fbpx

Beras Hitam: Cara Penyajiannya

Beras Hitam: Cara Penyajiannya – Semakin tingginya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatannya membuat kami mulai mencari alternatif sumber makanan terbaru yang mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi. Tentunya makanan yang bermanfaat bagi tubuh sehingga tubuh bisa bekerja dengan baik dan dengan semestinya.

Menurut sejarah, orang Cina kuno telah mengenal beras hitam sebagai beras terlarang, tak boleh sembarang orang dapat memakannya. Di Asia beras hitam digunakan untuk hiasan makanan, mie, sushi, dan puding.

Bagaimana di Indonesia?

Di Indonesia sendiri beras hitam sempat hampir punah dan sangat langka keberadaannya, karena tidak adanya upaya pelestarian dari petani. Namun sekarang beras hitam sudah banyak bisa di temukan di beberapa supermarket di Indonesia.

BERAS HITAM KAYA AKAN MANFAAT : BELI SEKARANG

Berikut 3 cara penyajian beras hitam:

  1. Beras Hitam Untuk orang sakit

    Penyajian untuk orang sakit tentunya berbeda dengan orang yang sehat, orang sakit belum tentu bisa konsumsi nasi. Untuk itu, diperlukan cara supaya dapat mengkonsumsi beras hitam.

  • Yang pertama adalah konsumsi AIR TAJIN atau air beras hitam, caranya: ambil 2-3 sendok makan beras hitam, lalu masukkan kedalam air mendidih +/- 3 gelas, tunggu sampai 10-15 menit, pisahkan air beras hitam dengan cara disaring, selanjutnya bisa dikonsumsi 3 x sehari, bila perlu disimpan dalam kulkas. Menurut kesehatan, air lebih cepat terserap oleh tubuh daripada makanan. Sedangkan sisa beras hitam yang sudah dimasak bisa dicampurkan dengan beras putih daripada mubadzir.
  • Yang kedua adalah dengan membuat bubur beras hitam, sehingga dapat dikonsumsi oleh orang sakit, karena teksturnya lebih lembut. Caranya, ambil 1 cangkir beras hitam, masak dengan air kurang lebih 2-3 gelas, dimasak seperti memasak beras biasa atau memasak bubur.
  • Yang ketiga adalah dengan mencampur beras hitam dengan beras putih, perbandingannya 1 ( beras hitam) : 3 (beras putih).

 

  1. Beras Hitam Untuk Diet

Semua orang mendambakan tubuh yang ideal, tubuh yang gemuk atau obesitas sangat mengganggu aktivitas, sarang berbagai penyakit, juga mengurangi penampilan. Biasanya untuk Diet, orang mengkonsumis BERAS MERAH, namun sekarang banyak yang berpindah ke BERAS HITAM, karena disamping lebih enak ( beras merah rasanya hambar ), beras hitam berkhasiat membasmi penyakit yang ditimbulkan oleh obesitas, seperti jantung, ginjal, stroke, diabetes, dan lain-lain.

Penyajian beras hitam untuk DIET lebih fleksibel dari pada penyajian untuk orang sakit, bisa dimasak seperti beras biasa, atau dicampur dengan beras putih dengan perbandingan 1 : 3 seperti cara penyajian no. 1.

 

  1. Beras Hitam Untuk Bayi

Beras hitam juga baik dikonsumsi oleh bayi, hal ini dimungkinkan untuk menjaga ketahanan tubuh balita, sehingga pertumbuhan bayi tidak terganggu.

Cara penyajiannya bisa dibuat bubur atau dicampur dengan makanan kesukaan bayi.

Beras Hitam juga tersaji dalam kemasan BUBUK, tinggal disedu dengan air panas, seperti membuat kopi atau susu, murni tanpa campuran. Bubuk beras hitam ini namanya BLACKFIT.

 

Info dan pemesanan Beras Hitam:

Cek di Toko Eka Farm

atau bisa langsung chat whatsapp DISINI

Baca juga:

Manfaat Beras Hitam untuk Wajah

Baru Tahu! Ternyata Beras Hitam Bisa untuk Merawat Kecantikan Kulit Loh

 

Cara Memasak Beras untuk Program Diet dengan Beras Merah

Cara Memasak Beras untuk Program Diet dengan Beras Merah

Cara Memasak Beras untuk Program Diet dengan Beras Merah- Selama beberapa dekade, perubahan pola hidup manusia modern memang mengalami perubahan. Hal ini terjadi, lantaran banyaknya rumah makan yang hadir dengan menyajikan beragam menu dan makanan yang tidak menyehatkan tubuh manusia. Apalagi, sifat konsumtif generasi muda membuatnya mudah mengalami kenaikan berat badan yang signifikan.

Beras merah dipercaya sebagai salah satu solusi terbaik untuk mengatasi masalah berat badan yang berlebih. Program diet dengan beras merah seketika menjadi trend dan terkenal di kalangan mereka yang menjalani diet penurunan berat badan. Namun, memasak beras merah tidak semudah dengan beras putih yang biasa Anda konsumsi.

Lantas, adakah cara khusus yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil beras merah yang pulen dan enak dikonsumsi?

Tips dan cara memasak beras merah agar pulen dan enak dimakan, yakni:

Cara Memasak Beras- Direndam selama 15 menit

Langkah pertama sebelum memasak beras merah yakni setelah dicuci bersih, maka langkah selanjutnya adalah merendamnya selama 15 menit. Tekstur beras merah memang berbeda dengan beras putih, beras merah masih memiliki lapisan sekam pada pikirannya karena tidak melalui proses penggilingan yang lama, seperti beras putih. Merendamnya membantu proses memasak beras merah lebih cepat dengan hasil yang maksimal.

Cara Memasak Beras- Dimasak tidak menggunakan rice cooker

Biasanya orang menggunakan rice cooker atau alat elektronik untuk menanak nasi. Tetapi, dalam kasus memasak beras merah, Anda disarankan memasaknya dengan cara manual atau konvensional yakni dengan menggunakan dandang. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dimana diketahui bahwa beras merah memang berbeda dengan beras putih biasa.

Cara Memasak Beras- Kukus beras merah sampai matang

Dalam proses mengukus beras merah, sebaiknya Anda menggunakan api kompor yang sedang. Sehingga proses pengukusan berjalan maksimal dan dapat memasak beras merah dengan sempurna. Anda bisa menambahkan daun pandan pada air kukusan di tempat Anda mengukus beras merah, sehingga aroma beras merah yang Anda masak semakin wangi dan enak.

Itulah ketiga langkah yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan hasil maksimal ketika memasak beras merah. Semoga program diet dengan beras merah yang Anda jalani mendapatkan hasil yang maksimal.

NB: Anda juga boleh kok memasak beras merah dengan rice cooker, tapi airnya harus sedikit lebih banyak jika di bandingkan dengan anda memasak dengan kompor

Nasi merah goreng

Nasi merah adalah makanan pengganti nasi putih. Nasi merah seperti namanya, memiliki warna kemerahan. Nasi merah memiliki kandungan gizi dan serat yang tinggi sehingga cocok untuk Anda yang menerapkan program diet atau pola hidup sehat. Nasi merah seperti halnya nasi biasa.

Nasi merah dapat disajikan dengan lauk pauk seperti ayam, sayur, dan sebagainya. Memasak nasi merah yang pulen pun tidak terlalu susah. Bahkan saat ini dengan menjamurnya rice cooker, Anda bisa menyajikan nasi merah secara cepat dan instan dengan rice cooker.

Tekstur nasi merah yang kaya akan serat, membuat nasi merah sedikit lebih lama dalam urusan pematangan dibanding nasi putih. Apabila waktu pematangan tidak cukup, bukan tidak mungkin nasi merah akan tetap keras dan tidak pulen.

Bahan-bahan

– ½  kg beras merah

– 2 ltr air

Bumbu nasi goreng terdiri dari cabai merah, 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, dan 1 ½ sdt garam

– Bahan pelengkap : telur mata sapi, krupuk, ayam goreng

Cara Membuat

– Cuci bersih beras merah sampai kulit ari yang tersisa terangkat, tiriskan.

– Siapkan rice cooker, isi dengan air kemudian masukkan beras merah.

– Tanak nasi selama kurang lebih setengah jam. Angkat dan pindahkan ke kukusan tradisional.

– Kukus nasi merah selama kurang lebih setengah jam, dinginkan.

– Tumis bumbu nasi goreng dengan margarin, masukkan nasi merah ke dalamnya. Aduk sampai merata. Goreng nasi merah sampai matang.

– Sajikan nasi merah dengan lauk pauk seperti krupuk, ayam, dan telur mata sapi.

 

Beras Merah Beras Coklat Beras Hitam Baik Untuk Diabetes

Beras Merah Beras Coklat Beras Hitam Baik Untuk Diabetes

Beras merah beras coklat beras hitam baik untuk diabetes- Sekilas Tentang Beras Hitam Untuk Diabetes

Beras hitam belum menjadi bahan pangan pokok seperti halnya beras putih, meskipun beras berwarna hitam ini mempunyai nilai gizi tinggi. Beras hitam menjadi bagian penting dalam pemeliharaan kesehatan karena kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Beras hitam merupakan varietas lokal yang mengandung pigmen paling baik, berbeda dengan beras putih atau beras warna lain.

Beras hitam memiliki rasa dan aroma yang baik dengan penampilan yang spesifik dan unik. Bila dimasak, nasi beras hitam warnanya menjadi pekat dengan rasa dan aroma yang menggugah selera makan. Dari kandungan kalori beras hitam lebih rendah, nilai kalori banyak di hasilkan dari tingginya karbohidrat. Nilai kalori beras hitam termasuk yang terendah di antara beras dan ketan. Hanya 362 kcl per 100 gr.

Nilai kalori erat kaitannya dengan indeks glikemik, karena berhubungan dengan kadar gula, sehingga dengan kalori rendah, beras hitam sangat cocok untuk diet serta aman untuk penderita diabetes maupun obesitas. Dan beras hitam membutuhkan waktu lebih lama untuk di cerna, karena memiliki efek perlindungan pada sistem pencernaan sekaligus mempertahankan angka gula darah tetap konstan, oleh karena itu makan beras hitam dalam diet juga membantu anda dalam mencegah resiko diabetes dan mengelola pra-diabetes, karena kandungan gulanya juga rendah.

Beras merah untuk diabetes

Di dalam tubuh, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa (gula). Dulu, diabetesi (penderita diabetes) dilarang makan karbohidrat; diet hanya berupa lemak dan protein. “Memang gulanya turun, tapi terjadi komplikasi tertentu,” ujar Prof. Dr. dr. Sarwono, Sp.PD-KEMD dari FKUI/RSCM, Jakarta. Kini, penderita diabetes dianjurkan agar mengonsimsi karbohidrat 60% dari total kalori harian.

Karbohidrat terbagi menjadi karbohidrat kompleks dan sederhana. Karbohidrat kompleks penyerapannya lebih perlahan karena tinggi serat, membuat pengosongan lambung lebih lambat. “Sebaliknya, karbohidrat  sederhana cepat membuat gula darah naik dan cepat turun, sehingga orang cenderung lebih cepat lapar,” tutur dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD dari FKUI/RSCM.

Apakah diabetes sebaiknya mengonsumsi beras merah (berwarna) yang mengandung karbohidrat kompleks? “Nasi putih boleh. Nasi merah boleh, tapi tidak harus,” ujar dr. Imam Subekti, Sp.PD-KEMD, dari Divisi Endokrinologi FKUI. Hanya saja, jika makan nasi merah porsinya bisa lebih banyak. Masalahnya, tidak semua orang suka rasanya. “Tidak bijaksana jika dipaksakan,” imbuhnya.

Warna-warni Beras

Secara umum, dikenal ada beras putih dan beras berwarna. Perbedaan warna ini disebabkan oleh pigmen tanaman. Pada beras merah, terkandung pigmen antosianin (pigmen sumber warna ungu atau merah), beras hitam mengandung antosianin sangat tinggi. Pigmen ini merupakan antioksidan yang sangat baik. Kandungan serat pada kedua beras ini tinggi, dan umumnya diolah secara sederhana sehingga kulit arinya masih ada.

Beras putih dan coklat berasal dari varietas yang sama; hanya pengolahannya yang berbeda. Setelah dipanen, beras ditumbuk dengan lesung atau digiling untuk mengupas sekam (kulit beras). Hasilnya, beras kecoklatan.

Berwarna demikian karena masih ada lapisan kulit ari pada biji beras. Kulit ari beras kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin E dan B kompleks serta mineral misalnya potasium. Kandungan seratnya amat tinggi; menjadikan beras coklat sebagai karbohidrat kompleks.

Beras putih yakni beras coklat yang diproses lagi untuk menghilangkan kulit arinya. Lebih indah dilihat, rasanya lebih enak, lembut dan pulen. Beras merah / hitam / coklat terasa kasar dan waktu memasaknya lebih lama.

Ketiga beras tersebut memang lebih sehat, hanya banyak yang tidak menyukai rasanya. “Silakan makan nasi yang enak, hanya porsinya dibatasi sesuai kebutuhan,” kata dr. Dante. Bagi yang menyukai dan sudah terbiasa mengonsumsi beras merah / hitam / coklat, tentu lebih baik.

Diabetes akan dialami seumur hidup; jangan menyiksa diri dengan mengharuskan makan nasi dengan rasa yang tidak disukai, serta menghitung dan menimbang kalori makanan. Dr. Dante menekankan, makanlah seperti biasa; diet sebisa mungkin, jangan sampai tersiksa.

Yang penting, perhatikan 3J: jadwal, jenis dan jumlah makanan. “Pengobatan dan lifestyle diabetes bukan artifisial (dibuat-buat). Harus bisa selaras dengan kehidupan sehari-hari; hanya butuh penyesuaian. Yang penting be wise dan enjoy dengan diabetes,” tuturnya

Daging Kambing di Idul Adha

daging kambing di idul adha

Daging Kambing di Idul Adha- Kenapa mereka takut makan daging kambing? Bukannya daging kambing rendah kolesterol? Ohh, mungkin mereka percaya mitos bahwa daging kambing mendorong tensi naik.

Yuk kita simak paparan berikut ini, tentang bahaya atau tidak daging kambing untuk penderita diabet dan darah tinggi. Sebelum Idul Adha tiba.

Banyak Yang Menghindari Daging Kambing di idul adha?

Banyak yang menghindari makan daging kambing karena takut tensi darahnya naik. Padahal daging kambing tetap lebih baik daripada daging sapi dan daging ayam, sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi oleh penderita darah tinggi sekalipun.

Daging Kambing di Idul Adha- Lalu, dari mana asalnya mitos makan daging kambing bikin tekanan darah naik?

Kolesterol daging kambing lebih rendah dibanding ayam dan sapi

Setiap 100 gram daging kambing kurang lebih mengandung sekitar 109 kalori. Total kalori ini jauh lebih rendah dibanding daging sapi yang punya 250 kalori dan daging ayam dengan total 195 kkal. Kadar kolesterol daging kambing juga lebih rendah daripada dua jenis daging ini, yaitu sekitar 57 mg per 100 gram. Kadar kolesterol daging sapi adalah sekitar 89 mg dan ayam 83 mg per porsinya.

Jika ditotal, per 100 gram daging kambing hanya mengandung total lemak 2,3 gram sementara lemak dalam daging sapi bisa mencapai 15 gram dan daging ayam kurang lebih mengandung 7,5 gram total lemak. Ini artinya, satu porsi daging kambing hanya memenuhi 4 persen dari kebutuhan lemak harian Anda, jika berdasarkan perhitungan 2,000 kalori per hari.

Akan tetapi, daging kambing merupakan sumber protein hewani yang sama baiknya dengan daging ayam dan sapi. Total protein dalam daging kambing kurang lebih sekitar 20 gram, sementara daging sapi mengandung sekitar 25 gram dan ayam sekitar 30 gram per porsinya. Satu porsi daging kambing 100 gram dapat mencukupi hampir 50 persen persen kebutuhan protein harian tubuh.

Tidak benar bahwa makan daging kambing menyebabkan hipertensi

Daging merah sudah sepatutnya dihindari untuk dikonsumsi terlalu banyak, mengingat jumlah kandungan lemak jenuhnya yang cukup tinggi. Lemak jenuh telah lama dikenal dapat meningkatkan kolesterol dan memicu penyakit jantung. Oleh karena itu, asupan lemak jenuh dari makanan tidak boleh melebihi dari 20 gram setiap hari.

Daging kambing sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena kenaikan tekanan darah setelah mengonsumsinya tetap tergolong lebih kecil daripada daging sapi atau ayam. Ini karena kandungan lemak jenuh daging kambing yang jauh lebih rendah dari keduanya.

Lemak jenuh daging sapi pada umumnya berkisar sekitar 6 gram, dan ayam mengandung hampir 2,5 gram lemak jenuh per porsinya. Sementara itu, kadar lemak jenuh daging kambing hanya sekitar 0,71 gram per 100 gram berat daging.

Daging kambing justru diperkaya oleh lemak tak jenuh, sekitar 1 gram per porsi, dibanding daging sapi atau ayam. Lemak tak jenuh adalah jenis lemak baik yang membantu menyeimbangkan kadar kolesterol darah, mengurangi peradangan dalam tubuh, dan menstabilkan detak jantung.

Lalu, dari mana asalnya mitos makan daging kambing di idul adha bisa bikin darah tinggi?

Makan daging kambing tidak menyebabkan hipertensi. Namun demikian, ada beberapa faktor yang secara tidak langsung menyumbang kenaikan tekanan darah setelah mengonsumsinya. Tekanan darah tinggi setelah makan daging kambing cenderung disebabkan oleh teknik memasak yang salah.

Olahan daging kambing di Indonesia seringnya digoreng dulu sebelum diolah lebih lanjut, atau dipanggang dan dibakar untuk sate dan kambing guling. Memasak dengan cara digoreng, dibakar, atau dipanggang akan meningkatkan kalori makanan daripada versi mentahnya. Ditambah lagi, mengolah daging dengan cara-cara ini seringnya membutuhkan banyak minyak goreng, mentega, atau margarin yang akan berubah jadi lemak dan diserap cukup banyak oleh daging.

Suhu panas ketika menggoreng atau memanggang membuat kandungan air di dalam makanan menguap hilang, dan digantikan posisinya dengan lemak yang berasal dari minyak. Lemak yang terserap ke dalam daging kemudian menyebabkan makanan yang tadinya rendah kalori menjadi berkalori tinggi. Bahkan, peningkatan kalori yang terjadi dari ketiga cara memasak ini bisa mencapai 64% dari kalori sebelumnya. Asupan tinggi kalori dalam tubuh akan diubah menjadi lemak, yang lama kelamaan bisa menumpuk di pembuluh darah sehingga meningkatkan tekanan darah.

Akan lebih sehat jika daging kambing disajikan dengan nasi beras merah, atau nasi beras coklat yang memang berkhasiat untuk kesehatan. Dan jangan takut pula mengkonsumsi beras putih, asal beras putih menthik wangi organik, produksi Eka farm. Coba aja…

Cake Tepung Beras Merah

cake tepung beras merah

Pesta Malam HUT Kemerdekaan RI – 73, bakal makin meriah, dan pasti membuat semua warga happy, jika banyak sajian kue-kue aneka rasa seperti cake tepung beras merah

Hutt, nanti dulu !! Tahan dulu..!! Panitia HUT Kemerdekaan RI Ke-73 harus berpikir, sajian kue-kue apa yang bisa dinikmati oleh semua warga tanpa takut kolesterol, glutamat, gluten atau paparan kimia.

Jangan takut, bikin saja kue-kue dari bahan tepung beras merah atau tepung beras coklat, atau tepung beras hitam produksi Eka Farm. Tepung beras organik yang justru akan membuat badan lebih sehat. Misalnya saja Cake tepung beras merah.

Anda perlu tahu, keunggulan lain dari beras merah adalah adanya komponen-komponen antioksidan yang dapat berperan dalam menangkal radikal bebas dalam tubuh. Kadar total fenolik pada beras merah berkisar antara 200-700mg EAG/100g bahan, bergantung pada jenis varietas yang dipergunakan.

Polifenol yang ada dalam beras merah adalahsenyawa-senyawa dari golongan flavonoid, seperti flavon, flavon-3-ol, flavonon, flavan-3-ol dan antosianidin. Pigmen antosianin (bentuk glikon dari antosianidin) dapat berperan sebagai antioksidan, antimikroba, antiviral, anti-inflamasi, fotoreseptor, sekaligus antialergi.

Na, benar kan ?

Sementara itu, senyawa fenol sederhana yang terdeteksi antara lain, asam ferulat, o-kresol, 3,5-xylenol, asam kafeat, asam p-kumarat, asam galat, asam siringat, asam protokatekurat, asam p-hidroksibenzoat, asam vanilat, guaiakol, dan p-kresol

Banyak orang yang sudah merasakan keampuhan beras merah untuk menurunkan badan. Selain karena rendahnya kandungan kalori pada beras merah akan sangat efektif membantu anda mencegah perut buncit atau kelebihan kalori.

Kandungan karbohidrat kompleks beras merah akan menyuplai energi secara berkala pada tubuh sehingga perut tidak cepat merasakan lapar. Jika mengkonsumsinya ditambahkan juga dengan manfaat buah apel pada menu makanannya, program diet pun akan menghasilkan bentuk tubuh yang indah dan sangat efektif.

Kandungan serat yang tinggi pada beras merah juga menyehatkan pencernaan sehingga menghindari permasalahan kesehatan yang dapat muncul di kemudian hari. Jadi mulai saat ini konsumsilah makanan alami untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Serat ini sangat baik untuk usus dan membantu lancarnya metabolisme tubuh.

Hebatnya, beras merah juga mengontrol gula darah/baik untuk penderita diabetes

Bagi anda yang menderita diabetes, ada baiknya beralih ke beras merah karena kandungan seratnya sangat tinggi serta kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan beras putih. Menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan Meningkatkan HDL (kolesterol baik)

Jika anda mengalami masalah dengan kolesterol, seperti halnya diabetes, anda wajib mengkonsumsi beras merah di bandingkan tetap mengkonsumsi nasi putih sebagai makanan pokok anda.

Beras merah juga mencegah terjadinya batu empedu. Dalam berbagai penelitian, makanan tinggi serat sangat dikaitkan dengan pencegahan batu empedu. Serat sangat mudah dicerna sehingga membantu dalam menlarutkan sisa makanan untuk membantu membentuk empedu yang sehat.

Beras merah merupakan salah satu sumber yang sangat baik untuk antioksidan, kandungan berbagai vitamin dan mineral yang terdapat di dalamnya dapat membantu membuang radikal bebas dalam tubuh, juga menjaga kesehatan tulang.

Magnesium merupakan zat selain vitamin D dan kalsium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kandungan nutrisi magnesium juga terdapat pada beras merah sehingga membuatnya dapat membantu kesehatan tulang dan gigi.

Kemungkinan dapat mencegah kanker. Zat apa yang dapat mencegah kanker dan terdapat pada beras merah ? Selenium serta polifenol yang terkandung dalam beras merah di yakini dapat mencegah kanker usus besar. Selain itu kandungan serat dan antioksidan yang tinggi tentu dapat membantu tubuh menghindari berbagai jenis kanker yang disebabkan oleh radikal bebas.

Cake tepung beras merah

Bahan:

10 sdm tepung beras merah
3 sdm tepung maizena
5 sdm gula pasir
3 butir telur
50 gram butter + 50 gram margarin, cairkan

Cara Pembuatan:

  • Panaskan kukusan.
  • Campur tepung beras merah, maizena, gula pasir. tambahkan telur. kocok 15 menit.
  • Masukkan butter dan margarin leleh. Aduk rata
  • Tuang adonan ke cetakan yang sudah dioles margarin
  • Kukus dengan api sedang selama 30 menit atau sampai matang. pastikan air sudah mendidih ketika memasukkan cetakan, dan bungkus tutup kukusan dengan serbet bersih agar air tidak menetes ke kue.

 

Manfaat Beras merah

Manfaat beras merah

Manfaat Beras merah- Selama ini nasi merah dianggap lebih baik karena lebih sedikit melewati proses pengolahan.

Karena prosesnya sedikit, beras merah mengandung lebih banyak nutrisi, serat, dan memiliki GI (Glycemic index) yang lebih rendah.

GI rendah sering dikaitkan dengan makanan yang aman untuk  penderita diabetes (diabetesi)

Inilah beberapa fakta yang perlu anda  ketahui tentang nasi merah;

  1. Manfaat beras merah mengandung lebih banyak nutrisi

Asal anda tahu, nasi putih di buat dengan pemurnian yang menghilangkan bagian kulit padi dan bubuk atau dedak di abdingkan denagn komposisi yang terkandung beras merah. Melalui proses ini, sebagian besar seratnya hilang , sedangkan nasi merah mengandung lebih dari 4 kali serat nasi putih.

Permurnian yang lebih sedikit pada beras merah juga menyebabkan masih banyak vitamin dan mineral penting lainnya yang tidak terbuang. Asal anda  tahu, nasi merah mengandung hampir 4 kali lebih banyak magnesium dan 2 kali lebih banyak mangan daripada nasi putih. Karena perbedaan kandungan serat, beras putih memiliki indeks glikemik lebih tinggi daripada beras merah (ini meningkatkan kadar gula darah lebih cepat).

Pola makan yang banyak makanan GI tinggi dapat menimbulkan risiko tingginya terhadap kadar gula darah dan energi. Selain itu, bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan, diabetes tipe 2, dan kondisi kesehatan lainnya.

  • Beras merah mengandung asam fitat yang memiliki sifat protektif

Bagian kulit padi dari beras merah yang dikeluarkan untuk menghasilkan nasi putih mengandung senyawa yang disebut asam fitat. Asam fitat sayangnya dapat mengikat mineral, seperti seng, magnesium, dan kalsium, sehingga tidak terserap tubuh.

Beberapa orang berpendapat bahwa diet yang banyak mengonsumsi biji-bijian akan menyebabkan tingginya kadar asam fitat ini.

Inilah kenapa beberapa jenis diet mengeluarkan biji-bijian dari menunya, seperti diet paleo.

Akan tetapi, ahli lain menyarankan bahwa asam fitat memiliki sifat protektif terhadap penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.

Bagi kebanyakan orang sehat, bisa jadi efek negatif potensial dari asam fitat pada penyerapan mineral bisa terjadi.

Adapun manfaat beras merah untuk diabetes adalah sebagai berikut.

  1. Manfaat Beras Merah- Sebagai Sumber Antioksidan

Kandungan manfaat antioksidan yang terdapat di dalam beras merah dapat membantu untuk menjaga kesehatan tubuh anda. Kandungan antioksidan yang tinggi akan membuat Anda terhindar dari radikal bebas yang dapat menyebabkan Anda Mengalami berbagai macam penyakit yang berbahaya.

  1. Manfaat Beras Merah- Antosianin

Antioksidan yang terdapat di dalam beras merah salah satunya adalah antosianin. Antosianin merupakan pigmen merah yang terdapat pada lapisan kulit beras yang di mana antosianin tersebut dapat membantu untuk mencegah terjadinya penyakit diabetes.

  1. Manfaat Beras Merah- Memiliki kandungan serat yang tinggi

Adanya kandungan serat yang tinggi yang terdapat di dalam beras merah dapat membantu anda untuk mengurangi resiko penyakit diabetes. Hal ini disebabkan karena adanya kandungan serat yang tinggi tersebut menyebabkan beras merah diserap secara perlahan-lahan sehingga tidak menyebabkan kadar gula darah meningkat.

  1. Manfaat Beras Merah- Mengontrol kadar gula darah

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa di dalam beras merah memiliki berbagai macam kandungan serat serta antioksidan yang tinggi sehingga mengkonsumsi beras merah dapat membantu untuk mengontrol kadar gula darah anda.

  1. Memiliki kandungan vitamin

Kandungan vitamin yang terdapat di dalam beras merah membantu tubuh anda untuk terhindar dari berbagai macam komplikasi yang disebabkan karena anda mengalami penyakit diabetes. Kandungan vitamin yang ada pada beras merah memang sangat bermanfaat, seperti banyaknya manfaat vitamin lain yang juga perlu diketahui seperti manfaat vitamin A, manfaat vitamin C, manfaat vitamin E dan manfaat vitamin B6 untuk menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit atau bakteri sehingga tidak menyebabkan diabetes

  1. Memiliki kandungan mineral

Sehingga adanya kandungan vitamin dan mineral ini akan membantu anda untuk terhindar dari penyakit diabetes serta komplikasi dari penyakit diabetes.

Itulah beberapa manfaat beras merah untuk diabetes dilihat dari kandungan-kandungan yang terdapat di dalam beras merah. Semoga menambah wawasan serta pengetahuan anda.

 

Tumpeng Beras Merah – Putih Special HUT RI-73

Tumpeng nasi merah

Menyiapkan pesta di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaaan Republik Indonesia Ke-73, yuk bikin sajian kreatif namun tetap sehat. Seperti tumpeng nasi merah – putih

Tumpeng nasi kuning, yang lazim tersaji pada Malam Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI, tentu sudah biasa.

Nah, apa salahnya membuat sajian Tumpeng HUT Kemerdekaan RI, yang baru dan pasti akan lebih manfaat bagi semua warga. Yakni Tumpeng Nasi Merah – Putih, yang dibuat dari bahan beras merah dan beras putih organik, jenis menthik wangi susu.

Dengan Tumpeng Nasi Merah – Putih, yang terbuat dari beras merah dan beras putih organik, dipastikan semua warga bisa menikmati sajian tumpeng HUT Kemerdekaan RI.  Karena nasi beras merah selain baik untuk diet juga baik untuk para penderita diabetes, dan memiliki gangguan kesehatan lain seperti jantung, kolesterol, atau yang lagi takut obesitas.

Beras putih organik menthik wangi susu, selain teksturnya yang pulen tetapi juga menyehatkan. Karena beras organik jenis menthik wangi susu organik, bebas dari paparan kimia bebas mercuri, pestisida serta tidak mengandung kimia lain.

Maka beras putih ini, menjadi paduan yang sehat bagi semua warga saat Pesta Tirakatan HUT RI Kemerdekaan RI, juga akan membuat tampilan Tumpeng  Beras Merah – Putih akan lebih menarik.

Menurut Hasil Penelitian

Sebuah studi yang dilakukan selama enam minggu dan diterbitkan dalam “Nutrition Research” pada bulan Februari 2008 ini, membandingkan manfaat penurunan berat badan dari makanan pengganti nasi putih dengan makanan campuran beras merah dan hitam.

Peserta penelitian yang mengkonsumsi makanan campuran beras merah, kehilangan berat badan dan lemak tubuh lebih banyak, jika dibandingkan dengan partisipan yang mengkonsumsi hanya makanan pengganti nasi putih saja.

Kandungan glikemiks rendah pada nasi merah sangat baik bagi orang yang menjalankan program diet karena mengendalikan penyerapan kalori terlebih pada tubuh.

Bagi orang yang menjalankan program diet mengkonsumsi makanan jenis karbohidrat tetaplah penting namun pilih yang memiliki kandungan serat seperti pada manfaat beras merah.

Serat yang terdapat pada beras merah berasal dari kulitnya karena beras merah tidak mengalami proses penggilingan dan pengelupasan sehingga berbeda dengan beras putih biasa yang nutrisi lainnya ikut hilang karena penggilingan.

Zat apa yang dapat mencegah kanker dan terdapat pada beras merah ? Selenium serta polifenol yang terkandung dalam beras merah di yakini dapat mencegah kanker usus besar. Selain itu kandungan serat dan antioksidan yang tinggi tentu dapat membantu tubuh menghindari berbagai jenis kanker yang disebabkan oleh radikal bebas.

Manfaat tumpeng nasi merah cukup baik untuk kesehatan, terutama bagi anda yang ingin menurunkan berat badan, diabetes, dan menjaga kesehatan jantung.

Manfaat beras merah untuk diet yang ditempatkan sebagai pengganti manfaat nasi putih, dapat membantu menurunkan berat badan. Biji-bijan bergizi ini mengandung 110 kalori per porsi dan masing-masing 2 gram untuk protein dan serat.

Beras merah merupakan sumber yang baik dari magnesium, fosfor, tiamin, vitamin B-6 dan niacin dan juga menyediakan zat besi dan seng.

Mengapa beras merah baik untuk diet ? Beras merah memiliki karakteristik yang membuatnya bermanfaat untuk menurunkan berat badan (healthyeating.sfgate.com, Is Brown Rice Good for You to Lose Weight?, diakses 04 Februari 2015)

 

 

Beras Merah dan Sejarah Cina

Beras Merah Organik dari Eka Farm ini adalah beras merah yang pulen dan rasanya enak. Beras Pulen berarti ketika menjadi nasi merah rasanya empuk ketika dikunyah. Anda juga tidak perlu merendamnya dengan air sebelum ditanak. Lebih praktis dan mudah kan?

Di kalangan masyarakat, Beras Merah memang lebih terkenal dari pada Beras Hitam. Beras Merah sebelumnya lebih dikenal sebagai pakan burung oleh sebagian masyarakat. Namun, setelah penelitian dilakukan oleh para ilmuwan, ternyata Beras Merah mempunyai khasiat kesehatan yang lebih baik dari pada beras putih.

Manfaat Beras Merah

Manfaat beras merah yang paling dikenal adalah untuk diet pelangsingan maupun penggemukan, mengatasi kelebihan kolesterol, mencegah penyakit jantung, mengatasi maag dan menambah stamina tubuh serta masih banyak lagi. Hasil Penelitian manfaat beras merah Organik :

  • Manfaat Beras merah yaitu dapat membuat kulit lebih halus serta mengatasi alergi.
  • Sangat baik untuk makanan pendamping ASI dan untuk mendukung aktifitas belajar anak.
  • Kandungan Mineral seperti Magnesium dan Seratnya baik untuk menu diet. Hal ini dilansir oleh jurnal American Diabetes Association dari penelitian tim Prof. Hiroyuki Masuzaki di Univesitas Ryukyu, Okinawa, Jepang, Senin 30 Juli 2012.
  • The Natural Medicines Comprehensive Database menyatakan bahwa Beras Merah mengandung Lovastatin alami yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (HDL) di dalam darah.
  • Experimental Biology annual conference pernah melakukan riset pada tanggal 24-28 April di Anaheim, California, AS. Hasil dari riset tersebut diketahui terdapat dua jenis beras beras yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan resiko serangan jantung, yaitu beras merah dan setengah-giling.
  • Beras merah memiliki kandungan vitamin B yang tinggi yang bermanfaat mencegah penyakit beri-beri, sakit pinggang, reumatik, ataupun kesemutan.
  • Beras merah mampu meningkatkan stamina, memperkuat tubuh, dan mengatasi cepat lelah.
  • Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mengatasi gangguan pencernaan, sembelit, perut kembung, serta menurunkan kadar kolesterol darah.

Beras Merah Dalam Sejarah Cina

Dahulu kala, di China beras merah disebut sebagai beras terlarang (forbiden rice). Karena pada masa itu hanya keluarga kerajaan yang boleh mengkonsumsinya.

Tentu menjadi makin penasaran kan, kenapa beras merah dianggap sebagai barang terlarang di zaman itu. Karena beras merah memang mahal, dibanding beras lainnya. Kenapa? Cara budidaya beras merah lebih rumit dibanding beras lainnya, sehingga harganya mahal, dan stok tidak semelimpah beras putih. Itu sebabnya kemudian menjadi beras “priyayi” yang mahal dan terhormat. Karena memang kandungan nutrisinya sangat banyak dan luar biasa. Dan di zamannya dahulu kala, beras murah hanya ekslusif untuk para raja dan keluarganya.

Apa Itu Beras Merah?

Adalah jenis beras yang dihasilkan dari padi dipanen dan kemudian dikeringkan untuk menghilangkan kadar airnya sampai mencapai minimal 14 % dan diproses pecah kulit saja atau masih tersisa kulit arinya. Beras merah memiliki rasa yang unik dan bergizi tinggi. Beras merah di lapangan kadang diartikan seperti gulma karena tumbuh berbeda  diantara  di pertanaman padi biasa pada umumnya.

Beras merah unggul mempunyai rasa yang komplek dan tekstur yang lembut serta warna merah yang indah. Beras merah juga tidak mengadung gluten dan membuatnya menjadi pengganti yang sangat baik untuk beras putih.

Beras merah mempunyai harga yang lebih tinggi di pasaran dikarenakan kualitas kandungan nutrisi dan pengolahan pasca panennya yang lebih berat dari proses menghasilkan beras putih. Di berbagai toko modern, beras merah banyak dikemas secara eksklusif untuk konsumennya. Dengan semakin banyakya masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan, penjualan beras merah diperkirakan akan terus meningkat sepanjang waktu.

Beras merah mempunyai aspek sosial budaya di berbagai negara, seringkali kita melihat beras merah sebagai salah satu komposisi di makanan tradisional seperti pecel, kemudian seringkali juga kita melihat beras merah ada di acara adat budaya, hal ini menandakan beras merah mempunyai sejarah yang panjang di negara ini.

Mengenal Beras Merah Lebih Dekat

Beras Merah dan Sejarah China- Beras sebagai sumber utama makanan bagi populasi setengah penduduk dunia maka membuat padi menjadi tanaman yang penting. Sekitar 50 negara di dunia menghasilkan beras setiap waktunya dengan China dan India menyuplai 50 persen kebutuhan dunia. Negara – negara Asia tenggara juga ikut andil mengambil bagian untuk mengisi kebutuhan beras dunia. Lebih dari 300 juta hektar tanah di Asia sudah dimanfaatkan untuk menanam padi.

Budidaya padi yang sekarang mulai marak di banyak negara sudah dimulai sejak 7000 tahun yang lalu. Dua varietas yang pertama kali dibudidayakan adalah beras asia (Oryza Sativa) dan beras afrika (Oryza glaberrrima) yang kemudian diadaptasikan di banyak negara berkultur pertanian seperti di Eropa (Spanyol, Italia, dan Prancis) dan negara – negara Amerika Selatan.

Terdapat lebih dari ratusan jenis beras di seluruh dunia dan diantaranya dikonsumsi sengaja dengan kulit arinya untuk mendapatkan gizi dan serat yang lebih banyak. Lapisan kulit ari beras merah diketahui mempunyai kandungan  95 % mineral yang terdiri atas zat besi, natrium, kalium, Zinc, mangan, dan lain – lain. Bagian dalam beras merah mengandung zat protein dan karbohidrat.

Apakah benar kandungan gizi beras merah lebih baik?

Apakah benar kandungan gizi beras merah lebih baik?- Di sebuah media sosial seorang ahli gizi menulis, “ saat orang makan nasi merah, pasti Anda akan menebak jika mereka sedang berdiet. “ Karena nasi merah sering kali diklaim dapat membantu menurunkan berat badan. Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Nasi merah sering dijadikan alternatif makanan pokok selain nasi putih. Bahkan nasi merah dijadikan asupan utama bagi mereka yang sedang berdiet atau menjalani pola hidup sehat.

Apakah Anda tahu apa saja perbedaan beras merah dengan beras putih dari segi kandungan gizi? Ini jawabannya.

Seratnya lebih tinggi

Beras merah dianggap sebagai salah satu jenis beras yang paling bernutrisi, karena proses produksinya tanpa pembuangan kulit. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori, 4.5 gram protein, 1.8 gram lemak, 3.5 gram serat, dan 45.8 gram karbohidrat. Sedangkan dengan porsi yang sama, beras putih mengandung 242 kalori, 4.4 gram protein, 0.4 gram lemak, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat. Beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dengan kalori yang lebih rendah jika dibandingkan dengan beras putih.

Vitaminnya lebih banyak

Beras merah merupakan sumber thiamine, niacin, dan vitamin B6 yang baik. Pada satu porsi beras merah mengandung 0.2 mg thiamine, 2.6 mg niacin, dan 0.3 mg vitamin B6. Beberapa beras putih yang dijual di pasaran kini menambahkan vitamin B yang umumnya hilang pada masa pengolahan. Vitamin B ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Mineralnya lebih kaya

Setiap porsi beras merah dapat memberikan kandungan 86 mg magnesium (22% dari anjuran asupan harian) dan 150 mg fosfor (15% dari anjuran asupan harian). Sedangkan beras putih ‘hanya’ menyumbang 24 mg magnesium dan 69 mg fosfor. Magnesium penting untuk menjaga fungsi imunitas, jantung, dan saraf. Sementara fosfor dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fungsi ginjal, tulang, dan gigi.

Mengontrol gula darah

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan di International Journal of Food Science and Nutrition tahun 2006, mereka yang makan beras merah memiliki kadar gula darah yang lebih rendah setelah makan jika dibandingkan dengan beras putih. Mengapa? Hal tersebut dikarenakan indeks glikemik beras merah lebih rendah (55) jika dibandingkan dengan beras putih (86). Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat, polifenol dan phytic acid yang lebih tinggi pada beras merah.

Indeks glikemik adalah kemampuan suatu makanan untuk meningkatkan kadar gula di dalam darah. Indeks glikemik yang rendah mengindikasikan makanan tersebut lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Dengan mengganti konsumsi nasi putih Anda dengan nasi merah, menurut penelitian yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine tahun 2011, risiko diabetes Anda dapat menurun.

Efektif menurunkan berat badan

Mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi merah dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan, karena menyumbang kalori lebih sedikit. Selain itu, nasi merah memiliki kadar serat yang lebih tinggi sehingga dapat membuat Anda lebih cepat kenyang dan tidak makan berlebihan.

Namun, dengan mengonsumsi nasi merah yang dimasak dari beras ini setiap hari tidak serta-merta akan membuat Anda menjadi langsing.  Karena dalam menurunkan berat badan, Anda perlu mengkonsumsi kalori lebih sedikit dan membakar kalori lebih banyak melalui olahraga. Di sebuah media sosial seorang ahli gizi menulis, “ saat orang makan nasi merah, pasti Anda akan menebak jika mereka sedang berdiet. “

Karena nasi merah sering kali diklaim dapat membantu menurunkan berat badan. Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Nasi merah sering dijadikan alternatif makanan pokok selain nasi putih. Bahkan nasi merah dijadikan asupan utama bagi mereka yang sedang berdiet atau menjalani pola hidup sehat.

Apakah Anda tahu apa saja perbedaan beras merah dengan beras putih dari segi kandungan gizi? Ini jawabannya.

Seratnya lebih tinggi

Beras merah dianggap sebagai salah satu jenis beras yang paling bernutrisi, karena proses produksinya tanpa pembuangan kulit. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori, 4.5 gram protein, 1.8 gram lemak, 3.5 gram serat, dan 45.8 gram karbohidrat.

Sedangkan dengan porsi yang sama, beras putih mengandung 242 kalori, 4.4 gram protein, 0.4 gram lemak, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat. Beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dengan kalori yang lebih rendah jika dibandingkan dengan beras putih.

Vitaminnya lebih banyak

Beras merah merupakan sumber thiamine, niacin, dan vitamin B6 yang baik. Pada satu porsi beras merah mengandung 0.2 mg thiamine, 2.6 mg niacin, dan 0.3 mg vitamin B6. Beberapa beras putih yang dijual di pasaran kini menambahkan vitamin B yang umumnya hilang pada masa pengolahan. Vitamin B ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Mineralnya lebih kaya

Setiap porsi beras merah dapat memberikan kandungan 86 mg magnesium (22% dari anjuran asupan harian) dan 150 mg fosfor (15% dari anjuran asupan harian). Sedangkan beras putih ‘hanya’ menyumbang 24 mg magnesium dan 69 mg fosfor. Magnesium penting untuk menjaga fungsi imunitas, jantung, dan saraf. Sementara fosfor dibutuhkan untuk menjaga kesehatan fungsi ginjal, tulang, dan gigi.

Mengontrol gula darah

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan di International Journal of Food Science and Nutrition tahun 2006, mereka yang makan beras merah memiliki kadar gula darah yang lebih rendah setelah makan jika dibandingkan dengan beras putih. Mengapa? Hal tersebut dikarenakan indeks glikemik beras merah lebih rendah (55) jika dibandingkan dengan beras putih (86). Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat, polifenol dan phytic acid yang lebih tinggi pada beras merah.

Indeks glikemik adalah kemampuan suatu makanan untuk meningkatkan kadar gula di dalam darah. Indeks glikemik yang rendah mengindikasikan makanan tersebut lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Dengan mengganti konsumsi nasi putih Anda dengan nasi merah, menurut penelitian yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine tahun 2011, risiko diabetes Anda dapat menurun.

Efektif menurunkan berat badan

Mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi merah dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan, karena menyumbang kalori lebih sedikit. Selain itu, nasi merah memiliki kadar serat yang lebih tinggi sehingga dapat membuat Anda lebih cepat kenyang dan tidak makan berlebihan. Namun, dengan mengonsumsi nasi merah yang dimasak dari beras ini setiap hari tidak serta-merta akan membuat Anda menjadi langsing.  Karena dalam menurunkan berat badan, Anda perlu mengkonsumsi kalori lebih sedikit dan membakar kalori lebih banyak melalui olahraga.

Salam sehat, Be Rice Be Healty….

Anak Susah Konsentrasi? Kembali Ke Beras Merah

Ini salah satu kisah dari teman saya. Salah satu konsumennya mengeluhkan anaknya sulit konsentrasi ketika di sekolah. Setelah mengganti berasnya dengan beras organik, anaknya jadi lebih bisa konsentrasi dan tidak mudah mengantuk di kelas.

Ganti Saja Berasmu

Salah satu jenis beras organik yang paling cocok untuk membuat anak lebih konsentrasi adalah beras merah organik. Karena beras merah organik, yang juga disebut “ beras para juara “ memiliki kandungan nutrisi yang lengkap sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak anak, dan membuat keseimbangan yang luar biasa bagi otak.

Tahukah Bunda, Indonesia mengalami dua hal yang harus dihadapi secara bersamaan, ada anak yang kekurangan gizi dan ada anak yang kelebihan giziBagaimana cara menghadapinya?

Hasil penelitian Prof. Ricardo, MD, Ph.D, profesor nutrisi dan kesehatan umum dari Universitas London menunjukkan adanya tantangan yang dihadapi Indonesia . Di satu pihak, anak mengalami kekurangan gizi dan nutrisi, seperti zat besi, vitamin A, dan zinc. Di saat bersamaan, terjadi juga kasus obesitas dan penyakit nutrisi kronis lainnya, dan anak kurang konsentrasi di sekolah.

Nah, adanya perubahan pada pola konsumsi makanan dan aktivitas fisik masyarakat biasanya menjadi penyebab utama kasus ini. Yuk, berikan anak asupan makanan sehat bergizi seimbang dan ajak ia aktif bergerak untuk membentuk generasi masa depan yang lebih baik.

Agar mengoptimalkan perkembangan belajar anak, Anda perlu memberikan nutrisi yang tepat untuk mendukung konsentrasi dan daya ingatnya. Selain zat gizi makro yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak, anak juga memerlukan zat gizi mikro, yaitu vitamin dan mineral.

Di bawah ini adalah beberapa zat gizi mikro yang bisa meningkatkan konsentrasi dan memori anak:

DHA (docosahexaenoic acid) adalah salah satu asam lemak omega 3 yang terbukti bisa meningkatkan produksi hormon penting untuk tumbuh kembang otak. Sumber alami DHA bisa di dapat dari minyak ikan, seperti salmon, makarel, dan tuna, serta susu.

Kolin adalah zat gizi yang termasuk dalam kelompok vitamin B. Banyak terkandung di dalam telur, kedelai, gandum, dan hati. Berguna untuk menunjang perkembangan sistem saraf anak.

Zat Besi membantu pembentukan hemoglobin (zat warna dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh), dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sumber alaminya di dapat dari hati, daging sapi, kuning telur, dan buah.

Zinc, atau zeng membantu proses pembentukan sel, dan membantu otak mengantarkan informasi genetik dalam sel. Terkandung dalam bahan makanan tiram, daging sapi, hati, kacang-kacangan.

Yodium, untuk pembentukan hormon tiroksin yang di produksi kelenjar tiroid. Hormon ini dibutuhkan dalam proses pertumbuhan anak, mengatur suhu tubuh, fungsi otot, dan saraf. Sumber: makanan berasal dari laut (udang, ikan, tiram) juga garam beryodium.

Vitamin B6 berperan dalam sintesis hemoglobin dan pembentukan sel darah putih. Sedangkan B12 berfungsi melindungi myelin, yaitu jenis lemak yang menyelubungi saraf dan mengantarkan pesan antar sel saraf. Vitamin ini bisa didapat dari susu.

Kenapa Harus Beras Merah

Sebagai salah satu jenis makanan pokok kandungan beras merah memberikan sumber energi bagi tubuh untuk beraktivitas. Namun mengapa beras merah ini berbeda dengan sumber karbohidrat lain? Sumber karbohidrat kompleks dari beras merah ini, membuatnya lebih unggul. Selain itu beras merah mengandung sejumlah nutrisi lain juga terkandung di dalamnya.

Setiap 1,5 cangkir /porsi beras merah dimasak memiliki, kurang dari 110 kalori. Presentasi kandungan beras merah ini membentuk persentase ((livestrong.comBrown Rice Nutrition Facts, diakses 04 Februari 2015))

  • Karbohidrat– 85 % (  8% berasal dari protein dan 7% lemak )
  • Serat– 7% ( dari serat dibutuhkan untuk diet 2.000 kalori)
  • Vitamin B– ( Sejumlah kecil thiamin, riboflavin, vitamin B-6, folat, dan niacin).  Manfaat vitamin B ini cenderung untuk bekerja bahu-membahu untuk menarik energi dari makanan di makan, selain itu mendukung proses otak dan pembentukan sel darah.
  • Magnesium, fosfor dan kalsium– untuk menjaga kesehatan tulang yang kuat
  • Kalium– untuk keseimbangan cairan dan fungsi jantung

Manfaat Nutrisi Beras Merah Per 1 cup (195g)

Kalori 216 (904 kj)
  • Karbohidrat 185 (775 kj)
  • Lemak 14.7 (61.5 kj)
  • Protein (17.2 (72.0 kj)
Protein 5.0  g (10%)
  • Tryptophan 64.4 mg
  • Threonine 185 mg
  • Isoleusin 213 mg
  • Leusin 417 mg
  • Lisin 193 mg
  • Metionin 113 mg
  • Sistin 60.5 mg
  • Fenilalanin 259 mg
  • Tirosin 189 mg
  • Valin 294 mg
  • Arginine 382 mg
  • Histidin 129 mg
  • Alanine 294 mg
  • Asam aspartat 472 mg
  • Asam glutamat 1026 mg
  • Glycine 248 mg
  • Proline 236 mg
  • Serine 261 mg
Total Kabohidrat 44.8 g (15%)
  • Serat Makanan 3.5 g (14%)
  • Gula 0.7 g
  • Sukrosa 683 mg
Vitamin
  • Vitamin E 0.1 mg (0%)
  • Vitamin K 1.2 mcg (1%)
  • Thiamin 0.2 mg (12%)
  • Riboflavin 0.0 mg (3%)
  • Niasin 3.0 mg (15%)
  • Vitamin B6 0.3 mg (14%)
  • Folat 7.8 mcg (2%)
  • Aset Folat Setara 7.8 mcg
  • Vitamin B1 0.0 mcg 0%
  • Asam pantotena 0,6 mg (6%)
  • Kolin 17.9 mg
  • Betaine 1.0 mg
Mineral
  • Kalsium 19.5 mg (2%)
  • Zat Besi 0,8 mg (5%)
  • Magnesium 83,9 mg (21%)
  • Fosfor 162 mg (16%)
  • Kalium 83,9 mg (2%)
  • Sodium 9.8 mg (0%)
  • Seng 1.2 mg (8%)
  • Tembaga 0,2 mg (10%)
  • Mangan 1.8 mg (88%)
  • Selenium 19.1 mcg (27%)