untuk menjaga kebugaran dan mood ibu hamil, juga berdampak pada perkembangan janin. Olahraga secara teratur selama masa kehamilan mampu mengurangi keluhan sakit punggung serta kelelahan. Selain menghilangkan stres, olahraga menjadi sarana untuk membangun lebih banyak stamina yang dibutuhkan saat melahirkan.

    5. Minum air putih

      Kekurangan cairan dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab turunnya konsentrasi dan berdampak pada menurunnya stamina pada setiap orang, dan dehidrasi tak terkecuali ibu hamil. Untuk mengatasi masalah tersebut, orang biasa membutuhkan 7-8 gelas air putih setiap hari. Namun bagi ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi air putih, minimal 10 gelas setiap harinya tergantung pada berat badan masing-masing ibu hamil.
      Air merupakan salah satu bagian utama dalam darah yang membantu distribusi nutrisi ke sel-sel tubuh dan mengantar oksigen ke otak. Tercukupinya air dalam tubuh berarti, distribusinya nutrisi ke dalam tubuh menjadi lancar, dan terpenuhinya energi.
      Meminum air putih akan mencegah dehidrasi, yang biasanya berdampak pada sakit pada sakit punggung, dan masalah pada ginjal. Asupan air putih yang cukup bisa mengurangi resiko penumpukan cairan pada organ tubuh seperti pada persendian kaki dan tangan. Penumpukan cairan ini terjadi karena peredaran kurang lancar dalam tubuh dan tekanan berat bayi pada pembuluh darah kaki, tangan dan persendian, yang tiba-tiba menjadi bengkak.

Menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan asupan lainya sangat penting bagi ibu hamil agar tetap bersemangat dalam beraktivitas sehari-hari. Jangan jadikan masa kehamilan sebagai alasan untuk bermalas-malasan ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *