5 TIPS AGAR PUASA TIDAK LEMAS DAN TETAP BERENERGI

5 TIPS AGAR PUASA TIDAK LEMAS DAN TETAP BERENERGI

Marhaban ya Ramadan, Moms. Akhirnya, bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan datang lagi. Sebelumnya, mari bersama syukuri nikmat dapat berjumpa lagi dengan bulan ramadan tahun ini. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berada di sekitar kita, tetap jaga semangat puasa, ya.

Saat puasa, beberapa orang sering mengeluhkan rasa lemas, lesu, dan tidak berenergi untuk beraktivitas seperti biasanya. Akan tetapi, Moms, bisa kok, puasa tanpa rasa lemas. Siapa bilang puasa tidak bisa berenergi dan semangat 100% seperti hari biasanya?

Contoh kelompok orang yang tetap berenergi dan kuat meskipun puasa menahan haus dan lapar lebih dari 10 jam yaitu para atlet, jurnalis, dan pekerja teknis yang harus turun ke lapangan. Pernahkah Anda membayangkan atau bertanya- tanya, “Bagaimana caranya ya, para atlet tetap bisa kuat bertanding saat puasa?” Bahkan, ada para atlet yang harus berpuasa lebih lama daripada kita, rakyat negara khatulistiwa, yaitu negara yang sedang mengalami musim panas saat puasa. Mereka bisa berpuasa hingga 19- 20 jam.

Lumrahkah lemas saat puasa?

Lemas saat puasa dikatakan hanya terjadi pada fase awal puasa, yakni 3-4 hari pertama. Setelah 3-4 hari tubuh akan mulai beradaptasi dengan jadwal makan yang baru sehingga tak akan lagi merasa lemas dan lesu. Kondisi lemas ini dapat disebabkan kadar gula darah yang turun saat puasa lebih dari 10 jam.

Jika Anda masih selalu merasa lemas saat puasa, mungkin ada yang salah dengan pola hidup atau pola makan Anda saat berbuka puasa dan sahur.

Tips agar puasa tidak lemas dan tetap berenergi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa atlet tetap bisa berlatih seperti biasa pada saat berpuasa. Apa rahasianya? Kuncinya adalah persiapan yang baik dan matang, diet, jadwal tidur, hingga jadwal olahraga atau latihan rutin. Menyesuaikan diet, jadwal olahraga dan latihan, serta jadwal tidur. Beberapa atlet menghindari makan makanan manis yang berlebihan saat berbuka, seperti makanan penutup, soda, dan jus.

Setelah sedikit mengintip kunci kebugaran para atlet saat puasa, berikut beberapa tips sederhana berikut dapat Anda lakukan agar puasa tidak lemas dan tetap berenergi.

1. Hidrasi yang cukup dan baik

tips puasa agar tidak lemas
Pastikan Anda terhidrasi dengan baik selama puasa

Hidrasi yang baik dan cukup menjadi kunci utama energi Anda saat berpuasa. Dehidrasi saat berpuasa kemungkinan besar menjadi penyebab Anda merasa lemas. Pada saat puasa, kesempatan Anda untuk minum hanya terbatas pada jam- jam tertentu. Anda dapat memenuhi kebutuhan minum air putih pada saat sahur, berbuka, dan sebelum tidur.

Karena perubahan jam makan dan minum ini, Anda bisa mencoba pola 2-4-2 untuk memastikan hidrasi yang baik saat puasa. Pola ini yaitu Anda minum 2 gelas air putih saat berbuka puasa, 4 gelas sepanjang malam, dan 2 gelas saat sahur. Selain memenuhi kebutuhan air putih, Anda juga bisa menyiasati hidrasi yang baik dengan mengonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air.

Apa saja buah dan sayur yang banyak mengandung air? Beberapa contoh diantaranya yaitu tomat, bayam, selada, timun, wortel, semangka, paprika, kembang kol, belimbing, blewah, jeruk bali. Anda bisa memasak dengan menggunakan bahan tersebut, memakannya langsung, dibuat smoothies, jus buah, atau sop buah.

2. Jaga diet Anda (jenis dan pola makan sehari- hari)

diet agar puasa tidak lemas
Pilihlah makanan bergizi utuh, bukan hanya tinggi kalori, tetapi rendah gizi

Diet memegang peranan penting dalam menjaga kebugaran dan kesehatan Anda selama puasa. Saat puasa, pasti Anda sering membayangkan, “Nanti buka puasa enaknya makan apa, ya?” Lalu, Anda scroll Instagram, buka Tik Tok, atau media sosial lain dan muncul banyak makanan dan minuman yang menggugah selera. Makanan dan minuman tersebut biasanya es yang tinggi kadar gula, makanan yang digoreng, makanan pedas, atau makanan lain yang sebenarnya belum memenuhi kebutuhan gizi Anda.

Makanan bertepung, deep-fried, atau makanan yang tinggi gula justru akan membuat Anda cepat lelah selama berpuasa dan hanya menyumbang kalori berlebih untuk tubuh Anda. Makanan tersebut umumnya rendah serat, gizi, dan tinggi karbohidrat sederhana. Padahal, karbohidrat sederhana ini cenderung membuat cepat lapar dan gula darah melonjak dan tidak stabil.

Konsumsilah makanan segar seperti sayur-sayuran dan buah-buahan secara teratur untuk menjaga kebugaran dan kesehatan saat Anda berpuasa. Beberapa atlet mengonsumsi beberapa butir kurma secara rutin saat puasa. Kurma bukan hanya kaya akan serat, tetapi juga merupakan sumber gula alami, mineral, dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain itu, pilihlah sumber karbohidrat kompleks sebagai ganti karbohidrat sederhana seperti nasi putih untuk membuat Anda kenyang lebih lama dan tetap berenergi. Sumber karbohidrat kompleks misalnya biji- bijian utuh seperti beras merah organik, beras hitam organik, dan beras coklat organik.

3. Siasati waktu dan porsi makan

atur waktu dan porsi makan agar puasa tidak lemas
Makanlah dengan porsi secukupnya untuk mengembalikan energi dan tetap fokus ibadah

Seringkali, saat berbuka, kita kalap makan apapun yang sudah terhidang. Akibatnya, tidak jarang perut kita begah, terlalu kenyang, hingga tidak fokus beribadah. Berbuka puasa seharusnya dijadikan sebagai momen untuk mengembalikan energi lagi untuk tarawih dan ibadah malam saat puasa. Akan tetapi, jika kita tidak menyiasati waktu dan porsi makan, bisa- bisa setelah berbuka, bukannya lebih berenergi dan semangat, malah menjadi lemas.

Dibandingkan menyantap makanan dalam porsi besar pada satu waktu, misal pada jam buka puasa, lebih baik mengonsumsinya dalam porsi kecil. Cobalah buka puasa dengan makanan porsi kecil. Misal, berbukalah dengan beberapa butir kurma yang akan membantu menormalkan kadar gula darah serta mengembalikan energi Anda. Baru setelah tarawih, makanlah nasi merah, oatmeal, atau makanan besar lain dengan porsi yang terkontrol. Pastikan juga untuk berhenti makan sekitar 1,5- 2 jam sebelum tidur untuk memberi kesempatan makanan Anda tercerna dengan baik.

4. Olahraga rutin dan tetap beraktivitas fisik

olahraga agar puasa tidak lemas
Tetap beraktivitas fisik dan olahragalah selama puasa agar tetap bugar

Puasa bukan berarti Anda selalu mager- mageran dan mencari- cari alasan untuk diam di tempat saja. Tetap beraktivitas fisik selama puasa justru akan membantu Anda bugar dan berenergi. Berolahraga selama puasa juga dapat menjadi salah satu kegiatan yang dimasukkan dalam to-do list Anda. Loh, olahraga selama puasa? Apa tidak capek dan lelah?

Ada tips dan trik olahraga saat puasa, Moms. Beberapa atlet memfokuskan diri untuk menjaga level kebugaran (fitness) selama puasa, tidak terlalu mem-push dirinya selama puasa. Selain itu, jam olahraga saat puasa bisa Anda jadwalkan beberapa jam sebelum berbuka atau setelah tarawih. Pilihlah olahraga yang sesuai dengan kemampuan Anda dan juga Anda senangi.

Apakah harus olahraga dengan durasi tertentu, misal 30 menit sehari? Jika Anda bisa, hal tersebut lebih baik. Akan tetapi, jangan karena Anda belum bisa olahraga 30 menit sehari, kemudian sama sekali tidak olahraga dan hanya menunggu waktu luang 30 menit tersebut untuk datang. Anda sendiri lah yang membuat dan menjadwalkan waktu tersebut. Kuncinya, mulai dulu, gerak dulu, dan senang dulu untuk memulainya.

5. Disiplin waktu tidur

disiplin waktu tidur agar puasa tidak lemas
Disiplin waktu tidur dan kualitas tidur yang baik akan memulihkan energi Anda di pagi hari

Waktu tidur yang cukup dan kualitas tidur yang baik akan memastikan Anda tetap berenergi selama puasa. Cobalah untuk bangun dan tidur di jam yang sama tiap hari sehingga tubuh memiliki jam biologis yang terjadwal. Buatlah jadwal tidur dan bangun tidur di saat Ramadan dan tepatilah jadwal yang Anda buat.

Berikut beberapa hal yang dapat diterapkan agar Anda memiliki waktu istirahat yang berkualitas:

  • Mandi dengan air hangat, membaca buku, atau mendengarkan musik tenang sebelum tidur di malam hari dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak.
  • Hindari makan dalam waktu 2 jam sebelum waktu tidur. Gas dalam perut yang sedang mencerna makanan mungkin akan membuat Anda tetap terjaga.
  • Cobalah untuk mengurangi, bahkan menghindari minuman yang mengandung kafein selama puasa agar jam tidur dapat dikontrol. Kafein dalam kopi, minuman bersoda, maupun teh yang dikonsumsi 3- 6 jam sebelum tidur dapat membuat Anda sulit tidur dan berpeluang mendadak terjaga di tengah malam.
  • Sebaiknya jadikan kamar tidur hanya untuk istirahat. Keberadaan komputer dan TV di kamar justru mengganggu ketenangan.
  • Padamkan lampu saat tidur atau minimkan pencahayaan kamar tidur.

Baca juga: 7 TIPS TIDUR LEBIH CEPAT DAN ANTI BEGADANG

Semoga 5 tips di atas dapat membantu Anda tetap berenergi dan tidak lemas selama berpuasa sebulan ini.

 

DIET UNTUK PENDERITA ASAM LAMBUNG

DIET UNTUK PENDERITA ASAM LAMBUNG

Apakah Anda penderita asam lambung, tetapi berniat untuk diet? Keresahan jika diet akan memperparah kondisi asam lambung kemungkinan besar dirasakan oleh penderitanya. Pertanyaan lain yang mungkin juga muncul saat penderita asam lambung atau gangguan pencernaan adalah, “Amankah diet untuk penderita asam lambung?”

Amankah diet untuk penderita asam lambung?

Penyakit asam lambung seperti maag dan GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah gangguan pencernaan yang menjadi permasalahan umum banyak orang. Maag ditandai dengan rasa nyeri pada bagian tengah agak kiri perut atau bagian ulu hati (tempat lambung berada). Pemicu maag diantaranya, luka terbuka di lapisan lambung (tukak lambung), infeksi bakteri, efek samping konsumsi obat tertentu, misalnya obat anti-inflamasi non-steroid, dan stres.

Baca juga: Hal-hal yang memicu sakit maag semakin parah

Saat menyinggung masalah diet, penderita asam lambung pasti ketar- ketir sendiri, bingung harus makan apa dan yang bagaimana agar asam lambung tetap terkontrol? Apakah menjalani program diet untuk menurunkan berat badan itu aman?

Penderita asam lambung sah- sah saja dan aman untuk menjalani program diet penurunan berat badan. Lalu, apakah sama antara diet orang yang tak memiliki masalah asam lambung atau gangguan pencernaan lainnya dengan penderita asam lambung?

Makanan diet yang baik untuk penderita asam lambung

makanan diet untuk penderita asam lambung
Pilihan makanan diet untuk penderita asam lambung tetap banyak, kok

Bukan sembarangan pilihan makanan diet untuk orang yang memiliki masalah asam lambung. Beberapa jenis makanan dapat membantu mencegah atau meringankan gejala penyakit asam lambung. Daftar makanan di bawah ini adalah makanan yang bersahabat dengan asam lambung dan dapat dijadikan pilihan makanan diet sehat.

Penderita asam lambung terkadang merasakan sakit perut yang tak tertahankan jika telat atau salah makan. Iritasi atau sakit ini dapat disebabkan oleh asam lambung yang menyentuh kerongkongan akibat katup lambung sudah tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini menandakan penderita asam lambung sudah merasakan gejala GERD.

Pada dasarnya, beberapa jenis makanan di bawah ini adalah makanan rendah lemak dan gula. Selain itu, karena Anda sedang diet, makanan di bawah ini juga rendah kalori sehingga tidak perlu terlampau khawatir akan menambas massa lemak di tubuh. Kedua jenis zat tersebut dapat memicu gejala asam lambung.

1. Sayur- sayuran

Sayur secara alamiah rendah gula dan lemak sehingga dapat membantu membuat perut nyaman dan mengurangi produksi asam lambung. Dari ratusan ribu tanaman yang bisa dimakan oleh manusia, baru beberapa saja yang sering dikonsumsi.Artinya, peluang Anda untuk mengeksplor berbagai macam sayuran.

Anda tak perlu takut bosan. Beberapa contoh pilihan sayuran untuk menu diet penderita asam lambung yaitu buncis, kembang kol, kentang, timun, brokoli, asparagus, dan sayur- sayuran berdaun hijau tua. Sayur- sayuran mengandung serat larut dan tak larut air yang masing- masing memiliki efek positif untuk sistem pencernaan manusia.

2. Makanan tinggi serat

Mengutip dari healthline, diet yang tinggi serat dapat mengurangi risiko refluks asam lambung. Beberapa pilihan biji- bijian utuh yang tinggi serat yaitu oats, jelai utuh, dan beras berwarna (beras merah, beras coklat, dan beras hitam), dan sorgum. Beras berwarna selain merupakan sumber serat, juga mengandung berbagai mineral, vitamin B, dan antioksidan.

Baca juga: TAHUKAH ANDA MANFAAT BERAS COKLAT UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN?

3. Jahe

Jahe terkenal akan sifat anti-inflamasinya. Rimpang satu ini juga memiliki banyak manfaat, termasuk untuk penderita asam lambung. Jahe dapat menjadi bahan alami untuk menangani heartburn atau masalah pencernaan yang lainnya. Heartburn adalah kondisi yang ditandai dengan dada terasa panas dan terbakar. Sensasi hangat saat mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung jahe juga dapat membuat tubuh nyaman.

4. Buah yang tidak masam

Buah- buahan menjadi sumber antioksidan penting bagi tubuh, disamping serat, air, vitamin, dan mineral. Memilih buah yang aman untuk penderita penyakit asam lambung seperti maag dan GERD harus hati- hati karena beberapa buah, termasuk buah tropis bersifat asam.

Penderita asam lambung harus membatasi asupan asamnya, termasuk buah- buahan seperti jeruk, tomat, nanas, anggur, dan lemon. Beberapa pilihan buah rendah asam yang aman untuk penderita asam lambung yaitu semangka, melon, pisang, apel, alpukat, kiwi, kurma, buah tin, buah persik, dan pir.

5. Lauk rendah lemak, tinggi protein

Beberapa pilihan lauk rendah lemak yang aman dan cocok sebagai makanan diet untuk penderita asam lambung yaitu dada ayam, daging kalkun, makanan laut, putih telur. Perhatikan pengolahan dan cara memasak lauk agar tetap aman untuk asam lambung Anda. Anda dapat meng-grill, memanggang, atau mengukus pilihan lauk tersebut.

6. Lemak baik

Diet tinggi lemak memang tidak dianjurkan untuk penderita asam lambung. Akan tetapi, tentu saja lemak baik dibutuhkan dalam diet untuk penderita asam lambung. Kuncinya adalah memilih sumber lemak baik atau makanan yang rendah lemak jenuh seperti alpukat, kacang- kacangan (kenari, almond, mete, dsb), minyak kelapa murni, minyak zaitun, biji chia, biji flax, wijen, biji bunga matahari.

7. Probiotik

Banyak makanan atau minuman yang mengandung probiotik bersahabat untuk lambung. Namun, sebelum membahas makanan yang mengandung probiotik lebih lanjut, apa sih probiotik itu? Probiotik adalah bakteri baik yang memiliki efek baik terhadap pencernaan kita. Beberapa makanan dan minuman yang mengandung probiotik dan cocok untuk diet penderita asam lambung yaitu tempe, yogurt rendah lemak, susu rendah lemak, kombucha, kimchi, kefir, dan asinan.

Kenapa harus memilih produk susu dan olahannya yang rendah lemak? Alasannya yaitu lemak dapat memicu refluks asam. Namun, susu rendah lemak dapat membantu meredakan gejala heartburn.

Buat diary diet untuk mengontrol diet Anda

diet untuk penderita asam lambung
Track dietmu penting bagi penderita asam lambung

Menurut seorang gastroentrologis di Johns Hopkins Medicine, Ekta Gupta, M.B.B.S., M.D., diet memegang peranan penting dalam mengontrol gejala asam lambung. Diet juga termasuk dalam barisan pertama penanganan GERD (gastroesophageal reflux disease).

Tujuan utama diet untuk penderita asam lambung bukan hanya untuk menurunkan berat badan, tapi yang lebih utama yaitu untuk mengontrol dan meminimalisir gejala asam lambung. Salah satu tips diet yang juga dapat dipraktikkan untuk diet penderita asam lambung yaitu membuat diary atau jurnal makanan dan minuman harian.

Apa fungsinya? Salah satu pemicu gejala asam lambung yaitu dari faktor diet, berupa makanan dan minuman yang dikonsumsi. Diary atau jurnal harian berfungsi untuk mengontrol dan men-track makanan yang sehari- hari dimakan. Tips ini bermanfaat untuk penderita asam lambung karena saat gejala asam lambung muncul, Anda bisa memperikirakan jika berasal dari makanan atau minuman tertentu.

Buat Anda penderita asam lambung, tidak perlu lagi takut untuk menjalani program diet. Namun, pastikan untuk mengikuti panduan diet untuk penderita asam lambung atau meminta panduan dokter.

Bagaimana cara mengatur pola makan untuk diet?

Bagaimana cara mengatur pola makan untuk diet?

Anggapan banyak orang tentang diet yaitu menurunkan berat badan. Pembatasan istilah diet hanya sebagai proses penurunan berat badan membuatnya diidentikkan dengan “hanya yang mau kurus saja yang menjalani diet.” Bagaimana jika berat badan seseorang terlihat sudah ideal, atau justru berada di bawah angka ideal? Bagaimana jika seseorang merasa tidak nyaman dengan kondisi badannya yang sekarang dan ingin merasakan kualitas hidup yang lebih baik? Apakah diet tidak berperan dalam proses tersebut? Coba berhenti sejenak dan lihat lagi apa arti kata diet yang sebenarnya.

Diet berasal dari akar kata Yunani, cara hidup

Akar kata diet berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang artinya “cara hidup”. Ternyata, arti kata diet berdasarkan akar kata memiliki pengertian yang lebih luas.  Secara sederhana, diet dapat diartikan sebagai kebiasaan makan yang menjadi gaya hidup. Mengutip dari hello sehat, diet dalam artian murninya dapat diartikan sebagai pola makan bergizi seimbang untuk meningkatkan kualitas hidup.

Setelah mengetahui arti kata diet yang sebenarnya, kita pun jadi tahu kalau diet yang hanya disamakan dengan “menurunkan berat badan” itu tidak sepenuhnya tepat. Tujuan diet bisa untuk menurunkan berat badan, menaikkan berat badan, menjaga kesehatan, mengelola kondisi kesehatan tertentu (misal penderita diabetes, kanker, kardiovaskular, dll), serta untuk memulihkan kesehatan setelah sakit.

Baca juga: 7 TIPS DIET UNTUK PEMULA

Karena pengertian diet masih cukup luas, maka diet yang dimaksud dalam artikel ini yaitu sebatas diet untuk menurunkan berat badan.

Apa saja yang perlu diperhatikan untuk diet sehat menurunkan berat badan?

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan saat Anda memutuskan untuk menjalani program diet sehat.

1. Cari dan pegang alasan yang kuat alasanmu untuk diet

Layaknya semua hal, diet pun harus dimulai dengan alasan yang kuat. Dalam istilah Bahasa Inggrisnya, know your why. Misal, Anda mau diet untuk menurunkan berat badan karena merasa tidak nyaman dengan kondisi badan yang sekarang. Atau, berat badan Anda yang sekarang membatasi pergerakan, hingga membuat cepat lelah. Pokoknya, cari dan peganglah alasan tersebut. Mengapa alasan atau why ini jadi penting? Tanpa tahu alasannya, Anda akan mudah kehilangan motivasi, mudah menyerah saat menghadapi suatu masalah, dan juga tidak bisa enjoy menikmati proses diet.

2. Perhatikan pola makan untuk diet sehat

Pola makan menjadi aspek yang harus diperhatikan dan diubah jika Anda memutuskan untuk diet sehat dan menurunkan berat badan. Sebelum membahas pola makan lebih lanjut, apa sih, pola makan itu?

Pola makan adalah suatu cara atau usaha pengaturan jumlah dan jenis makanan dengan informasi gambaran meliputi mempertahankan kesehatan, status nutrisi, mencegah atau membantu kesembuhan penyakit (Depkes RI, 2009).

Nah, setelah tahu pengertian pola makan, Anda sudah lebih mengerti bukan, kalau mengatur pola makan meliputi jenis makanan yang setiap hari dimakan, porsi makan, termasuk pengaturan waktu makan.

3. Perjalanan diet tiap orang berbeda, cobalah nikmati perjalanan dan hargai setiap proses dietmu

“Wah, kok bisa sih dia turun 5 kg cuma dalam sebulan?” Seringkali, berita heboh artis yang turun berat badan drastis, membuat kita jadi minder dengan progress diet diri sendiri. Atau, angka penurunan dan durasinya yang singkat kita jadikan patokan kerberhasilan diet yang sedang kita jalani.

Anda pernah menjadi salah seorang di antaranya?

Coba tata lagi pola pikir dan target diet sehat untuk menurunkan berat badan. Perjalanan diet setiap orang itu unik dan bisa berbeda antara satu dengan yang lainnya. Hanya karena Anda belum mampu turun sekian kg dalam waktu beberapa minggu, bukan berarti diet Anda gagal. Hapuskan harapan untuk melihat hasil diet yang instan. Cobalah untuk lebih menghargai perubahan yang terjadi pada tubuh Anda saat mulai berubah ke gaya hidup yang lebih sehat dan makan makanan yang lebih bergizi. Jangan selalu menyamakan progress Anda dengan seleb A, B, C. Pusing sendiri jadinya, atau malah bikin down.

Ingat bahwa hasil yang instan sering tak bertahan lama. Fokuskan untuk membangun kebiasaan sehat untuk menurunkan berat badan. Jadi, setelah berat badan ideal Anda tercapai, Anda pun masih tetap memiliki gaya hidup sehat karena sudah terbiasa dan merasa nyaman.

Bagaimana cara mengatur pola makan untuk diet sehat?

ertanyaan ini adalah pertanyaan yang mungkin selalu ada di kepala para pejuang diet. Mengubah pola makan untuk diet menurunkan berat badan terkadang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kuncinya, mulai dulu, jangan langsung jadi perfeksionis. Mulai darimana jika ingin mengatur pola makan untuk diet?

1. Lihat isi piringmu

Meskipun sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan, bukan berarti gizi seimbang diabaikan. Bukan berarti juga Anda harus memotong porsi besar- besaran dan menyiksa tubuh dengan rasa lapar. Justru, saat Anda tidak memperhatikan isi piring, mengabaikan pemenuhan gizi seimbang, atau memotong kalori berlebihan, kerja tubuh dapat terganggu sehingga kesehatan tubuh dipertaruhkan.

isi piring gizi seimbang untuk mengatur pola makan untuk diet sehat
Pedoman isi piring Kemenkes

Bagaimana isi piring gizi seimbang?

Isi piring di atas adalah panduan isi piring dari Kemenkes RI. Makanan pokok adalah sumber energi utama untuk aktivitas Anda sehari- hari, yaitu karbohidrat. Pilihan karbohidrat akan mempengaruhi program diet untuk menurunkan berat badan. Jika selama ini Anda masih banyak makan nasi putih, mie instan, mie kuning, roti putih, coba ganti pilihan makanan pokok tersebut.

Apa saja pilihan makanan pokok yang bersahabat dengan diet sehat?

Jika masih susah untuk tidak makan nasi putih, coba campur dengan nasi merah, atau coba nasi coklat. Pada dasarnya, nasi coklat berasal dari beras yang sama dengan beras biasa, hanya saja tidak mengalami proses penggilingan sebanyak beras biasa.

Baca juga: SEBERAPA BANYAK PORSI NASI MERAH UNTUK DIET?

Selain nasi putih, masih banyak pilihan makanan pokok seperti singkong, ubi, oatmeal, jelai utuh, sorghum, mie dari tepung singkong (mocaf), dan masih banyak lainnya.

Perbanyak makan sayur dan buah

Coba makan sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan serat harian, vitamin, mineral, antioksidan, dan banyak mikronutrien lain. Selain itu, buah- buahan juga dapat menjadi sumber gula alami. Buah juga dapat menjadi alternatif saat Anda ingin makan makanan manis.

Pilihan lauk- pauk sehat

Lauk- pauk adalah salah satu sumber protein terbesar dalam isi piring Anda. Kalau Anda bukan seorang vegan, coba variasikan lauk- pauk antara sumber protein nabati dan hewani. Beberapa jenis sumber protein yang bisa dipilih untuk diet yaitu dada ayam, ikan, tahu, tempe, kacang- kacangan, telur, dan daging.

Pilih minyak sehat untuk diet sehat

Jika Anda masih mengandalkan minyak goreng biasa untuk berbagai jenis masakan, cobalah beralih ke minyak goreng yang lebih sehat. Beberapa pilihan minyak sehat untuk diet sehat yaitu minyak kelapa murni, minyak zaitun, minyak alpukat, dan yang lainnya.

2. Disiplin waktu makan

disiplin waktu makan untuk mengatur pola makan untuk diet
Disiplin waktu makan untuk mencegah nafsu makan tak terkontrol

Mengatur waktu makan dan menepatinya menjadi tantangan tersendiri untuk orang- orang yang sibuk. Salah satu cara agar bisa disiplin waktu makan yaitu dengan memasang alarm jam makan. Selebriti Indonesia, Tya Ariestya, mengatur jam makan menjadi 5- 6 kali sehari. Ia berujar jika dengan cara ini, Tya merasa selalu berenergi. Toleransi keterlambatan makan untuk Tya hanya 5 menit.

Baca juga: CARA DIET SEHAT ALA TYA ARIESTYA

Saat makan, pastikan juga Anda menikmati makanan dan tidak terburu- buru. Kunyah makanan hingga benar- benar lumat untuk mempermudah kerja saluran pencernaan, serta untuk mengontrol porsi makan.

3. Makanlah sebelum benar- benar kelaparan

mengatur pola makan untuk diet sehat
Makan sebelum kelaparan yang sangat dapat mencegah overeating

Ketika Anda makan saat rasa lapar benar- benar tinggi, kemungkinan untuk overeating lebih tinggi. Selain itu, saat rasa lapar yang teramat sangat menyerang, kontrol otak untuk membuat keputusan makan menjadi lebih rendah. Maka dari itu, pastikan untuk memilih makanan yang padat gizi, dan tidak mengabaikan sinyal lapar yang diberikan tubuh.

4. Batasi makan cemilan

batasi makan cemilan untuk mengatur pola makan untuk diet sehat
Pintar- pintarlah memilih jenis camilan dan membatasi porsinya

Makan cemilan saat diet dapat membantu Anda tetap berenergi, termasuk dapat mengontrol mood. Akan tetapi, perhatikan juga jenis cemilan dan porsinya. Pilih cemilan yang bukan hanya mengganjal perut, tetapi juga memiliki nilai gizi untuk tubuh. Beberapa pilihan cemilan untuk diet sehat yaitu Greek yogurt, buah- buahan rendah zat pati (blueberi, stroberi, kiwi, jeruk), kacang- kacangan, salad, dsb.

5. Cukup kebutuhan minum

cukup kebutuhan minum air putih untuk mengatur pola untuk diet sehat
Mencukupi kebutuhan minum air putih dapat membantu proses diet

Mencukupi kebutuhan minum bukan hanya penting untuk diet sehat, tetapi untuk kehidupan manusia. Tubuh orang dewasa tersusun oleh 50-60% air dari total berat badan. Minum air yang cukup dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengontrol rasa lapar sekaligus berat badan. Sebuah penelitian mengemukakan hasil bahwa orang yang minum air 500 ml sebelum makan turun berat badan hingga 44% dalam kurun waktu 12 minggu.

Jadi, kapan mau mulai mengatur pola makan untuk diet sehat?

 

 

 

 

Tips Memasak Beras Merah Pulen dan Tidak Keras

Tips Memasak Beras Merah Pulen dan Tidak Keras

Tips Memasak Beras Merah PulenSelamat pagi, Moms. Sudah sarapan? Kalau belum, jangan lupa sarapan, ya? Sarapannya juga pilih menu yang sehat buat tubuh. Salah satu pilihan asupan karbohidrat sehat yang boleh dicoba untuk keluarga adalah beras merah dari Eka Farm.

Apa itu beras merah?

Pasti sudah sering ya, lihat atau menjumpai beras merah dan nasi merah di sekitar kita. Beras merah adalah varian beras yang umum dan mudah untuk didapatkan di pasaran selain beras putih. Tetapi, tahukah Anda tentang apa itu beras merah?

Jadi, beras merah itu adalah beras yang hanya mengalami proses pengelupasan lapisan beras paling luar atau biasa disebut kulit ari. Beras merah tidak mengalami proses penggilingan seperti pada beras putih. Warna merah pada beras merah sendiri berasal dari pigmen antosianin yang juga membuat beras merah kaya akan zat antioksidan. Zat antioksidan sendiri berguna untuk membantu memerangi radikal bebas dalam tubuh.

Baca juga: MANFAAT BERAS MERAH UNTUK ASAM URAT

Beras memiliki beberapa lapisan kulit yang jika semua lapisan kulit ini dikelupas, maka akan diperoleh beras putih yang sering kita jumpai. Lapisan-lapisan kulit yang terkelupas pada proses penggilingan beras putih inilah yang sebenarnya mengandung banyak serat, protein, mineral dan vitamin, tetapi sayangnya malah terbuang. Proses penggilingan yang absen pada produksi beras merah menyebabkan beras merah memiliki nutrisi yang lebih utuh dan juga lebih sehat dibandingkan dengan beras putih. Kandungan serat (dietary fiber) yang masih tinggi pada beras merah cocok untuk asupan bagi Anda yang sedang menjalani program diet.

Baca juga: PILIH MANA UNTUK DIET SEHAT, BERAS DIET ATAU BERAS MERAH?

Tekstur antara beras putih dan beras merah pun berbeda. Beras merah cenderung memiliki tekstur lebih kasar karena masih memiliki banyak lapisan kulit beras. Karena tekstur yang berbeda antara beras merah dengan beras putih ini, maka pengolahannya dalam memasak pun berbeda. Jika salah dalam langkah memasak ataupun salah takaran air yang digunakan untuk memasak beras merah, maka nasi yang dihasilkan pun bisa keras. Untuk menghindari nasi yang bertekstur keras ataupun terlalu kering, Eka Farm punya tips buat kamu. Simak baik-baik, ya.

Langkah dan Tips Memasak Beras Merah Pulen 

  1. Ambil 1 cup beras merah, kemudian cuci dengan air bersih. Proses perendaman beras tidak perlu dilakukan karena beras merah organik dari Eka Farm sudah pulen tanpa harus direndam terlebih dahulu.
  2. Tuangkan 1,5 cup air untuk 1 cup beras merah. Masukkan beras merah dan air ke dalam rice cooker.
  3. Masak dengan rice cooker seperti biasa.
  4. Nasi merah pulen dan tidak keras siap untuk konsumsi keluarga Anda.

Selain dimasak dengan alat rice cooker, jika Anda tidak memilikinya di rumah, bisa menggunakan alternatif masak secara tradisional, menggunakan panci dan kompor.

Perhatikan perbandingan takaran air dan beras dalam proses menanak nasi dari beras merah agar pulen dan tidak keras. Perbandingannya yaitu 1,5 cup air untuk 1 cup beras merah, atau perbandingan air : beras yaitu 1,5 : 1. Selain itu, waktu untuk memasak (cooking time) beras merah relatif lebih lama dibandingkan dengan beras putih.

Pilih beras merah organik agar hasil nasi merah lebih pulen dan wangi

Tips lain agar beras merah lebih pulen dan wangi yaitu pilih bahan beras yang organik. Beras merah organik Eka Farm bisa jadi pilihan praktis untuk Anda dan keluarga. Mengapa harus memilih beras merah yang organik? Beras merah organik Eka Farm ditanam dari bibit beras merah lokal terpilih. Setelah itu, bibit-bibit beras ditanam di wilayah pegunungan yang sejuk, irigasinya berasal dari sumber mata air yang jernih dan masih minim polusi sehingga nasi merah yang Anda dan keluarga konsumsi akan mempunyai aroma wangi yang khas, teksturnya pulen, dan rasa yang enak. So, yakin masih mau pilih beras merah biasa?

Tentunya, tips pengolahan beras merah tadi masih merupakan pengolahan paling dasar. Beras merah Eka Farm dapat diolah menjadi berbagai menu masakan yang menggugah selera, nggak kalah dengan varian nasi putih. Yuk, coba juga masak resep beras merah lain dari Eka Farm yang tentunya bersahabat buat sahabat Eka Farm yang punya kadar gula darah tinggi ataupun lagi dalam program diet (Baca: Resep Menu Diet Sehat dan Praktis)

Baca juga:

Manfaat Beras Merah untuk Diet

CARA MEMASAK BERAS DIABETES

CARA MEMASAK BERAS DIABETES

Siapa bilang penderita diabetes tidak bisa makan nasi? Meskipun Anda penderita diabetes, kebutuhan akan makronutrien berupa karbohidrat tetap harus tercukupi. Sumber karbohidrat bisa berasal dari berbagai jenis tumbuhan mulai dari biji- bijian seperti beras, quinoa, sorghum, jelai, oat, sayur- sayuran hijau, buah- buahan, umbi- umbian, sagu, jagung, dan lain sebagainya. Umumnya, penderita diabetes yang beranggapan nasi adalah musuh gula darah memiliki asumsi bahwa semua jenis nasi memiliki karakteristik yang sama.

Beras Diabetes Eka Farm persembahan untuk para penderita diabetes

Beras masih menjadi makanan pokok beberapa negara di benua Asia, termasuk Indonesia. Ketergantungan Indonesia terhadap logistik beras, khususnya beras biasa atau beras putih bukan lagi hal baru. Reputasi beras putih yang cenderung dihindari oleh para penderita diabetes disebabkan oleh karakteristiknya yang menyebabkan fluktuasi gula darah. Mengapa demikian? Beras putih atau beras yang umumnya dikonsumsi oleh rakyat Indonesia sudah kehilangan lapisan dedak dan embrio (germ). Pengelupasan kedua lapisan tersebut menghilangkan sebagian besar gizi pada beras seperti vitamin B, mineral, dan juga serat pangan. Selain itu, angka indeks glikemik nasi putih pun tinggi, yaitu melebihi angka 60. Serat pangan yang minim dan angka indeks glikemik yang tinggi pada beras putih membuatnya berpotensi untuk membuat kadar gula darah melonjak drastis seketika setelah konsumsi.

Baca juga: NASI YANG AMAN UNTUK PENDERITA DIABETES?

Hanya karena beras putih memiliki karakteristik yang tidak begitu bersahabat dengan penderita diabetes, bukan berarti Anda tidak bisa makan nasi. Eka Farm mempersembahkan varian Beras Diabetes, salah satu beras unggulan kami untuk membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula darah tanpa harus mengeliminasi nasi dari diet harian.

Apa itu Beras Diabetes?

Beras Diabetes Eka Farm tergolong dalam beras organik yang memiliki nilai indeks glikemik rendah. Beras Diabetes dari Eka Farm memiliki angka indeks glikemik yang lebih rendah daripada beras putih biasa, yaitu hanya sekitar 54. Indeks glikemik ini mencerminkan seberapa cepat karbohidrat diubah menjadi glukosa oleh tubuh. Semakin besar nilai indeks glikemik, maka semakin cepat pula perubahan karbohidrat menjadi glukosa. Perubahan yang semakin cepat akan menimbulkan pelonjakan kadar gula darah. Kondisi tersebut tentunya bukan menjadi hal ideal bagi penderita diabetes ataupun pre-diabetes.

Warna Beras Diabetes memang tidak putih bersih karena beras ini tidak dipoles dan diproses menggunakan pemutih. Maka dari itu, warna beras organik ini memang berbeda dengan beras biasa yang non-organik. Selain itu, faktor cuaca saat penanaman bibit beras juga mempengaruhi warna dari beras organik.

Cara memasak Beras Diabetes

Cara memasak Beras Diabetes sama seperti beras pada umumnya. Jika Anda ingin nasi diabetes yang lebih pulen, tinggal tambahkan takaran air yang lebih banyak. Berikut adalah langkah memasak Beras Diabetes.

  1. Ambil 1 gelas Beras Diabetes organik Eka Farm dan cuci bersih. Anda cukup mencuci beras ini maksimal 2 kali agar kandungan gizinya tidak ikut larut bersama dengan air cucian beras. Tiriskan beras.
  2. Masukkan Beras Diabetes yang sudah dicuci bersih ke panci (inner pot) rice cooker.
  3. Tambahkan 1 hingga 2 gelas air ke dalam panci (inner pot) rice cooker. Jika Anda menyukai nasi yang sedikit pera atau ingin digunakan sebagai bahan nasi goreng, maka perbandingan 1: 1 untuk beras: air cocok untuk Anda. Akan tetapi, jika Anda sekeluarga menyukai nasi pulen, maka pakailah perbandingan beras: air yaitu 1: 2.
  4. Letakkan panci rice cooker ke dalam rice cooker. Tekan tombol cook.
  5. Selama proses menanak nasi jangan membuka dan mengaduk beras agar proses menanak nasi tidak terganggu.
  6. Setelah lampu indikator rice cooker berpindah ke warm, diamkan sekitar 5- 10 menit. Mendiamkan nasi beberapa saat setelah matang berfungsi untuk memberikan waktu pada nasi untuk menyerap air lebih maksimal. Selain itu, waktu tersebut berguna untuk memastikan kepulenan nasi.
  7. Buka rice cooker dan aduk- aduk nasi. Sajikan nasi diabetes dalam keadaan masih mengepul.

Yuk, Moms, masak Beras Diabetes dan sajikan menu nasi diabetes di rumah. Anda dapat menyajikan nasi diabetes dengan sayuran, sumber protein, dan buah- buahan. Jangan lupa, konsultasikan dan selalu kontrol kadar gula darah Anda jika memang Anda penderita diabetes.

BAGAIMANA MEMBUAT DAPUR SEHAT DI RUMAH?

BAGAIMANA MEMBUAT DAPUR SEHAT DI RUMAH?

Moms, coba lihat apa saja isi dapur Anda, termasuk kulkas di rumah. Bahan makanan apa sajakah yang biasa berjajar rapi dalam lemari penyimpan bahan makanan atau kulkas Anda? Lalu, apa saja bahan makanan ataupun minuman yang biasa masuk dalam daftar belanjaan Anda? Nah, Moms, coba evaluasi daftar belanjaan dan isi dapur Anda untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus melindungi Anda dari risiko berbagai macam penyakit. Kualitas hidup keluarga Anda bisa dimulai dari dapur sehat.

Dapur sehat untuk kualitas hidup yang baik

Apa yang Anda taruh dalam dapur akan berpengaruh besar terhadap kesehatan Anda. Setuju? Bandingkan saja, jika yang sering berjajar rapi dalam lemari dan kulkas Anda adalah bahan makanan tinggi karbohidrat, rendah serat, sudah terproses lama (refined foods), makanan tinggi gula, atau makanan tak sehat lainnya, apa yang akan terjadi? Pasti Anda akan tergiur untuk menyantapnya apalagi makanan tersebut mudah dijangkau dan sudah tersedia.

Baca juga: Hentikan Hiperaktif Dengan Makanan Non Kimia

Coba bayangkan jika Anda berkomitmen untuk hidup sehat dengan mulai merombak isi dapur. Mulai penuhi dapur dengan bahan makanan yang tidak diproses lama dalam industri (seperti tepung terigu dan segala macam bahan makanan olahannya serta beras putih). Karbohidrat yang terproses seperti tepung terigu, gula pasir, dan juga jus buah akan masuk ke dalam aliran darah secara cepat. Sebagai akibatnya, trigliserida dalam darah Anda pun akan naik sehingga risiko penyakit jantung pun lebih tinggi.

Ganti dengan bahan makanan yang masih mentah dan kaya akan gizi, seperti serealia utuh, sayur- sayuran, buah, daging segar, kacang- kacangan, minyak dengan lemak baik (seperti minyak kelapa murni, minyak zaitun, minyak alpokat, dan sebagainya). Mengganti bahan makanan menjadi bahan mentah akan mendorong Anda untuk memasak atau belajar memasak.

Moms pun dapat mengganti nasi putih dengan sayuran hijau untuk sumber karbohidrat rendah kalori dan kaya serat serta fitonutrien. Beberapa sayuran yang dapat Anda pertimbangkan untuk sesekali menjadi selingan nasi yaitu brokoli, kubis, kembang kol, kale, dan yang lainnya.

Memasak untuk mengambil setir kesehatan Anda

Memasak makanan untuk diri sendiri maupun keluarga adalah salah satu cara terbaik untuk mengambil setir kesehatan tubuh Anda. Selain itu, memasak masakan sehat tidak harus dengan bahan- bahan yang mahal. Anda dapat menyesuaikan budget dengan bahan makanan yang akan Anda beli. Selain itu, kegiatan memasak pun juga dapat mempererat hubungan antarindividu. Misalnya Moms, Anda bisa mengajak si kecil memasak bersama untuk mengenalkannya kepada bahan- bahan dapur.

Singkirkan soda dari kulkas dan daftar belanjaan Anda

Salah satu produk yang tidak mengandung gizi apapun dan hanya mengandung gula serta kalori tinggi yaitu soda. Meskipun Anda hanya meminumnya sesekali, satu botol, tetapi satu botol soda akan berpengaruh besar terhadap risiko penyakit gula darah dan diabetes. Mark Hyman M. D., seorang dokter keluarga (family physician), edukator, advokat, pembicara terkemuka di bidang pengobatan fungsional, dan penulis 13 buku best-seller di bidang kesehatan mengungkapkan bahwa meminum 1 kaleng soda dalam satu hari dapat meningkatkan risiko kegemukan pada anak hingga 60%. Lebih banyak kalori pada minuman akan menjadi pemicu konsumsi makanan dengan kalori tinggi.

Buat isi dapur Anda menjadi amunisi untuk meningkatkan imunitas

Berbagai macam buah, sayur, rempah- rempah, ataupun bumbu dapur lainnya mengandung berbagai macam zat yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, banyak bahan makanan seperti bawang putih, kunyit, dan jahe menjadi andalan untuk mengatasi inflamasi berlebih di dalam tubuh. Inflamasi adalah respon alami tubuh untuk memerangi infeksi. Akan tetapi, jika inflamasi tersebut tidak segera teratasi, kesehatan tubuh dapat menurun.

Biji- bijian seperti biji chia dan wijen dapat menjadi alternatif untuk memenuhi asupan kalsium. Biji chia kaya akan kalsium, magnesium, omega 3. Biji wijen pun juga merupakan sumber magnesium yang berperan penting untuk menjaga fungsi otot, saraf, kekebalan tubuh, irama jantung, tekaan darah, gula darah, serta mendukung perkembangan struktur tulang dan perbaikan DNA. Makanan yang kaya akan omega 3 pun akan membantu mengurangi risiko artritis reumatoid.

Bagaimana, Moms, sudah siap untuk mulai mengganti daftar belanja bulanan dan merombak isi dapur Anda?

INI DIA CARA MEMASAK BERAS DIET!

INI DIA CARA MEMASAK BERAS DIET!

Moms, apakah Anda berencana untuk mengikuti program diet menurunkan berat badan? Atau, Anda sedang mencari alternatif pengganti nasi putih? Beras Diet persembahan dari Eka Farm dapat menjadi pilihan sehat dan enak untuk membantu peralihan nasi putih ke nasi yang lebih utuh dari aspek gizi. 

Apa itu beras diet?

Beras diet memang termasuk variasi beras yang tidak banyak dijumpai di pasaran dan merupakan salah satu produk unggulan Eka Farm. Beras diet organik dari Eka Farm adalah perpaduan antara beras merah organik dengan beras putih varietas khusus. Beras diet adalah pilihan yang aman baik untuk kesehatan maupun penyesuaian rasa bagi Anda yang baru akan beralih mencoba variasi beras selain beras putih. 

Tekstur beras putih yang menyusun beras diet tidak sekeras beras merah sehingga jika beras ini dikombinasikan dengan beras merah, nasi yang dihasilkan pun tidak pera dan tetap menyerupai tekstur nasi biasa. Beras putih ini termasuk varietas beras pulen, meskipun pulennya tidak setara dengan Menthik Wangi Susu maupun Pandan Wangi. 

Berbeda dengan beras putih, beras merah  masih memiliki lapisan dedak (bran) dan germ yang utuh. Kedua lapisan tersebut mengandung vitamin B1, kalsium, magnesium, potasium, dan serat yang dapat membantu mencegah obesitas. Antioksidan dalam beras merah menjadi nutrisi unggulan yang membedakannya dari beras lain. Beras merah mengandung kadar anktioksidan 10 kali lebih banyak daripada beras coklat sehingga membuatnya menjadi sumber antioksidan yang powerful.

Baca juga: PILIH MANA UNTUK DIET SEHAT, BERAS DIET ATAU BERAS MERAH?

Apa keunggulan beras diet yang mampu membantu proses penurunan berat badan?

1. Kandungan karbohidrat kompleks

Klaim bahwa beras diet dari Eka Farm dapat mengontrol nafsu makan salah satunya disebabkan oleh faktor makronutrien satu ini. Karbohidrat kompleks yang terdapat dalam beras merah membutuhkan waktu pencernaan yang lebih lama karena memiliki rantai molekul lebih panjang sehingga Anda pun kenyang lebih lama. Selain itu, beras ini pun mampu membantu menjaga kestabilan kadar gula dalam darah Anda. 

2. Antioksidan tinggi

Kandungan antioksidan yang tinggi disumbangkan oleh komposisi beras merah dalam beras diet. Warna merah keungu-unguan menandakan tingginya kadar pigmen warna antosianin (zat antioksidan) dalam beras merah. Kandungan antosianin dalam beras merah mampu membantu tubuh untuk memerangi efek buruk radikal bebas seperti stres oksidatif yang dapat menyebabkan masalah kulit. 

Senyawa fenolik yang juga merupakan salah satu zat antioksidan dalam beras merah berperan sebagai zat anti-inflamasi dan menghambat proliferasi sel sehingga dapat menurunkan risiko penyakit kanker.

Baca juga: TIPS CARA MEMILIH BERAS MERAH TERBAIK

3. Sumber serat, vitamin, dan mineral

Mikronutrien mayor dalam beras merah yaitu zat besi (Fe) sebesar 5,8%, disusul seng, magnesium, serat, dan potassium. Kandungan serat dalam 1 gelas nasi merah yaitu sekitar 3,6 gram. Konsumsi 1 porsi nasi merah dapat memenuhi 14% kebutuhan serat harian serta memenuhi 23% kebutuhan B6 harian. Melansir dari laman halosehat, magnesium dan vitamin B dapat membantu metabolisme lemak dalam tubuh. Magnesium akan meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh dapat mengolah gula darah. Magnesium juga mampu menghalangi proses penyerapan lemak.Di samping itu, vitamin B dapat memperlancar pencernaan setya mengaktifkan enzim lipase untuk membakar sel lemak.

Serat berperan untuk membuat rasa kenyang lebih lama dan memperlancar fungsi saluran pencernaan sehingga metabolisme tubuh akan berjalan lebih baik. Metabolisme yang baik dapat menjaga fungsi organ tubuh dan mendukung proses penurunan berat badan Anda. 

4. Indeks glikemik rendah

Indeks glikemik beras diet tergolong rendah, yaitu di bawah 60 sehingga mampu mengontrol kadar gula darah dan aman dikonsumsi penderita diabetes yang ingin menjalani program penurunan berat badan. 

Diet tanpa menyiksa bukanlah mitos dan dapat dengan mudah Anda praktikkan salah satunya dengan mengganti asupan beras putih dengan beras diet. Pastikan beras diet yang Anda konsumsi organik untuk menjamin keutuhan nutrisi serta kualitas beras. 

Cara memasak beras diet

Cara memasak beras diet Eka Farm tidak berbeda jauh dengan memasak beras pada umumnya. Hal ini dikarenakan masih adanya campuran beras putih dalam beras diet. Yuk, Moms, masak beras diet untuk disajikan sebagai menu sehari- hari. 

  1. Cuci 1 cangkir Beras Diet sampai bersih. Anda cukup mencuci beras maksimal 2 kali untuk memastikan kandungan gizi dalam beras tidak larut bersama dengan air cucian beras. 
  2. Masukkan beras yang sudah dicuci ke dalam panci rice cooker.
  3. Tambahkan air bersih untuk memasak sebanyak 1 ½ cangkir.
  4. Hidupkan rice cooker dan tekan tombol cook.
  5. Tunggu sampai nasi Anda matang.
  6. Sajikan nasi diet Anda dengan menu sayuran dan lauk pauk lainnya.

Pastikan Anda menyajikan nasi diet bersama dengan sayur dan buah- buahan berwarna untuk melengkapi kebutuhan serat, mikronutrien, serta senyawa fitonutrien yang berfungsi untuk melindungi kesehatan tubuh. Jangan lupa, jaga juga hidrasi tubuh dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari untuk membantu menyukseskan program diet Anda. 

 

6 CARA MAKAN AWET KENYANG DAN TIDAK MUDAH LAPAR?

6 CARA MAKAN AWET KENYANG DAN TIDAK MUDAH LAPAR?

Moms, apakah Anda masih sering merasa lapar padahal baru saja makan? Atau, apakah Anda sulit untuk mengontrol porsi makan sehari- hari? Jika jawabannya adalah iya, maka Anda perlu tahu cara agar makan awet kenyang dan tidak mudah lapar.

Rasa lapar dipengaruhi oleh hormon ghrelin dan leptin. Leptin adalah hormon yang membantu mengatur keseimbangan energi dalam tubuh, salah satunya dengan mencegah makan berlebih atau memberi sinyal lapar. Sedangkan ghrelin bertugas untuk mengatur tingkat nafsu makan.

Lalu, bagaimana agar makan awet kenyang dan tidak mudah lapar?

Cara makan awet kenyang dan tidak mudah lapar

Ada beberapa cara yang dapat dipraktikkan agar perut merasa kenyang lebih lama sehingga rasa lapar tidak mudah datang.

1. Minum air putih setengah jam sebelum jam makan

Mengapa minum air putih sebelum makan dapat membantu kita untuk mengontrol nafsu makan? Kerap kali, kita tidak benar- benar mengenali apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya, tidak jarang rasa dehidrasi dianggap sebagai rasa lapar. Oleh karenanya, minum air terlebih dahulu dapat membantu kita untuk mengetahui apakah memang sinyal yang diberikan tubuh adalah rasa lapar atau hanya butuh air.

Baca juga: 7 TIPS DIET UNTUK PEMULA

Disamping itu, air yang diminum juga dapat mengisi ruangan di perut sehingga kita tidak makan sepuas hati, tetapi cukup sebanyak yang dibutuhkan oleh tubuh.

Ketika makan terburu- buru, tubuh kita sulit untuk mengenali respon rasa kenyang. Mengunyah makanan hingga benar- benar lumat dapat membuat porsi makan lebih terkontrol. Selain itu, sistem pencernaan pun akan lebih terjaga saat makanan yang masuk sudah dalam bentuk lebih halus dan kecil.

2. Perbanyak porsi sayur

Selain berperan sebagai sumber antioksidan dan fitonutrien, sayur adalah sumber serat, karbohidrat, protein, dan lemak yang baik untuk tubuh. Banyak sayuran yang rendah kalori, tinggi kadar air dan serat dapat Moms pilih untuk menemani menu makanan sehari- hari. Kandungan serat yang tinggi dapat mengontrol nafsu dan porsi makan.

Baca juga: PORSI MAKAN SEIMBANG UNTUK DIET SEHAT

Beberapa cara serat dapat membuat awet kenyang yaitu dengan memberi volume pada makanan, meningkatkan viskositas, gel dalam perut, dan fermentasi dalam usus (Slavin & Green, 2007). Serat juga memperlambat pengosongan lambung yang kemudian akan mempengaruhi pelepasan hormon kenyang.

Selain itu, dengan mencukupi kebutuhan serat harian (25- 38 gram per hari untuk orang dewasa), sistem pencernaan serta microbiome Anda pun akan terjaga. Beberapa sayuran pilihan yang dapat mengontrol nafsu makan yaitu brokoli, wortel, selada air, sawi, kembang kol, bayam, kangkung, buncis, kacang panjang, tomat, timun, kacang merah, dll.

3. Pilih karbohidrat kompleks

Moms juga dapat memilih karbohidrat kompleks seperti biji- bijian utuh yang tidak banyak mengalami pemrosesan pasca panen. Biji- bijian utuh masih memiliki lapisan dedak (bran) dan germ yang utuh sehingga kandungan serat serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral dalam butirannya masih terjaga. Contoh biji- bijian utuh yaitu oatmeal, jelai utuh, barley, quinoa, dan beras berwarna organik seperti beras coklat, beras merah, dan beras hitam.

Baca juga: TAHUKAH ANDA MANFAAT BERAS COKLAT UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN?

Banyak pilihan sumber karbohidrat kompleks selain whole grains atau biji- bijian utuh yang merupakan bahan pangan lokal. Apa saja contohnya? Kentang, ubi, singkong, talas, sorgum, umbi garut, sukun, nangka muda, dan masih banyak lainnya. Kalau di sekitar rumah masih banyak kebun atau pepohonan, coba tengok apa jenis pohon atau tanaman tersebut , Moms.

Mengapa harus karbohidrat kompleks? Karbohidrat kompleks tersusun atas molekul yang lebih panjang daripada karbohidrat sederhana sehingga untuk memecahnya menjadi glukosa membutuhkan waktu yang lebih lama. Proses pencernaan yang lebih lama ini akan membantu mengontrol stabilitas gula darah serta membantu membuat perut awet kenyang dan tidak mudah lapar.

4. Cukupi kebutuhan protein

Bukan hal baru bahwa protein menjadi makronutrien yang diunggulkan dalam diet sehat. Pemenuhan protein harian masih menjadi hal yang tidak mudah bagi sebagian masyarakat Indonesia yang rata- rata masih memiliki mindset “yang penting kenyang.” Memang betul, kenyang itu penting, tetapi faktor kepadatan gizi pada menu makanan yang kita konsumsi sehari- hari selayaknya menjadi prioritas nomor 1.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa diet tinggi protein dapat membuat rasa kenyang yang lebih lama. Dalam jumlah kalori yang sama, protein dapat memberikan efek kenyang yang lebih baik daripada karbohidrat ataupun lemak. Beberapa jenis protein, seperti proteinasi inhibitor 2 (PI2) dalam kentang rebus dapat menekan nafsu makan.

5. Konsumsi lemak baik

Samra (2010) dalam bukunya, Fat Detection, menyebutkan bahwa dalam lingkungan yang terkontrol, lemak memiliki efek mengenyangkan dan dapat mengontrol nafsu makan. Bagaimana cara lemak mengontrol nafsu makan? Salah satu caranya yaitu dengan melepaskan hormon yang menandakan rasa kenyang dan mencegah lambung untuk cepat kosong. Selain itu, lemak juga dapat mencegah transit di usus Akan tetapi, kondisi biologis manusia dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karenanya, beberapa kelompok orang ada yang tidak cocok dengan diet tinggi lemak untuk membantu cepat kenyang. Di sisi lain, ada juga kelompok lain yang cocok dengan diet tinggi lemak.

Salmon, alpukat, minyak kelapa murni (virgin coconut oil/ VCO), minyak zaitun, kacang- kacnagan (almond, kacang tanah, kenari, kacang mete), keju, yogurt, dan susu merupakan sebagian kecil contoh lemak baik yang dapat menjadi pilihan menu makanan Anda.

6. Pilih makanan bertekstur padat atau hampir padat

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa tekstur makanan mempengaruhi persepsi rasa kenyang. Yogurt dengan tekstur hampir pada lebih mengenyangkan daripada jus. Roti akan lebih mengenyangkan daripada yogurt. Hal ini juga akan mempengaruhi seberapa banyak porsi makanan yang kita makan. Selain itu, makanan dengan tekstur yang lebih padat akan mengurangi kecepatan makan serta mengubah respon lambung kita.

Ngemil boleh, tapi tetap kontrol porsi dan pilih yang padat gizi

Meskipun sudah makan besar (seperti makan nasi), Moms tetap boleh ngemil. Terkadang, ngemil memang dibutuhkan untuk mencegah porsi makan yang tidak terkontrol dan memenuhi kebutuhan energi. Beberapa pilihan camilan yang padat gizi dan rendah kalori yaitu salad sayur, buah- buahan, kacang- kacangan, granola, yogurt, dan masih banyak lainnya. Hindari camilan yang tinggi gula atau digoreng deep fry karena biasanya camilan tersebut hanya padat kalori dan minim gizi.

Baca juga: RAHASIA CAMILAN SEHAT, KAYA NUTRISI: KACANG TANAH

Membangun strategi agar kita awet kenyang dan tidak mudah lapar dapat mendorong pola hidup sehat sekaligus mencegah obesitas. Apakah Moms sudah siap untuk mempraktikkan keenam cara awet kenyang dan tidak mudah lapar di atas?

 

 

5 LANGKAH MEMULAI OLAHRAGA BAGI PENDERITA DIABETES

5 LANGKAH MEMULAI OLAHRAGA BAGI PENDERITA DIABETES

Moms, penderita diabetes pun tetap butuh bergerak dan juga berolahraga. Berolahraga bukan hanya dapat mencegah penyakit gangguan metabolisme termasuk diabetes tipe- 2, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup individu.

Baca juga: MANFAAT OLAHRAGA UNTUK PENDERITA DIABETES

Saat Anda menderita diabetes, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum dan saat Anda memutuskan untuk berolahraga. Mengutip dari buku Mastering Diabetes, berikut adalah langkah- langkah yang disarankan untuk memulai olahraga bagi penderita diabetes.

5 langkah memulai olahraga bagi penderita diabetes

Penderita diabetes harus berhati- hati sebelum memulai suatu pola olahraga tertentu. Hal ini karena gerakan- gerakan olahraga tertentu dapat memicu nyeri atau kondisi lemas yang berkaitan dengan kondisi diabetesnya. Selain itu, beberapa orang pun belum terbiasa untuk berolahraga atau aktif bergerak sehingga saat mereka menderita diabetes, mereka harus beradaptasi dengan kondisi kesehatan yang baru ini.

Khambatta dan Barbaro, penulis buku Mastering Diabetes sekaligus juga penderita diabetes yang telah membuat perubahan besar dalam hidupnya setelah menderita diabetes tipe- 1 mengungkapkan 5 langkah sederhana untuk memulai olahraga. Fokuslah pada setiap langkahnya dan nikmati proses untuk mengeksplor kemampuan tubuh Anda untuk tetap dapat bugar seperti orang sehat.

Akan tetapi, perlu juga diingat, jangan membandingkan progress Anda dengan orang lain. Bandingkanlah dengan apa yang Anda rasakan sebelum memulai olahraga. Pola pikir seperti itu akan memacu Anda untuk terus berproses dan fokus pada peningkatan kondisi kesehatan Anda.

1. Buatlah target olahraga atau pergerakan Anda

Target atau goals dapat membuat Anda terpacu untuk bergerak dan menepati komitmen yang dibuat. Selain itu, goals pun akan membantu memberikan arahan untuk memulai. Bagaimana cara membuat goals olahraga bagi penderita diabetes?

Buatlah goals yang spesifik, detail, dan mampu untuk Anda lakukan tanpa menundanya. Jika bergerak 30 menit setiap hari masih terlihat muluk- muluk untuk Anda yang tidak pernah berolahraga sebelumya, mulailah dengan 10 menit berjalan kaki. Jangan lupa, catat juga jam olahraga agar Anda tidak berkilah untuk selalu berkata, “Ah nanti saja, kan masih ada waktu.”

Ingatlah, olahraga secara rutin akan berdampak pada sensitivitas insulin, meningkatkan kesehatan jantung, sirkulasi darah, hati, dan melatih otot. Anda tidak harus berolahraga dengan intensitas tinggi. Mulailah dengan olahraga yang Anda senangi. Atau, konsultasikan dengan dokter tentang pola olahraga yang cocok untuk kondisi Anda.

2. Tentukan olahraga pilihan Anda

Selain bisa berkonsultasi dengan dokter atau physician, Anda dapat mulai menentukan olahraga pilihan dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  • Apa 3 jenis pose atau gerakan favorit saat olahraga?
  • Apa 3 jenis pose atau gerakan yang paling tidak Anda sukai saat olahraga?
  • Untuk setiap pose/ gerakan favorit saat olahraga, dengan berapa banyak orang Anda dapat enjoy melakukannya?
  • Untuk setiap pose/ gerakan favorit saat olahraga, kapankah Anda akan melakukannya?

Ketika sudah menjawab semua pertanyaan di atas, buatlah rencana olahraga sesuai dengan jawaban Anda. Tujuannya adalah untuk membangun kebiasaan olahraga yang benar- benar Anda nikmati. Tentunya, buatlah catatan jika pada beberapa gerakan, Anda merasakan nyeri ataupun ketidaknyamanan.

3. Berolahragalah dengan orang lain

Jika Anda merasa sulit untuk bergerak seorang diri, ajaklah teman, anggota keluarga, saudara untuk diajak berolahraga rutin. Alternatif lainnya yaitu, masuklah dalam suatu klub fitness atau komunitas olahraga. Namun, jika memang Anda merasa baik- baik saja dan tidak menunda untuk mulai berolahraga seorang diri, buatlah sistem yang memberitahu satu sama lain (misal, Anda tetap mengikuti suatu komunitas atau grup) saat sudah berolahraga.

Anda juga dapat membagikan jadwal olahraga di grup fitness untuk saling mengingatkan saat Anda lupa. Saat sudah mencapai target, maka bukan hal yang tidak mungkin teman- teman Anda pun akan memberi selamat. Saat rasa malas, mager, tidak ada motivasi sedang menerpa, teman- teman Anda jugalah yang akan membantu untuk bangkit. Teman- teman, komunitas, atau keluarga Anda adalah support system untuk hidup yang lebih sehat.

Jika Anda memiliki budget, carilah personal trainer yang berpengalaman dalam bekerjasama dengan penderita diabetes. Personal trainer dapat membantu Anda untuk berolahraga secara aman, efektif, sekaligus memberikan Anda inspirasi.

4. Jadwalkan waktu olahraga secara jelas

Buatlah jadwal olahraga di kalender hingga jamnya sehingga Anda seminimal mungkin mangkir. Anda dapat menjadwalkannya di kalender handphone, mencatat di kalender dinding, dan selalu memasang notifikasi saat jam olahraga Anda tiba.

5. Mulailah perlahan dan konsisten

Saat Anda melewatkan atau melupakan jadwal olahraga, jangan terlalu keras terhadap diri sendiri atau malah memutuskan untuk stop berolahraga. Pahamilah bahwa Anda juga manusia yang memiliki rasa lelah, rasa bosan, dan berbagai rasa lainnya, termasuk memiliki sifat pelupa. Maafkan diri Anda dan langsung fokus untuk olahraga di hari selanjutnya.

Saat Anda mematok target durasi atau jenis olahraga yang ternyata tidak dapat dilakukan, sadarilah sejauh apa kemampuan Anda. Rasakan apa yang bisa tubuh Anda lakukan dan apresiasi tubuh Anda. Konsisten dalam berolahraga adalah kunci kebugaran Anda. Jangan mudah menyerah saat Anda tidak langsung melihat efek dari olahraga yang dilakukan. Tubuh memerlukan waktu untuk adaptasi dan pembiasaan.

Perlu diingat sebelum, selama, dan setelah olahraga

Sebelum, selama, dan setelah olahraga, selalu pastikan bahwa kadar glukosa darah Anda aman. Jika Anda adalah penderita diabetes yang bergantung pada insulin, pastikan Anda menaikkan kadar insulin untuk menghindari hipoglikemia. Kadar gula darah sebelum olahraga yang disarankan yaitu sekitar 150- 160 mg/ dL.

Yuk, mulai susun rencana olahraga, ajak teman atau keluarga Anda untuk bersama aktif bergerak. Mulai tanpa nanti ya, Moms.

7 TIPS DIET UNTUK PEMULA

7 TIPS DIET UNTUK PEMULA

Kata diet seringkali membuat orang nyinyir ataupun pesimis. Padahal, diet (pada artikel ini mengacu pada program penurunan berat badan) dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan membuat kualitas hidup Anda lebih baik. Kuncinya, bangunlah program diet Anda agar bisa bertahan jangka panjang dan bukan hanya untuk menurunkan berat badan semata.

7 Tips diet untuk pemula

Jika Anda baru berencana untuk memulai program diet, baik itu untuk menurunkan berat badan atau untuk menjaga berat badan ideal, simak 7 tips diet untuk pemula ini sampai tuntas, ya.

1. Fokus pada proses, bukan hanya hasil semata

Seringkali para pejuang diet hanya terfokus pada angka timbangan semata, tanpa memperhatikan kesehatan mental. Pola pikir dan mental bahwa diet adalah suatu proses untuk mengembalikan fungsi tubuh kita, bahkan mengoptimalkannya haruslah ditanamkan terlebih dahulu. Saat Anda menikmati dan fokus pada proses, maka Anda akan lebih enjoy dalam menghadapi perubahan.

Baca juga: MENU DIET SEHAT DAN SIMPEL

2. Mulailah dengan membangun kebiasaan yang sehat

Untuk sebagian besar orang, perubahan dan keluar dari zona nyaman, termasuk dalam hal diet adalah hal yang sulit. Jika Anda baru memulai diet, fokuslah untuk melakukan kebiasaan baru yang mudah dan bisa cepat dilakukan. Misal, daripada membuat goal untuk berolahraga 30 menit dalam sehari, padahal sebelumnya Anda sangat jarang bergerak, mulailah untuk berjalan 5 menit.

Selain itu, jika sulit untuk langsung mengeliminasi gula tambahan, mulailah dengan mengeliminasi makanan manis kemasan. Target lain untuk mengubah diet Anda yaitu tambah 1 macam sayur/ buah/ plant- based food ke dalam menu harian Anda.

Beberapa ahli mengatakan bahwa kebiasaan membutuhkan waktu untuk dapat terbentuk dan sustainable atau bertahan jangka panjang. Jangan sampai hanya karena Anda menetapkan capaian/ goal yang terlalu muluk- muluk, program diet hanya sebatas rencana atau berhenti di tengah jalan.

3. Carilah teman diet atau orang- orang yang sudah menerapkan hidup sehat

Terkadang kendala saat ingin menjalani program diet yaitu mudah tergoda dan tidak adanya support system yang dapat mengingatkan dan menjadi penyemangat. Memulai sebuah kebiasaan baru atau perubahan akan terasa lebih mudah saat kita mengelilingi diri dengan orang- orang yang bersikap normal terhadap kebiasaan ataupun perubahan.

Saat Anda ingin memulai hidup sehat, mengonsumsi makanan yang sehat, berolahraga rutin, carilah orang- orang yang sudah menjadikan aktivitas tersebut sebagai bagian hidup, bukan hanya sebagai goals. Selain memiliki teman untuk saling menguatkan, Anda pun akan memiliki tempat berbagi saat mendapati kendala ataupun godaan untuk berhenti.

4. Track jadwal dan menu makanmu, tapi jangan terlalu strict

Mencatat progress dari proses diet yang Anda lakukan menjadi hal yang krusial. Mengapa demikian? Dengan cara men-track kemajuan perubahan kebiasaan, maka kita akan lebih sadar terhadap diri kita sendiri. Apakah memang sudah keluar dari zona nyaman dan melakukan perubahan? Atau justru malah mengalami kemunduran secara konstan?

Ingat ya, Moms, Anda tidak harus men-track jumlah kalori setiap kali Anda makan. Apalagi jika dengan men-track kalori justru membuat Anda membatasi semua jenis makanan dan membentuk hubungan yang buruk dengan makanan. Salah satu cara untuk memudahkan Anda tidak melampaui kebutuhan kalori harian, praktikkan tips dan trik selanjutnya.

5. Konsumsilah whole foods

Buatlah goals untuk memasukkan 80-90% whole foods ke dalam setiap menu makan harian. Apa yang dimaksud dengan whole foods? Whole foods adalah makanan yang masih alami, sama seperti bentuk asalnya, dan belum mengalami tahap pemrosesan panjang. Beberapa contoh whole foods yaitu sayur, buah, daging, telur, beras organik, quinoa, sorgum, dan lain- lain yang masih membutuhkan proses memasak atau dapat dimakan secara langsung.

Mengapa harus memilih whole foods? Whole foods memiliki gizi yang lebih utuh dengan kalori yang umunya lebih sedikit dibandingkan makanan terproses. Dengan demikian, Moms, Anda bisa menikmati makanan lezat, mengenyangkan, bergizi, dan rendah kalori.

6. Fokuslah pada variasi pilihan makanan yang dapat Anda nikmati, bukan makanan yang dihindari

Daripada pusing dan stres memikirkan tidak boleh makan ini itu, geser fokus Anda menjadi: “Makanan apa yang bisa saya nikmati dan akan memberikan nutrisi untuk tubuh?” Jika Anda ingin menerapkan diet makanan plant- based, jangan bayangkan bahwa pilihan makanan akan terbatas. Dari sekitar 300 ribu tanaman yang dapat dimakan, baru ratusan tanaman yang dimakan oleh manusia. Anda dapat menjadikan perjalanan diet untuk mengeksplor berbagai macam jenis buah, sayur, jamur, ataupun makanan fermentasi. Apakah sudah terdengar menyenangkan?

7. Tepati komitmen yang Anda buat terhadap diri sendiri

Setelah membuat rencana, membaca berbagai artikel, jurnal, paper, atau bertanya sana- sini, catatlah bahwa komitmen terhadap diri Anda sendiri adalah sesuatu yang paling harus Anda jaga. Jangan pernah sepelekan kekuatan untuk menepati komitmen terhadap diri sendiri. Jika Anda tidak bisa berkomitmen terhadap perubahan di diri sendiri, maka yang akan merasakan akibatnya bukan orang lain, tetapi diri Anda sendiri. Bukankah demikian?

Sekian 7 tips diet untuk pemula, Moms. Apakah tips di atas sudah dapat memantik semangat Anda untuk membuat perubahan dalam diet?