MPASI Beras Merah

MPASI Beras Merah

Pada 6 bulan pertama pasca kelahiran, makanan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI). Setelah 6 bulan, seorang bayi bisa diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk menambah nutrisi bayi. MPASI beras merah sangat disarankan karena banyak manfaat yang dikandungnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengenalan MPASI

  1. Pastikan bayi sudah cukup umur untuk menerima MPASI. Di umur 6 bulan biasanya bayi sudah siap untuk pemberian MPASI. Ciri-ciri yang dapat dilihat bahwa bayi siap menerima MPASI antara lain, bayi sudah bisa menahan kepalanya, sudah bisa duduk bersandar dengan baik, dan sering kali bayi terlihat “kelaparan” meskipun sudah diberikan beberapa kali ASI.
  2. Saat pertama kali memberi MPASI, lakukan sedikit demi sedikit, dan jumlahnya bisa ditambah seiring perkembangan bayi. Cukup 2-3 sendok pada saat pertamanya.
  3. Penggunaan bahan bertekstur lembut dan anti alergi, hal ini berkaitan dengan sistem pencernaan bayi yang masih lemah. Salah satu yang bisa digunakan adalah tepung beras. Selain mengandung gizi yang diperlukan, mayoritas tepung beras adalah makanan anti alergi. Bubur juga bisa menjadi makanan MPASI, selain tepung beras.
  4. Tahapan pengenalan makanan pada bayi setelah bubur dan tepung beras bisa dimulai dengan sayuran dan buah-buahan, yang tentu saja dengan cara dilembutkan terlebih dahulu.
  5. Hindari garam, gula, dan penyedap yang terlalu berlebihan. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan rasa asli setiap bahan makanan pada bayi. Jika ingin menambah citra rasa, cukup dengan menambahkan daun salam ataupun kaldu ayam, ikan, daging yang dibuat sendiri.
  6. Jangan terlalu banyak mencampur bahan makanan. Berikan bahan makanan satu-persatu dan berikan selang waktu beberapa hari untuk mengetahui respon bayi apakah alergi terhadap suatu makanan tertentu atau tidak. Beberapa makanan yang memiliki resiko tinggi antara lain, telur, ikan, udang, kacang, dan gandum.
  7. Pengolahan MPASI harus higienis dan proses pengolahannya juga harus diperhatikan kebersihannya.

Keunggulan MPASI beras merah?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan MPASI yang diberikan kepada bayi tidak hanya makanan yang asal bertekstur lembut saja, namun juga mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Nutrisi-nutrisi tersebut memang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Salah satu MPASI kaya nutrisi yang baik untuk perkembangan bayi adalah bubur yang berasal dari beras merah.

Selain hal tersebut pemberian MPASI berguna untuk melatih kemampuan otot-otot mulut dan kemampuan motorik bayi.

Nutrisi yang terkandung dalam beras merah beraneka ragam dan sangat cocok sebagai MPASI. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori sedangkan beras putih memiliki 242 kalori. Beras merah memiliki 4,5 gram protein, sedangkan beras putih memiliki 4,4 gram protein. Beras merah memiliki 1,8 gram lemak, sedangkan beras putih hanya 0,4 gram. Selanjutnya, beras merah memiliki 3,5 gram serat dan 45,8 gram karbohidrat. Sedangkan beras putih hanya memiliki 0,6 gram serat dan 53,2 gram karbohidrat. Nilai gizi lain dalam beras merah antara lain zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, omega 3, omega 6, dan fosfor.

Oleh karenanya MPASI beras merah sangat disarankan untuk dikonsumsi. Kandungan beras merah yang kaya nutrisi mencegah alergi yang biasa terjadi pada bayi. Serat yang banyak terkandung dalam beras merah juga bisa membantu bayi terhindar dari sembelit.

Cara memasak MPASI beras merah

Untuk memberikan beras merah kepada bayi terdapat 2 cari. Pertama, beras merah bisa dihaluskan agar menjadi tepung terlebih dahulu. Dari tepung tersebut selanjutnya bisa diolah menjadi MPASI berupa bubur untuk bayi. Cara yang kedua adalah dengan memasak secara langsung seperti memasak bubur nasi putih pada umumnya.

Cara membuat bubur dengan beras merah yang sudah diubah menjadi tepung cenderung lebih mudah. Yaitu dengan mencampurkan tepung beras merah dengan air, aduk hingga rata. Memasaknya cukup dengan api kecil hingga matang. Untuk makanan pertama bayi, lebih baik tidak terlalu banyak untuk mencampurkan bahan-bahan lain. Bisa ditambahkan susu formula sebagai pengganti airnya

Cara yang kedua, beras merah bisa dijadikan bubur. Cuci beras merah hingga bersih, lalu rebus dengan perbandingan air 1:6. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan tekstur bubur beras merah yang empuk mengingat beras merah cenderung lebih padat daripada beras putih pada umumnya. Cobalah mengkombinasikan beras merah tersebut dengan susu formula atau ASI sampai menjadi bubur. Jika bayi anda sudah siap umur, bubur beras ini dapat dicampur dengan bahan-bahan lain seperti sayur, ikan, ataupun daging.

Pemberian MPASI dan ASI perlu di selang-seling sesuai perkembangan bayi. Semakin tinggi perkembangannya, ibu-ibu bisa membuat kreasi sendiri. Kreasi yang bervariasi tentu akan menambah gizi dan nutrisi si kecil.

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Mungkin hal tersebut merupakan keinginan setiap ibu-ibu yanag sedang dalam masa kehamilan. Namun alih-alih bersemangat, justru lemas dan lesu yang dirasakan ibu dalam masa-awal kehamilan. Tak perlu khawatir, hal tersebut memang hal umum yang terjadi pada ibu hamil.

Rasa lemas dan lesu pada masa kehamilan muncul karena naiknya kebutuhan energi pada tubuh ibu hamil. Hal ini tentu saja akan mengganggu aktivitas bahkan menyulitkan keseharian ibu hamil dalam menyelesaikan tugas-tugas rumah. Selain meningkatnya jumlah energi yang dibutuhkan saat masa kehamilan, hal lain yang mengakibatkan rasa lemas pada ibu hamil adalah perubahan hormon dan fisik.

Lalu bagaimana tips agar tetap bersemangat dalam masa kehamilan?

Banyak cara yang bisa dilakukan calon ibu untuk mengatasi rasa lemas dan tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Salah satunya adalah meningkatkan stamina, mencukupi asupan nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil, hingga rutin berolahraga. Hal-hal lain yang dapat dilakukan ibu-ibu pada masa kehamilan agar tetap bersemangat antara lain:

    1. Lengkapi asupan nutrisi

      Langkah pertama untuk tetap bersemangat dalam masa kehamilan dan bebas beraktivitas adalah mencukupi asupan nutrisi. Pastikan ibu hamil mendapatkan asupan seperti protein, zat besi, dan kalori yang cukup. Dengan tercukupinya asupan nutrisi tersebut, ibu hamil bisa menjaga stamina tubuh sekaligus mencegah munculnya rasa lelah selama masa kehamilan.
      Pada masa kehamilan, ibu hamil memang memerlukan makanan dan kalori yang lebih banyak dari biasanya. Salah satu satu tips untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan tetap berenergi adalah makan 3-6 porsi kecil dalam sehari. Mengkonsumsi makanan porsi kecil namun rutin, lebih dianjurkan daripada makan 3 kali sehari namun dengan porsi besar. Dengan demikian, ibu hamil akan tetap bersemangat sepanjang hari dan mencegah kantuk.
      Sumber energi pada ibu hamil haruslah mengandung karbohidrat dan kalori. Pemilihan sumber karbohidrat untuk ibu hamil akan berpengaruh pada kandungan glukosa yang baik untuk proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Lebih disarankan untuk memilih karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh, agar gula darah tidak melonjak secara drastis. Misalnya nasi merah, dan roti gandum, daripada nasi putih, dan mie.

    2. Mengatur kegiatan sehari-hari

      Ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari saat masa kehamilan. Mengatur dan mengurangi aktivitas, menjadi hal penting saat hamil. Hal ini berkaitan dengan energi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Aturlah waktu dan kegiatan sehari-hari agar tidak banyak membuang energi.
      Prioritaskan untuk melakukan kegiatan yang memang menunjang masa kehamilan. Jangan sungkan untuk meminta bantuan dari asisten rumah tangga, kerabat, bahkan ibu untuk membersihkan rumah, memasak, atau hal lainnya.

    3. Memperbanyak waktu tidur dan istirahat

      Masa kehamilan merupakan masa-masa menguras energi bagi ibu hamil. Berkurangnya energi akan menurunkan semangat dan munculnya rasa lelah pada ibu hamil. Untuk itu, ibu hamil membutuhkan waktu tidur ekstra agar tubuh tetap bugar, penuh semangat dan janin sehat.Selain tidur selama 8 jam pada malam hari, ibu hamil disarankan untuk menambah jam tidur disiang hari 1-2jam setiap harinya. Tercukupinya waktu tidur akan mempengaruhi kebugaran dan menambah semangat ibu hamil dalam beraktifitas.

    4. Melakukan olahraga

      Memelihara kebugaran tubuh sangat berkaitan dengan semangat aktivitas keseharian ibu hamil. Jika tubuh ibu hamil bugar tentu semakin semangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Tidak perlu olahraga berat-berat untuk menjaga kebugaran, ibu hamil bisa memilih senam atau sekedar jalan kaki.
      Olahraga selain bagus untuk menjaga kebugaran dan mood ibu hamil, juga berdampak pada perkembangan janin. Olahraga secara teratur selama masa kehamilan mampu mengurangi keluhan sakit punggung serta kelelahan. Selain menghilangkan stres, olahraga menjadi sarana untuk membangun lebih banyak stamina yang dibutuhkan saat melahirkan.

    5. Minum air putih

      Kekurangan cairan dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab turunnya konsentrasi dan berdampak pada menurunnya stamina pada setiap orang, dan dehidrasi tak terkecuali ibu hamil. Untuk mengatasi masalah tersebut, orang biasa membutuhkan 7-8 gelas air putih setiap hari. Namun bagi ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi air putih, minimal 10 gelas setiap harinya tergantung pada berat badan masing-masing ibu hamil.
      Air merupakan salah satu bagian utama dalam darah yang membantu distribusi nutrisi ke sel-sel tubuh dan mengantar oksigen ke otak. Tercukupinya air dalam tubuh berarti, distribusinya nutrisi ke dalam tubuh menjadi lancar, dan terpenuhinya energi.
      Meminum air putih akan mencegah dehidrasi, yang biasanya berdampak pada sakit pada sakit punggung, dan masalah pada ginjal. Asupan air putih yang cukup bisa mengurangi resiko penumpukan cairan pada organ tubuh seperti pada persendian kaki dan tangan. Penumpukan cairan ini terjadi karena peredaran kurang lancar dalam tubuh dan tekanan berat bayi pada pembuluh darah kaki, tangan dan persendian, yang tiba-tiba menjadi bengkak.

Menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan asupan lainya sangat penting bagi ibu hamil agar tetap bersemangat dalam beraktivitas sehari-hari. Jangan jadikan masa kehamilan sebagai alasan untuk bermalas-malasan ya.

Sayuran dan buah untuk ibu hamil

Sayuran dan buah untuk ibu hamil

Mencukupi kebutuhan nutrisi sangatlah penting bagi ibu hamil. Kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Namun ada beberapa jenis sayuran dan buah untuk ibu hamil yang direkomendasikan agar lebih sering dikonsumsi karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

Sayuran dan buah-buahan sangat beraneka ragam, dan mempunyai kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Hal ini bisa dijadikan sebagai dasar penyusunan menu untuk ibu hamil lebih sehat, bervariasi serta tidak bosan.

Selain kaya serat yang penting untuk saluran pencernaan, vitamin A, C, D, K, asam folat, kalsium, zat besi dan magnesium menegaskan pentingnya sayuran dan buah untuk ibu hamil.

Ada beberapa sayuran dan buah untuk ibu hamil yang wajib dikonsumsi, antara lain:

Sayuran dan buah untuk ibu hamil
berbagai sayuran dan buah untuk ibu hamil
  1. Brokoli

    Brokoli banyak mengandung vitamin A, C, K, B6 dan serat. Vitamin C dalam brokoli akan berperan sebagai antioksidan yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin A dan serat dapat menjaga kesehatan pencernaan, kulit, mata, dan tulang ibu hamil. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan memberi asupan mineral untuk tulang.Dengan kandungan nutrisi sebanyak itu, brokoli menjadi salah satu jenis sayuran dan buah untuk ibu hamil yang wajib dikonsumsi. Brokoli dapat diolah dengan cara ditumis atau direbus.

  2. Bayam

    Nutrisi yang terkandung dalam sayur bayam antara lain asam folat dan zat besi. Zat besi digunakan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin. Karena hal tersebut bayam bisa mencegah anemia pada ibu hamil.
    Kandungan lain dalam bayam adalah vitamin A, C, B1, B2, B3, fosfor, kalium dan magnesium, yang sangat baik untuk kesehatan ibu hamil. Mengingat banyaknya manfaat yang terkandung, maka sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk sering-sering mengkonsumsinya. Namun perlu berhati-hati bagi ibu hamil yang memiliki masalah asam urat, karena bayam tinggi kandungan purin yang memicu naiknya asam urat.

  3. Buncis

    Buncis mengandung asam folat yang bermanfaat untuk meningkatkan tumbuh kembang janin, agar lahir dengan sempurna tanpa adanya cacat. Buncis juga mengandung vitamin K, protein dan serat yang cukup tinggi yang baik untuk sistem pencernaan dan perkembangan janin.
    Vitamin A dan vitamin C juga terdapat pada buncis, yang berfungsi sebagai antioksidan dalam melindungi pembentukan DNA.

  4. Tomat

    Sayuran dan buah untuk ibu hamil selanjutnya adalah tomat. Buah tomat yang tergolong sebagai sayuran ini terkenal kaya akan vitamin C dan zat besi tinggi yang dapat membentuk plasenta dan mencegah kerusakan sel darah merah. Vitamin C juga berfungsi dalam penyerapan zat besi, yang bisa mencegah anemia bagi ibu hamil.
    Kandungan likopen, bioflafanoid serta garam dalam tomat, mampu meningkatkan tekanan darah dan membantu bagi penderita tekanan darah rendah. Dan yang utama manfaat bagi ibu hamil adalah kandungan likopen yang mampu membantu perkembangan sel janin, karena likopen berperan meningkatkan komunikasi antar sel.

  5. Kangkung

    Kangkung merupakan salah satu sayur yang kaya akan serat. Serat sangat bagus untuk pencernaan usus halus, mencegah sembelit, menjaga pencernaan lancar sehingga membuat perut merasa lega. Kangkung juga mengandung banyak asam folat. Asam folat merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan janin untuk membantu proses tumbuh kembannya saat ia berada di dalam kandungan.

  6. Wortel

    Warna oranye terang pada wortel menandakan mengandung banyak betakaroten yang baik untuk perkembangan sel dan saraf pada janin. Selain masyhur sebagai sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, wortel juga mengandung vitamin-vitamin lain seperti vitamin B, C, D dan E, serta mengandung kalsium dan kalium.
    Kombinasi berbagai macam vitamin tersebut membuat wortel mampu memenuhi kebutuhan ibu hamil dan janin. Mulai dari asupan untuk penglihatan yang sehat, penguatan tulang dan gigi, serta membantu ibu dalam memproduksi ASI.

  7. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, dan kacang kedelai baik dikonsumsi oleh ibu hamil terutama pada trimester pertama masa kehamilan. Kandungan asam folat dan asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 yang terkandung dalam kacang-kacangan, bagus dalam perkembangan otak dan saraf janin, hal ini akan meningkatkan kecerdasan janin.
    Kacang-kacangan juga terkandung protein nabati yang bisa dijadikan sumber energi bagi ibu hamil sehingga tidak cepat lelah.

  8. Pepaya

    Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam buah pepaya memiliki kemampuan luar biasa dalam sistem imun tubuh. Nutrisi tersebut berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga membuat ibu hamil tidak mudah terserang penyakit.
    Selain itu, nutrisi lain yang terkandung dalam buah pepaya adalah asam folat, serat dan protein yang membantu tumbuh kembang janin, memperlancar pencernaan, menjaga tekanan darah, dan mencegah dehidrasi. Konsumsi pepaya secara teratur selama hamil tentu saja akan memberikan dampak untuk kesehatan kehamilan.

  9. Pisang

    Pisang mempunyai berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil, meliputi karbohidrat, serat, air, protein, serta vitamin dan mineral, seperti vitamin B, vitamin C, kalium, magnesium, mangan, dan folat. Beberapa manfaat nutrisi-nutrisi antara lain mengatasi sembelit, meringankan gejala mual menangkal radikal bebas, serta menurunkan resiko bayi lahir cacat.
    Selain mudah didapat, kandungan nutrisi pada buah pisang menjadikan salah satu asupan yang baik dikonsumsi ibu hamil.

  10. Jeruk

    Jeruk merupakan salah satu buah yang mengandung banyak banyak vitamin C. buah jeruk dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah terlebih dahulu. Rasanya yang manis-asam banyak disukai ibu hamil karena menyegarkan.
    Selain menyegarkan manfaat lain dari buah jeruk bagi ibu hamil adalah mengatasi rasa mual yang dirasakan ketika pagi hari diawal masa kehamilan. Vitamin C juga dapat menaikkan sistem kekebalan tubuh, menjadikan ibu hamil tetap sehat beraktifitas.

  11. Mangga

    Berbagai jenis mangga dapat ditemui di Indonesia, karena buah ini memang disukai banyak orang. Selain rasanya yang manis, asam, namun tetap menyegarkan. Buah mangga bagi ibu hamil dapat dikonsumsi secara langsung, dengan mengupas kulitnya terlebih dahulu, ataupun disajikan sebagai jus. Vitamin yang terkandung dalam buah mangga antara lain vitamin A, C, dan B6 yang baik untuk tumbuh kembang janin, dan kesehatan ibu hamil.

Beragam makanan yang wajib dikonsumsi ibu hamil. Sayuran dan buah untuk ibu hamil sangatlah penting karena mengandung banyak nutrisi dan vitamin. Oleh karenanya dianjurkan dikonsumsi setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Ibu hamil dianjurkan memvariasi dan mengkombinasikan sayur dan buah agar mendapat manfaat yang maksimal.

Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Selain beras putih, beras merah merupakan varian makanan sumber karbohidrat kaya nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Banyak manfaat beras merah untuk ibu hamil, karena berbagai kandungan gizi didalamnya.

Meskipun sama-sama beras, beras merah memiliki genetik yang berbeda dengan beras putih. Dalam prosesnya, beras merah biasanya hanya ditumbuk untuk menghilangkan sekamnya, tanpa menggunakan mesin.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi hilangnya nutrisi yang ada pada beras merah.
Warna merah pada beras merah merupakan zat warna alami antosianin yang bersifat antioksidan, anti kanker, dan anti hipertensi. Selain keunggulan tersebut, beras merah mengandung banyak nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil.

Nutrisi, keunggulan dan manfaat beras merah untuk ibu hamil

Beras merah mengandung serat 14% lebih banyak daripada beras putih yang berguna dalam proses pencernaan. Selain itu dibanding beras putih, kandungan protein dalam beras merah 2-5% lebih tinggi. Nilai gizi lain dalam beras merah antara lain zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, omega 3, omega 6, dan fosfor yang penting untuk ibu dalam masa kehamilan. Lalu apa saja manfaat lain beras merah untuk ibu hamil, simak penjelasan berikut.

Sumber energi

Manfaat beras merah untuk ibu hamil yang pertama adalah sebagai sumber energi. Energi yang cukup pada ibu hamil akan memberikan efek tidak cepat lelah meskipun aktif beraktifitas.

Beras merah mengandung lebih banyak karbohidrat namun dengan nilai indeks glikemik yang lebih rendah dibanding beras putih. Ini dapat diartikan bahwa mengkonsumsi beras merah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga memberikan energi yang cukup untuk ibu hamil.

Indeks glikemik (Ig) adalah kemampuan makanan untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Semakin rendah nilai indeks glikemik pada suatu makanan menandakan bahwa makanan tersebut lebih sehat dan aman, terutama pada penderita diabetes.

Menjaga kadar gula pada darah

Salah satu manfaat beras merah untuk ibu hamil adalah menjaga kadar gula darah. Menjaga kadar gula pada ibu hamil berkaitan dengan menjaga kesehatan janin dan ibu hamil itu sendiri.

Indeks glikemik pada beras merah lebih rendah dibanding beras putih, yaitu 55 berbanding dengan 86. Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat yang lebih banyak terkandung dalan beras merah. Kadar gula yang terlalu tinggi pada ibu hamil akan menimbulkan masalah dalam kehamilan. Seperti, resiko lahir prematur, resiko robekan vagina lebih besar, infeksi selama kehamilan dan pasca kelahiran.

Kesehatan pencernaan

Manfaat beras merah untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah membantu sistem pencernaan. Dalam kondisi hamil, rahim pada ibu hamil akan membesar dan terjadi penekanan pada usus yang mengakibatkan sisa-sisa pencernaan di usus dan dapat menimbulkan susah BAB atau bahkan sembelit. Dengan mengkonsumsi makanan kaya serat seperti yang terdapat pada beras merah, ibu hamil akan terhindar dari masalah pencernaan.

Membantu pembentukansel darah merah

Zat besi yang terkandung dalam beras merah digunakan untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin.

Memperbanyak mengkonsumsi zat besi otomatis dapat membantu membentuk hemoglobin dan regenerasi sel pada ibu hamil dan janin.

Mengembangkan otak dan saraf janin

Terdapat banyak vitamin dan mineral yang terkandung dalam beras merah. Diantaranya mengandung vitamin B, magnesium dan fosfor. Nutrisi-nutrisi ini selain bagus untuk ibu hamil, juga berpengaruh pada perkembangan otak dan saraf janin. Pastikan untuk mencukupi semua nutrisi yang diperlukan agar ibu hamil dan janin tetap sehat.

Mengurangi kolesterol jahat

Dalam beras merah, terdapat kandungan bernama asam lemak-linolenat, asam lemak ini merupakan asam lemak tak jenuh yang sangat berguna dalam membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah terutama saat masa kehamilan. Kolesterol yang terkontrol tentu akan berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dan janin. Karena kolesterol yang terlalu tinggi dapat memicu penyakit lain seperti.

Antioksidan alami

Menjadi sumber antioksidan bagi tubuh merupakan salah satu manfaat beras merah untuk ibu hamil. Zat antosianin, zat besi, dan mangan yang terkandung dalam beras merah merupakan antioksidan alami yang berguna mencegah kerusakan sel-sel tubuh dari radikal bebas.

Kekebalan tubuh.

Antioksidan dalam beras merah juga dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh saat masa kehamilan. Tidak dapat dipungkiri ibu hamil akan lebih rentan terkena penyakit karena kondisi tubuhnya yang tidak stabil. Mengkonsumsi beras merah menjadikan metabolisme yang cukup dalam menjaga ketahanan tubuh dan janin ibu hamil. Nantinya setelah masa kelahiran, bayi akan jauh dari penyakit atau virus.

Mengkonsumsi berbagai makanan untuk mencukupi kebutuhan gizi pada masa kehamilan adalah hal penting yang harus dilakukan ibu hamil. Salah satu makanan yang mengandung banyak nilai gizi adalah beras merah. Manfaat beras merah untuk ibu hamil sangatlah beragam. Oleh karena itu disarankan bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi beras merah secara rutin. Selain baik untuk kesehatan ibu hamil, khasiat beras merah juga akan berdampak pada janin.

Ketahui Nutrisi Yang dibutuhkan Ibu Hamil

Ketahui Nutrisi Yang dibutuhkan Ibu Hamil

Asupan nutrisi merupakan hal penting bagi Ibu hamil. Selain penentu kesehatan ibu, tercukupinya nutrisi tentu akan berpengaruh pada perkembangan janin agar lahir dengan sehat. Kurangnya asupan nutrisi bisa berisiko pada ibu hamil dan janin. Jadi sangat penting untuk mengetahui nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil

Saat Anda hamil, Anda harus mulai memperhatikan sumber makanan yang Anda makan. Hal ini dikarenakan setiap makanan yang dikonsumsi ibu hamil akan diserap oleh janin sebagai nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Semakin baik makanan yang Anda konsumsi semakin baik juga nutrisi yang diserap oleh janin.

Apa sajakah nutrisi yang dibutuhkan Ibu Hamil

Apa sajakah nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil? Berikut kami tampilkan beberapa nutrisi yang harus di konsumsi ibu hamil agar selalu sehat dan janin berkembang sempurna.

Karbohidrat

nutrisi yanag dibutuhkan ibu hamil
karbohidrat merupakan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil sebagai sumber energi.

Karbohidrat dibutuhkan Ibu hamil untuk menyuplai seluruh energi tubuh. Karbohidrat akan dicerna dan diubah menjadi glukosa yang merupakan sumber energi. Energi yang cukup akan membantu metabolisme tubuh, sekaligus mencegah ibu hamil cepat kelelahan dalam beraktivitas. Pemilihan sumber karbohidrat untuk ibu hamil akan berpengaruh pada kandungan glukosa yang baik untuk proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil adalah karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh, agar gula darah tidak melonjak secara drastis. Misalnya nasi merah, roti gandum, dan kentang, daripada nasi putih, dan mie.

Protein

Protein dibutuhkan ibu hamil untuk memperbaiki jaringan sel dan otot yang mengalami kerusakan. Protein ikut andil dalam penyaluran darah dalam tubuh. Asupan protein yang tercukupi akan berpengaruh pada tumbuh kembang janin terutama perkembangan otak janin.

Protein yang dibutuhkan pada masa kehamilan sangat bervariasi tergantung pada usia, berat badan, usia kehamilan dan aktivitas fisik ibu hamil. Protein dapat diperoleh dari makanan yang bersumber dari hewan, seperti daging dan susu, unggas, dan makanan laut. Sumber protein juga dapat diperoleh pada kacang-kacangan dan polong-polongan

Zat besi

Zat besi digunakan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin.

Kekurangan zat besi pada tubuh dapat mengakibatkan anemia atau kekurangan darah, yang berbahaya bagi ibu hamil. Anemia sangat berpengaruh pada fungsi kekebalan tubuh dan meningkatnya resiko infeksi, serta meningkatnya resiko pendarahan saat melahirkan.

Untuk mencegah anemia tersebut ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah dan kacang-kacangan

Serat dan Vitamin

Salah satu kandungan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil adalah serat dan vitamin. Serat membantu sistem pencernakan  dan mencegah sembelit pada masa kehamilan. Kandungan serat banyak terkandung pada sayur-sayuran. Sedangkan kebutuhan vitamin bisa terpenuhi dengan mengkonsumsi buah-buahan.

Vitamin yang diperlukan ibu hamil antara lain, Vitamin A untuk kesehatan kulit dan mata, yang terdapat pada wortel dan sayuran hijau. Vitamin C untuk kesehatan gigi tulang, dan membantu penyerapan zat besi. Selain buah-buahan yang kaya akan vitamin. Ibu hamil juga harus mencukupi sereal, biji-bijan, daging dan susu untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan B12 yang membantu pembentukan darah sel darah merah.

Kalsium

Kalsium dibutuhkan untuk membangun kesehatan tulang dan gigi janin. Kalsium juga membantu tubuh mengatur cairan, membantu kerja fungsi saraf dan kontraksi otot. Kalsium juga dibutuhkan untuk memproduksi ASI serta mencegah osteoporosis pada ibu. Susu adalah sumber kalsium yang baik untuk ibu hamil. Selain itu ikan teri juga bisa dikonsumsi oleh ibu hamil sebagai sumber kalsium.

Lemak

Lemak dibutuhkan ibu hamil sebagai nutrisi yang penting untuk mendukung tumbuh kembang janin terutama perkembangan otak dan matanya. Asupan lemak yang cukup juga berfungsi sebagai kebutuhan energi ibu dan janin saat persalinan normal.

Tidak ada batasan dalam mengkonsumsi jumlah lemak pada ibu hamil. Meski begitu. Tetap saja tidak disarankan untuk mengkonsumsi lemak secara berlebihan. Pilihlah sumber makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan salmon, buah alpukat, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Makanan sangat berpengaruh untuk ibu hamil dan perkembangan janin. Karena makanan adalah sumber nutrisi yang diperlukan selama proses kehamilan. Pastikan untuk mencukupi semua nutrisi yang dibutuhkan Ibu Hamil agar tubuh dan janin tetap sehat.

Daftar Makanan untuk Ibu Hamil

Daftar Makanan untuk Ibu Hamil

Hamil menjadi sebuah kebahagian bagi perempuan setelah menikah. Momen kehamilan merupakan salah satu momen yang dinantikan karena seorang ibu sedang menantikan lahirnya sang buah hati. Maka makanan untuk ibu hamil penting untuk dikonsumsi.

Pada masa awal-awal kehamilan, seorang ibu akan merasakan mual, tidak nyaman, sehingga berpengaruh pada nafsu makannya. Jangan menyerah untuk menyuplai tubuh dengan makanan bergizi meski rasa mual terus mengganggu. Mengatur makanan untuk ibu hamil sangatlah penting, tidak hanya bagi kesehatan tubuh, namun untuk tumbuh kembang janin. Oleh karena itu penting bagi seorang calon ibu untuk mengetahui nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil dan sumber makanannya

Berikut kami merangkum dari berbagai sumber makanan untuk ibu hamil.

1. Gandum & Nasi Merah

makanan untuk ibu hamil beras merah organik pulen
Nasi merah makanan baik untuk ibu hamil

Karbohidrat merupakan sumber makanan untuk ibu hamil, yang berfungsi sebagai sumber energi. Karbohidrat juga dibutuhkan janin dalam membantu perkembangannya di dalam kandungan.

Gandum dan nasi merah merupakan sumber karbohidrat kompleks yang bagus untuk ibu hamil. Gandum dan nasi merah mengandung lebih banyak serat, dan mempunyai nilai indeks glikemik yang lebih rendah dibanding beras putih. Ini dapat diartikan bahwa mengkonsumsi gandum dan nasi merah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga memberikan energi yang cukup untuk ibu hamil.

2. Ikan

Makanan tinggi protein sangat penting untuk perkembangan janin. Salah satu makanan berprotein tinggi namun tetap rendah lemak adalah ikan. Asam lemak omega 3 pada ikan, berperan pada perkembangan sel otak dan saraf janin.
Ikan yang disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil antara lain, ikan teri, ikan salmon, ikan tuna, dan ikan lele.

3. Telur

Telur merupakan mengandung banyak nutrisi yang banyak dibutuhkan ibu hamil dan janin. Telur merupakan bahan makanan yang mudah didapat dan dengan harga terjangkau namun tetap menyimpan banyak vitamin. Salah satunya adalah kandungan Choline dalam telur yang baik untuk perkembangan otak dan kesehatan tubuh janin. Kekurangan asupan choline pada ibu hamil berisiko menimbulkan cacat tabung saraf atau menurunnya fungsi otak pada janin.

4. Ubi

Makanan satu ini sering dianggap sebelah mata karena harganya yang murah. Padahal ubi menyimpan banyak kandungan vitamin A yang berperan penting dalam pembentukan sel-sel kesehatan pada janin. Selain itu, ubi juga mengandung vitamin B6, potasium, vitamin C, zat besi, serta beta-karoten. Kandungan yang terdapat dalam ubi ini baik untuk perkembangan mata, tulang, dan kulit bayi. Jadi ubi masuk dalam daftar makanan penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil

5. Kacang

Ibu-ibu pada masa kehamilan pasti dilarang untuk mengkonsumsi snack, karena kebanyakan snack mengandung terlalu banyak zat pengawet dan zat lainnya yang membahayakan perkembangan janin. Kacang bisa sebagai alternatif cemilan sehat bagi ibu hamil.

Selain mengandung serat yang baik untuk pencernaan ibu hamil, kacang  merupakan sumber dari protein, zat besi, asam folat, kalium, magnesium, dan asam lemak esensial. Karena hal ini kacang mampu meringankan keluhan sakit, seperti sembelit dan wasir.

6. Susu dan produk olahannya

Ibu hamil lebih berisiko terkena defisiensi kalsium, terutama kalsium tidak hanya digunakan untuk dirinya sendiri melainkan juga untuk perkembangan tulang pada janin. Susu dan produk olahannya atau biasa disebut dairy product, kaya akan kalsium yang merupakan komponen nutrisi penting untuk memberikan bayi di dalam rahim pertumbuhan tulang dan gigi sehat.

Selain banyak mengandung nutrisi lain seperti vitamin D, rasanya yang enak membuat susu dan produk olahannya menjadi favorit banyak orang. Pada ibu hamil sebaiknya menghindari susu mentah atau susu yang belum diolah. Susu mentah beresiko mengandung bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Pilihlah susu yang bersifat rendah lemak, seperti yoghurt, es krim dan keju. Produk-produk ini sudah mengalami proses sedemikian rupa sehingga kandungan lemak jenuhnya sudah berkurang. Namun perhatikan pula olahan susu yang terlalu banyak mengandung gula, seperti es krim. Untuk keju, perlu diperhatikan pula kandungan garam di dalamnya, biasanya disebutkan dalam kandungan natrium atau sodium. Kandungan garam yang tinggi ikut berkontribusi pada naiknya tekanan darah.

7. Sayuran hijau

Mengkonsumsi sayur untuk ibu hamil, merupakan hal baik untuk mendukung tumbuh kembang janin. Sayuran baik untuk ibu hamil karena nilai kandungan nutrisinya yang kaya akan zat besi, asam folat serta berbagai vitamin dan mineral. Banyak varian sayur dan berbagai nutrisinya yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil secara bergantian setiap harinya.

referensi: https://en.m.wikipedia.org/wiki/Nutrition_and_pregnancy 

Sayuran yang mengandung vitamin seperti beta karoten, vitamin C dan asam folat bisa membantu bayi memiliki bobot yang cukup saat lahir. Mengkonsumsi sayuran dapat mengurangi resiko anemia, obesitas dan mengontrol tekanan darah ibu hamil.Contoh sayuran hijau yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil antara lain; bayam, brokoli dan kangkung.

Mengkonsumsi berbagai jenis makanan diatas dapat menunjang kesehatan ibu hamil dan janin. Selain rasanya, pemilihan makanan harusnya memenuhi nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Jadilah calon ibu yang cerdas dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat.

Hal Penting dalam Menjalankan Diet Mayo

Hal Penting dalam Menjalankan Diet Mayo

ekafarm.com – Beberapa hal penting harus Anda ingat dan laksanakan untuk diet mayo yang optimal. Poin penting ini adalah semacam aturan main dalam melakukan diet mayo. Berikut beberapa penjelasan mengenai poin penting yang tidak boleh terlewat dan tertinggal:

Poin Penting dalam Menjalankan Diet Keto

1. Tidak Menambahkan Garam ke dalam Makanan
Sama sekali tidak diperkenankan untuk menambah garam dalam menu diet mayo Anda. Begitupun dengan penggunaan mentega atau butter. Sangat disarankan menggunakan mentega tawar (unsalted butter) atau minyak kelapa untuk menggoreng dan apabila bosan dengan menu rebus.

2. Wajib Konsumsi Air Mineral sebanyak 8 gelas/hari (2 liter) dan Tidak Diperbolehkan Konsumsi Es
Dengan cukup minum air saat melaksanakan diet mayo, akan membantu kinerja ginjal dan jantung dalam proses detoxifikasi. Tidak hanya ginjal dan jantung, organ hati atau liver akan terbantu. Kinerja otak pun akan meningkat pesat dan terhindar dari berbagai bahaya akibat dehidrasi.

3. Menu daging sapi rebus dapat diubah menjadi daging sapi goreng, namun harus menggunakan mentega tawar (unsalted butter) atau minyak kelapa
Sama dengan penjelasan yang telah disebutkan sebelumnya. Garam justru akan mengikat air dalam sel tubuh manusia. Bertambah pula beban metabolisme sel di dalam tubuh. Hindari penggunaan garam untuk keberhasilan diet mayo Anda.

Baca Juga: VCO, minyak kelapa yang murni

4. Sayuran tidak direbus terlalu lama

Sayuran yang direbus lama justru akan menghilangkan kandungan nutrisi dan mineral di dalamnya. Untuk mendapatkan manfaat dari sayuran secara optimal jangan rebus terlalu lama. Sangat pula disarankan untuk memilih sayuran organik yang bebas pestisida dan bebas dari bahan kimia lainnya.

5. Makan malam harus dilaksanakan sebelum pukul 18.00
Makan di malam hari juga akan mengganggu tidur Anda. Kalori yang Anda butuhkan untuk mengolah makanan akan lebih banyak. Serta dapat menjadi resiko terjadinya penyakit reflux serta peningkatan asam lambung.

6. Melanggar satu hari menu diet mayo wajib mengulang keseluruhan diet dari hari pertama
Komitmen sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan diet mayo. Meski 13 hari terbilang singkat, namun berbagai testimoni beberapa orang yang telah melaksanakan diet mayo menyatakan bahwa diet ini tidaklah mudah. Terlebih apabila Anda memiliki kebiasaan dengan konsumsi garam.

7. Hanya pada hari ke 4 dan 11 tidak konsumsi daging
Protein amat dibutuhkan dalam proses detoxifikasi dalam diet mayo. Kurangi dan gantilah nasi putih dengan karbohidrat kompleks seperti roti tawar, oatmeal maupun karbohidrat yang berasal dari tumbuhan seperti kentang dan umbi umbi an.

8. Buah buahan pada menu sehari-hari
Anda dapat memilih pisang, apel ataupun jenis buah lain yang mudah untuk ditemukan. Pilihlah buah yang banyak mengandung air dan mudah dicerna. Hindari durian dan nangka karena akan membuat perut begah dan bergas.

Diet mayo telah terbukti mampu menjaga bentuk badan tidak kembali gemuk setelah Anda melaksanakan pengaturan diet mayo sederhana ini selama 13 hari. Terdapat pula bermacam catering maupun usaha rumah makan yang menyediakan dan menawarkan jasa menu diet mayo. Sehingga tidak perlu susah dan repot berbelanja jika Anda tidak memiliki waktu untuk menyiapkan diet mayo sederhana. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga: Diet dengan teh mawar

Resep Camilan Keju, Camilan Enak dan Sederhana

Resep Camilan Keju, Camilan Enak dan Sederhana

ekafarm.com – Kentang goreng merupakan camilan yang disukai oleh hampir semua orang. Olahan kentang seperti perkedel, pasta atau lainnya nampaknya juga tak bisa ditolak begitu saja oleh penggemar kentang. Nah, ngomongin soal olahan kentang, kali ini saya punya resep olahan kentang yang kini lagi kekinian dan hits banget. Soal rasa jangan khawatir, rasanya sungguh enak kebangetan dan bikin ketagihan.

Berikut beberapa resep kentang keju

Penasaran olahan kentang apa? Yakni kentang keju kekinian enaknya kebangetan. Dan berikut resepnya.

Bahan

500 gram kentang
100 gram tepung maizena
50 gram keju parut
Garam (secukupnya)
Lada bubuk (secukupnya)
Kaldu ayam bubuk (secukupnya)
1 batang daun seledri (cincang halus)
Minyak goreng

Cara Membuat

Rebus atau kukus kentang hingga matang dan empuk. Kupas kulitnya, hancurkan kentang.
Tambahkan tepung maizena, keju parut, garam, lada bubuk, kaldu ayam dan daun seledri ke dalam kentang.
Aduk semua bahan hingga rata dan pastikan rasanya pas.
Cetak kentang dengan cara diambil sedikit dari wajan kemudian gulung-gulung pakai tangan sesuai selera.
Panaskan minyak, goreng kentang keju hingga bagian luarnya kering dan berwarna kuning keemasan.
Angkat kentang keju goreng yang matang, tiriskan.
Sajikan kentang keju ini bersama saus sambal atau saus tomat.

Gimana ladies, resep cara membuat kentang keju kekinian enaknya kebangetan yang sangat mudah bukan? Selamat mencoba resep ini dan semoga keluarga terutama buah hati di rumah suka ya.

 

Ada banyak cara membuat camilan, salah satunya adalah kentang keju krispi. Caranya? Ikuti saja resep ini.

Bahan

2 buah kentang ukuran besar (sekitar 200 gr)
4 sdm tepung maizena
30 gr keju cheddar parut
garam dan merica bubuk secukupnya
daun seledri, cincang halus

Cara membuat

Kukus kentang dan lumatkan selagi masih hangat.
Campurkan kentang dengan semua bahan, aduk rata hingga kalis. Bentuk adonan memanjang, dan goreng hingga kering dan kecokelatan.
Tiriskan dan siap dinikmati dengan saus favorit.

 Baca Juga:

manfaat keju untuk kesehatan
tips mengkonsumsi keju
resep ayam geprek keju mozzarella

Tips Mencegah Penuaan Dini

Tips Mencegah Penuaan Dini

ekafarm.com – Ketika usia Anda mendekati 30 tahun, Anda akan menyadari perubahan besar pada kulit Anda. Terutama bagi mereka yang kurang menjaga kesehatan kulit. Dengan kehidupan penuh stres seperti sekarang ini, penuaan kulit menjadi salah satu masalah yang harus diperhatikan banyak orang. Oleh karenanya, baik wanita maupun pria, ketika mereka menginjak usia 30 tahun, mereka mulai menemukan tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan pada kulit

Mencegah Penuaan Dini

Berikut adalah cara paling ampuh untuk mencegah penuaan kulit dini:

1. Minum banyak air
Ketika usia Anda bertambah tua, kulit akan menjadi lebih kering. Anda akan mulai menyadari bahwa kulit Anda menghasilkan sedikit minyak atau tidak seperti sebelumnya. Maka, pastikan bahwa Anda selalu menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum banyak air. Hal ini juga membantu untuk membuang racun dari tubuh.

2. Cukup tidur
Ketika kulit mulai mengalami penuaan, bahkan kurang tidur beberapa jam saja bisa menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata Anda. Jadi, jangan pernah lewatkan waktu tidur Anda.

3. Gunakan krim malam
Ketika kita masih muda, kita mungkin tidak menyadari apa manfaat dari memakai krim malam. Tetapi, ketika usia Anda bertambah tua, Anda harus membiasakan diri untuk memakai krim malam setiap hari.

Masker Tepung Beras Hitam dapat menjadi salah satu alternatif masker yang dapay di gunakan dan di manfaatkan sebagai masker memperkencang dan mencerahkan kulit.

4. Rajin membersihkan kulit
Anda dapat menggunakan make-up untuk menutupi noda-noda pada kulit. Namun ingat, Anda harus rajin membersihkan make up sebelum tidur. Kosmetik kimia dapat mempercepat munculnya keriput.

5. Makanan kaya anti-oksidan
Apa yang Anda makan juga memainkan peran besar dalam memperlambat penuaan kulit. Konsumsi makanan yang kaya antioksidan seperti berry, brokoli dan paprika. Mereka dapat membantu membangun kolagen segar di bawah kulit Anda.

6. Hindari kebiasaan tidak sehat
Kebiasaan buruk seperti merokok dan minum kafein dapat mempercepat penuaan. Untuk itu, jalankan gaya hidup sehat untuk tetap awet muda dan segar.

Selain itu setelah mandi, Anda harus mengoleskan pelembap pada kulit untuk mencegah penuaan dini. Kekeringan dapat memunculkan lebih banyak keriput di kulit Anda.

Baca Juga:
Tepung Beras Hitam
Tepung Beras Merah

Olahraga untuk Mengecilkan Perut, Wajib Dicoba

Olahraga untuk Mengecilkan Perut, Wajib Dicoba

ekafarm.com – Mencari jenis olahraga untuk mengecilkan perut terkadang tidak mudah. Dalam mengecilkan perut, bukan hanya kerja kerasnya yang penting, namun memilih macam olahraga untuk mengecilkan perut yang ampuh juga sangat penting untuk menunjang hasil akhir dari usaha Anda.

Olahraga untuk Mengecilkan Perut yang Bisa Dicoba

1. Jogging atau Jalan Kaki
Olahraga untuk mengecilkan perut yang paling ampuh ialah jogging. Jogging atau berjalan kaki dengan cepat dapat membakar kalori lebih banyak dan meningkatkan laju metabolisme tubuh.
Jogging atau jalan kaki adalah olahraga paling sederhana yang dapat dilakukan untuk membakar lemak. Ditambah lagi Anda hanya perlu sepasang sepatu lari untuk melaksanakannya. Lakukan olahraga ini setiap hari dengan durasi minimal 30 menit.

2. Bersepeda
Melakukan kegiatan bersepeda baik yang statis atau menggunakan sepeda asli dapat menjadi pilihan olahraga untuk mengecilkan perut buncit.Sama halnya seperti jogging atau jalan kaki, bersepeda setiap hari dengan durasi minimal 30 menit perkalinya akan menurunkan timbunan lemak di perut Anda.

3. Sit Up
Sit up sudah terkenal sebagai cara mengecilkan perut buncit. Namun ternyata keampuhan olahraga ini kalah jauh dibandingkan lari atau jogging. Sit up sendiri memiliki manfaatnya tersendiri yaitu dapat melatih otot perut agar ketika lemak perut Anda hilang, perut terlihat kencang.

4. Melakukan Gaya Hidup Sehat
Jadi, melakukan olahraga untuk mengecilkan perut sangat baik untuk dilakukan. Selain olahraga, Anda juga dapat memodifikasi gaya hidup Anda menjadi lebih sehat agar kualitas kesehatan Anda makin bertambah.

Menghindari minuman manis dan memilih air mineral merupakan hal sederhana yang dapat Anda lakukan. Cobalah lebih menyukai air mineral sebagai pelengkap hari Anda dibandingkan minuman manis yang mengandung gula dan kalori yang dapat membuat perut Anda buncit.

Tambahkan proporsi protein dalam makanan Anda dan kurangi jumlah karbohidrat. Karbohidrat yang dimakan dalam jumlah berlebih akan ditimbun menjadi lemak oleh tubuh.

Konsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan. Serat merupakan jenis nutrisi yang sulit dihancurkan oleh tubuh. Ada 2 macam serat yang dapat kita makan, yaitu serat yang tidak larut dalam darah dan serat yang larut dalam darah. Untuk hasil optimal, kombinasikan kedua macam serat ini dalam menu keseharian Anda.

Ganti Nasi Anda dengan nasi merah. Beras merah mengandung Vitamin B2 dan B12 membantu mengatur kadar gula dalam darah. Sehingga tubuh tidak mudah merasakan lapar. Vitamin B2 dan B12 juga membantu tubuh meningkatkan energi atau sebagai booster energi. Sehingga energi dari makanan lebih efektif dan efisien, tidak boros.