Makanan yang Mengandung Asam Folat untuk Ibu Hamil

Makanan yang Mengandung Asam Folat untuk Ibu Hamil

Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B yang sangat penting untuk ibu hamil. Asam folat dapat membantu perkembangan otak dan saraf bayi, serta mencegah cacat lahir seperti spina bifida dan anensefali. Selain itu, asam folat juga dapat mencegah anemia, keguguran, preeklamsia, dan gangguan pertumbuhan janin.

Contoh Makanan yang Mengandung Asam Folat untuk Ibu Hamil

Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat, yaitu vitamin B9 yang ditemukan secara alami dalam makanan. Tubuh tidak dapat memproduksi asam folat sendiri, sehingga perlu mendapatkannya dari sumber luar. Asam folat berperan dalam pembentukan DNA, sel darah merah, dan jaringan tubuh. Asam folat juga berfungsi sebagai kofaktor dalam berbagai reaksi metabolisme.

Asam folat dapat diperoleh dari suplemen, susu khusus ibu hamil, atau makanan yang mengandung asam folat. Beberapa contoh makanan yang mengandung asam folat adalah:

  1. Telur
    Satu butir telur mengandung sekitar 23,5 mg asam folat4. Telur juga kaya akan protein, vitamin B12, selenium, dan riboflavin yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi.
    Hati ayam atau sapi. Hati merupakan sumber asam folat yang sangat tinggi. Setiap 100 gram hati ayam mengandung sekitar 1.000 mg asam folat, sedangkan setiap 85 gram hati sapi mengandung sekitar 212 mg asam folat. Hati juga mengandung zat besi, vitamin A, dan vitamin B12 yang penting untuk mencegah anemia dan mendukung pertumbuhan janin. Namun, hati juga mengandung kolesterol dan vitamin A yang tinggi, sehingga tidak boleh dikonsumsi terlalu sering atau berlebihan.
  2. Jeruk
    Jeruk adalah buah yang kaya akan vitamin C dan asam folat. Satu buah jeruk berukuran besar mengandung sekitar 55 mg asam folat. Jeruk juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah, dan mencegah infeksi.
  3. Pepaya
    Pepaya adalah buah tropis yang murah dan mudah didapatkan. Pepaya mengandung sekitar 53 mg asam folat per 140 gram4. Pepaya juga kaya akan vitamin A, vitamin C, serat, dan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit, pencernaan, dan imunitas.
  4. Pisang
    Pisang adalah buah yang praktis dan menyehatkan. Pisang mengandung sekitar 23,6 mg asam folat per buah. Pisang juga mengandung karbohidrat, vitamin B6, vitamin C, potasium, magnesium, dan serat yang dapat memberi energi, mengatur tekanan darah, dan meningkatkan kenyang.
  5. Alpukat
    Alpukat adalah buah yang mengandung lemak sehat dan asam folat. Setengah buah alpukat mengandung sekitar 82 mg asam folat4. Alpukat juga mengandung vitamin E, vitamin K, folat, kalium, dan serat yang baik untuk kesehatan jantung, kulit, dan pencernaan.
  6. Legum
    Legum adalah kelompok tanaman polong-polongan yang mengandung biji-bijian, seperti kacang, lentil, dan kacang polong. Legum mengandung asam folat, protein, serat, zat besi, kalsium, dan antioksidan yang dapat membantu mencegah anemia, konstipasi, dan infeksi.
  7. Asparagus
    Asparagus adalah sayuran yang mengandung asam folat, vitamin C, vitamin A, folat, kalsium, dan antioksidan. Asparagus juga mengandung senyawa sulforaphane yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mencegah kerusakan sel akibat stres oksidatif.
  8. Brokoli
    Brokoli adalah sayuran hijau yang mengandung asam folat, vitamin C, vitamin A, folat, kalsium, dan serat. Brokoli juga mengandung senyawa glucosinolate yang dapat menurunkan risiko kanker, peradangan, dan infeksi.
  9. Sayur-sayuran lain
    Selain asparagus dan brokoli, ada banyak sayur-sayuran lain yang mengandung asam folat, seperti bayam, selada, kubis, terong, tomat, dan wortel. Sayur-sayuran ini juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi.
  10. Kacang-kacangan
    Kacang-kacangan adalah sumber protein nabati yang juga mengandung asam folat, lemak sehat, vitamin, mineral, dan fitokimia. Kacang-kacangan dapat membantu menurunkan gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan peradangan. Beberapa contoh kacang-kacangan yang baik untuk ibu hamil adalah kacang almond, kacang mete, kacang merah, dan kacang kedelai.

Baca Juga : Memahami Bahaya Kolesterol Pada Ibu Hamil yang Bisa Terjadi

Taukah Anda Kolin itu Apa? Yuk Simak Penjelasan Berikut

Kolin adalah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk membantu proses metabolisme dan mendukung fungsi hati, otot, dan saraf. Kolin juga dapat membantu perkembangan otak dan memori pada bayi. Secara alami, kolin diproduksi di hati, tetapi tubuh tetap membutuhkan tambahan asupan kolin dari luar.

Kolin dapat diperoleh dari makanan, seperti daging sapi, daging ayam, ikan, susu dan produk olahannya, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Selain itu, kolin juga bisa didapatkan dari suplemen. Suplemen kolin biasanya dikombinasikan dengan vitamin B kompleks dan asam folat. Suplemen kolin digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan mencegah kekurangan kolin pada orang dengan kondisi tertentu, seperti penyakit hati, penyakit jantung, atau kelainan genetik.

Manfaat kolin bagi ibu hamil dan bayi adalah:

  1. Meningkatkan kemampuan berpikir dan belajar bayi. Kolin berperan dalam pembentukan asetilkolin, yaitu neurotransmiter yang penting untuk fungsi kognitif dan memori. Kolin juga berperan dalam pembentukan membran sel otak dan mielin, yaitu lapisan pelindung saraf. Kekurangan kolin pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak dan perilaku pada bayi.
  2. Menurunkan risiko cacat tabung saraf. Kolin bekerja sama dengan asam folat untuk mencegah terjadinya cacat tabung saraf pada bayi, seperti spina bifida dan anensefali. Kolin juga dapat mencegah terjadinya bibir sumbing dan celah langit-langit pada bayi.
  3. Menjaga kesehatan hati ibu hamil. Kolin berperan dalam metabolisme lemak dan kolesterol di hati. Kekurangan kolin dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati, yang dapat menyebabkan penyakit hati berlemak. Penyakit ini dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti preeklamsia, diabetes gestasional, dan kelahiran prematur.

Baca Juga : 6 Manfaat VCO Untuk Ibu Hamil

Menentukan Kebutuhan Nutrisi yang Tepat

Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi asam folat 400 mikrogram (mcg) setiap hari selama trimester pertama kehamilan. Pada trimester kedua dan ketiga, kebutuhan asam folat meningkat menjadi 600 mcg per hari. Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi asam folat 400 mcg setiap hari setidaknya 1 bulan sebelum kehamilan. Anda dapat mendapatkan asam folat dari makanan atau suplemen. Jika Anda mengonsumsi suplemen asam folat, pastikan untuk mengonsumsinya sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan.

Kebutuhan asam folat untuk ibu hamil dapat bervariasi, tetapi umumnya disarankan untuk mengonsumsi sekitar 600-800 mikrogram per hari. Ini dapat dicapai melalui konsumsi makanan yang kaya asam folat atau suplemen yang direkomendasikan oleh profesional kesehatan. Buah dan sayuran seperti jeruk, brokoli, dan bayam, serta sumber protein seperti kacang-kacangan dan daging, adalah pilihan makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan asam folat ini.

Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dengan Nutrisi yang Tepat

Penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan asupan asam folat dan kolin dalam diet mereka. Keduanya memainkan peran kritis dalam pembentukan sel-sel otak dan mencegah kelainan tabung saraf pada janin. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya asam folat dan kolin, ibu hamil dapat memastikan bahwa kebutuhan nutrisi yang penting ini terpenuhi. Tetapi, sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan kebutuhan nutrisi spesifik sesuai dengan kondisi kesehatan individu. Dengan perhatian terhadap nutrisi yang tepat, ibu hamil dapat memastikan perkembangan janin yang sehat dan kelahiran yang sukses.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Selamat Hari Ibu: Kekuatan Kasih Sayang Ibu yang Tak Terbatas

Selamat Hari Ibu: Kekuatan Kasih Sayang Ibu yang Tak Terbatas

Selamat hari ibu – Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember di Indonesia. Perayaan ini bermula dari pergerakan perempuan Indonesia yang mengadakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Topik utama perdebatan Kongres Perempuan saat itu adalah memperjuangkan hak perkawinan perempuan, menentang pernikahan dini, poligami, dan pendidikan perempuan. Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember 1938 pada Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung. Penetapan Hari Ibu pada 22 Desember sebagai hari nasional tersebut melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959 1.

Hari Ibu, sebuah perayaan yang mendalam dan penuh makna, menjadi momentum untuk merayakan peran luar biasa para ibu dalam kehidupan kita. Pada setiap tanggal 22 Desember, kita bersatu untuk mengenang, menghormati, dan mengungkapkan terima kasih atas kasih sayang tak terbatas yang selalu mereka berikan. Mari kita telaah lebih jauh ke dalam signifikansi dan keunikan momen ini.

Ucapan terima kasih, pelukan hangat, dan bingkisan hadiah memanglah manis untuk Ibu. Namun, esensi Hari Ibu sesungguhnya jauh melampaui sekadar gestur material. Ini adalah momen untuk mengenang kembali perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanpa batas yang telah Ibu curahkan sepanjang hidup kita.

Bayangkan saja, sejak di dalam kandungan, Ibu telah menjadi rumah yang empuk dan sumber kehidupan bagi kita. Beliau mendepani segala rasa mual dan ketidaknyamanan tanpa keluh kesah, hanya demi membesarkan tunas cinta dalam rahimnya. Setelah lahir, tangan lembutnya menghapus air mata kita kala jatuh, pelukannya meredakan demam, dan dongeng malamnya menuntun kita ke dunia mimpi yang indah.

Seiring bertambahnya usia, cinta Ibu tak lekang. Beliau rela berpeluh di dapur menyiapkan makanan bergizi, mengantar kita ke sekolah meski hujan deras, dan menjadi pendengar setia kala nestapa melanda. Ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa, sosok yang sigap mengulurkan tangan tanpa menghitung berapa banyak yang telah ia berikan.

Baca Juga : Memahami Bahaya Kolesterol Pada Ibu Hamil yang Bisa Terjadi

Merayakan Ibu Setiap Hari | Selamat Hari Ibu

Hari Ibu memang menjadi pengingat khusus untuk bersyukur dan mengungkapkan rasa cinta. Namun, hendaknya kita memahami bahwa esensi perayaan ini bukanlah semata-mata pada tanggal 22 Desember saja. Cinta dan hormat kepada Ibu haruslah mengalir dalam setiap hembusan napas kita, terwujud dalam tindakan-tindakan sederhana sehari-hari.

Bantu Ibu merapikan tempat tidur, memasak untuknya sesekali, atau sekadar menyapanya dengan hangat sepulang sekolah. Hal-hal kecil ini mungkin terlihat sepele, tapi bagi Ibu, itu adalah ungkapan cinta yang tak ternilai.

Jadi, mari kita jadikan Hari Ibu bukan sekadar momen seremonial, tapi momentum untuk merefleksikan dan memperbaiki diri. Jadilah anak yang lebih bersyukur, lebih pengertian, dan lebih berbakti kepada Ibu. Ingatlah, cinta Ibu tak bersyarat, dan balasan cinta terindah yang bisa kita berikan adalah kebahagiaan dan keberhasilan kita.

Baca Juga : KADO ISTIMEWA UNTUK ORANG TERKASIH DI HARI IDUL ADHA

Simfoni Kasih yang Tak Pernah Padam

Hari Ibu hanyalah sepenggal waktu dari simfoni kasih Ibu yang tak pernah padam. Melodi cintanya mengalun lembut sepanjang hidup kita, membuai kita melalui suka dan duka, dan menjadi kekuatan yang tak terpisahkan dalam perjalanan kita meraih mimpi.

Marilah kita terus belajar menghargai dan membalas cinta Ibu dengan sepenuh hati. Karena pada akhirnya, dialah pelabuhan teraman, rumah ternyaman, dan cinta paling tulus yang akan selalu menanti kita pulang, hari ini dan selamanya.

Inilah 5 Bahaya Micin untuk Ibu Hamil. Cek Sekarang Juga

Inilah 5 Bahaya Micin untuk Ibu Hamil. Cek Sekarang Juga

Bahaya micin untuk ibu hamil – Seiring perkembangan zaman kemajuan terhadap teknologi informasi membawa dampak terhadap perubahan gaya hidup masyarakat, termasuk perubahan pola konsumsi jenis makanan cepat saji, makanan kemasan dan awetan yang belakangan ini semakin banyak dijual di pasar tradisional dan swalayan. Penggunaan bahan tambahan makan banyak sekali digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Seperti senyawa asam glutamat yang digunakan dalam bentuk garamnya yaitu MSG atau yang biasa kita kenal sebagai MICIN. Micin sendiri berfungsi sebagai penyedap pada makanan untuk menguatkan rasa dan memberikan cita rasa yang gurih pada makanan. Namun, terdapat pro dan kontra terhadap micin ini. Ada yang berpendapat micin dapat menyebabkan kerusakan pada saraf di otak, ada juga yang berpendapat micin tidak berbahaya asal penggunaanya tidak berlebihan. Tapi apakah Bahaya micin untuk ibu hamil ?. Simak penjelasan dibawah ini:

Baca Juga: 6 Manfaat VCO Untuk Ibu Hamil

Fakta tentang MICIN atau MSG

 

Monosodium glutamat atau bisa disingkat menjadi MSG memiliki nama lain micin. Micinmerupakan garam yang molekul penyusunnya berupa sodium/natrium (NA) dan glutamat. Asam glutamat (glutamat) merupakan salah satu dari 20 asam amino yang menyusun protein dalam tubuh manusia dan berperan penting dalam tubuh. Asam glutamat termasuk asam amino non esensial yang biasa diproduksi oleh tubuh dihati serta banyak terdapat pada makanan yang mengandung protein. Asam glutamat yang terkandung didalam berbagai macam makanan ada dalam bentuk terikat maupun bebas. Fungsinya adalah sebagai molekul penting dalam dalam metabolisme seluler. Bahan untuk sintesis dengan asam amino yang lain serta meningkatkan neurotransmitter untuk fungsi normal otak. Micin dapat dikategorikan ke dalam zat tambahan makanan. Sama seperti garam, gula, dan lain sebagainya yang dinyatakan aman oleh WHO dan BPOM indonesia. Mengkonsumsi MSG dengan takaran yang cukup tidak akan menimbulkan efek keracunan dalam tubuh. Namun, micin memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan terlebih untuk ibu hamil.

Baca Juga : Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Efek Bahaya micin untuk ibu hamil

1. Pusing dan mual

Banyak yang belum tahu bahwa efek Bahaya micin untuk ibu hamil dapat menyebabkan pusing dan mual yang dirasakan sehabis makan makanan yang mengandung MSG ini disebut sebagai Chinese Restaurant Syndrome (CRS). Tentunya makanan cina banyak banyak menggunakan MSG sebagai bahan penyedap dibandingkan jenis masakan lain. Menurut literatur, istilah CRS muncul pertama kali pada sekitar tahun 1968. Dr. Robert Ho Man Kwok menyebut kumpulan gejala mual, pusing, lemas dll yang umum terjadi sekitar 20 menit setelah makan di restoran cina sebagai CRS. Namun jika seseorang yang pusing dan mual sehabis makan Micin, sebenarnya karena memang tubuhnya tidak toleran terhadap glutamat berlebihan atau disebut dengan glutamate indorent. Maka dari itu sudah seharus nya ibu hamil tidak terlalu banyak makan makanan yang mengandung micin secara berlebihan.

Baca Juga  Sayuran dan buah untuk ibu hamil

2. Asma dan masalah jantung

Efek Bahaya micin untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah asma dan jantung. MSG pertama kali dilaporkan sebagai Alergen oleh Allen dan Baker (1981) yang dipublikasikan dalam New England Journal Of medicine Laporan ini berawal dari hasil pemeriksaan dua orang pasien yang mengeluh serangan asma setelah 12 jam mengonsumsi makanan di rumah makan Cina. Kemudian Peneliti melakukan uji provokasi dengan memberikan kapsul yang berisi 2,5 gram MSG untuk dikonsumsi. Dua belas jam kemudian, dilaporkan pasien mengalami serangan asma dan dinilai dari berkurangnya laju ekspirasi. Hal ini dikarenakan micin dapat menyebabkan palpitasi atau jantung berdebar – debar, tentu hal ini sangatlah berbahaya jika menyerang ibu hamil. 

 

Nah, itu dia artikel tentang Bahaya micin untuk ibu hamil. Jika anda sedang mencari BERAS ORGANIK gunakanlah BERAS ORGANIK dari EKA FARM karena beras organik eka farm dapat membantu anda menjaga nutrisi untuk ibu hamil. kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK YOGYAKARTA

3 Kelebihan MPASI Dengan Beras Organik Untuk Bayi

3 Kelebihan MPASI Dengan Beras Organik Untuk Bayi

Beras Organik Untuk Bayi – Hallo teman MinKA, Tumbuh kembang anak memang menjadi prioritas kita sebagai orang tua. Setelah memasuki usia 6 bulan ada baiknya si kecil tidak lagi bergantung pada ASI. Mulai lah diberi makanan pendamping ASI atau bisa disingkat sebagai MPASI. Tentunya untuk mengoptimalkan kandungan gizi pada MPASI yang nantinya akan diberikan pada si kecil. Selain menggunakan makanan berkualitas dan aman untuk si kecil. Maka perlu ditambahkan bahan penyusun lain yaitu BERAS ORGANIK

 

salah satunya Beras Organik yang aman untuk si kecil adalah Beras Mentik Wangi susu Organik. Beras Mentik Wangi Susu Organik adalah beras yang kaya akan serat dan minyak alami, yang mencegah berbagai penyakit saluran pencernaan dan dapat meningkatkan perkembangan otak. Selain itu Beras Mentik Wangi Susu Organik pun lebih unggul dalam hal kandungan vitamin dan mineral daripada beras lain. Beras ini juga mengandung thiamin yang diperlukan untuk mencegah beri – beri pada bayi. Selain itu Beras organik ini adalah jenis beras lokal indonesia yang mempunyai karakteristik gabungan antara mentik wangi dan mentik susu yang membuat beras ini memiliki aroma wangi seperti mentik wangi dan mempunyai kepulenan seperti mentik susu. Sehingga sangatlah aman jika anda menggunakan Beras Organik Untuk Bayi. 

 

Mengapa Beras organik lebih aman untuk Bayi

 

Organik merupakan salah satu istilah pelabelan yang menyatakan bahwa produk telah diproduksi sesuai dengan standar produksi organik dan disertifikasi oleh otoritas atau lembaga sertifikasi resmi. Penggunaan sarana produksi yang berasal dari produk organik diminmalkan sementra itu penggunaan pupuk pestisida sintetis tidak diperbolehkan sama sekali. sedangkan beras merupakan salah satu makanan pokok yang digemari oleh masyarakat indonesia mulai dari orang dewasa hingga Beras Organik Untuk Bayi. Perubahan gaya hidup masyarakat indonesia yang awalnya mengkonsumsi beras hanya sebagai pangan pengenyang perut beralih menjadi ke pangan penunjang kesehatan. Beras organik memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan beras non organik. Berikut kelebihan Beras Organik Untuk Bayi :

  1. tidak adanya kontaminasi pestisida sintetis

seperti yang kita tahu bahwa beras organik tidak menggunakan pestisida sintetis  apapun sehingga beras organik sangatlah aman untuk bayi. Bukan tanpa sebab paparan dari beras yang mengandung pestisida sintetis dapat menyebabkan masalah dalam perkembangan otak dan fungsi saluran pencernaan. Serta daya tahan tubuh bayi belum sempurna, sehingga lebih beresiko terhadap paparan pestisida sintetis jika dibandingkan orang dewasa

2. Dapat menjaga kesehatan fisik pada bayi

Menurut beberapa penelitian mengatakan bahwa bayi yang sering mengkonsumsi beras organik secara eksklusif memiliki lebih sedikit riwayat eksim serta dalam membantu tumbuh kembang bayi lebih baik.

3. Memiliki Rasa yang Lebih Enak

seperti yang sudah MinKa jelaskan di atas jika anda menggunakan produk beras Mentik wangi Susu organik dari EKA FARM. Maka anda dapat merasakan mentik wangi pada beras dan kepulenan selembut susu. Sehingga sangat aman jika diberikan untuk bayi. Bayangkan saja ketika bayi mulai makanan padat dan merasakan makanan untuk pertama kali. Dan rasa yang pertama makan adalah makanan organik. 

 

Nah, itu dia artikel tentang Apakah Boleh Beras Organik Untuk Bayi. Jika anda sedang mencari BERAS ORGANIK gunakanlah BERAS ORGANIK dari EKA FARM karena beras organik eka farm dapat membantu anda dalam mengurangi Pusing dan sakit Kepala Bagian Belakang . kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK YOGYAKARTA

 

Resep MPASI untuk Buah Hati

Resep MPASI untuk Buah Hati

Resep MPASI – Makanan Pendamping Air susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi yang diberikan pada bayi atau anak usia 6 sampai 24 bulan. Yang berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. Pemberian MPASI yang cukup kualitas dan kuantitas penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang sangat pesat pada periode ini, tetapi sangat diperlukan higienitas dalam pemberian MPASI tersebut.

Sanitasi dan higienitas MPASI yang rendah memungkinkan terjadinya kontaminasi mikroba yang dapat meningkatkan risiko atau infeksi lain pada bayi. Selama kurun waktu 4 sampai 6 bulan pertama ASI masih mampu memberikan kebutuhan gizi bayi, setelah 6 bulan produksi ASI menurun sehingga kebutuhan gizi tidak lagi dipenuhi dari ASI saja. Peran makanan tambahan menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Maka dari itu disini saya akan memberikan Resep MPASI untuk buah hati. Berikut Resep MPASI : 

Baca Juga : Resep Makanan Dari Beras Hitam Organik

Bubur Beras Merah organik, bakso, udang dan keju

Resep MPASI untuk buah hati yang pertama adalah bubur beras merah organik, bakso, udang dan keju. MPASI kali ini di peruntukan untuk membantu menambah berat badan. berikut bahan dan tahap Resep MPASI

Bahan : 

  • 35 gr Beras merah organik ( gunakan beras organik dari EKA FARM )
  • 350 ml air
  • 10 gr wortel yang sudah diparut halus
  • 10 gr buncis cincang
  • 20 gr udang cincang
  • 15 gr bakso cincang
  • 10 gr keju 
  • 1 siung bawang putih dan bawang merah
  • 1 ruas jahe geprek
  • 1 lembar daun salam
  • 1 lembar daun jeruk
  • 1 sendok makan minyak jagung untuk menumis

Langkah :

  1. Siapkan semua bahan terlebih dahulu
  2. Siapkan minyak untuk menumis bawang merah, bawang putih. Tunggu sampai aromanya harum
  3. Setelah aroma bawang tercium masukan udang dan bakso, tumis hingga udang dan bakso berubah warna.
  4. Setelah udang warnanya berubah masukan wortel, buncis, daun salam, jahe dan daun jeruk. Jangan lupa masukan airnya juga 
  5. Setelah airnya agak panas masukan beras organiknya beserta kejunya
  6. tunggu hingga mendidih. Jangan lupa aduk – aduk agar tidak terjadi kematangan yang menempel pada pancinya.
  7. Aduk – aduk terus sampai airnya menyusut. Untuk tekstur kekentalan buburnya sesuaikan dengan kemampuan buah hati ya moms.
  8. Jika terasa teksturnya sudah sesuai yang kita inginkan matikan kompor
  9. Kalo saya si baby masih baru jalan 7M, Jadi buburnya 75% blender kurang lebih 25% saring
  10. Bubur siap disajikan untuk si buah hati 

Baca Juga : Resep Makanan dari beras Coklat Organik

Bubur beras coklat organik MPASI

Resep MPASI untuk buah hati yang kedua adalah bubur beras coklat organik MPASI. Kali ini menu MPASI yang cukup simpel  yang bertujuan untuk mengenalkan rasa dan mendeteksi alergi pada buah hati. berikut Resep MPASI untuk buah hati :

Bahan:

  • 1 Sdm beras coklat organik
  • 120 ml air
  • ASIP secukupnya
  • EVOO secukupnya

Langkah :

  1. Masak beras dengan air menggunakan slow cooker, atur waktu selama 2 jam
  2. setelah masak, sering menggunakan saringan kawat. Kerok bagian bawahnya
  3. Atur kekentalan bubur menggunakan ASIP kemudian tambahkan EVOO sesuai kebutuhan buah hati.

Baca Juga : 5 Manfaat Beras Hitam Organik

MPASI bubur beras hitam Oatmeal kurma

Resep MPASI untuk buah hati yang terakhir adalah MPASI bubur beras hitam Oatmeal kurma. Resep kali ini dapat kamu gunakan untuk mendapangi pemberian asi. Berikut Resep MPASI untuk buah hati :

Bahan : 

  • 3 Sdm beras hitam organik
  • 5 Sdm oat rolled
  • 3 kurma
  • 170 ml air mineral
  • oregano tabur
  • parsley tabur
  • basil tabur
  • 30 ml Asi setelah bubur jadi
  • 1 sdm Evoo setelah bubur jadi

Langkah :

  1. Beras hitam organik di cuci terlebih dahulu dengan air mengalir setelah dicuci, direbus di air mendidih selanjutnya.
  2. Oat dan kurma di masukan ke dalam panci yang sudah mendidih bersama beras hitam yang lebih dulu masukan tunggu beberapa menit hingga air menyusut. 
  3. Bahan yang sudah matang selanjutnya di blender sampai halus
  4. Setelah bubur blend tambahkan 30 ml ASI, EVOO, oregano, parsley, dan basil
  5. setelah semua siap sajikan untuk buah hati.

 

Nah, Terima Kasih untuk anda yang sudah membaca tulisan saya ini tentang Resep MPASI untuk buah hati. Untuk moms yang sedang mencari beras organik, anda dapat membeli beras organik melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK JOGJA

MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL

MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil memang tidak sepele. Umbi garut adalah sumber pangan lokal yang mengandung nilai gizi tinggi dan bebas gluten. Salah satu olahan umbi garut yaitu tepung garut. Tepung garut berpotensi besar untuk mengurangi ketergantungan rakyat Indonesia akan tepung terigu ataupun tepung beras. Anda dapat mengganti tepung terigu dengan tepung garut untuk membuat roti atau kue kesukaan yang lebih bersahabat dengan sistem pencernaan serta stabilitas gula darah Anda.

Baca juga: YUK, KENALAN DENGAN TEPUNG GARUT

Jika Anda masih suka mengonsumsi tepung terigu, maka ada baiknya Moms mempertimbangkan untuk menggantinya dengan alternatif yang lebih sehat. Salah satu alternatif tepung sehat yang tidak mengandung zat gluten, kaya akan kandungan gizi, termasuk untuk mencukupi gizi ibu hamil yaitu salah satu dari manfaat tepung garut untuk ibu hamil

Kandungan gizi dalam tepung garut yang dibutuhkan untuk mendukung masa kehamilan yaitu berupa makronutrien ataupun mikronutrien. Tepung garut menjadi sumber karbohidrat yang juga mengandung protein dan lemak. Selain itu, tepung garut juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk mencukupi asupan gizi ibu hamil. Manfaat tepung garut untuk ibu hamil yaitu dapat membantu mencukupi kebutuhan kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, kalium, selenium, vitamin B6 (piridoksin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B9 (folat).

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil

Mengutip dari drhealthbenefits.com, konsumsi tepung garut untuk ibu hamil dapat memberikan banyak manfaat.

1. Mendukung perkembangan tulang belakang dan otak janin

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil yang pertama yaitu mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak serta tulang janin (spina bifida) karena membutuhkan peran dari folat. Tepung garut mengandung senyawa folat dengan kadar yang cukup tinggi sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan folat harian ibu hamil.

2. Meringankan gejala kehamilan

Pada trimester awal, ibu hamil biasanya akan mengalami gejala seperti mual dan pusing. Kandungan vitamin B6 dalam tepung garut berperan untuk membantu mengurangi rasa mual dan pusing saat hamil.

3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Dalam 100 gram umbi garut mentah, terkandung sekitar 1,3 gram serat pangan. Kandungan serat dalam tepung garut mampu melancarkan proses pencernaan makanan sehingga membuat sistem pencernaan kita lebih mudah bekerja. Pergerakan makanan dalam usus akan lebih efisien. Selain itu, serat pun akan membantu merangsang penyerapan nutrisi di usus sehingga dapat mencegah gejala gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit atau sulit buang air besar.

Baca juga: TEPUNG GARUT BANTU ATASI GANGGUAN PENCERNAAN

4. Sumber energi bagi ibu hamil

Mengacu dari data USDA, kandungan gizi dalam 100 gram umbi garut mentah yaitu sebagai berikut.

  • Energi 65 kalori
  • karbohidrat 13,39 gram
  • serat pangan 1,3 gram
  • protein 4,24 gram
  • lemak 0,20 gram

Saat hamil, calon ibu tidak hanya bertanggungjawab untuk memberi suplai energi bagi dirinya sendiri, melainkan juga untuk tumbuh kembang janin. Pada masa kehamilan, seringkali calon ibu akan merasakan kelelahan yang menjadi indikator dibutuhkannya asupan energi. Tepung garut adalah sumber karbohidrat, protein, dan juga lemak bagi tubuh. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh yang kemudian akan digunakan untuk metabolisme sel dan jaringan.

5. Menjaga kesehatan sel dan jaringan ibu dan janin

Umbi garut memiliki kandungan protein paling tinggi dibandingkan umbi- umbian lain. Protein adalah zat yang berperan penting sebagai blok pembangun pada setiap fase kehidupan. Protein dalam tepung garut berperan penting dalam pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan tubuh. Protein berfungsi untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang dan otot, memproduksi hormon, dan membantu sistem imun dalam memerangi infeksi.

6. Menjaga berat badan

Saat Anda mengkonsumsi serat larut, rasa lapar akan terkontrol sehingga gula darah Anda pun cenderung lebih stabil. Mengapa demikian? Masih banyak orang, termasuk para pra-diabetes dan penderita diabetes yang belum mampu mengontrol menu makanan harian, termasuk camilannya sehingga saat lapar cenderung mengkonsumsi makanan tinggi indeks glikemik. Dampaknya tentu saja kenaikan kadar gula dalam darah.

Baca juga: Diet Dengan Tepung Garut, Beras Merah dan Kentang

7. Memenuhi mikronutrien penting bagi ibu hamil

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil yang terakhir adalah saat hamil, Anda membutuhkan mikronutrien dalam jumlah yang lebih banyak, seperti zat besi, magnesium, dan yang lainnya. Dalam 100 gram umbi garut mentah terdapat 25 gram magnesium dan 1,5 mg zat besi. Ibu hamil membutuhkan mikronutrien tersebut untuk menjaga kesehatan janin dan mendukung perkembangannya secara optimal.

Yuk, Moms, selingi atau ganti tepung Anda dengan tepung garut saat hamil dan rasakan manfaat tepung garut untuk ibu hamil. Tepung garut Eka Farm terbuat dari 100% pati umbi garut pilihan untuk mendukung kesehatan Anda sekeluarga.

Nah, itulah penjelasan MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Jika anda sedang mencari Tepung Garut. Anda dapat memesannya di https://www.ekafarm.com/ atau silahkan hubungi whatsapp 0811-2650-296

PERMASALAHAN SUSU SKM UNTUK PENGGANTI ASI

PERMASALAHAN SUSU SKM UNTUK PENGGANTI ASI

Susu kental manis atau sering disingkat menjadi SKM ternyata masih banyak diandalkan para ibu sebagai pengganti ASI atau pelengkap ASI. Padahal, seharusnya ASI full harus diberikan hingga 2 tahun jika memungkinkan dan SKM tidak dianjurkan untuk anak usia di bawah 1 tahun.

Permasalahan SKM untuk pengganti ASI

Penemuan SKM oleh Gail Borden adalah salah satu efek Perang Sipil. Pada saat penemuannya, SKM diperuntukkan bagi para tentara saat Perang Sipil. Penambahan gula sebagai zat pengawet susu membuatnya memiliki masa simpan yang lebih panjang dan dapat didistribusikan tanpa risiko tumpah. Akan tetapi, pada perkembangannya SKM diberikan pada balita, bahkan pada bayi usia menyusui ASI eksklusif.

Baca juga: Bahaya Gula Putih Biasa

Permasalahan SKM untuk pengganti ASI masih banyak dijumpai di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Jakarta dan Jawa Barat. Menurut survei Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dan Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, masih terdapat 25,7% ibu yang memberikan SKM pada balita di Jakarta, sedangkan di Jawa Barat yaitu sebanyak 28%. Dari hasil survei yang dirilis CNN Indonesia (20/11/2020) yang melibatkan 1.268 ibu dan balita.

Sebanyak 341 ibu atau 26,9% di DKI Jakarta dan Jawa Barat menganggap bahwa susu adalah SKM. Fakta yang miris yaitu ditemukan 60% anak usia 0-2 tahun sudah diberi SKM. Padahal, usia tersebut adalah usia yang masih dianjurkan untuk diberi ASI. Fakta lain yang mengejutkan yaitu sekitar 65% responden memberikan SKM lebih dari sekali dalam sehari.

Iklan dan strategi marketing SKM membantu pembentukan persepsi para orang tua

Ketua YAICI, Arif Hidayat, S.E., M.M., mengatakan bahwa persepsi salah mengenai SKM telah berlangsung berpuluh- puluh tahun. Persepsi yang sudah mendarah daging tersebut memang membutuhkan usaha yang lebih ekstra untuk diluruskan.

Bahasa iklan dan strategi marketing seringkali tidak berfokus pada kesehatan jangka panjang target pasarnya. Iklan SKM sejak dahulu kala dibuat sedemikian rupa sehingga membentuk persepsi para penontonnya bahwa SKM itu menyehatkan dan nikmat. Selain itu, seringkali iklan SKM menonjolkan berbagai macam kandungan gizi yang dibutuhkan oleh anak. Padahal, SKM selalu memiliki kandungan gula yang tinggi dan gizinya pun bisa didapatkan dengan cara fortifikasi atau pengayaan gizi yang tidak terkandung dalam makanan tersebut.

Menurut WHO, idealnya MPASI diperkenalkan setelah bayi menginjak usia 6 bulan. Sebelum usia itu, maka para ibu dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya. Akan tetapi, tidak semua bayi bisa mendapatkan ASI eksklusif, baik karena tidak memiliki sosok ibu atau ASI ibu memang tidak bisa keluar. Solusi permasalahan itu adalah ditemukannya susu formula pada awal abad ke-20.

Ikatan Dokter Indonesia mengungkapkan bahwa SKM dibuat melalui proses penguapan dengan kandungan protein rendah dan kadar gula tinggi. Mengutip dari tirto.id, kandungan gula dalam satu porsi SKM melebihi 50% total kalorinya. Padahal, menurut WHO, aturan konsumsi gula tambahan tidak boleh melebihi 10% total kalori harian. Protein dalam SKM pun lebih rendah daripada susu formula bubuk.

Edukasi pentingnya pemberian ASI

Pemberian ASI pada anak di bawah 2 tahun merupakan salah satu upaya untuk mencegah 1,4 juta kematian setiap tahunnya pada balita di negara berkembang (Black dkk., 2008). Menurut IDAI, pemberian susu untuk anak di atas 1 tahun, baik itu ASI ataupun susu lain hanya boleh diberikan maksimal 30% dari total kalori harian.

Mengutip dari Media Indonesia, konsumsi SKM telah merenggut korban gizi buruk di Batan dan Kendari. Korban gizi buruk tersebut adaah bayi berusia 0-23 bulan. Bahkan, seorang bayi berusia 10 bulan meninggal dunia akibat kekurangan gizi.

Beberapa kekurangan gizi yang dapat terjadi pada anak- anak akubat SKM yaitu beriberi (kekurangan vitamin B1), batu ginjal pada anak yang berasosiasi dengan rendahnya keberagaman makanan usia MPASI. Mengutip dari penelitian yang dipublikasikan dalam PLoS One, kekurangan ASI menjadi salah satu penyebab tingginya kasus malnutrisi dan kematian bayi.

Terkadang, pengambilan keputusan tentang ASI dipengaruhi oleh pihak keluarga. Sebuah penelitian yang dilakukan di Laos mengungkapkan hasil bahwa dalam mengambil keputusan, ada pengaruh dari keluarga ayah bayi. Ibu yang memberikan ASI (kolostrum) pada bayinya memiliki potensi yang lebih kecil untuk memberikan pengganti ASI.

Edukasi tentang pentingnya ASI bukan hanya harus dikomunikasikan kepada para ibu, tetapi juga para ayah. Ayah, selain sebagai kepala keluarga juga menjadi salah sata support system terpenting dan terdekat bagi istrinya. Peran ayah untuk memberikan dukungan menyusui ASI eksklusif dalam berbagai bentuk dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemberian ASI.

Jadi, yuk sama- sama kita dukung para ibu untuk menyusui bayinya selama 2 tahun sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya ASI. SKM bukan menjadi jalan alternatif pengganti ASI, melainkan

 

 

 

 

BINGUNG PILIH MPASI? BERAS MENTIK WANGI SUSU PILIHANNYA

BINGUNG PILIH MPASI? BERAS MENTIK WANGI SUSU PILIHANNYA

Beras Mentik Wangi Susu untuk MPASI – Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau biasa disingkat menjadi MPASI umumnya diberikan setelah bayi berumur 6 bulan. MPASI diberikan untuk menambah nutrisi pada bayi. Mulai umur 6 bulan, umumnya gigi bayi sudah tumbuh. Oleh karenanya, pemberian asupan tambahan selain ASI menjadi penting untuk mengasah kemampuan motorik bayi. Selain itu, pada masa ini, bayi sudah mulai banyak beraktivitas sehingga butuh asupan kalori lebih untuk diubah menjadi energi.

Pemberian MPASI sebaiknya dilakukan secara bertahap. Pertama, mulai dari makanan yang kepadatannya rendah serta teksturnya halus. Jika bayi mudah mencernanya, berangsur-angsur mulai selingi dengan makanan yang teksturnya sedikit lebih kasar hingga akhirnya diberi makanan padat.

Makanan yang sering dijadikan pilihan para ibu untuk MPASI yaitu makanan dengan tekstur lembut, biasanya dengan memblender, atau melumatkan dan menyaring nasi, sayuran, dan sumber protein seperti kukusan daging, tahu atau hati ayam. Ada kalanya, para ibu menginginkan pilihan yang simpel dan praktis, pilihannya bubur bayii, biskuit bayi, atau makanan instan dalam kemasan lain dengan banyak pilihan rasa. Namun, tahukah Moms, jika MPASI yang disarankan oleh WHO tidak hanya mencakup makanan dengan tekstur lembut, tetapi juga harus dipastikan mengandung makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) serta mikronutrien (serat, vitamin, mineral) yang cukup.

Biasanya, untuk memenuhi sumber karbohidrat utama, termasuk sebagai bahan MPASI, para ibu memilih nasi putih. Alasannya tentu harganya yang terjangkau, mudah didapat, dan terbiasa. Akan tetapi, bagaimana jika ternyata masih ada banyak pillihan sumber karbohidrat utama yang jauh lebih kaya gizi untuk bayi Anda? Beras berkualitas dan organik jenis mentik wangi susu dapat menjadi salah satu pilihan Anda.

Mengapa harus memilih beras mentik wangi susu untuk MPASI?

Moms, seperti yang kita tahu, tumbuh kembang si kecil sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang kita berikan. Oleh karena itu, jika Anda masih selalu memberikan nasi putih yang dilumatkan untuk bahan MPASI, coba pertimbangkan untuk beralih ke pilihan whole grain, salah satunya beras mentik wangi susu. Nutrisi yang sudah banyak terlepas dari bulir beras putih pada saat proses penggilingan (melepas lapisan bekatul dan germ) membuat gizinya menjadi tidak utuh. Selain itu, kandungan serat pada nasi putih pun tergolong rendah. Mengapa beras mentik wangi patut Anda pertimbangkan untuk menjadi selingan atau bahkan pengganti nasi biasa dalam MPASI?

1. Gizi dalam beras mentik wangi susu masih utuh

Gizi yang terkandung dalam 100 gram beras mentik wangi susu dapat dilihat adalah sebagai berikut.

Beras Mentik Wangi Susu untuk MPASI

Makronutrien serta kandungan serat pada mentik wangi susu mampu mencukupi kebutuhan gizi harian bayi sehingga beras mentik wangi susu ini cocok dijadikan pilihan MPASI.

2. Membantu memperlancar fungsi sistem saluran pencernaan pada bayi

Kandungan serat dalam beras mentik wangi susu yang lebih tinggi daripada beras putih atau beras biasa berperan dalam memperlancar kerja saluran pencernaan. Meskipun begitu, tentu pemberian serat dari sumber yang lebih tinggi serat eperti sayur dan buah tetap harus dilakukan.

3. Aman dikonsumsi bayi karena terbebas dari penggunaan pestisida dan bahan kimia lain

Beras mentik wangi susu merupakan beras organik. Beras unggulan lokal ini ditanam dari benih padi lokal tanpa rekayasa genetika (GMO). Selain itu pembudidayaannya juga organik, tanpa menggunakan pestisida maupun bahan kimia lain. Dengan demikian, kualitas beras ini lebih baik dan lebih aman serta sehat untuk menjadi bahan konsumsi harian bagi bayi.

4. Mengasah fungsi motorik pada gigi serta membiasakan lambung bayi untuk mengolah makanan

Tekstur nasi mentik wangi susu yang pulen, tetapi juga sedikit lengket dan lebih padat dapat mengasah fungsi gigi pada bayi yang mulai tumbuh. Selain itu, lambung bayi sejak usia 6 bulan pun sebaiknya mulai dibiasakan untuk mengolah makanan seperti bubur bertekstur lembut sampai padat.

5. Membangkitkan nafsu makan bayi

Nasi mentik wangi susu memiliki aroma wangi yang khas. Aroma wangi ini dapat merangsang bayi untuk makan lebih lahap.

Meskipun pemberian MPASI dianjurkan sejak bayi menginjak usia 6 bulan, tetapi tentu saja kesiapan setiap bayi untuk menerima asupan MPASI berbeda-beda. Maka dari itu, perhatikan dengan baik apakah bayi Anda sudah siap untuk mendapat asupan MPASI atau belum. Jika masih ragu-ragu, konsultasikan ke dokter untuk menentukan waktu terbaik pemberian MPASI. Masih ragu menjadikan beras mentik wangi susu untuk MPASI? Moms bisa pesan langsung di Eka Farm.

MPASI Beras Merah

MPASI Beras Merah

Pada 6 bulan pertama pasca kelahiran, makanan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI). Setelah 6 bulan, seorang bayi bisa diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk menambah nutrisi bayi. MPASI beras merah sangat disarankan karena banyak manfaat yang dikandungnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengenalan MPASI

  1. Pastikan bayi sudah cukup umur untuk menerima MPASI. Di umur 6 bulan biasanya bayi sudah siap untuk pemberian MPASI. Ciri-ciri yang dapat dilihat bahwa bayi siap menerima MPASI antara lain, bayi sudah bisa menahan kepalanya, sudah bisa duduk bersandar dengan baik, dan sering kali bayi terlihat “kelaparan” meskipun sudah diberikan beberapa kali ASI.
  2. Saat pertama kali memberi MPASI, lakukan sedikit demi sedikit, dan jumlahnya bisa ditambah seiring perkembangan bayi. Cukup 2-3 sendok pada saat pertamanya.
  3. Penggunaan bahan bertekstur lembut dan anti alergi, hal ini berkaitan dengan sistem pencernaan bayi yang masih lemah. Salah satu yang bisa digunakan adalah tepung beras. Selain mengandung gizi yang diperlukan, mayoritas tepung beras adalah makanan anti alergi. Bubur juga bisa menjadi makanan MPASI, selain tepung beras.
  4. Tahapan pengenalan makanan pada bayi setelah bubur dan tepung beras bisa dimulai dengan sayuran dan buah-buahan, yang tentu saja dengan cara dilembutkan terlebih dahulu.
  5. Hindari garam, gula, dan penyedap yang terlalu berlebihan. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan rasa asli setiap bahan makanan pada bayi. Jika ingin menambah citra rasa, cukup dengan menambahkan daun salam ataupun kaldu ayam, ikan, daging yang dibuat sendiri.
  6. Jangan terlalu banyak mencampur bahan makanan. Berikan bahan makanan satu-persatu dan berikan selang waktu beberapa hari untuk mengetahui respon bayi apakah alergi terhadap suatu makanan tertentu atau tidak. Beberapa makanan yang memiliki resiko tinggi antara lain, telur, ikan, udang, kacang, dan gandum.
  7. Pengolahan MPASI harus higienis dan proses pengolahannya juga harus diperhatikan kebersihannya.

Keunggulan MPASI beras merah?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan MPASI yang diberikan kepada bayi tidak hanya makanan yang asal bertekstur lembut saja, namun juga mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Nutrisi-nutrisi tersebut memang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Salah satu MPASI kaya nutrisi yang baik untuk perkembangan bayi adalah bubur yang berasal dari beras merah.

Selain hal tersebut pemberian MPASI berguna untuk melatih kemampuan otot-otot mulut dan kemampuan motorik bayi.

Nutrisi yang terkandung dalam beras merah beraneka ragam dan sangat cocok sebagai MPASI. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori sedangkan beras putih memiliki 242 kalori. Beras merah memiliki 4,5 gram protein, sedangkan beras putih memiliki 4,4 gram protein. Beras merah memiliki 1,8 gram lemak, sedangkan beras putih hanya 0,4 gram. Selanjutnya, beras merah memiliki 3,5 gram serat dan 45,8 gram karbohidrat. Sedangkan beras putih hanya memiliki 0,6 gram serat dan 53,2 gram karbohidrat. Nilai gizi lain dalam beras merah antara lain zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, omega 3, omega 6, dan fosfor.

Oleh karenanya MPASI beras merah sangat disarankan untuk dikonsumsi. Kandungan beras merah yang kaya nutrisi mencegah alergi yang biasa terjadi pada bayi. Serat yang banyak terkandung dalam beras merah juga bisa membantu bayi terhindar dari sembelit.

Cara memasak MPASI beras merah

Untuk memberikan beras merah kepada bayi terdapat 2 cari. Pertama, beras merah bisa dihaluskan agar menjadi tepung terlebih dahulu. Dari tepung tersebut selanjutnya bisa diolah menjadi MPASI berupa bubur untuk bayi. Cara yang kedua adalah dengan memasak secara langsung seperti memasak bubur nasi putih pada umumnya.

Cara membuat bubur dengan beras merah yang sudah diubah menjadi tepung cenderung lebih mudah. Yaitu dengan mencampurkan tepung beras merah dengan air, aduk hingga rata. Memasaknya cukup dengan api kecil hingga matang. Untuk makanan pertama bayi, lebih baik tidak terlalu banyak untuk mencampurkan bahan-bahan lain. Bisa ditambahkan susu formula sebagai pengganti airnya

Cara yang kedua, beras merah bisa dijadikan bubur. Cuci beras merah hingga bersih, lalu rebus dengan perbandingan air 1:6. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan tekstur bubur beras merah yang empuk mengingat beras merah cenderung lebih padat daripada beras putih pada umumnya. Cobalah mengkombinasikan beras merah tersebut dengan susu formula atau ASI sampai menjadi bubur. Jika bayi anda sudah siap umur, bubur beras ini dapat dicampur dengan bahan-bahan lain seperti sayur, ikan, ataupun daging.

Pemberian MPASI dan ASI perlu di selang-seling sesuai perkembangan bayi. Semakin tinggi perkembangannya, ibu-ibu bisa membuat kreasi sendiri. Kreasi yang bervariasi tentu akan menambah gizi dan nutrisi si kecil.

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan

Tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Mungkin hal tersebut merupakan keinginan setiap ibu-ibu yanag sedang dalam masa kehamilan. Namun alih-alih bersemangat, justru lemas dan lesu yang dirasakan ibu dalam masa-awal kehamilan. Tak perlu khawatir, hal tersebut memang hal umum yang terjadi pada ibu hamil.

Rasa lemas dan lesu pada masa kehamilan muncul karena naiknya kebutuhan energi pada tubuh ibu hamil. Hal ini tentu saja akan mengganggu aktivitas bahkan menyulitkan keseharian ibu hamil dalam menyelesaikan tugas-tugas rumah. Selain meningkatnya jumlah energi yang dibutuhkan saat masa kehamilan, hal lain yang mengakibatkan rasa lemas pada ibu hamil adalah perubahan hormon dan fisik.

Lalu bagaimana tips agar tetap bersemangat dalam masa kehamilan?

Banyak cara yang bisa dilakukan calon ibu untuk mengatasi rasa lemas dan tetap bersemangat dalam masa kehamilan. Salah satunya adalah meningkatkan stamina, mencukupi asupan nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil, hingga rutin berolahraga. Hal-hal lain yang dapat dilakukan ibu-ibu pada masa kehamilan agar tetap bersemangat antara lain:

    1. Lengkapi asupan nutrisi

      Langkah pertama untuk tetap bersemangat dalam masa kehamilan dan bebas beraktivitas adalah mencukupi asupan nutrisi. Pastikan ibu hamil mendapatkan asupan seperti protein, zat besi, dan kalori yang cukup. Dengan tercukupinya asupan nutrisi tersebut, ibu hamil bisa menjaga stamina tubuh sekaligus mencegah munculnya rasa lelah selama masa kehamilan.
      Pada masa kehamilan, ibu hamil memang memerlukan makanan dan kalori yang lebih banyak dari biasanya. Salah satu satu tips untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan tetap berenergi adalah makan 3-6 porsi kecil dalam sehari. Mengkonsumsi makanan porsi kecil namun rutin, lebih dianjurkan daripada makan 3 kali sehari namun dengan porsi besar. Dengan demikian, ibu hamil akan tetap bersemangat sepanjang hari dan mencegah kantuk.
      Sumber energi pada ibu hamil haruslah mengandung karbohidrat dan kalori. Pemilihan sumber karbohidrat untuk ibu hamil akan berpengaruh pada kandungan glukosa yang baik untuk proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Lebih disarankan untuk memilih karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh, agar gula darah tidak melonjak secara drastis. Misalnya nasi merah, dan roti gandum, daripada nasi putih, dan mie.

    2. Mengatur kegiatan sehari-hari

      Ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari saat masa kehamilan. Mengatur dan mengurangi aktivitas, menjadi hal penting saat hamil. Hal ini berkaitan dengan energi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Aturlah waktu dan kegiatan sehari-hari agar tidak banyak membuang energi.
      Prioritaskan untuk melakukan kegiatan yang memang menunjang masa kehamilan. Jangan sungkan untuk meminta bantuan dari asisten rumah tangga, kerabat, bahkan ibu untuk membersihkan rumah, memasak, atau hal lainnya.

    3. Memperbanyak waktu tidur dan istirahat

      Masa kehamilan merupakan masa-masa menguras energi bagi ibu hamil. Berkurangnya energi akan menurunkan semangat dan munculnya rasa lelah pada ibu hamil. Untuk itu, ibu hamil membutuhkan waktu tidur ekstra agar tubuh tetap bugar, penuh semangat dan janin sehat.Selain tidur selama 8 jam pada malam hari, ibu hamil disarankan untuk menambah jam tidur disiang hari 1-2jam setiap harinya. Tercukupinya waktu tidur akan mempengaruhi kebugaran dan menambah semangat ibu hamil dalam beraktifitas.

    4. Melakukan olahraga

      Memelihara kebugaran tubuh sangat berkaitan dengan semangat aktivitas keseharian ibu hamil. Jika tubuh ibu hamil bugar tentu semakin semangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Tidak perlu olahraga berat-berat untuk menjaga kebugaran, ibu hamil bisa memilih senam atau sekedar jalan kaki.
      Olahraga selain bagus untuk menjaga kebugaran dan mood ibu hamil, juga berdampak pada perkembangan janin. Olahraga secara teratur selama masa kehamilan mampu mengurangi keluhan sakit punggung serta kelelahan. Selain menghilangkan stres, olahraga menjadi sarana untuk membangun lebih banyak stamina yang dibutuhkan saat melahirkan.

    5. Minum air putih

      Kekurangan cairan dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab turunnya konsentrasi dan berdampak pada menurunnya stamina pada setiap orang, dan dehidrasi tak terkecuali ibu hamil. Untuk mengatasi masalah tersebut, orang biasa membutuhkan 7-8 gelas air putih setiap hari. Namun bagi ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi air putih, minimal 10 gelas setiap harinya tergantung pada berat badan masing-masing ibu hamil.
      Air merupakan salah satu bagian utama dalam darah yang membantu distribusi nutrisi ke sel-sel tubuh dan mengantar oksigen ke otak. Tercukupinya air dalam tubuh berarti, distribusinya nutrisi ke dalam tubuh menjadi lancar, dan terpenuhinya energi.
      Meminum air putih akan mencegah dehidrasi, yang biasanya berdampak pada sakit pada sakit punggung, dan masalah pada ginjal. Asupan air putih yang cukup bisa mengurangi resiko penumpukan cairan pada organ tubuh seperti pada persendian kaki dan tangan. Penumpukan cairan ini terjadi karena peredaran kurang lancar dalam tubuh dan tekanan berat bayi pada pembuluh darah kaki, tangan dan persendian, yang tiba-tiba menjadi bengkak.

Menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan asupan lainya sangat penting bagi ibu hamil agar tetap bersemangat dalam beraktivitas sehari-hari. Jangan jadikan masa kehamilan sebagai alasan untuk bermalas-malasan ya.