Resep MPASI untuk Buah Hati

Resep MPASI untuk Buah Hati

Resep MPASI – Makanan Pendamping Air susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi yang diberikan pada bayi atau anak usia 6 sampai 24 bulan. Yang berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. Pemberian MPASI yang cukup kualitas dan kuantitas penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang sangat pesat pada periode ini, tetapi sangat diperlukan higienitas dalam pemberian MPASI tersebut.

Sanitasi dan higienitas MPASI yang rendah memungkinkan terjadinya kontaminasi mikroba yang dapat meningkatkan risiko atau infeksi lain pada bayi. Selama kurun waktu 4 sampai 6 bulan pertama ASI masih mampu memberikan kebutuhan gizi bayi, setelah 6 bulan produksi ASI menurun sehingga kebutuhan gizi tidak lagi dipenuhi dari ASI saja. Peran makanan tambahan menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Maka dari itu disini saya akan memberikan Resep MPASI untuk buah hati. Berikut Resep MPASI : 

Baca Juga : Resep Makanan Dari Beras Hitam Organik

Bubur Beras Merah organik, bakso, udang dan keju

Resep MPASI untuk buah hati yang pertama adalah bubur beras merah organik, bakso, udang dan keju. MPASI kali ini di peruntukan untuk membantu menambah berat badan. berikut bahan dan tahap Resep MPASI

Bahan : 

  • 35 gr Beras merah organik ( gunakan beras organik dari EKA FARM )
  • 350 ml air
  • 10 gr wortel yang sudah diparut halus
  • 10 gr buncis cincang
  • 20 gr udang cincang
  • 15 gr bakso cincang
  • 10 gr keju 
  • 1 siung bawang putih dan bawang merah
  • 1 ruas jahe geprek
  • 1 lembar daun salam
  • 1 lembar daun jeruk
  • 1 sendok makan minyak jagung untuk menumis

Langkah :

  1. Siapkan semua bahan terlebih dahulu
  2. Siapkan minyak untuk menumis bawang merah, bawang putih. Tunggu sampai aromanya harum
  3. Setelah aroma bawang tercium masukan udang dan bakso, tumis hingga udang dan bakso berubah warna.
  4. Setelah udang warnanya berubah masukan wortel, buncis, daun salam, jahe dan daun jeruk. Jangan lupa masukan airnya juga 
  5. Setelah airnya agak panas masukan beras organiknya beserta kejunya
  6. tunggu hingga mendidih. Jangan lupa aduk – aduk agar tidak terjadi kematangan yang menempel pada pancinya.
  7. Aduk – aduk terus sampai airnya menyusut. Untuk tekstur kekentalan buburnya sesuaikan dengan kemampuan buah hati ya moms.
  8. Jika terasa teksturnya sudah sesuai yang kita inginkan matikan kompor
  9. Kalo saya si baby masih baru jalan 7M, Jadi buburnya 75% blender kurang lebih 25% saring
  10. Bubur siap disajikan untuk si buah hati 

Baca Juga : Resep Makanan dari beras Coklat Organik

Bubur beras coklat organik MPASI

Resep MPASI untuk buah hati yang kedua adalah bubur beras coklat organik MPASI. Kali ini menu MPASI yang cukup simpel  yang bertujuan untuk mengenalkan rasa dan mendeteksi alergi pada buah hati. berikut Resep MPASI untuk buah hati :

Bahan:

  • 1 Sdm beras coklat organik
  • 120 ml air
  • ASIP secukupnya
  • EVOO secukupnya

Langkah :

  1. Masak beras dengan air menggunakan slow cooker, atur waktu selama 2 jam
  2. setelah masak, sering menggunakan saringan kawat. Kerok bagian bawahnya
  3. Atur kekentalan bubur menggunakan ASIP kemudian tambahkan EVOO sesuai kebutuhan buah hati.

Baca Juga : 5 Manfaat Beras Hitam Organik

MPASI bubur beras hitam Oatmeal kurma

Resep MPASI untuk buah hati yang terakhir adalah MPASI bubur beras hitam Oatmeal kurma. Resep kali ini dapat kamu gunakan untuk mendapangi pemberian asi. Berikut Resep MPASI untuk buah hati :

Bahan : 

  • 3 Sdm beras hitam organik
  • 5 Sdm oat rolled
  • 3 kurma
  • 170 ml air mineral
  • oregano tabur
  • parsley tabur
  • basil tabur
  • 30 ml Asi setelah bubur jadi
  • 1 sdm Evoo setelah bubur jadi

Langkah :

  1. Beras hitam organik di cuci terlebih dahulu dengan air mengalir setelah dicuci, direbus di air mendidih selanjutnya.
  2. Oat dan kurma di masukan ke dalam panci yang sudah mendidih bersama beras hitam yang lebih dulu masukan tunggu beberapa menit hingga air menyusut. 
  3. Bahan yang sudah matang selanjutnya di blender sampai halus
  4. Setelah bubur blend tambahkan 30 ml ASI, EVOO, oregano, parsley, dan basil
  5. setelah semua siap sajikan untuk buah hati.

 

Nah, Terima Kasih untuk anda yang sudah membaca tulisan saya ini tentang Resep MPASI untuk buah hati. Untuk moms yang sedang mencari beras organik, anda dapat membeli beras organik melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK JOGJA

MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL

MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL

Umbi garut adalah sumber pangan lokal yang mengandung nilai gizi tinggi dan bebas gluten. Salah satu olahan umbi garut yaitu tepung garut. Tepung garut berpotensi besar untuk mengurangi ketergantungan rakyat Indonesia akan tepung terigu ataupun tepung beras. Anda dapat mengganti tepung terigu dengan tepung garut untuk membuat roti atau kue kesukaan yang lebih bersahabat dengan sistem pencernaan serta stabilitas gula darah Anda.

Baca juga: YUK, KENALAN DENGAN TEPUNG GARUT

Jika Anda masih suka mengonsumsi tepung terigu, maka ada baiknya Moms mempertimbangkan untuk menggantinya dengan alternatif yang lebih sehat. Salah satu alternatif tepung sehat yang tidak mengandung zat gluten, kaya akan kandungan gizi, termasuk untuk mencukupi gizi ibu hamil yaitu tepung garut.

Kandungan gizi dalam tepung garut yang dibutuhkan untuk mendukung masa kehamilan yaitu berupa makronutrien ataupun mikronutrien. Tepung garut menjadi sumber karbohidrat yang juga mengandung protein dan lemak. Selain itu, tepung garut juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk mencukupi asupan gizi ibu hamil. Tepung garut dapat membantu mencukupi kebutuhan kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, kalium, selenium, vitamin B6 (piridoksin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B9 (folat).

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil

Mengutip dari drhealthbenefits.com, konsumsi tepung garut untuk ibu hamil dapat memberikan banyak manfaat.

1. Mendukung perkembangan tulang belakang dan otak janin

Pertumbuhan dan perkembangan otak serta tulang janin (spina bifida) membutuhkan peran dari folat. Tepung garut mengandung senyawa folat dengan kadar yang cukup tinggi sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan folat harian ibu hamil.

2. Meringankan gejala kehamilan

Pada trimester awal, ibu hamil biasanya akan mengalami gejala seperti mual dan pusing. Kandungan vitamin B6 dalam tepung garut berperan untuk membantu mengurangi rasa mual dan pusing saat hamil.

3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Dalam 100 gram umbi garut mentah, terkandung sekitar 1,3 gram serat pangan. Kandungan serat dalam tepung garut mampu melancarkan proses pencernaan makanan sehingga membuat sistem pencernaan kita lebih mudah bekerja. Pergerakan makanan dalam usus akan lebih efisien. Selain itu, serat pun akan membantu merangsang penyerapan nutrisi di usus sehingga dapat mencegah gejala gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit atau sulit buang air besar.

Baca juga: TEPUNG GARUT BANTU ATASI GANGGUAN PENCERNAAN

4. Sumber energi bagi ibu hamil

Mengacu dari data USDA, kandungan gizi dalam 100 gram umbi garut mentah yaitu sebagai berikut.

  • Energi 65 kalori
  • karbohidrat 13,39 gram
  • serat pangan 1,3 gram
  • protein 4,24 gram
  • lemak 0,20 gram

Saat hamil, calon ibu tidak hanya bertanggungjawab untuk memberi suplai energi bagi dirinya sendiri, melainkan juga untuk tumbuh kembang janin. Pada masa kehamilan, seringkali calon ibu akan merasakan kelelahan yang menjadi indikator dibutuhkannya asupan energi. Tepung garut adalah sumber karbohidrat, protein, dan juga lemak bagi tubuh. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh yang kemudian akan digunakan untuk metabolisme sel dan jaringan.

5. Menjaga kesehatan sel dan jaringan ibu dan janin

Umbi garut memiliki kandungan protein paling tinggi dibandingkan umbi- umbian lain. Protein adalah zat yang berperan penting sebagai blok pembangun pada setiap fase kehidupan. Protein dalam tepung garut berperan penting dalam pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan tubuh. Protein berfungsi untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang dan otot, memproduksi hormon, dan membantu sistem imun dalam memerangi infeksi.

6. Menjaga berat badan

Saat Anda mengkonsumsi serat larut, rasa lapar akan terkontrol sehingga gula darah Anda pun cenderung lebih stabil. Mengapa demikian? Masih banyak orang, termasuk para pra-diabetes dan penderita diabetes yang belum mampu mengontrol menu makanan harian, termasuk camilannya sehingga saat lapar cenderung mengkonsumsi makanan tinggi indeks glikemik. Dampaknya tentu saja kenaikan kadar gula dalam darah.

Baca juga: Diet Dengan Tepung Garut, Beras Merah dan Kentang

7. Memenuhi mikronutrien penting bagi ibu hamil

Saat hamil, Anda membutuhkan mikronutrien dalam jumlah yang lebih banyak, seperti zat besi, magnesium, dan yang lainnya. Dalam 100 gram umbi garut mentah terdapat 25 gram magnesium dan 1,5 mg zat besi. Ibu hamil membutuhkan mikronutrien tersebut untuk menjaga kesehatan janin dan mendukung perkembangannya secara optimal.

Yuk, Moms, selingi atau ganti tepung Anda dengan tepung garut saat hamil dan rasakan manfaat tepung garut untuk ibu hamil. Tepung garut Eka Farm terbuat dari 100% pati umbi garut pilihan untuk mendukung kesehatan Anda sekeluarga.

Nah, itulah penjelasan MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Jika anda sedang mencari Tepung Garut. Anda dapat memesannya di https://www.ekafarm.com/ atau silahkan hubungi whatsapp 0811-2650-296

PERMASALAHAN SUSU SKM UNTUK PENGGANTI ASI

PERMASALAHAN SUSU SKM UNTUK PENGGANTI ASI

Susu kental manis atau sering disingkat menjadi SKM ternyata masih banyak diandalkan para ibu sebagai pengganti ASI atau pelengkap ASI. Padahal, seharusnya ASI full harus diberikan hingga 2 tahun jika memungkinkan dan SKM tidak dianjurkan untuk anak usia di bawah 1 tahun.

Permasalahan SKM untuk pengganti ASI

Penemuan SKM oleh Gail Borden adalah salah satu efek Perang Sipil. Pada saat penemuannya, SKM diperuntukkan bagi para tentara saat Perang Sipil. Penambahan gula sebagai zat pengawet susu membuatnya memiliki masa simpan yang lebih panjang dan dapat didistribusikan tanpa risiko tumpah. Akan tetapi, pada perkembangannya SKM diberikan pada balita, bahkan pada bayi usia menyusui ASI eksklusif.

Baca juga: Bahaya Gula Putih Biasa

Permasalahan SKM untuk pengganti ASI masih banyak dijumpai di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Jakarta dan Jawa Barat. Menurut survei Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dan Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, masih terdapat 25,7% ibu yang memberikan SKM pada balita di Jakarta, sedangkan di Jawa Barat yaitu sebanyak 28%. Dari hasil survei yang dirilis CNN Indonesia (20/11/2020) yang melibatkan 1.268 ibu dan balita.

Sebanyak 341 ibu atau 26,9% di DKI Jakarta dan Jawa Barat menganggap bahwa susu adalah SKM. Fakta yang miris yaitu ditemukan 60% anak usia 0-2 tahun sudah diberi SKM. Padahal, usia tersebut adalah usia yang masih dianjurkan untuk diberi ASI. Fakta lain yang mengejutkan yaitu sekitar 65% responden memberikan SKM lebih dari sekali dalam sehari.

Iklan dan strategi marketing SKM membantu pembentukan persepsi para orang tua

Ketua YAICI, Arif Hidayat, S.E., M.M., mengatakan bahwa persepsi salah mengenai SKM telah berlangsung berpuluh- puluh tahun. Persepsi yang sudah mendarah daging tersebut memang membutuhkan usaha yang lebih ekstra untuk diluruskan.

Bahasa iklan dan strategi marketing seringkali tidak berfokus pada kesehatan jangka panjang target pasarnya. Iklan SKM sejak dahulu kala dibuat sedemikian rupa sehingga membentuk persepsi para penontonnya bahwa SKM itu menyehatkan dan nikmat. Selain itu, seringkali iklan SKM menonjolkan berbagai macam kandungan gizi yang dibutuhkan oleh anak. Padahal, SKM selalu memiliki kandungan gula yang tinggi dan gizinya pun bisa didapatkan dengan cara fortifikasi atau pengayaan gizi yang tidak terkandung dalam makanan tersebut.

Menurut WHO, idealnya MPASI diperkenalkan setelah bayi menginjak usia 6 bulan. Sebelum usia itu, maka para ibu dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya. Akan tetapi, tidak semua bayi bisa mendapatkan ASI eksklusif, baik karena tidak memiliki sosok ibu atau ASI ibu memang tidak bisa keluar. Solusi permasalahan itu adalah ditemukannya susu formula pada awal abad ke-20.

Ikatan Dokter Indonesia mengungkapkan bahwa SKM dibuat melalui proses penguapan dengan kandungan protein rendah dan kadar gula tinggi. Mengutip dari tirto.id, kandungan gula dalam satu porsi SKM melebihi 50% total kalorinya. Padahal, menurut WHO, aturan konsumsi gula tambahan tidak boleh melebihi 10% total kalori harian. Protein dalam SKM pun lebih rendah daripada susu formula bubuk.

Edukasi pentingnya pemberian ASI

Pemberian ASI pada anak di bawah 2 tahun merupakan salah satu upaya untuk mencegah 1,4 juta kematian setiap tahunnya pada balita di negara berkembang (Black dkk., 2008). Menurut IDAI, pemberian susu untuk anak di atas 1 tahun, baik itu ASI ataupun susu lain hanya boleh diberikan maksimal 30% dari total kalori harian.

Mengutip dari Media Indonesia, konsumsi SKM telah merenggut korban gizi buruk di Batan dan Kendari. Korban gizi buruk tersebut adaah bayi berusia 0-23 bulan. Bahkan, seorang bayi berusia 10 bulan meninggal dunia akibat kekurangan gizi.

Beberapa kekurangan gizi yang dapat terjadi pada anak- anak akubat SKM yaitu beriberi (kekurangan vitamin B1), batu ginjal pada anak yang berasosiasi dengan rendahnya keberagaman makanan usia MPASI. Mengutip dari penelitian yang dipublikasikan dalam PLoS One, kekurangan ASI menjadi salah satu penyebab tingginya kasus malnutrisi dan kematian bayi.

Terkadang, pengambilan keputusan tentang ASI dipengaruhi oleh pihak keluarga. Sebuah penelitian yang dilakukan di Laos mengungkapkan hasil bahwa dalam mengambil keputusan, ada pengaruh dari keluarga ayah bayi. Ibu yang memberikan ASI (kolostrum) pada bayinya memiliki potensi yang lebih kecil untuk memberikan pengganti ASI.

Edukasi tentang pentingnya ASI bukan hanya harus dikomunikasikan kepada para ibu, tetapi juga para ayah. Ayah, selain sebagai kepala keluarga juga menjadi salah sata support system terpenting dan terdekat bagi istrinya. Peran ayah untuk memberikan dukungan menyusui ASI eksklusif dalam berbagai bentuk dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemberian ASI.

Jadi, yuk sama- sama kita dukung para ibu untuk menyusui bayinya selama 2 tahun sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya ASI. SKM bukan menjadi jalan alternatif pengganti ASI, melainkan

 

 

 

 

BINGUNG PILIH MPASI? BERAS MENTIK WANGI SUSU PILIHANNYA

BINGUNG PILIH MPASI? BERAS MENTIK WANGI SUSU PILIHANNYA

Beras Mentik Wangi Susu untuk MPASI – Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau biasa disingkat menjadi MPASI umumnya diberikan setelah bayi berumur 6 bulan. MPASI diberikan untuk menambah nutrisi pada bayi. Mulai umur 6 bulan, umumnya gigi bayi sudah tumbuh. Oleh karenanya, pemberian asupan tambahan selain ASI menjadi penting untuk mengasah kemampuan motorik bayi. Selain itu, pada masa ini, bayi sudah mulai banyak beraktivitas sehingga butuh asupan kalori lebih untuk diubah menjadi energi.

Pemberian MPASI sebaiknya dilakukan secara bertahap. Pertama, mulai dari makanan yang kepadatannya rendah serta teksturnya halus. Jika bayi mudah mencernanya, berangsur-angsur mulai selingi dengan makanan yang teksturnya sedikit lebih kasar hingga akhirnya diberi makanan padat.

Makanan yang sering dijadikan pilihan para ibu untuk MPASI yaitu makanan dengan tekstur lembut, biasanya dengan memblender, atau melumatkan dan menyaring nasi, sayuran, dan sumber protein seperti kukusan daging, tahu atau hati ayam. Ada kalanya, para ibu menginginkan pilihan yang simpel dan praktis, pilihannya bubur bayii, biskuit bayi, atau makanan instan dalam kemasan lain dengan banyak pilihan rasa. Namun, tahukah Moms, jika MPASI yang disarankan oleh WHO tidak hanya mencakup makanan dengan tekstur lembut, tetapi juga harus dipastikan mengandung makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) serta mikronutrien (serat, vitamin, mineral) yang cukup.

Biasanya, untuk memenuhi sumber karbohidrat utama, termasuk sebagai bahan MPASI, para ibu memilih nasi putih. Alasannya tentu harganya yang terjangkau, mudah didapat, dan terbiasa. Akan tetapi, bagaimana jika ternyata masih ada banyak pillihan sumber karbohidrat utama yang jauh lebih kaya gizi untuk bayi Anda? Beras berkualitas dan organik jenis mentik wangi susu dapat menjadi salah satu pilihan Anda.

Mengapa harus memilih beras mentik wangi susu untuk MPASI?

Moms, seperti yang kita tahu, tumbuh kembang si kecil sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang kita berikan. Oleh karena itu, jika Anda masih selalu memberikan nasi putih yang dilumatkan untuk bahan MPASI, coba pertimbangkan untuk beralih ke pilihan whole grain, salah satunya beras mentik wangi susu. Nutrisi yang sudah banyak terlepas dari bulir beras putih pada saat proses penggilingan (melepas lapisan bekatul dan germ) membuat gizinya menjadi tidak utuh. Selain itu, kandungan serat pada nasi putih pun tergolong rendah. Mengapa beras mentik wangi patut Anda pertimbangkan untuk menjadi selingan atau bahkan pengganti nasi biasa dalam MPASI?

1. Gizi dalam beras mentik wangi susu masih utuh

Gizi yang terkandung dalam 100 gram beras mentik wangi susu dapat dilihat adalah sebagai berikut.

Beras Mentik Wangi Susu untuk MPASI

Makronutrien serta kandungan serat pada mentik wangi susu mampu mencukupi kebutuhan gizi harian bayi sehingga beras mentik wangi susu ini cocok dijadikan pilihan MPASI.

2. Membantu memperlancar fungsi sistem saluran pencernaan pada bayi

Kandungan serat dalam beras mentik wangi susu yang lebih tinggi daripada beras putih atau beras biasa berperan dalam memperlancar kerja saluran pencernaan. Meskipun begitu, tentu pemberian serat dari sumber yang lebih tinggi serat eperti sayur dan buah tetap harus dilakukan.

3. Aman dikonsumsi bayi karena terbebas dari penggunaan pestisida dan bahan kimia lain

Beras mentik wangi susu merupakan beras organik. Beras unggulan lokal ini ditanam dari benih padi lokal tanpa rekayasa genetika (GMO). Selain itu pembudidayaannya juga organik, tanpa menggunakan pestisida maupun bahan kimia lain. Dengan demikian, kualitas beras ini lebih baik dan lebih aman serta sehat untuk menjadi bahan konsumsi harian bagi bayi.

4. Mengasah fungsi motorik pada gigi serta membiasakan lambung bayi untuk mengolah makanan

Tekstur nasi mentik wangi susu yang pulen, tetapi juga sedikit lengket dan lebih padat dapat mengasah fungsi gigi pada bayi yang mulai tumbuh. Selain itu, lambung bayi sejak usia 6 bulan pun sebaiknya mulai dibiasakan untuk mengolah makanan seperti bubur bertekstur lembut sampai padat.

5. Membangkitkan nafsu makan bayi

Nasi mentik wangi susu memiliki aroma wangi yang khas. Aroma wangi ini dapat merangsang bayi untuk makan lebih lahap.

Meskipun pemberian MPASI dianjurkan sejak bayi menginjak usia 6 bulan, tetapi tentu saja kesiapan setiap bayi untuk menerima asupan MPASI berbeda-beda. Maka dari itu, perhatikan dengan baik apakah bayi Anda sudah siap untuk mendapat asupan MPASI atau belum. Jika masih ragu-ragu, konsultasikan ke dokter untuk menentukan waktu terbaik pemberian MPASI. Masih ragu menjadikan beras mentik wangi susu untuk MPASI? Moms bisa pesan langsung di Eka Farm.

MPASI Beras Merah

MPASI Beras Merah

Pada 6 bulan pertama pasca kelahiran, makanan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI). Setelah 6 bulan, seorang bayi bisa diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk menambah nutrisi bayi. MPASI beras merah sangat disarankan karena banyak manfaat yang dikandungnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengenalan MPASI

  1. Pastikan bayi sudah cukup umur untuk menerima MPASI. Di umur 6 bulan biasanya bayi sudah siap untuk pemberian MPASI. Ciri-ciri yang dapat dilihat bahwa bayi siap menerima MPASI antara lain, bayi sudah bisa menahan kepalanya, sudah bisa duduk bersandar dengan baik, dan sering kali bayi terlihat “kelaparan” meskipun sudah diberikan beberapa kali ASI.
  2. Saat pertama kali memberi MPASI, lakukan sedikit demi sedikit, dan jumlahnya bisa ditambah seiring perkembangan bayi. Cukup 2-3 sendok pada saat pertamanya.
  3. Penggunaan bahan bertekstur lembut dan anti alergi, hal ini berkaitan dengan sistem pencernaan bayi yang masih lemah. Salah satu yang bisa digunakan adalah tepung beras. Selain mengandung gizi yang diperlukan, mayoritas tepung beras adalah makanan anti alergi. Bubur juga bisa menjadi makanan MPASI, selain tepung beras.
  4. Tahapan pengenalan makanan pada bayi setelah bubur dan tepung beras bisa dimulai dengan sayuran dan buah-buahan, yang tentu saja dengan cara dilembutkan terlebih dahulu.
  5. Hindari garam, gula, dan penyedap yang terlalu berlebihan. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan rasa asli setiap bahan makanan pada bayi. Jika ingin menambah citra rasa, cukup dengan menambahkan daun salam ataupun kaldu ayam, ikan, daging yang dibuat sendiri.
  6. Jangan terlalu banyak mencampur bahan makanan. Berikan bahan makanan satu-persatu dan berikan selang waktu beberapa hari untuk mengetahui respon bayi apakah alergi terhadap suatu makanan tertentu atau tidak. Beberapa makanan yang memiliki resiko tinggi antara lain, telur, ikan, udang, kacang, dan gandum.
  7. Pengolahan MPASI harus higienis dan proses pengolahannya juga harus diperhatikan kebersihannya.

Keunggulan MPASI beras merah?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan MPASI yang diberikan kepada bayi tidak hanya makanan yang asal bertekstur lembut saja, namun juga mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Nutrisi-nutrisi tersebut memang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Salah satu MPASI kaya nutrisi yang baik untuk perkembangan bayi adalah bubur yang berasal dari beras merah.

Selain hal tersebut pemberian MPASI berguna untuk melatih kemampuan otot-otot mulut dan kemampuan motorik bayi.

Nutrisi yang terkandung dalam beras merah beraneka ragam dan sangat cocok sebagai MPASI. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori sedangkan beras putih memiliki 242 kalori. Beras merah memiliki 4,5 gram protein, sedangkan beras putih memiliki 4,4 gram protein. Beras merah memiliki 1,8 gram lemak, sedangkan beras putih hanya 0,4 gram. Selanjutnya, beras merah memiliki 3,5 gram serat dan 45,8 gram karbohidrat. Sedangkan beras putih hanya memiliki 0,6 gram serat dan 53,2 gram karbohidrat. Nilai gizi lain dalam beras merah antara lain zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, omega 3, omega 6, dan fosfor.

Oleh karenanya MPASI beras merah sangat disarankan untuk dikonsumsi. Kandungan beras merah yang kaya nutrisi mencegah alergi yang biasa terjadi pada bayi. Serat yang banyak terkandung dalam beras merah juga bisa membantu bayi terhindar dari sembelit.

Cara memasak MPASI beras merah

Untuk memberikan beras merah kepada bayi terdapat 2 cari. Pertama, beras merah bisa dihaluskan agar menjadi tepung terlebih dahulu. Dari tepung tersebut selanjutnya bisa diolah menjadi MPASI berupa bubur untuk bayi. Cara yang kedua adalah dengan memasak secara langsung seperti memasak bubur nasi putih pada umumnya.

Cara membuat bubur dengan beras merah yang sudah diubah menjadi tepung cenderung lebih mudah. Yaitu dengan mencampurkan tepung beras merah dengan air, aduk hingga rata. Memasaknya cukup dengan api kecil hingga matang. Untuk makanan pertama bayi, lebih baik tidak terlalu banyak untuk mencampurkan bahan-bahan lain. Bisa ditambahkan susu formula sebagai pengganti airnya

Cara yang kedua, beras merah bisa dijadikan bubur. Cuci beras merah hingga bersih, lalu rebus dengan perbandingan air 1:6. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan tekstur bubur beras merah yang empuk mengingat beras merah cenderung lebih padat daripada beras putih pada umumnya. Cobalah mengkombinasikan beras merah tersebut dengan susu formula atau ASI sampai menjadi bubur. Jika bayi anda sudah siap umur, bubur beras ini dapat dicampur dengan bahan-bahan lain seperti sayur, ikan, ataupun daging.

Pemberian MPASI dan ASI perlu di selang-seling sesuai perkembangan bayi. Semakin tinggi perkembangannya, ibu-ibu bisa membuat kreasi sendiri. Kreasi yang bervariasi tentu akan menambah gizi dan nutrisi si kecil.

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Mungkin hal tersebut merupakan keinginan setiap ibu-ibu yanag sedang dalam masa kehamilan. Namun alih-alih bersemangat, justru lemas dan lesu yang dirasakan ibu dalam masa-awal kehamilan. Tak perlu khawatir, hal tersebut memang hal umum yang terjadi pada ibu hamil.

Rasa lemas dan lesu pada masa kehamilan muncul karena naiknya kebutuhan energi pada tubuh ibu hamil. Hal ini tentu saja akan mengganggu aktivitas bahkan menyulitkan keseharian ibu hamil dalam menyelesaikan tugas-tugas rumah. Selain meningkatnya jumlah energi yang dibutuhkan saat masa kehamilan, hal lain yang mengakibatkan rasa lemas pada ibu hamil adalah perubahan hormon dan fisik.

Lalu bagaimana tips agar tetap bersemangat dalam masa kehamilan?

Banyak cara yang bisa dilakukan calon ibu untuk mengatasi rasa lemas dan tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Salah satunya adalah meningkatkan stamina, mencukupi asupan nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil, hingga rutin berolahraga. Hal-hal lain yang dapat dilakukan ibu-ibu pada masa kehamilan agar tetap bersemangat antara lain:

    1. Lengkapi asupan nutrisi

      Langkah pertama untuk tetap bersemangat dalam masa kehamilan dan bebas beraktivitas adalah mencukupi asupan nutrisi. Pastikan ibu hamil mendapatkan asupan seperti protein, zat besi, dan kalori yang cukup. Dengan tercukupinya asupan nutrisi tersebut, ibu hamil bisa menjaga stamina tubuh sekaligus mencegah munculnya rasa lelah selama masa kehamilan.
      Pada masa kehamilan, ibu hamil memang memerlukan makanan dan kalori yang lebih banyak dari biasanya. Salah satu satu tips untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan tetap berenergi adalah makan 3-6 porsi kecil dalam sehari. Mengkonsumsi makanan porsi kecil namun rutin, lebih dianjurkan daripada makan 3 kali sehari namun dengan porsi besar. Dengan demikian, ibu hamil akan tetap bersemangat sepanjang hari dan mencegah kantuk.
      Sumber energi pada ibu hamil haruslah mengandung karbohidrat dan kalori. Pemilihan sumber karbohidrat untuk ibu hamil akan berpengaruh pada kandungan glukosa yang baik untuk proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Lebih disarankan untuk memilih karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh, agar gula darah tidak melonjak secara drastis. Misalnya nasi merah, dan roti gandum, daripada nasi putih, dan mie.

    2. Mengatur kegiatan sehari-hari

      Ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari saat masa kehamilan. Mengatur dan mengurangi aktivitas, menjadi hal penting saat hamil. Hal ini berkaitan dengan energi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Aturlah waktu dan kegiatan sehari-hari agar tidak banyak membuang energi.
      Prioritaskan untuk melakukan kegiatan yang memang menunjang masa kehamilan. Jangan sungkan untuk meminta bantuan dari asisten rumah tangga, kerabat, bahkan ibu untuk membersihkan rumah, memasak, atau hal lainnya.

    3. Memperbanyak waktu tidur dan istirahat

      Masa kehamilan merupakan masa-masa menguras energi bagi ibu hamil. Berkurangnya energi akan menurunkan semangat dan munculnya rasa lelah pada ibu hamil. Untuk itu, ibu hamil membutuhkan waktu tidur ekstra agar tubuh tetap bugar, penuh semangat dan janin sehat.Selain tidur selama 8 jam pada malam hari, ibu hamil disarankan untuk menambah jam tidur disiang hari 1-2jam setiap harinya. Tercukupinya waktu tidur akan mempengaruhi kebugaran dan menambah semangat ibu hamil dalam beraktifitas.

    4. Melakukan olahraga

      Memelihara kebugaran tubuh sangat berkaitan dengan semangat aktivitas keseharian ibu hamil. Jika tubuh ibu hamil bugar tentu semakin semangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Tidak perlu olahraga berat-berat untuk menjaga kebugaran, ibu hamil bisa memilih senam atau sekedar jalan kaki.
      Olahraga selain bagus untuk menjaga kebugaran dan mood ibu hamil, juga berdampak pada perkembangan janin. Olahraga secara teratur selama masa kehamilan mampu mengurangi keluhan sakit punggung serta kelelahan. Selain menghilangkan stres, olahraga menjadi sarana untuk membangun lebih banyak stamina yang dibutuhkan saat melahirkan.

    5. Minum air putih

      Kekurangan cairan dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab turunnya konsentrasi dan berdampak pada menurunnya stamina pada setiap orang, dan dehidrasi tak terkecuali ibu hamil. Untuk mengatasi masalah tersebut, orang biasa membutuhkan 7-8 gelas air putih setiap hari. Namun bagi ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi air putih, minimal 10 gelas setiap harinya tergantung pada berat badan masing-masing ibu hamil.
      Air merupakan salah satu bagian utama dalam darah yang membantu distribusi nutrisi ke sel-sel tubuh dan mengantar oksigen ke otak. Tercukupinya air dalam tubuh berarti, distribusinya nutrisi ke dalam tubuh menjadi lancar, dan terpenuhinya energi.
      Meminum air putih akan mencegah dehidrasi, yang biasanya berdampak pada sakit pada sakit punggung, dan masalah pada ginjal. Asupan air putih yang cukup bisa mengurangi resiko penumpukan cairan pada organ tubuh seperti pada persendian kaki dan tangan. Penumpukan cairan ini terjadi karena peredaran kurang lancar dalam tubuh dan tekanan berat bayi pada pembuluh darah kaki, tangan dan persendian, yang tiba-tiba menjadi bengkak.

Menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan asupan lainya sangat penting bagi ibu hamil agar tetap bersemangat dalam beraktivitas sehari-hari. Jangan jadikan masa kehamilan sebagai alasan untuk bermalas-malasan ya.

Sayuran dan buah untuk ibu hamil

Sayuran dan buah untuk ibu hamil

Mencukupi kebutuhan nutrisi sangatlah penting bagi ibu hamil. Kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Namun ada beberapa jenis sayuran dan buah untuk ibu hamil yang direkomendasikan agar lebih sering dikonsumsi karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

Sayuran dan buah-buahan sangat beraneka ragam, dan mempunyai kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Hal ini bisa dijadikan sebagai dasar penyusunan menu untuk ibu hamil lebih sehat, bervariasi serta tidak bosan.

Selain kaya serat yang penting untuk saluran pencernaan, vitamin A, C, D, K, asam folat, kalsium, zat besi dan magnesium menegaskan pentingnya sayuran dan buah untuk ibu hamil.

Ada beberapa sayuran dan buah untuk ibu hamil yang wajib dikonsumsi, antara lain:

Sayuran dan buah untuk ibu hamil
berbagai sayuran dan buah untuk ibu hamil
  1. Brokoli

    Brokoli banyak mengandung vitamin A, C, K, B6 dan serat. Vitamin C dalam brokoli akan berperan sebagai antioksidan yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin A dan serat dapat menjaga kesehatan pencernaan, kulit, mata, dan tulang ibu hamil. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan memberi asupan mineral untuk tulang.Dengan kandungan nutrisi sebanyak itu, brokoli menjadi salah satu jenis sayuran dan buah untuk ibu hamil yang wajib dikonsumsi. Brokoli dapat diolah dengan cara ditumis atau direbus.

  2. Bayam

    Nutrisi yang terkandung dalam sayur bayam antara lain asam folat dan zat besi. Zat besi digunakan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin. Karena hal tersebut bayam bisa mencegah anemia pada ibu hamil.
    Kandungan lain dalam bayam adalah vitamin A, C, B1, B2, B3, fosfor, kalium dan magnesium, yang sangat baik untuk kesehatan ibu hamil. Mengingat banyaknya manfaat yang terkandung, maka sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk sering-sering mengkonsumsinya. Namun perlu berhati-hati bagi ibu hamil yang memiliki masalah asam urat, karena bayam tinggi kandungan purin yang memicu naiknya asam urat.

  3. Buncis

    Buncis mengandung asam folat yang bermanfaat untuk meningkatkan tumbuh kembang janin, agar lahir dengan sempurna tanpa adanya cacat. Buncis juga mengandung vitamin K, protein dan serat yang cukup tinggi yang baik untuk sistem pencernaan dan perkembangan janin.
    Vitamin A dan vitamin C juga terdapat pada buncis, yang berfungsi sebagai antioksidan dalam melindungi pembentukan DNA.

  4. Tomat

    Sayuran dan buah untuk ibu hamil selanjutnya adalah tomat. Buah tomat yang tergolong sebagai sayuran ini terkenal kaya akan vitamin C dan zat besi tinggi yang dapat membentuk plasenta dan mencegah kerusakan sel darah merah. Vitamin C juga berfungsi dalam penyerapan zat besi, yang bisa mencegah anemia bagi ibu hamil.
    Kandungan likopen, bioflafanoid serta garam dalam tomat, mampu meningkatkan tekanan darah dan membantu bagi penderita tekanan darah rendah. Dan yang utama manfaat bagi ibu hamil adalah kandungan likopen yang mampu membantu perkembangan sel janin, karena likopen berperan meningkatkan komunikasi antar sel.

  5. Kangkung

    Kangkung merupakan salah satu sayur yang kaya akan serat. Serat sangat bagus untuk pencernaan usus halus, mencegah sembelit, menjaga pencernaan lancar sehingga membuat perut merasa lega. Kangkung juga mengandung banyak asam folat. Asam folat merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan janin untuk membantu proses tumbuh kembannya saat ia berada di dalam kandungan.

  6. Wortel

    Warna oranye terang pada wortel menandakan mengandung banyak betakaroten yang baik untuk perkembangan sel dan saraf pada janin. Selain masyhur sebagai sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, wortel juga mengandung vitamin-vitamin lain seperti vitamin B, C, D dan E, serta mengandung kalsium dan kalium.
    Kombinasi berbagai macam vitamin tersebut membuat wortel mampu memenuhi kebutuhan ibu hamil dan janin. Mulai dari asupan untuk penglihatan yang sehat, penguatan tulang dan gigi, serta membantu ibu dalam memproduksi ASI.

  7. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, dan kacang kedelai baik dikonsumsi oleh ibu hamil terutama pada trimester pertama masa kehamilan. Kandungan asam folat dan asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 yang terkandung dalam kacang-kacangan, bagus dalam perkembangan otak dan saraf janin, hal ini akan meningkatkan kecerdasan janin.
    Kacang-kacangan juga terkandung protein nabati yang bisa dijadikan sumber energi bagi ibu hamil sehingga tidak cepat lelah.

  8. Pepaya

    Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam buah pepaya memiliki kemampuan luar biasa dalam sistem imun tubuh. Nutrisi tersebut berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga membuat ibu hamil tidak mudah terserang penyakit.
    Selain itu, nutrisi lain yang terkandung dalam buah pepaya adalah asam folat, serat dan protein yang membantu tumbuh kembang janin, memperlancar pencernaan, menjaga tekanan darah, dan mencegah dehidrasi. Konsumsi pepaya secara teratur selama hamil tentu saja akan memberikan dampak untuk kesehatan kehamilan.

  9. Pisang

    Pisang mempunyai berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil, meliputi karbohidrat, serat, air, protein, serta vitamin dan mineral, seperti vitamin B, vitamin C, kalium, magnesium, mangan, dan folat. Beberapa manfaat nutrisi-nutrisi antara lain mengatasi sembelit, meringankan gejala mual menangkal radikal bebas, serta menurunkan resiko bayi lahir cacat.
    Selain mudah didapat, kandungan nutrisi pada buah pisang menjadikan salah satu asupan yang baik dikonsumsi ibu hamil.

  10. Jeruk

    Jeruk merupakan salah satu buah yang mengandung banyak banyak vitamin C. buah jeruk dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah terlebih dahulu. Rasanya yang manis-asam banyak disukai ibu hamil karena menyegarkan.
    Selain menyegarkan manfaat lain dari buah jeruk bagi ibu hamil adalah mengatasi rasa mual yang dirasakan ketika pagi hari diawal masa kehamilan. Vitamin C juga dapat menaikkan sistem kekebalan tubuh, menjadikan ibu hamil tetap sehat beraktifitas.

  11. Mangga

    Berbagai jenis mangga dapat ditemui di Indonesia, karena buah ini memang disukai banyak orang. Selain rasanya yang manis, asam, namun tetap menyegarkan. Buah mangga bagi ibu hamil dapat dikonsumsi secara langsung, dengan mengupas kulitnya terlebih dahulu, ataupun disajikan sebagai jus. Vitamin yang terkandung dalam buah mangga antara lain vitamin A, C, dan B6 yang baik untuk tumbuh kembang janin, dan kesehatan ibu hamil.

Beragam makanan yang wajib dikonsumsi ibu hamil. Sayuran dan buah untuk ibu hamil sangatlah penting karena mengandung banyak nutrisi dan vitamin. Oleh karenanya dianjurkan dikonsumsi setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Ibu hamil dianjurkan memvariasi dan mengkombinasikan sayur dan buah agar mendapat manfaat yang maksimal.

Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Selain beras putih, beras merah merupakan varian makanan sumber karbohidrat kaya nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Banyak manfaat beras merah untuk ibu hamil, karena berbagai kandungan gizi didalamnya.

Meskipun sama-sama beras, beras merah memiliki genetik yang berbeda dengan beras putih. Dalam prosesnya, beras merah biasanya hanya ditumbuk untuk menghilangkan sekamnya, tanpa menggunakan mesin.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi hilangnya nutrisi yang ada pada beras merah.
Warna merah pada beras merah merupakan zat warna alami antosianin yang bersifat antioksidan, anti kanker, dan anti hipertensi. Selain keunggulan tersebut, beras merah mengandung banyak nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil.

Nutrisi, keunggulan dan manfaat beras merah untuk ibu hamil

Beras merah mengandung serat 14% lebih banyak daripada beras putih yang berguna dalam proses pencernaan. Selain itu dibanding beras putih, kandungan protein dalam beras merah 2-5% lebih tinggi. Nilai gizi lain dalam beras merah antara lain zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, omega 3, omega 6, dan fosfor yang penting untuk ibu dalam masa kehamilan. Lalu apa saja manfaat lain beras merah untuk ibu hamil, simak penjelasan berikut.

Sumber energi

Manfaat beras merah untuk ibu hamil yang pertama adalah sebagai sumber energi. Energi yang cukup pada ibu hamil akan memberikan efek tidak cepat lelah meskipun aktif beraktifitas.

Beras merah mengandung lebih banyak karbohidrat namun dengan nilai indeks glikemik yang lebih rendah dibanding beras putih. Ini dapat diartikan bahwa mengkonsumsi beras merah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga memberikan energi yang cukup untuk ibu hamil.

Indeks glikemik (Ig) adalah kemampuan makanan untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Semakin rendah nilai indeks glikemik pada suatu makanan menandakan bahwa makanan tersebut lebih sehat dan aman, terutama pada penderita diabetes.

Menjaga kadar gula pada darah

Salah satu manfaat beras merah untuk ibu hamil adalah menjaga kadar gula darah. Menjaga kadar gula pada ibu hamil berkaitan dengan menjaga kesehatan janin dan ibu hamil itu sendiri.

Indeks glikemik pada beras merah lebih rendah dibanding beras putih, yaitu 55 berbanding dengan 86. Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat yang lebih banyak terkandung dalan beras merah. Kadar gula yang terlalu tinggi pada ibu hamil akan menimbulkan masalah dalam kehamilan. Seperti, resiko lahir prematur, resiko robekan vagina lebih besar, infeksi selama kehamilan dan pasca kelahiran.

Kesehatan pencernaan

Manfaat beras merah untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah membantu sistem pencernaan. Dalam kondisi hamil, rahim pada ibu hamil akan membesar dan terjadi penekanan pada usus yang mengakibatkan sisa-sisa pencernaan di usus dan dapat menimbulkan susah BAB atau bahkan sembelit. Dengan mengkonsumsi makanan kaya serat seperti yang terdapat pada beras merah, ibu hamil akan terhindar dari masalah pencernaan.

Membantu pembentukansel darah merah

Zat besi yang terkandung dalam beras merah digunakan untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin.

Memperbanyak mengkonsumsi zat besi otomatis dapat membantu membentuk hemoglobin dan regenerasi sel pada ibu hamil dan janin.

Mengembangkan otak dan saraf janin

Terdapat banyak vitamin dan mineral yang terkandung dalam beras merah. Diantaranya mengandung vitamin B, magnesium dan fosfor. Nutrisi-nutrisi ini selain bagus untuk ibu hamil, juga berpengaruh pada perkembangan otak dan saraf janin. Pastikan untuk mencukupi semua nutrisi yang diperlukan agar ibu hamil dan janin tetap sehat.

Mengurangi kolesterol jahat

Dalam beras merah, terdapat kandungan bernama asam lemak-linolenat, asam lemak ini merupakan asam lemak tak jenuh yang sangat berguna dalam membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah terutama saat masa kehamilan. Kolesterol yang terkontrol tentu akan berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dan janin. Karena kolesterol yang terlalu tinggi dapat memicu penyakit lain seperti.

Antioksidan alami

Menjadi sumber antioksidan bagi tubuh merupakan salah satu manfaat beras merah untuk ibu hamil. Zat antosianin, zat besi, dan mangan yang terkandung dalam beras merah merupakan antioksidan alami yang berguna mencegah kerusakan sel-sel tubuh dari radikal bebas.

Kekebalan tubuh.

Antioksidan dalam beras merah juga dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh saat masa kehamilan. Tidak dapat dipungkiri ibu hamil akan lebih rentan terkena penyakit karena kondisi tubuhnya yang tidak stabil. Mengkonsumsi beras merah menjadikan metabolisme yang cukup dalam menjaga ketahanan tubuh dan janin ibu hamil. Nantinya setelah masa kelahiran, bayi akan jauh dari penyakit atau virus.

Mengkonsumsi berbagai makanan untuk mencukupi kebutuhan gizi pada masa kehamilan adalah hal penting yang harus dilakukan ibu hamil. Salah satu makanan yang mengandung banyak nilai gizi adalah beras merah. Manfaat beras merah untuk ibu hamil sangatlah beragam. Oleh karena itu disarankan bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi beras merah secara rutin. Selain baik untuk kesehatan ibu hamil, khasiat beras merah juga akan berdampak pada janin.

Ketahui Nutrisi Yang dibutuhkan Ibu Hamil

Ketahui Nutrisi Yang dibutuhkan Ibu Hamil

Asupan nutrisi merupakan hal penting bagi Ibu hamil. Selain penentu kesehatan ibu, tercukupinya nutrisi tentu akan berpengaruh pada perkembangan janin agar lahir dengan sehat. Kurangnya asupan nutrisi bisa berisiko pada ibu hamil dan janin. Jadi sangat penting untuk mengetahui nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil

Saat Anda hamil, Anda harus mulai memperhatikan sumber makanan yang Anda makan. Hal ini dikarenakan setiap makanan yang dikonsumsi ibu hamil akan diserap oleh janin sebagai nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Semakin baik makanan yang Anda konsumsi semakin baik juga nutrisi yang diserap oleh janin.

Apa sajakah nutrisi yang dibutuhkan Ibu Hamil

Apa sajakah nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil? Berikut kami tampilkan beberapa nutrisi yang harus di konsumsi ibu hamil agar selalu sehat dan janin berkembang sempurna.

Karbohidrat

nutrisi yanag dibutuhkan ibu hamil
karbohidrat merupakan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil sebagai sumber energi.

Karbohidrat dibutuhkan Ibu hamil untuk menyuplai seluruh energi tubuh. Karbohidrat akan dicerna dan diubah menjadi glukosa yang merupakan sumber energi. Energi yang cukup akan membantu metabolisme tubuh, sekaligus mencegah ibu hamil cepat kelelahan dalam beraktivitas. Pemilihan sumber karbohidrat untuk ibu hamil akan berpengaruh pada kandungan glukosa yang baik untuk proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil adalah karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh, agar gula darah tidak melonjak secara drastis. Misalnya nasi merah, roti gandum, dan kentang, daripada nasi putih, dan mie.

Protein

Protein dibutuhkan ibu hamil untuk memperbaiki jaringan sel dan otot yang mengalami kerusakan. Protein ikut andil dalam penyaluran darah dalam tubuh. Asupan protein yang tercukupi akan berpengaruh pada tumbuh kembang janin terutama perkembangan otak janin.

Protein yang dibutuhkan pada masa kehamilan sangat bervariasi tergantung pada usia, berat badan, usia kehamilan dan aktivitas fisik ibu hamil. Protein dapat diperoleh dari makanan yang bersumber dari hewan, seperti daging dan susu, unggas, dan makanan laut. Sumber protein juga dapat diperoleh pada kacang-kacangan dan polong-polongan

Zat besi

Zat besi digunakan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin.

Kekurangan zat besi pada tubuh dapat mengakibatkan anemia atau kekurangan darah, yang berbahaya bagi ibu hamil. Anemia sangat berpengaruh pada fungsi kekebalan tubuh dan meningkatnya resiko infeksi, serta meningkatnya resiko pendarahan saat melahirkan.

Untuk mencegah anemia tersebut ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah dan kacang-kacangan

Serat dan Vitamin

Salah satu kandungan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil adalah serat dan vitamin. Serat membantu sistem pencernakan  dan mencegah sembelit pada masa kehamilan. Kandungan serat banyak terkandung pada sayur-sayuran. Sedangkan kebutuhan vitamin bisa terpenuhi dengan mengkonsumsi buah-buahan.

Vitamin yang diperlukan ibu hamil antara lain, Vitamin A untuk kesehatan kulit dan mata, yang terdapat pada wortel dan sayuran hijau. Vitamin C untuk kesehatan gigi tulang, dan membantu penyerapan zat besi. Selain buah-buahan yang kaya akan vitamin. Ibu hamil juga harus mencukupi sereal, biji-bijan, daging dan susu untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan B12 yang membantu pembentukan darah sel darah merah.

Kalsium

Kalsium dibutuhkan untuk membangun kesehatan tulang dan gigi janin. Kalsium juga membantu tubuh mengatur cairan, membantu kerja fungsi saraf dan kontraksi otot. Kalsium juga dibutuhkan untuk memproduksi ASI serta mencegah osteoporosis pada ibu. Susu adalah sumber kalsium yang baik untuk ibu hamil. Selain itu ikan teri juga bisa dikonsumsi oleh ibu hamil sebagai sumber kalsium.

Lemak

Lemak dibutuhkan ibu hamil sebagai nutrisi yang penting untuk mendukung tumbuh kembang janin terutama perkembangan otak dan matanya. Asupan lemak yang cukup juga berfungsi sebagai kebutuhan energi ibu dan janin saat persalinan normal.

Tidak ada batasan dalam mengkonsumsi jumlah lemak pada ibu hamil. Meski begitu. Tetap saja tidak disarankan untuk mengkonsumsi lemak secara berlebihan. Pilihlah sumber makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan salmon, buah alpukat, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Makanan sangat berpengaruh untuk ibu hamil dan perkembangan janin. Karena makanan adalah sumber nutrisi yang diperlukan selama proses kehamilan. Pastikan untuk mencukupi semua nutrisi yang dibutuhkan Ibu Hamil agar tubuh dan janin tetap sehat.

Daftar Makanan untuk Ibu Hamil

Daftar Makanan untuk Ibu Hamil

Hamil menjadi sebuah kebahagian bagi perempuan setelah menikah. Momen kehamilan merupakan salah satu momen yang dinantikan karena seorang ibu sedang menantikan lahirnya sang buah hati. Maka makanan untuk ibu hamil penting untuk dikonsumsi.

Pada masa awal-awal kehamilan, seorang ibu akan merasakan mual, tidak nyaman, sehingga berpengaruh pada nafsu makannya. Jangan menyerah untuk menyuplai tubuh dengan makanan bergizi meski rasa mual terus mengganggu. Mengatur makanan untuk ibu hamil sangatlah penting, tidak hanya bagi kesehatan tubuh, namun untuk tumbuh kembang janin. Oleh karena itu penting bagi seorang calon ibu untuk mengetahui nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil dan sumber makanannya

Berikut kami merangkum dari berbagai sumber makanan untuk ibu hamil.

1. Gandum & Nasi Merah

makanan untuk ibu hamil beras merah organik pulen
Nasi merah makanan baik untuk ibu hamil

Karbohidrat merupakan sumber makanan untuk ibu hamil, yang berfungsi sebagai sumber energi. Karbohidrat juga dibutuhkan janin dalam membantu perkembangannya di dalam kandungan.

Gandum dan nasi merah merupakan sumber karbohidrat kompleks yang bagus untuk ibu hamil. Gandum dan nasi merah mengandung lebih banyak serat, dan mempunyai nilai indeks glikemik yang lebih rendah dibanding beras putih. Ini dapat diartikan bahwa mengkonsumsi gandum dan nasi merah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga memberikan energi yang cukup untuk ibu hamil.

2. Ikan

Makanan tinggi protein sangat penting untuk perkembangan janin. Salah satu makanan berprotein tinggi namun tetap rendah lemak adalah ikan. Asam lemak omega 3 pada ikan, berperan pada perkembangan sel otak dan saraf janin.
Ikan yang disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil antara lain, ikan teri, ikan salmon, ikan tuna, dan ikan lele.

3. Telur

Telur merupakan mengandung banyak nutrisi yang banyak dibutuhkan ibu hamil dan janin. Telur merupakan bahan makanan yang mudah didapat dan dengan harga terjangkau namun tetap menyimpan banyak vitamin. Salah satunya adalah kandungan Choline dalam telur yang baik untuk perkembangan otak dan kesehatan tubuh janin. Kekurangan asupan choline pada ibu hamil berisiko menimbulkan cacat tabung saraf atau menurunnya fungsi otak pada janin.

4. Ubi

Makanan satu ini sering dianggap sebelah mata karena harganya yang murah. Padahal ubi menyimpan banyak kandungan vitamin A yang berperan penting dalam pembentukan sel-sel kesehatan pada janin. Selain itu, ubi juga mengandung vitamin B6, potasium, vitamin C, zat besi, serta beta-karoten. Kandungan yang terdapat dalam ubi ini baik untuk perkembangan mata, tulang, dan kulit bayi. Jadi ubi masuk dalam daftar makanan penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil

5. Kacang

Ibu-ibu pada masa kehamilan pasti dilarang untuk mengkonsumsi snack, karena kebanyakan snack mengandung terlalu banyak zat pengawet dan zat lainnya yang membahayakan perkembangan janin. Kacang bisa sebagai alternatif cemilan sehat bagi ibu hamil.

Selain mengandung serat yang baik untuk pencernaan ibu hamil, kacang  merupakan sumber dari protein, zat besi, asam folat, kalium, magnesium, dan asam lemak esensial. Karena hal ini kacang mampu meringankan keluhan sakit, seperti sembelit dan wasir.

6. Susu dan produk olahannya

Ibu hamil lebih berisiko terkena defisiensi kalsium, terutama kalsium tidak hanya digunakan untuk dirinya sendiri melainkan juga untuk perkembangan tulang pada janin. Susu dan produk olahannya atau biasa disebut dairy product, kaya akan kalsium yang merupakan komponen nutrisi penting untuk memberikan bayi di dalam rahim pertumbuhan tulang dan gigi sehat.

Selain banyak mengandung nutrisi lain seperti vitamin D, rasanya yang enak membuat susu dan produk olahannya menjadi favorit banyak orang. Pada ibu hamil sebaiknya menghindari susu mentah atau susu yang belum diolah. Susu mentah beresiko mengandung bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Pilihlah susu yang bersifat rendah lemak, seperti yoghurt, es krim dan keju. Produk-produk ini sudah mengalami proses sedemikian rupa sehingga kandungan lemak jenuhnya sudah berkurang. Namun perhatikan pula olahan susu yang terlalu banyak mengandung gula, seperti es krim. Untuk keju, perlu diperhatikan pula kandungan garam di dalamnya, biasanya disebutkan dalam kandungan natrium atau sodium. Kandungan garam yang tinggi ikut berkontribusi pada naiknya tekanan darah.

7. Sayuran hijau

Mengkonsumsi sayur untuk ibu hamil, merupakan hal baik untuk mendukung tumbuh kembang janin. Sayuran baik untuk ibu hamil karena nilai kandungan nutrisinya yang kaya akan zat besi, asam folat serta berbagai vitamin dan mineral. Banyak varian sayur dan berbagai nutrisinya yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil secara bergantian setiap harinya.

referensi: https://en.m.wikipedia.org/wiki/Nutrition_and_pregnancy 

Sayuran yang mengandung vitamin seperti beta karoten, vitamin C dan asam folat bisa membantu bayi memiliki bobot yang cukup saat lahir. Mengkonsumsi sayuran dapat mengurangi resiko anemia, obesitas dan mengontrol tekanan darah ibu hamil.Contoh sayuran hijau yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil antara lain; bayam, brokoli dan kangkung.

Mengkonsumsi berbagai jenis makanan diatas dapat menunjang kesehatan ibu hamil dan janin. Selain rasanya, pemilihan makanan harusnya memenuhi nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Jadilah calon ibu yang cerdas dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat.