Omelet with Mashed Brocolli Menu Untuk Diet

Omelet with Mashed Brocolli Menu Untuk Diet

Omelet with Mashed Brocolli Menu Untuk Diet– Kegemukan atau obesitas merupakan salah satu penyakit kronis yang mempengaruhi sistem tubuh dan memicu penyakit serius lainnya. Seseorang dikatakan kegemukan jika berat badannya melebihi 20% dari berat badan normal untuk tingginya. Kegemukan tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan penyakit lain misalnya stroke, serangan jantung dan diabetes.

Obesitas juga salah satu faktor penyebab penyakit tekanan darah tinggi. Mengingat begitu bahayanya diabetes, Anda harus mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat. Caranya adalah dengan menjalankan diet. Diet dapat membuat hidup Anda lebih bugar. Pengertian diet sehat yang sehat ialah duet yang menekankan konsumsi makanan rendah lemak, buah-buahan, sayur dan biji-bijian utuh. Anda bisa memulai diet sehat dengan mengonsumsi beras diet dan mencoba resep masakan diet.

Apa itu Beras Diet?

Beras Diet merupakan beras khusus untuk menjaga berat badan tetap ideal. Beras ini terdiri dari campuran beras merah dan beras putih. Pemanfaatan beras merah di dalam Beras Diet berguna sebagai pelangsing alami tubuh. Sebab, beras merah adalah biji-bijian utuh yang tinggi serat dan mengandung nutrisi lengkap.

Beras putih dicampurkan ke dalam Beras Diet agar tekstur beras menjadi empuk atau pulen. Rasa Beras Diet menjadi lebih enak karena sudah dicampur beras putih tersebut. Aroma Beras Diet ketika matang mengeluarkan wangi khas beras. Mengonsumsi Beras Diet akan melangsingkan tubuh Anda tanpa menjadikan Anda merasa kelaparan. Sebab, Beras Diet tidak terlalu keras dan nyaman saat dikunyah.

Apa Manfaat Beras Diet?

  1. Rendah glikemik dan tinggi serat membuat Beras Diet akan mengontrol nafsu makan Anda. Anda juga merasa kenyang lebih lama dan tidak mudah lapar.
  2. Beras merah dalam Beras Diet mengandung magnesium sehingga akan memecah lemak pada tubuh Anda. Selain itu, beras merah mampu mencegah penyerapan lemak.
  3. Beras merah yang dicampur untuk Beras Diet dilengkapi serat lebih banyak daripada beras putih. Serat ini berguna memelihara kesehatan pencernaan dan mencegah susah buang air besar.

Omelet with Mashed Broccoli Menu Untuk Diet:

Mengonsumsi Beras Diet rasanya kurang lengkap tanpa menu lauk pauk dan sayur. Anda bisa membuat resep masakan diet berupa omelet with mashed broccoli dari Dwinita Riani yang ditulis di Cookpad. Brokoli tinggi serat dan kandungan airnya banyak sehingga baik dikonsumsi untuk Anda yang sedang berdiet. Serat brokoli membantu menurunkan berat badan Anda. Menu untuk diet adalah sebagai berikut.

Bahan Omelet :

  1. 4 telur ayam
  2. ½ sendok teh susu bubuk
  3. 1 sendok teh mentega tawar
  4. merica bubuk secukupnya
  5. bawang putih bubuk secukupnya

Bahan Mashed Broccoli :

  1. ½ kuntum sayur brokoli
  2. 1 buah kentang
  3. ½ sendok teh susu bubuk
  4. merica bubuk secukupnya
  5. bawang putih secukupnya

Cara Membuat menu untuk diet Omelet with Mashed Broccoli menu untuk diet

  1. Campur telur, merica, bawang putih bubuk, susu bubuk. Tuang campuran tersebut ke dalam wajan yang diberi mentega.
  2. Masak omelet hingga matang lalu sisihkan.
  3. Rebus sayur brokoli dan kentang sampai matang.
  4. Potong cacah brokoli sampai halus, namun masih ada teksturnya. Untuk kentang, hancurkan sampai lembut.
  5. Campurkan kentang yang sudah dihancurkan dan brokoli cincang. Beri air, susu bubuk, merica, bawang putih bubuk. Aduk merata dan masak sebentar.
  6. Sajikan omelet dan mashed broccoli dalam keadaan hangat.

Selamat mencoba…

Apakah benar kandungan gizi beras merah lebih baik?

Apakah benar kandungan gizi beras merah lebih baik?

Apakah benar kandungan gizi beras merah lebih baik?- Di sebuah media sosial seorang ahli gizi menulis, “ saat orang makan nasi merah, pasti Anda akan menebak jika mereka sedang berdiet. “ Karena nasi merah sering kali diklaim dapat membantu menurunkan berat badan. Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Nasi merah sering dijadikan alternatif makanan pokok selain nasi putih. Bahkan nasi merah dijadikan asupan utama bagi mereka yang sedang berdiet atau menjalani pola hidup sehat.

Apakah Anda tahu apa saja perbedaan beras merah dengan beras putih dari segi kandungan gizi? Ini jawabannya.

Seratnya lebih tinggi

Beras merah dianggap sebagai salah satu jenis beras yang paling bernutrisi, karena proses produksinya tanpa pembuangan kulit. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori, 4.5 gram protein, 1.8 gram lemak, 3.5 gram serat, dan 45.8 gram karbohidrat. Sedangkan dengan porsi yang sama, beras putih mengandung 242 kalori, 4.4 gram protein, 0.4 gram lemak, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat. Beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dengan kalori yang lebih rendah jika dibandingkan dengan beras putih.

Vitaminnya lebih banyak

Beras merah merupakan sumber thiamine, niacin, dan vitamin B6 yang baik. Pada satu porsi beras merah mengandung 0.2 mg thiamine, 2.6 mg niacin, dan 0.3 mg vitamin B6. Beberapa beras putih yang dijual di pasaran kini menambahkan vitamin B yang umumnya hilang pada masa pengolahan. Vitamin B ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Mineralnya lebih kaya

Setiap porsi beras merah dapat memberikan kandungan 86 mg magnesium (22% dari anjuran asupan harian) dan 150 mg fosfor (15% dari anjuran asupan harian). Sedangkan beras putih ‘hanya’ menyumbang 24 mg magnesium dan 69 mg fosfor. Magnesium penting untuk menjaga fungsi imunitas, jantung, dan saraf. Sementara fosfor dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fungsi ginjal, tulang, dan gigi.

Mengontrol gula darah

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan di International Journal of Food Science and Nutrition tahun 2006, mereka yang makan beras merah memiliki kadar gula darah yang lebih rendah setelah makan jika dibandingkan dengan beras putih. Mengapa? Hal tersebut dikarenakan indeks glikemik beras merah lebih rendah (55) jika dibandingkan dengan beras putih (86). Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat, polifenol dan phytic acid yang lebih tinggi pada beras merah.

Indeks glikemik adalah kemampuan suatu makanan untuk meningkatkan kadar gula di dalam darah. Indeks glikemik yang rendah mengindikasikan makanan tersebut lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Dengan mengganti konsumsi nasi putih Anda dengan nasi merah, menurut penelitian yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine tahun 2011, risiko diabetes Anda dapat menurun.

Efektif menurunkan berat badan

Mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi merah dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan, karena menyumbang kalori lebih sedikit. Selain itu, nasi merah memiliki kadar serat yang lebih tinggi sehingga dapat membuat Anda lebih cepat kenyang dan tidak makan berlebihan.

Namun, dengan mengonsumsi nasi merah yang dimasak dari beras ini setiap hari tidak serta-merta akan membuat Anda menjadi langsing.  Karena dalam menurunkan berat badan, Anda perlu mengkonsumsi kalori lebih sedikit dan membakar kalori lebih banyak melalui olahraga. Di sebuah media sosial seorang ahli gizi menulis, “ saat orang makan nasi merah, pasti Anda akan menebak jika mereka sedang berdiet. “

Karena nasi merah sering kali diklaim dapat membantu menurunkan berat badan. Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Nasi merah sering dijadikan alternatif makanan pokok selain nasi putih. Bahkan nasi merah dijadikan asupan utama bagi mereka yang sedang berdiet atau menjalani pola hidup sehat.

Apakah Anda tahu apa saja perbedaan beras merah dengan beras putih dari segi kandungan gizi? Ini jawabannya.

Seratnya lebih tinggi

Beras merah dianggap sebagai salah satu jenis beras yang paling bernutrisi, karena proses produksinya tanpa pembuangan kulit. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori, 4.5 gram protein, 1.8 gram lemak, 3.5 gram serat, dan 45.8 gram karbohidrat.

Sedangkan dengan porsi yang sama, beras putih mengandung 242 kalori, 4.4 gram protein, 0.4 gram lemak, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat. Beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dengan kalori yang lebih rendah jika dibandingkan dengan beras putih.

Vitaminnya lebih banyak

Beras merah merupakan sumber thiamine, niacin, dan vitamin B6 yang baik. Pada satu porsi beras merah mengandung 0.2 mg thiamine, 2.6 mg niacin, dan 0.3 mg vitamin B6. Beberapa beras putih yang dijual di pasaran kini menambahkan vitamin B yang umumnya hilang pada masa pengolahan. Vitamin B ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Mineralnya lebih kaya

Setiap porsi beras merah dapat memberikan kandungan 86 mg magnesium (22% dari anjuran asupan harian) dan 150 mg fosfor (15% dari anjuran asupan harian). Sedangkan beras putih ‘hanya’ menyumbang 24 mg magnesium dan 69 mg fosfor. Magnesium penting untuk menjaga fungsi imunitas, jantung, dan saraf. Sementara fosfor dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fungsi ginjal, tulang, dan gigi.

Mengontrol gula darah

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan di International Journal of Food Science and Nutrition tahun 2006, mereka yang makan beras merah memiliki kadar gula darah yang lebih rendah setelah makan jika dibandingkan dengan beras putih. Mengapa? Hal tersebut dikarenakan indeks glikemik beras merah lebih rendah (55) jika dibandingkan dengan beras putih (86). Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat, polifenol dan phytic acid yang lebih tinggi pada beras merah.

Indeks glikemik adalah kemampuan suatu makanan untuk meningkatkan kadar gula di dalam darah. Indeks glikemik yang rendah mengindikasikan makanan tersebut lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Dengan mengganti konsumsi nasi putih Anda dengan nasi merah, menurut penelitian yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine tahun 2011, risiko diabetes Anda dapat menurun.

Efektif menurunkan berat badan

Mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi merah dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan, karena menyumbang kalori lebih sedikit. Selain itu, nasi merah memiliki kadar serat yang lebih tinggi sehingga dapat membuat Anda lebih cepat kenyang dan tidak makan berlebihan. Namun, dengan mengonsumsi nasi merah yang dimasak dari beras ini setiap hari tidak serta-merta akan membuat Anda menjadi langsing.  Karena dalam menurunkan berat badan, Anda perlu mengkonsumsi kalori lebih sedikit dan membakar kalori lebih banyak melalui olahraga.

Salam sehat, Be Rice Be Healty….

Ingin Diet Namun Tetap Makan Nasi

Ingin Diet Namun Tetap Makan Nasi

Ingin Diet Namun Tetap Makan Nasi- Kelebihan lemak, atau kegemukan, selalu saja menjadi problem di mana saja, kapan saja, dan bagi siapa saja. Di kalangan perempuan, kegemukan tak ubahnya “koreng” di bagian tubuh yang terbuka. Membuat risih, tidak percaya diri, dan yang pasti kegemukan menjadi pemicu munculnya banyak penyakit. Maka tidak heran jika kaum perempuan, agar tampak slim and fit, rela melakukan apa agar lemak tak menumpuk.

Sementara di kalangan kaum lelaki, kegemukan tidak terlalu merisaukan, kecuali berusaha diet agar tubuh menjadi sehat. Dan sangat sedikit, kaum lelaki diet karena ingin tampil slim, and chik. Namun keduanya tetap saja berusaha diet, dengan berbagai cara. Yang kadang cara diet justru menimbulkan efek negatif terhadap kesehatannya. Seperti menekan porsi makan nasi selimit mungkin, atau bahkan tidak makan nasi sama sekali.

Nah, barangkali anda yang susah menghapus kebiasaan makan nasi, tetapi ingin diet, sebaiknya anda mencoba beras diet.

Beras Diet organik

Beras Diet Organik  mempunyai khasiat cocok untuk anda yang sedang diet. Beras ini mempunyai tiga manfaat diet sekaligus, yaitu mengontrol nafsu makan, membantu metabolisme lemak serta memperbaiki pencernaan.

Indeks glikemik yang rendah dan kandungan serat yang tinggi sangat bagus untuk mengontrol nafsu makan. Beras diet memiliki kadar gula darah yang lebih stabil dan sekaligus  lambung kenyang lebih lama. Penumpukan lemak pada tubuh membuat bentuk tubuh kurang enak dilihat. Beras ini membantu memecah atau metabolisir lemak lebih optimal. Selain itu juga mencegah penyerapan lemak berlebihan.

Di samping itu beras diet, juga bermanfaat untuk mngendalikan kegemukan (Obesitas). Obesitas berawal dari masalah pencernaan yang sudah kronis. Berbagai masalah pencernaan bisa dibantu penyelesaiannya dengan beras diet organik ini.

Beras Merah 

Beras Merah sudah terkenal khasiatnya sebagai makanan untuk diet pelangsingan. Karena Beras Merah mempunyai serat yang tinggi yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan tetapi membuat kita kenyang lebih lama. Tidak hanya itu, Beras Merah juga mengandung berbagai mineral dan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mengatasi obesitas atau kegemukan.

Indeks Glikemik Beras Merah juga termasuk rendah sehingga tidak langsung menaikkan kadar gula dalam darah. Sehingga insulin lebih hemat dan tidak mudah lapar. Sedangkan Beras Putih yang menjadi kombinasinya mempunyai Indeks Glikemik yang lebih rendah daripada Beras Merah. Namun karakternya tidak sekeras beras merah jika dimasak.

Beras ini termasuk beras yang pulen meski tidak sepulen Menthik atau  Pandan Wangi. Sehingga jika dikombinasikan dengan Beras Merah, nasi merahnya tidak terlalu keras dan enak dimakan. Maka orang yang mengkonsumsinya bisa lebih nyaman untuk melakukan Diet Pelangsingan tanpa kelaparan.

Disamping tubuh Anda jadi langsing, penyakit-penyakit atau keluhan yang menyertai selama kegemukan jadi sembuh.

Enakkan Diet dengan Beras Diet?

 

Jangan Korbankan Kesehatan Anda hanya Untuk Slim!

Jangan Korbankan Kesehatan Anda hanya Untuk Slim!

Jangan Korbankan Kesehatan Anda hanya Untuk Slim…!!!- Jangan jadikan diri anda kelinci percobaan, untuk program diet. Salah-salah, anda justru mengorbankan kesehatan anda sendiri, hanya karena ingin tampil slim dengan program diet. Seperti megkonsumsi buah dengan kadar vitamin C yang berlebihan, atau mengkonsumsi obat-obat pelangsing yang berlebihan, justru akan mempertaruhkan ginjal anda.

Atau jika anda terus menerus mengikuti program diet, kapan berakhirnya? Tentu anda butuh pola makan yang normal tetapi tetap sehat. Karena tubuh membutuhkan asupan berbagai macam nutrisi, dari berbagai jenis makanan. Termasuk korbohirat.

Atau bahkan diet ekstrim, anda menahan lapar selapar-laparnya. Tanpa asupan karbohidrat dari beras atau gandum, aneka vitamin dari berbagai buah, protein nabati atau hewani.  Apa yang terjadi ? Tentu anda sedang mengorbankan jiwa raga anda sendiri, setidaknya anda tengah merusak organ-organ penting di dalam tubuh anda, seperti gagal ginjal, jantung, dan anemia kronis.

Baca Juga: Diet Dengan Tepung Garut, Beras Merah dan Kentang

Baca Juga: Diet Ekstrim Hanya Ada Dua Kemungkinan, Sakit Parah Atau Mati

Apa Solusinya?

Tidak perlu ekstrim untuk diet. Karena ada alternatif diet yang tetap makan secara normal. Dengan kata lain, perut tetap kenyang tetapi program diet tetap berjalan. Anda bisa memilih beras merah saja untuk diet.  Beras Pulen berarti ketika menjadi nasi merah rasanya empuk ketika dikunyah. Anda juga tidak perlu merendamnya dengan air sebelum ditanak. Lebih praktis dan mudah kan?

Beras Merah sebelumnya lebih dikenal sebagai pakan burung oleh sebagian masyarakat. Namun, setelah dilakukan penelitian  oleh para ilmuwan, ternyata Beras Merah mempunyai khasiat kesehatan yang lebih baik daripada beras putih.

Manfaat beras merah yang paling dikenal adalah untuk diet pelangsingan maupun penggemukan, mengatasi kelebihan kolesterol, mencegah penyakit jantung, mengatasi maag dan menambah stamina tubuh serta masih banyak lagi.

Hasil Penelitian manfaat beras merah Organik :

  • Manfaat Beras merah yaitu dapat membuat kulit lebih halus serta mengatasi alergi.
  • Sangat baik untuk makanan pendamping ASI dan untuk mendukung aktifitas belajar anak.
  • Kandungan Mineral seperti Magnesium dan Seratnya baik untuk menu diet. Hal ini dilansir oleh jurnal American Diabetes Association dari penelitian tim Prof. Hiroyuki Masuzaki di Univesitas Ryukyu, Okinawa, Jepang, Senin 30 Juli 2012.
  • The Natural Medicines Comprehensive Database menyatakan bahwa Beras Merah mengandung Lovastatin alami yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (HDL) di dalam darah.
  • Experimental Biology annual conference pernah melakukan riset pada tanggal 24-28 April di Anaheim, California, AS. Hasil dari riset tersebut diketahui terdapat dua jenis beras beras yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan resiko serangan jantung, yaitu beras merah dan setengah-giling.
  • Beras merah memiliki kandungan vitamin B yang tinggi yang bermanfaat mencegah penyakit beri-beri, sakit pinggang, reumatik, ataupun kesemutan.
  • Beras merah mampu meningkatkan stamina, memperkuat tubuh, dan mengatasi cepat lelah.
  • Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mengatasi gangguan pencernaan, sembelit, perut kembung, serta menurunkan kadar kolesterol darah.

Baca JugaEka Farm tawarkan program diet, gratis, dan dijamin tidak memiliki efek samping yang membahayakan tubuh anda

Baca Juga : Diet Bersama Ekafarm, Tak Perlu Menyiksa Diri

Vitamin Beras Merah

Beras merah juga mengandung vitamin B kompleks. Beras merah merupakan beras pecah kulit atau tumbuk, yang kulit arinya tak banyak hilang. Kulit ari beras merah mengandung zat-zat gizi yang penting bagi tubuh. Kulit ari tersebut kaya akan serat dan minyak alami. Serat  sangat penting untuk proses pengolahan energi dan pencernaan.

Satu mangkuk beras merah mengandung sekitar 3,5 gram serat, sementara beras putih kurang dari 1 gram. Wow tinggi sekali kan seratnya. Oleh karena itu juga sangat baik untuk yang kolesterol tinggi dan punya masalah pencernaan.

Kandungan vitamin dan mineral beras merah 2-3 kali beras putih. Lemak di dalam kulit ari beras merah kebanyakan merupakan lemak esensial, yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak anak. Sedangkan senyawa-senyawa dalam lemak kulit ari juga dapat menurunkan kolesterol darah, salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Maka solusi terbaik diet, menjaga kebugaran tubuh, melangsingkan tubuh bagi yang gemuk dan menggemukan tubuh bagi yang kurus adalah beras merah organik.

Baca Juga : Diet Bersama Ekafarm Dengan Beras Diet Organik Diet Tetap Kenyang

Baca Juga : Diet dengan beras hitam

Baca Juga : Diet Dengan VCO