Pati Garut: Si Putih Kaya Manfaat, Bukan Sekadar Obat Lambung

Pati Garut: Si Putih Kaya Manfaat, Bukan Sekadar Obat Lambung

Pernahkah perutmu terasa perih dan mual? Mungkin kamu langsung teringat dengan pati garut, si putih yang terkenal sebagai obat alami untuk masalah pencernaan. Tapi, tahukah kamu bahwa pati garut memiliki segudang manfaat lain yang jarang diketahui?

Lebih dari Sekadar Obat Lambung

Pati garut, yang berasal dari umbi garut, kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Kandungan inilah yang membuatnya bermanfaat untuk berbagai kondisi kesehatan.

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
    Manfaat pati garut yang paling terkenal adalah untuk mengatasi masalah pencernaan seperti diare, sembelit, dan maag. Serat dalam pati garut membantu melancarkan pencernaan dan menstabilkan pergerakan usus. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal “Sains dan Teknologi Pangan” menemukan bahwa pati garut efektif dalam mengurangi frekuensi dan keparahan diare pada anak-anak.
  2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
    Pati garut kaya akan antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C dan B kompleksnya juga berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.
  3. Mencegah Anemia
    Pati garut mengandung zat besi yang membantu mencegah anemia. Anemia adalah kondisi dimana darah kita kekurangan sel darah merah yang dapat menyebabkan kelelahan, pusing, dan sesak napas.
  4. Menjaga Kesehatan Kulit
    Pati garut dapat digunakan sebagai masker wajah alami untuk mengatasi jerawat, kulit kusam, dan flek hitam. Kandungan antioksidannya membantu melawan radikal bebas yang berbahaya untuk kulit dan dapat merusak kulit.
  5. Memperkuat Tulang dan Gigi
    Pati garut mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kalsium membantu memperkuat tulang, sedangkan fosfor membantu mencegah osteoporosis.
  6. Menurunkan Kolesterol
    Pati garut mengandung serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Hal ini dapat membantu mencegah penyakit jantung dan stroke.
  7. Membantu Menurunkan Berat Badan
    Pati garut rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu kamu merasa kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan. Hal ini dapat membantu kamu menurunkan berat badan.

Baca Juga : Eka Farm, Rekomendasi Diet Dengan Tepung Garut, Awet Kenyang Tanpa Gluten

Bukan Sekadar Bubuk Putih Biasa

Pati garut memang sering diolah menjadi minuman untuk mengatasi masalah pencernaan. Namun, pati garut juga dapat diolah menjadi berbagai makanan lezat dan bergizi seperti biskuit, puding, dan kue. Rasanya yang hambar dan teksturnya yang mudah diolah menjadikannya bahan serbaguna untuk berbagai hidangan.

  1. Kudapan Tradisional yang Menggugah Selera
    Siapa yang tak kenal dodol garut? Kudapan tradisional ini terbuat dari tepung beras dan pati garut yang dimasak dengan gula merah. Rasanya yang manis legit dan teksturnya yang kenyal membuatnya disukai banyak orang. Selain dodol, ada pula colenak, yaitu tape singkong yang dibakar dan dilumuri dengan campuran gula merah dan pati garut.
  2. Kreasi Modern yang Tak Kalah Menarik
    Kini, banyak kreasi modern yang menggunakan pati garut sebagai bahan utamanya. Contohnya, bolu pati garut, brownies pati garut, dan bahkan pizza pati garut. Tak hanya lezat, hidangan ini juga lebih sehat karena menggunakan bahan-bahan alami

Baca Juga : Mengenal Nama Lain Garut di Berbagai Daerah

Kesimpulan

Pati garut adalah bahan alami yang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Jadi, jangan ragu untuk menambahkan pati garut ke dalam menu makananmu dan rasakan manfaatnya. Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi, tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat medis profesional.
Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan pati garut untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu. Anda bisa mendapatkan tepung pati garut di Eka Farm yang kaya manfaat ini  hubungi langsung nomo WA kami di nomor +628112650296 untuk informasi dan pemesanan.

Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 dan Cara Mencegahnya

Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 dan Cara Mencegahnya

Diabetes melitus tipe 2 adalah kondisi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif untuk mengatur kadar gula darah. Diabetes melitus tipe 2 dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Artikel ini akan membahas beberapa komplikasi diabetes melitus tipe 2, penyebabnya, gejalanya, dan cara mencegahnya.

Komplikasi Diabetes Melitus Makrovaskuler dan Mikrovaskuler

Jenis komplikasi diabetes melitus tipe 2 dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu makrovaskuler dan mikrovaskuler. Komplikasi makrovaskuler adalah kerusakan pada pembuluh darah besar yang menyebabkan gangguan aliran darah ke organ vital, seperti jantung, otak, dan kaki. Berikut contoh komplikasi makrovaskuler antara lain:

  • Penyakit jantung koroner, yaitu penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang membawa oksigen ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan nyeri dada, sesak napas, aritmia, atau serangan jantung.
  • Stroke, yaitu gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan bicara, gangguan penglihatan, atau kematian.
    Penyakit arteri perifer, yaitu penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang membawa darah ke kaki. Hal ini dapat menyebabkan nyeri, kram, lemah, atau luka yang sulit sembuh pada kaki.

Komplikasi mikrovaskuler adalah kerusakan pada pembuluh darah kecil yang menyebabkan gangguan fungsi organ, seperti mata, ginjal, dan saraf. Komplikasi mikrovaskuler antara lain:

  1. Retinopati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah retina yang dapat menyebabkan penglihatan kabur, bintik-bintik hitam, atau kebutaan.
  2. Nefropati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah ginjal yang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal, proteinuria, atau gagal ginjal.
  3. Neuropati diabetik, yaitu kerusakan pada saraf yang dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, nyeri, atau luka pada tangan, kaki, atau organ lainnya.
  4. Penyebab utama dari komplikasi diabetes melitus tipe 2 adalah kadar gula darah yang tidak terkontrol. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah dan menyebabkan peradangan, pengerasan, atau penyumbatan. Hal ini dapat mengganggu aliran darah dan oksigen ke organ-organ tubuh.

Baca Juga : Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia Meningkat Pesat

Kenali Gejala dari Komplikasi Diabetes

Gejala dari komplikasi diabetes melitus tipe 2 dapat bervariasi tergantung pada organ yang terkena. Gejala dapat muncul secara bertahap atau mendadak. Beberapa gejala umum yang dapat menandakan adanya komplikasi adalah:

  1. Haus berlebihan, sering buang air kecil, atau berat badan turun tanpa sebab
  2. Luka yang sulit sembuh, terutama pada kaki
  3. Infeksi yang sering terjadi, seperti pada kulit, gusi, atau saluran kemih
    yang kabur atau berkurang
  4. Nyeri, kesemutan, atau mati rasa pada tangan atau kaki
  5. Nyeri dada, sesak napas, atau denyut jantung tidak teratur
  6. Sakit kepala, pusing, atau kebingungan

Cara mencegah komplikasi diabetes melitus tipe 2 adalah dengan mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:

  • Mengonsumsi makanan sehat yang rendah gula, lemak, dan garam
  • Berolahraga secara teratur, minimal 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu
  • Menghindari merokok dan minum alkohol
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengikuti resep dan anjuran dokter mengenai obat-obatan diabetes
  • Melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi kesehatan

Baca Juga : Penyebab dan Faktor Risiko Diabetes Gestasional

Pentingnya Peran Gizi dalam Mencegah Komplikasi

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan. Komplikasi diabetes melitus tipe 2 dapat dibagi menjadi makrovaskuler dan mikrovaskuler, yang menyerang pembuluh darah besar dan kecil. Jenis komplikasi ini dapat mengganggu fungsi organ vital, seperti jantung, otak, mata, ginjal, dan saraf. Komplikasi ini dapat dicegah dengan mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Hal ini dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan mengikuti pengobatan yang diberikan oleh dokter.

Dalam menghadapi risiko komplikasi diabetes, peran gizi menjadi sangat penting. Konsistensi dalam menerapkan pola makan seimbang dan mengontrol asupan gula adalah langkah awal yang krusial. Nutrisi yang tepat dapat memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan pembuluh darah, mengelola berat badan, dan meredakan gejala neuropati diabetik. Konsultasi dengan ahli gizi dapat membantu merancang rencana makan yang sesuai dengan kebutuhan individu dan mengurangi risiko komplikasi.

Apakah Anda sedang mencari beras yang sehat, lezat, dan aman untuk penderita diabetes? Jika ya, kami punya rekomendasi yang tepat untuk Anda, yaitu beras Amandia dari Eka Farm. Beras Amandia adalah beras putih dengan indeks glikemik yang sangat rendah, yaitu 42.3. Ini artinya, beras Amandia tidak akan membuat gula darah Anda melonjak setelah makan. Selain itu, beras Amandia juga tetap pulen dan mengenyangkan, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan lapar lagi dalam waktu dekat. Beras Amandia juga bebas dari residu pestisida dan bahan kimia berbahaya, karena dibudidayakan secara organik. Dengan mengonsumsi beras Amandia, Anda tidak hanya dapat menikmati nasi yang enak, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh Anda.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera pesan beras Amandia dari Eka Farm sekarang juga dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan Anda. Kami siap melayani Anda dengan ramah dan profesional. Hubungi kami melalui nomor +628112650296 untuk informasi lebih lanjut.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Jalani Hidup Sehat: 3 J untuk Penderita Diabetes

Dari Kekuatan Alam Manfaat Pati Garut untuk Kesehatan

Dari Kekuatan Alam Manfaat Pati Garut untuk Kesehatan

Manfaat pati Garut untuk kesehatan – Pati garut, atau yang dikenal juga sebagai amilosa, adalah jenis pati yang dihasilkan dari umbi tanaman garut (Maranta arundinacea). Selama berabad-abad, manusia telah mengandalkan pati garut sebagai salah satu bahan makanan dan obat alami yang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Dengan kandungan nutrisi dan sifat-sifat uniknya, pati garut bukan hanya sekadar bahan pangan, tapi juga merupakan anugerah alam yang menyehatkan.

Pati garut sering dikonsumsi sebagai sumber energi, obat alami untuk masalah pencernaan, dan bahan makanan yang lezat. Apa saja manfaat pati garut untuk kesehatan? Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Menurunkan Berat Badan

Salah satu manfaat pati garut adalah menurunkan berat badan. Pati garut mengandung 32% pati resisten yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Makanan yang tinggi serat dan pati resisten ini memperlambat laju pencernaan sehingga memberi rasa kenyang yang berkepanjangan. Hingga pada gilirannya, dapat mengatur nafsu makan yang menyebabkan penurunan berat badan. Selain itu, kandungan protein dalam pati garut juga bisa membantu seseorang merasa kenyang lebih lama.

Baca Juga : Cara Memasak Pati Garut, dari Bubur hingga Brownies

2. Mengatasi Diare

Mengobati diare merupakan manfaat pati garut untuk kesehatan selanjutnya. Kondisi yang disebut diare ini menyebabkan seringnya buang air besar dengan tinja yang encer dan berair. Pati garut dapat mengembalikan tekstur feses menjadi normal serta membantu mencegah terjadinya dehidrasi. Dalam sebuah studi, mengonsumsi 2 sendok teh pati garut setiap 3 kali sehari dapat mengurangi gejala diare dan sakit perut. Konsistensi dan ukuran feses dapat ditingkatkan dengan kandungan pati garut sehingga mengurangi frekuensi ingin buang air besar. Pati garut juga dapat merehidrasi tubuh yang kehilangan cairan akibat diare.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Pati garut juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pati garut mengandung vitamin C dan flavonoid yang dapat menurunkan tekanan darah dan peradangan. Vitamin C dan flavonoid juga dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi dan penyakit. Selain itu, pati garut juga mengandung zat besi, magnesium, kalsium, dan kalium yang dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit dan fungsi organ tubuh.

4. Mendukung Perkembangan Janin

Pati garut juga baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Pati garut mengandung asam folat yang penting untuk perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin. Asam folat juga dapat mencegah cacat lahir seperti spina bifida dan anensefali. Selain itu, pati garut juga mengandung vitamin B yang dapat membantu metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein dalam tubuh ibu dan janin.

Baca Juga : Mengenal Nama Lain Garut di Berbagai Daerah

Kesimpulan Manfaat Pati Garut untuk Kesehatan

Pati garut, dengan kekayaan nutrisinya, memberikan sejumlah manfaat kesehatan yang penting. Dari penyedia energi berkelanjutan hingga dukungan untuk kesehatan pencernaan dan pengelolaan berat badan, pati garut adalah tambahan yang bernilai bagi pola makan sehat. Untuk memaksimalkan manfaatnya, penting untuk mengonsumsi pati garut dalam konteks pola makan yang seimbang dan sehat. Berikut adalah beberapa tips untuk mengonsumsi pati garut secara sehat:

  • Pilihlah pati garut yang berkualitas baik.
  • Bacalah label makanan dengan cermat untuk mengetahui kandungan nutrisinya.
  • Batasi asupan pati garut Anda menjadi maksimal 100 gram per hari.

Dengan mengonsumsi pati garut secara sehat, Anda dapat memperoleh manfaatnya yang baik untuk kesehatan. Namun, perhatikan juga jumlah dan cara pengolahannya agar tidak menambah kalori dan gula berlebih.

Jangan sampai terlewatkan artikel menarik lainnya Pentingnya untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Diabetes

Mengungkap Rahasia Cara Menghitung Kalori pada Nasi Putih

Mengungkap Rahasia Cara Menghitung Kalori pada Nasi Putih

Nasi putih merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Nasi putih memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, sehingga dapat menjadi sumber energi yang baik. Namun, nasi putih juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghitung kalori pada nasi putih agar dapat mengontrol asupan kalori harian.

Langkah pertama dalam menghitung kalori pada nasi putih adalah mengetahui berapa banyak yang Anda konsumsi. Ukuran porsi dapat bervariasi, tetapi perhitungan umumnya didasarkan pada berat dalam gram. Misalnya, satu porsi nasi putih umumnya setara dengan sekitar 150 gram. Dengan mengetahui berat porsi, Anda dapat menggunakan informasi nutrisi pada label kemasan atau sumber lainnya untuk menghitung jumlah kalori yang Anda konsumsi.

Saat menghitung kalori, kandungan nutrisi nasi putih sangat penting. Mayoritas kalori pada nasi putih berasal dari karbohidrat, khususnya amilosa dan amilopektin. Selain itu, nasi putih memiliki sedikit protein dan lemak. Karbohidrat dan protein menghasilkan sekitar 4 kalori per gram, sedangkan lemak menyumbang sekitar 9 kalori per gram. Anda bisa mengetahui dengan tepat berapa banyak kalori yang terkandung dalam sepotong nasi putih jika Anda mengetahui proporsi kandungan nutrisinya.

Baca Juga : Menakar Karbohidrat Sehat: Memahami Indeks Glikemik Nasi Putih

Menghitung Kalori Nasi Putih

Cara menghitung kalori pada nasi putih dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Menggunakan tabel kalori
    Tabel kalori merupakan daftar yang berisi informasi kandungan kalori dari berbagai jenis makanan. Untuk menghitung kalori nasi putih, Anda dapat mencari informasi kandungan kalori nasi putih dalam tabel kalori. Berdasarkan tabel kalori, kandungan kalori nasi putih per 100 gram adalah 129 kalori. Dengan demikian, jika Anda mengonsumsi nasi putih sebanyak 1 centong (sekitar 100 gram), maka Anda akan mengonsumsi 129 kalori.
  2. Menggunakan timbangan
    Cara menghitung kalori nasi putih dengan menggunakan timbangan adalah dengan mengukur berat nasi putih yang dikonsumsi. Untuk mengetahui kandungan kalori nasi putih per gram, Anda dapat menggunakan tabel kalori atau mencari informasinya di internet. Misalnya, jika Anda mengonsumsi nasi putih sebanyak 50 gram, maka kandungan kalorinya adalah 64,5 kalori. Hal ini karena 50 gram nasi putih setara dengan 50/100 x 129 = 64,5 kalori.

Tips Menghitung Kalori Nasi Putih

Berikut ini adalah beberapa tips menghitung kalori nasi putih:

  • Gunakan alat ukur yang tepat. Alat ukur yang tepat dapat membantu Anda untuk mengukur berat nasi putih dengan akurat.
  • Bersihkan alat ukur sebelum digunakan. Hal ini untuk menghindari kontaminasi dari makanan lain.
  • Catatlah asupan kalori Anda setiap hari. Hal ini dapat membantu Anda untuk memantau asupan kalori harian Anda.

Penghitungan kalori pada nasi putih sangat penting untuk mengontrol kalori secara teratur. Kalori nasi putih dapat dihitung dengan dua cara: menggunakan tabel kalori atau menggunakan timbangan. Anda dapat memilih pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain menghitung kalori, Anda juga perlu memperhatikan jenis nasi putih yang dikonsumsi. Nasi putih yang diolah dengan cara yang tidak sehat, seperti digoreng atau dicampur dengan santan, dapat meningkatkan kandungan kalorinya. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsilah nasi putih dengan cara yang sehat, seperti direbus atau dikukus.

Baca Juga : Kalori Nasi Merah vs Nasi Putih dan Manakah yang Lebih Baik Untuk Diet?

Kesimpulan

Selain faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, ada beberapa faktor lain yang perlu diperhatikan dalam menghitung kalori pada nasi putih. Pengolahan nasi, misalnya, dapat memengaruhi indeks glikemiknya, yang berkaitan dengan seberapa cepat nasi tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah. Nasi putih yang dikukus memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih yang dimasak dengan cara lain. Oleh karena itu, memperhitungkan faktor-faktor seperti ini dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang dampak nasi putih terhadap pola makan dan kesehatan Anda.

Dalam menjaga kesehatan dan mengontrol berat badan, mengetahui berapa kalori yang Anda konsumsi setiap hari merupakan langkah awal yang penting. Dengan memahami cara menghitung kalori pada nasi putih, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam merencanakan makanan sehari-hari Anda. Menggunakan informasi tentang berat porsi, komposisi nutrisi, dan faktor-faktor pengaruh lainnya dapat membantu Anda mengelola asupan kalori dengan lebih efektif. Ingatlah bahwa kesadaran akan kandungan kalori tidak hanya membantu dalam mencapai tujuan penurunan berat badan, tetapi juga dalam mempertahankan pola makan yang seimbang dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Beras Organik Diabetes, Beras Putih Anti Diabetes

Berapa Porsi Beras Merah yang Dianjurkan untuk Penderita Diabetes?

Berapa Porsi Beras Merah yang Dianjurkan untuk Penderita Diabetes?

Diabetes diklasifikasikan menjadi dua jenis: diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 adalah kelainan autoimun di mana tubuh berhenti memproduksi insulin. Insulin adalah hormon yang dibutuhkan tubuh untuk membawa gula darah dari sirkulasi ke sel.

Jenis diabetes yang paling sering terjadi adalah tipe 2. Diabetes tipe 2 disebabkan oleh kombinasi faktor keturunan dan gaya hidup, termasuk berat badan, kurang aktif bergerak, dan asupan makanan manis. Penderita diabetes harus sering memantau jumlah makanannya untuk menjaga kestabilan kadar gula darah. Kehadiran beras merah sebagai sumber utama karbohidrat sangat penting dalam skenario ini. Mengetahui berapa banyak nasi merah yang harus dimasukkan ke dalam setiap hidangan dapat membantu penderita diabetes merencanakan makanan rutin mereka dengan lebih efektif.

Baca Juga : Memasak Beras Merah untuk Penderita Diabetes: Seni Memastikan Nutrisi dan Kesehatan

Menghitung Porsi Beras Merah untuk Diabetes yang Ideal

Pria dan wanita berusia 30-40 tahun dengan diabetes sebaiknya memperhatikan ukuran porsi beras merah mereka. Sejumlah panduan kesehatan merekomendasikan sekitar setengah hingga satu porsi (sekitar setengah hingga satu cangkir) beras merah setiap kali makan. Hal ini memastikan asupan karbohidrat yang cukup untuk energi tetapi masih terkendali untuk menjaga kadar gula darah.

Selain memperhatikan porsi beras merah, penting juga untuk memperhatikan makanan pendamping. Menyertakan sayuran beraneka warna, protein seimbang, dan lemak sehat dapat membantu menciptakan makanan seimbang yang mendukung kesehatan secara keseluruhan. Menciptakan kombinasi makanan yang seimbang dapat mengontrol penyerapan gula darah dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Penting untuk memahami bahwa selain dari ukuran porsi, total asupan karbohidrat harian juga harus diperhitungkan. Penderita diabetes dapat berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk menentukan jumlah karbohidrat yang tepat sesuai dengan kebutuhan energi mereka. Ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang berlebihan.

Baca Juga : Berdaya dengan Beras Merah: Manfaat Luar Biasa bagi Penderita Diabetes

Contoh Menu Makan Beras Merah untuk Diabetes

Berikut adalah contoh menu makan yang dapat Anda coba jika Anda penderita diabetes:

Sarapan:

  • 1 cangkir oatmeal dengan buah-buahan dan kacang-kacangan
  • 1 telur rebus

Makan Siang:

  • 2 cangkir sup sayuran
  • 45-60 gram nasi merah
  • 1 potong ikan atau ayam tanpa kulit

Makan Malam:

  • 1 cangkir salad dengan sayuran dan protein tanpa lemak
  • 45-60 gram nasi merah
  • 1 porsi buah

Baca Juga : Beras yang Cocok Untuk Diet Menuju Berat Badan Ideal Impian

Kesimpulan

Beras merah adalah salah satu jenis beras yang cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes. Beras merah mengandung serat yang tinggi dan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan beras putih. Hal ini membuat beras merah dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, termasuk baik dikonsumsi bagi penderita diabetes. Namun, sebaiknya konsumsi beras merah tetap dibatasi sesuai dengan asupan karbohidrat harian yang dianjurkan.

Porsi beras merah yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap harinya dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing. Jika Anda menderita diabetes, Anda bisa mulai mengganti nasi putih dengan nasi merah. Berhati-hatilah untuk membatasi asupan beras merah berdasarkan kebutuhan Anda.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Memahami Peran Beras Glikemik Rendah dalam Diet Sehat

Kolesterol Tinggi Di Usia Muda. Ini Dia Tips Hidup Sehat dan Terhindar Kolestrol Tinggi

Kolesterol Tinggi Di Usia Muda. Ini Dia Tips Hidup Sehat dan Terhindar Kolestrol Tinggi

Kolestrol tinggi di usia muda – Saat ini banyak terjadi kasus kesehatan berupa masalah kolesterol tinggi di usia muda. Memang kini bukan hanya orang tua yang dapat terserang kolesterol tinggi. Adapun tingginya kolesterol di usia muda bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit mulai dari jantung sampai stroke. Karena itulah usaha untuk menurunkan kolesterol bisa dimulai dari mengatur pola makan Anda sehari-hari dan beberapa langkah lainnya demi tubuh senantiasa sehat.

Ada banyak penyebab yang menjadi faktor kuat penyebab tingginya kolesterol di kalangan usia muda. Penyebab itu mulai dari gaya hidup yang tak sehat seperti jarang berolahraga, mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan banyak lagi. Jika hal ini dibiarkan begitu saja maka sangat berbahaya terutama untuk kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Oleh sebab itulah penting untuk Anda para kaum muda mengetahui cara agar terhindar dari penyakit kolesterol.

Apa Saja Tips Agar Bisa Terhindar Dari Kolesterol Tinggi di Usia Muda?

Supaya terhindar dari segala penyakit terutama kolesterol tinggi di usia muda, mulai saat ini Anda harus melakukan tindakan pencegahan. Hal ini sangat penting demi mencegah kadar kolesterol di dalam darah tidak meningkat dan menyebabkan kondisi parah bagi para penderitanya. Pada dasarnya cara mencegah kolesterol menjadi tinggi saat usia muda sangatlah mudah. Anda hanya perlu menerapkan langkah-langkah di bawah ini.

  1. Menghindari Makanan yang Mengandung Lemak Jahat

Jenis makanan yang di dalamnya terkandung lemak jenuh serta lemak trans adalah sumber kolesterol jahat. Beberapa di antara makanan tersebut pastinya kerap Anda konsumsi setiap hari. Misalnya saja daging olahan jeroan, seafood seperti lobster, udang, cumi-cumi, makanan cepat saji ataupun produk dari olahan susu.

Agar bisa terhindar dari kolesterol tinggi di usia muda, Anda tentunya harus membatasi konsumsi jenis makanan di atas. Selain itu Anda juga dapat mengganti makanan yang mengandung lemak jahat dengan sayuran, kacang-kacangan buah, oatmeal ataupun ikan tuna dan salmon. Dengan demikian hidup akan menjadi lebih sehat dan perut terus merasa kenyang.

  1. Rutin Berolahraga

Melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga sangat disarankan dalam pencegahan kolesterol tinggi ataupun penyakit serius lainnya saat di usia yang masih muda. Olahraga yang bisa Anda lakukan setidaknya sebanyak 150 menit dalam waktu satu minggu. Ini mengartikan Anda hanya memerlukan olahraga selama 30 menit di setiap harinya.

Supaya kegiatan mencegah kolesterol tinggi di usia muda satu ini tidak dirasa memberatkan, sebaiknya pilih jenis olahraga yang disukai. Jenis olahraga tersebut bisa berupa berenang, bersepeda ataupun berjalan cepat. Opsi lainnya adalah bisa dengan memilih treadmill ataupun mengikuti senam maupun yoga di sebuah studio olahraga.

  1. Stop Kebiasaan Merokok

Merokok akan memberikan efek yang buruk untuk tubuh apalagi di bagian pembuluh darah. Pasalnya zat radikal bebas yang terdapat pada rokok bisa merusak struktur pembuluh darah dan bisa menyebabkan terbentuknya aterosklerosis. Oleh sebab itulah penting untuk berhenti merokok mulai sekarang untuk terhindar dari bahaya kolesterol tinggi di usia muda serta risiko kematian mendadak.

Itulah beberapa cara mencegah kolesterol tinggi di usia muda yang bisa Anda lakukan sedini mungkin agar terhindar dari penyakit tersebut. Iringi dengan kebiasaan sehat dan tidur teratur agar kesehatan Anda semakin terjamin dan risiko mengidap penyakit kolesterol bisa semakin kecil atau diminimalisir.

Nah, itu dia artikel tentang Bahaya Kolestrol tinggi di usia muda. Jika anda sedang mencari minak goreng yang bebas kolestrol gunakanlah minyak goreng dari EKA FARM karena minyak  eka farm tidak mengandung kolestrol] yang berbahaya untuk tubuh. Kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN MINYAK KELAPA YOGYAKARTA.

Memahami Bahaya Kolesterol Pada Ibu Hamil yang Bisa Terjadi

Memahami Bahaya Kolesterol Pada Ibu Hamil yang Bisa Terjadi

Bahaya kolesterol pada ibu hamil? – Seperti yang sudah diketahui, kolesterol tinggi dapat membahayakan kesehatan tubuh penderitanya. Hal ini karena kolesterol tinggi dapat menimbulkan terbentuknya plak di dinding pembuluh darah arteri dan dapat meningkatkan risiko bermacam komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Lantas apakah bahaya kolesterol pada ibu hamil? Apalagi hal tersebut bisa saja menimpa siapa saja tanpa memandang usia.

Sebagai informasi, kolesterol merupakan zat lemak yang ada di dalam darah. Zat lemak tersebut diproduksi oleh organ hati serta diperlukan tubuh agar dapat membangun sel-sel yang sehat dan berperan dalam produksi hormone misalnya progesterone dan estrogen. Walaupun tubuh memproduksi kolesterol sendiri, zat ini juga bisa Anda peroleh dari makanan. Adapun makanan tersebut termasuk daging berlemak, mentega, susu serta produk susu yang mengandung lemak.

Apa Saja Bahaya Kolesterol Pada Ibu Hamil?

Orang dengan konsumsi makanan pemicu kolesterol terlalu banyak membuatnya mempunyai kadar kolesterol yang tinggi. Adapun kalangan orang dewasa tergolong memiliki kolesterol cukup tinggi apabila mempunyai kadar kolesterol sebesar 240 mg/dL atau bisa lebih. Sedangkan kadar kolesterol yang normal berada di bawah kisaran 200 mg/dL. Sedangkan ketika hamil, kadar kolesterol bisa mencapai lebih dari 200 mg/dL yang mana ada bahaya kolesterol pada ibu hamil.

Faktanya kadar kolesterol yang mengalami peningkatan ketika hamil merupakan hal wajar. Sebab apabila kadar kolesterol rendah ketika hamil bisa membahayakan kesehatan ibu dan janin yang sedang dikandung. Kendati demikian beberapa ibu hamil beresiko mengalami bermacam masalah kesehatan apabila mempunyai kolesterol tinggi selama masa kehamilan. Berikut ada beberapa potensi komplikasi kehamilan sebagai akibat dari kolesterol yang terlalu tinggi ketika hamil.

  1. Preeklampsia

Untuk bahaya kolesterol pada ibu hamil pertama ada Preeklampsia yaitu kondisi yang ditandai tekanan darah tinggi ketika hamil serta kerusakan di bagian sistem organ. Apabila tidak segera mendapat pengobatan maka preeklampsia dapat menyebabkan risiko kesehatan yang lebih serius bahkan termasuk kematian untuk ibu hamil itu sendiri.

Baca Juga : Turunkan Kolesterol dengan Minyak Herco

  1. Diabetes Gestasional

Bahaya berikutnya adalah diabetes gestasional. Ini adalah gula darah tinggi yang berkembang selama masa kehamilan berlangsung. Kondisi tersebut dapat menyebabkan bermacam masalah pada ibu hamil misalnya kelahiran prematur sampai lahir mati atau stillbirth.

  1. Kelahiran Prematur

Bentuk bahaya kolesterol pada ibu hamil selanjutnya adalah bisa mengalami kelahiran prematur. Adapun kelahiran prematur adalah proses persalinan yang sudah terjadi sebelum usia kehamilan menginjak 37 minggu. Ibu hamil yang memiliki tingkat kolesterol tinggi bisa saja mengalami kondisi tersebut lantaran lebih berisiko terhadap komplikasi kehamilan termasuk beberapa kondisi yang sudah disebutkan di atas.

Bukan itu saja, mempunyai tiga masalah yang sudah disebutkan di atas selama kehamilan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung di kemudian hari. Bentuk bahaya kolesterol pada ibu hamil lainnya, juga anak yang dilahirkan pun bisa mewarisi kolesterol tinggi sang ibu di masa mendatang.

Kendati demikian kolesterol tinggi pada seorang ibu hamil tak meningkatkan risiko cacat pada bayi yang dikandung. Umumnya risiko cacat lahir akan meningkat apabila ibu hamil mengalami obesitas ataupun diabetes yang mana keduanya berkaitan dengan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh.

Itulah beberapa bahaya kolesterol pada ibu hamil yang bisa terjadi kepada siapa saja jika tidak menerapkan pola hidup sehat. Oleh sebab itulah agar terhindar dari masalah di kemudian hari, ibu hamil diharapkan selalu menjaga pola makan dan stress berlebih demi kesehatan dan keselamatan ibu beserta bayinya.

Nah, itu dia artikel tentang Bahaya Kolestrol Pada Ibu Hamil. Jika anda sedang mencari minak goreng yang bebas kolestrol gunakanlah minyak goreng dari EKA FARM karena minyak  eka farm tidak mengandung kolestrol] yang berbahaya untuk tubuh. Kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN MINYAK KELAPA YOGYAKARTA.

Akibat Kurang Minum Air Putih Pada Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan 

Akibat Kurang Minum Air Putih Pada Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan 

Akibat kurang minum air putih pada ginjal memang tidak boleh disepelekan karena bisa berdampak serius pada kesehatan. Menurut data yang dipublikasikan National Kidney Foundation, mengkonsumsi air putih sangatlah penting agar membantu darah membawa nutrisi penting serta bersirkulasi di ginjal.

Saat Anda mengalami dehidrasi, sistem sirkulasi juga terganggu. Kadar dehidrasi ringan bisa membuat cepat merasa lelah. Sedangkan jika dehidrasinya parah bisa merusak ginjal. Mengkonsumsi air putih menjadi sebuah hal penting terutama bagi Anda yang punya resiko gagal ginjal ini.

 

Dehidrasi dan Akibat Kurang Minum Air Putih Pada Ginjal

Akibat kurang minum air putih pada ginjal bisa mengakibatkan penumpukan asam dan limbah dalam tubuh serta menyumbat ginjal oleh protein otot (myoglobin). Ini dapat melukai ginjal. Di samping itu, dehidrasi juga berkontribusi dalam pembentukan batu ginjal serta infeksi saluran kemih.

Dehidrasi bisa terlihat tandanya lewat warna urine. Apabila berwarna kuning gelap, berarti Anda memerlukan lebih banyak asupan air. Namun jika sangat gelap, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah ada sesuatu yang bisa mengubah warnanya, misalnya obat. Atau mungkin memang karena mengalami dehidrasi.

Pada dasarnya, setiap orang mempunyai kebutuhan air yang berbeda-beda dan tergantung dari berbagai faktor. Mulai dari perbedaan usia, intensitas olahraga, iklim, faktor hamil, menyusui, atau memiliki penyakit tertentu. Anda mengalami gagal ginjal atau fungsi ginjal rendah maka perlu membatasi asupan cairan dan rekomendasi dari ahli medis.

Baca Juga : Akibat Kurang Minum Air Putih Pada Wanita Saat Menstruasi

Korelasi Gagal Ginjal dan Kurangnya Asupan Cairan

Akibat kurang minum air putih pada ginjal memang bisa sangat serius, salah satunya bisa menjadi faktor risiko gagal ginjal. Dilansir dari buku gagal ginjal 2007 oleh Vitahealth, asal mula risiko ginjal bisa terjadi karena hal yang sepele, seperti kurang minum.

Akibat kurang cairan, darah menjadi kental dan kalsium mudah terendap di ginjal. Jika lama dibiarkan, bisa memicu batu ginjal dan mengganggu fungsinya. Karena itu, disarankan untuk siapapun untuk mencukupi kebutuhan cairan kurang lebih 8-10 gelas atau 2 liter per harinya.

Selain karena kurang minum, ada juga beberapa hal lainnya yang dianggap sepele namun ya bisa menjadi faktor resiko pemicu gagal ginjal, yaitu:

  • Usia. Semakin bertambahnya usia akan meningkatkan rasa kepada ginjal.
  • Jenis kelamin. Biasanya, laki-laki mempunyai risiko lebih tinggi.
  • Suku. Keturunan Amerika, Afrika, dan suku asli Amerika mempunyai resiko mengalami gagal ginjal lebih tinggi dibandingkan ras lainnya.
  • Riwayat keluarga. Riwayat keluarga yang memiliki diabetes dan hipertensi bisa beresiko lebih tinggi untuk mengalami gagal ginjal kronis.
  • Konsumsi makanan tidak sehat yang terlalu tinggi karbohidrat dan protein.
  • Penyakit bawaan. Penyakit ginjal polikistik merupakan penyakit bawaan yang memicu terbentuknya kista besar di ginjal serta merusak jaringan yang ada di sekitarnya.
  • Mengkonsumsi obat tertentu. Golongan obat analgesik atau penghilang rasa sakit akan semakin meningkatkan risiko gagal ginjal glomerulonefritis. Penyakit ini bisa menyebabkan ginjal menjadi radang serta merusak unit penyaringan.
  • Penyakit autoimun. Nefritis lupus merupakan penyakit autoimun yang bisa membuat pembuluh darah kecil radang, termasuk di bagian penyaring di ginjal.
  • Kondisi lainnya. Obstruksi yang berasal dari batu ginjal atau tumor bisa merusak ginjal. 

 

Akibat kurang minum air putih pada ginjal memang sangat berbahaya dan oleh karena itu Anda harus menjaganya sebaik mungkin. Salah satu caranya dengan mencukupi kebutuhan air sehari-hari. Nah, itu dia artikel tentang Akibat Kurang Minum Air Putih Pada Ginjal. Jika anda sedang mencari BERAS ORGANIK gunakanlah BERAS ORGANIK dari EKA FARM karena beras organik eka farm dapat membantu anda menjaga nutrisi untuk anak – anak dalam masa pertumbuhan. kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK YOGYAKARTA

Nasi Merah vs Nasi Putih, Mana yang Lebih Bagus ?

Nasi Merah vs Nasi Putih, Mana yang Lebih Bagus ?

Manakah yang lebih baik antara nasi merah vs nasi putih? Pertanyaan ini mungkin ingin
diketahui juga jawabannya oleh Anda. Seperti yang diketahui, nasi merupakan salah satu
makanan yang paling banyak dikonsumsi di muka bumi.
Di Indonesia, nasi merupakan makanan pokok yang harus dihidangkan oleh sebagian besar
masyarakat. Baik itu untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam, nasi selalu hadir untuk
mengisi energi dan didampingi oleh lauk pauknya. Bahkan, banyak yang berkata kalau belum
makan jika tidak mengkonsumsi nasi.
Mengetahui perbedaan nasi merah dan nasi putih akan memberikan Anda wawasan tentang mana
sebaiknya ya yang harus dikonsumsi pada saat tertentu. Dengan begitu, akan lebih bijak lagi
untuk menentukan menu baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Oleh karenanya, akan dibahas
tentang apa perbedaan nasi merah vs nasi putih serta mana yang terbaik?

Baca Juga : NASI MERAH AYAM KARI, RESEP MENU DIET SIMPEL

Perbedaan Nasi Merah Vs Nasi Putih

Nasi merah menjadi salah satu opsi yang cukup populer dalam beberapa tahun terakhir.
Alasannya, disinyalir mempunyai nilai gizi yang lebih baik daripada jenis nasi putih.
Warna merah pada nasi ini bersumber dari kandungan antosianin yang menjadi sumber
antioksidan tinggi. Masih merah bisa diperoleh dari beras yang masih mempunyai sekam
ataupun tidak.
Sementara itu, nasi putih berasal dari beras coklat yang sudah dibuang bagian dedak maupun
sekamnya. Walaupun proses tersebut bisa memperpanjang nama penyimpanan beras, namun
kandungan gizi baik dalam dedak maupun sekam sudah hilang.
Proses yang sudah dilalui oleh nasi putih akan membuatnya sedikit kehilangan kandungan gizi
mulai dari serat protein, antioksidan serta vitamin dan mineral lain.

Baca Juga : NASI MERAH DAUN JERUK DAN AYAM PANGGANG JAHE

Kandungan Gizi di Dalam Nasi Merah dan Nasi Putih
Di dalam 100 gram nasi merah vs nasi putih, terdapat kandungan gizi:

● Makronutrien. Pada nasi putih terdapat serat sejumlah 0,6 MG sedangkan AC merah
sebanyak 2 gram serat.

● Zat besi. Pada nasi putih terdapat 1,2 gram zat besi, sedangkan masih merah ada 5,5
gram.
● Protein. Nasi putih memiliki protein 6,8 gram, sementara itu pada nasi merah sebanyak 7
gram.
● Vitamin. Vitamin pada nasi putih terutama B6 sejumlah 0,1 MG sedangkan nasi merah
sebanyak 0,5 mg.

Baca Juga : BINGUNG MASAK SARAPAN APA? NASI UDUK BERAS MERAH SAJA

Lebih Sehat Mana Antara Nasi Merah Vs Nasi Putih ?

Nasi merah vs nasi putih memang mempunyai keunggulan dan kerugiannya masing-masing.
Jika ditanya mana yang lebih sehat? Maka ada korelasinya dengan kondisi kesehatan masing-
masing orang.
Jika ingin mengurangi resiko penyakit obesitas, jantung, atau kanker maka bisa memilih nasi
yang berasal dari beras utuh. Contohnya nasi merah, nasi dari beras coklat atau hitam.
Kandungan antioksidannya akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga mengurangi resiko
penyakit metabolik, depresi, atau kanker.
Lalu, apakah artinya nasi putih tidak bagus untuk kesehatan? Ini tidak benar juga. Terlebih lagi
Jika Anda merupakan orang sehat serta tidak mengkonsumsinya berlebihan. Bagi para pekerja
berat mengkonsumsi nasi putih akan menyediakan energi yang cukup. Anda akan perlu nasi
putih dibandingkan dengan nasi merah jika sedang diet rendah serat. Contohnya, ketika
mengalami diare.
Nasi merah vs nasi putih memang punya keunggulan masing-masing dan keduanya cukup
bagus dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia secara umum. Walaupun memang, masih banyak
yang belum terbiasa mengkonsumsi nasi merah karena dinilai lebih hambar dibandingkan nasi
putih. Semoga bermanfaat!

Jika kamu sedang mencari beras merah organik MinKa sarankan untuk menggunkan BERAS ORGANIK dari EKA FARM. Karena BERAS ORGANIK EKA FARM memiliki kandungan vitamin serta serat yang lebih tinggi dan bebas dari pestisida dan bahan kimia. Kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK YOGYAKARTA

4 Bahaya begadang bagi wanita. Ini Dia Dampaknya

4 Bahaya begadang bagi wanita. Ini Dia Dampaknya

Bahaya begadang bagi wanita – Begadang adalah kebiasaan terjaga sampai larut malam dan tertidur saat pagi datang. Begadang bagi masyarakat indonesia tak terkecuali bagi wanita sudah menjadi kebiasaan yang umum terjadi. Kebanyakan begadang dikarenakan mengerjakan tugas kuliah maupun kerja lembur. Pada wanita, yang tidur sebanyak 6 jam atau kurang dari jumlah tersebut setiap malam memiliki peluang 62% lebih besar terkena kanker payudarah, dibandingkan mereka yang tidur sebanyak 7 jam . Kurang nya tidur juga mengakibatkan siklus hormon dan metabolisme menjadi tidak seimabang. Sebenarnya begadang boleh saja dilakukan, asal tidak dilakukan secara terus atau terlalu sering. Karena dapat berdampak buruk pada kesehatan. Jika begadang sudah menjadi kebiasaan bisa juga berbahaya bagi kesehatan psikis, yang menjadi salah satu penyebab sulitnya berkonsentrasi.

Nah maka dari itu, simak Bahaya begadang bagi wanita secara lengkap di bawah ini : 

 

  • Tubuh Menjadi Gemuk

Bahaya begadang bagi wanita yang pertama adalah tubuh menjadi gemuk. Jika mengabaikan efek kurang tidur, maka bersiap siaplah dengan ancaman kelebihan berat badan. Kurang tidur berhubungan dengan peningkatan rasa lapar dan nafsu makan dan kemungkinan bisa menjadi obesitas. Menurut sebuah studi tahun 2004, orang – orang yang tidur kurang dari enam jam sehari cenderung menjadi lebih gemuk. Hampir 30% daripada mereka yang tidur 7 sampai 9 jam sehari. Dan juga pada penelitian terakhir mengatakan bahwa begadang akan membuat peptida yang mengatur nafas bekerja terlalu keras untuk mengatur nafas ketika begadang. 

 

  • Rentan Terkena Diabetes

Bahaya begadang bagi wanita yang kedua adalah rentan terkena diabetes. Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh anda. Jika proses pengolahannya terganggu bisa menyebabkan efek buruk. Dalam penelitian yang dilakukan Chicago, AS, yang meneliti sejumlah orang selama 6 hari, mendapatkan kondisi ini bisa mengembangkan resistensi terhadap insulin. Yakni hormon yang membantu mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel. Mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam dalam penelitian 6 hari ini menemukan terjadinya proses metabolisme gula yang tidak semestinya. Yang mengakibatkan timbulnya diabetes. 

 

  • Kulit Menjadi Kusam

Bahaya begadang bagi wanita yang ketiga adalah Kulit menjadi kusam. Kebanyakan wanita yang terlalu sering begadang akan mengalami kulit wajah pucat. mata bengkak, jerawatan serta kantung mata yang berwarna gelap atau hitam. Hal tersebut sangatlah wajar terjadi karena pada saat begadang mengakibatkan seluruh kulit menjadi kusam, garis-garis halus pada wajah dan lingkaran hitam di bawah mata. Dikarenakan ketika anda tidak mendapatkan tidur yang cukup tubuh akan lebih banyak mengeluarkan hormon stress atau kortisol. Ketika kortisol dalam jumlah yang banyak maka akan menyebabkan pecahnya kolagen kulit atau protein yang membuat kulit menjadi lebih halus dan elastis. 

 

  • Menurunkan sistem imun dan gairah seks

Bahaya begadang bagi wanita yang terakhir adalah Menurunkan sistem imun. Ketika seorang wanita memiliki kebiasaan begadang, jam biologis pada otak akan memprogram sistem kekebalan tubuh mencapai puncaknya di malam hari dan akan menurun di pagi hari. Padahal mikroorganisme jahat dan bibit penyakit serta karsinogenik ( senyawa penyebab kanker) sangat banyak di udara yang kita hirup di pagi hari. Dan juga saat tubuh kurang tidur, tubuh menjadi kelelahan, mengantuk, energi berkurang, meningkatkan ketegangan, dan pada akhirnya menjadi kurang berminat kepada seks. 

 

Nah, itu dia artikel 4 Bahaya begadang bagi wanita  . Jika anda merasa sulit tidur seran MinKa cobalah makan BERAS ORGANIK pada saat makan malam. Karena beras organik dapat membantu anda tidur lebih cepat. Gunakanlah BERAS ORGANIK dari EKA FARM. Karena BERAS ORGANIK EKA FARM memiliki kandungan vitamin serta serat yang lebih tinggi dan bebas dari pestisida dan bahan kimia. Kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK YOGYAKARTA