Pahami Makanan yang Dilarang untuk Penderita Asam Lambung Nikmati Hidup yang Sehat

Pahami Makanan yang Dilarang untuk Penderita Asam Lambung Nikmati Hidup yang Sehat

Makanan yang dilarang untuk penderita asam lambung – Apakah Anda sering merasakan nyeri atau panas di ulu hati? Apakah Anda sulit menikmati makanan favorit Anda karena takut kambuh? Jika ya, maka kemungkinan besar Anda mengalami sakit maag atau asam lambung.

Sakit maag adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi, peradangan, atau luka pada dinding kerongkongan. Asam lambung adalah cairan yang diproduksi oleh lambung berfungsi untuk mencerna makanan yang dikonsumsi. Normalnya, asam lambung tetap berada di lambung dan tidak naik ke kerongkongan karena adanya katup yang disebut sfingter esofagus bawah. Namun, katup ini bisa melemah atau tidak berfungsi dengan baik akibat beberapa faktor, seperti kehamilan, obesitas, stres, merokok, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Sakit maag bisa bersifat sementara atau kronis, tergantung pada frekuensi dan intensitas gejalanya. Gejala sakit maag yang umum adalah nyeri atau panas di ulu hati, rasa asam atau pahit di mulut, mual, muntah, batuk, suara serak, atau kesulitan menelan. Sakit maag yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan komplikasi, seperti esofagitis, ulkus peptikum, striktur esofagus, atau bahkan kanker esofagus.

Baca Juga : Sayur Bersahabat atau Musuh Perut? Panduan Sayuran untuk Penderita Maag

Makanan untuk Penderita Asam Lambung Kronis

Salah satu faktor yang bisa memicu atau memperburuk sakit maag adalah makanan. Ada beberapa jenis makanan yang bisa meningkatkan produksi asam lambung, melemahkan katup esofagus, atau merangsang saraf kerongkongan. Makanan-makanan ini sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita asam lambung kronis, yaitu:

  1. Makanan yang asam, seperti jeruk, tomat, nanas, cuka, atau saus tomat.
  2. Makanan yang pedas, seperti cabai, sambal, lada, atau bumbu-bumbu lainnya.
  3. Makanan yang berlemak, seperti gorengan, mentega, keju, daging berlemak, atau santan.
  4. Makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, cokelat, atau minuman bersoda.
  5. Makanan yang mengandung alkohol, seperti bir, anggur, atau minuman keras lainnya.
  6. Makanan yang mengandung gas, seperti kubis, brokoli, kacang-kacangan, atau minuman bersoda.
  7. Makanan yang sulit dicerna, seperti roti, nasi, pasta, atau kentang.

Selain menghindari atau membatasi makanan-makanan tersebut, penderita asam lambung kronis juga perlu memperhatikan porsi dan frekuensi makan mereka. Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa menyebabkan asam lambung naik. Makan terlalu cepat atau tidak mengunyah makanan dengan baik juga bisa mempengaruhi pencernaan. Oleh karena itu, penderita asam lambung kronis disarankan untuk makan dalam porsi kecil tapi sering, sekitar 4-6 kali sehari. Makan dengan santai dan mengunyah makanan dengan baik juga bisa membantu mengurangi gejala sakit maag.

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Asam Lambung Kronis

Meskipun ada banyak makanan yang dilarang untuk penderita asam lambung kronis, bukan berarti mereka tidak bisa menikmati makanan yang lezat dan bergizi. Ada beberapa jenis makanan yang bisa membantu menetralkan asam lambung, melindungi dinding kerongkongan, atau meningkatkan kesehatan pencernaan. Makanan-makanan ini sebaiknya dimasukkan ke dalam menu harian penderita asam lambung kronis, yaitu:

  1. Makanan yang berserat, seperti sayuran hijau, buah-buahan, oatmeal, atau gandum utuh.
  2. Makanan yang mengandung kalsium, seperti susu, yogurt, kefir, atau keju rendah lemak.
  3. Makanan yang mengandung protein, seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, atau tahu.
  4. Makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, kefir, atau tempe.
  5. Makanan yang mengandung antioksidan, seperti teh hijau, jahe, kunyit, atau madu.

Makanan-makanan ini bisa membantu menyeimbangkan asam lambung, mencegah peradangan, atau memperbaiki flora usus. Selain itu, makanan-makanan ini juga bisa memberikan nutrisi dan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan mengonsumsi makanan-makanan ini, penderita asam lambung kronis bisa merasakan perbedaan yang signifikan dalam kualitas hidup mereka.

Baca Juga : Tips berpuasa untuk penderita maag

Jam Makan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung Kronis

Selain memperhatikan jenis, porsi, dan frekuensi makan, penderita asam lambung kronis juga perlu memperhatikan jam makan yang baik untuk mereka. Jam makan yang baik adalah jam makan yang sesuai dengan ritme sirkadian tubuh, yaitu siklus biologis yang mengatur aktivitas tubuh dalam 24 jam. Ritme sirkadian tubuh dipengaruhi oleh cahaya, suhu, hormon, dan faktor-faktor lainnya. Ritme sirkadian tubuh bisa mempengaruhi produksi asam lambung, pencernaan, metabolisme, dan kesehatan secara keseluruhan.

Jam makan yang baik untuk penderita asam lambung kronis adalah jam makan yang tidak terlalu dekat dengan waktu tidur atau bangun. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur bisa menyebabkan asam lambung naik saat berbaring, sedangkan makan terlalu dekat dengan waktu bangun bisa menyebabkan asam lambung terlalu rendah saat beraktivitas. Oleh karena itu, penderita asam lambung kronis disarankan untuk makan sekitar 2-3 jam sebelum tidur dan sekitar 1-2 jam setelah bangun. Makan pada jam-jam ini bisa membantu menjaga keseimbangan asam lambung dan mencegah gejala sakit maag.

Baca Juga : Apa yang Bersembunyi di Makanan Anda? Mengenal Gluten dan Teman-temannya

Kesimpulan

Sakit maag adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi, peradangan, atau luka pada dinding kerongkongan. Rasa sakit yang disebabkan oleh asam lambung bisa bersifat sementara atau kronis, tergantung pada frekuensi dan intensitas gejalanya. Sakit maag yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan komplikasi, seperti esofagitis, ulkus peptikum, striktur esofagus, atau bahkan kanker esofagus.

Salah satu faktor yang bisa memicu atau memperburuk sakit maag adalah makanan. Ada beberapa jenis makanan yang dilarang untuk penderita asam lambung kronis, seperti makanan yang asam, pedas, berlemak, mengandung kafein, alkohol, gas, atau sulit dicerna. Makanan-makanan ini sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita asam lambung kronis. Sebaliknya, ada beberapa jenis makanan yang baik untuk penderita asam lambung kronis, seperti makanan yang berserat, mengandung kalsium, protein, probiotik, atau antioksidan. Makanan-makanan ini sebaiknya dimasukkan ke dalam menu harian penderita asam lambung kronis.

Lebih sehat, lebih bahagia bersama Eka Farm!

Selain memperhatikan jenis, porsi, dan frekuensi makan, penderita asam lambung kronis juga perlu memperhatikan jam makan yang baik untuk mereka. Jam makan yang baik untuk penderita asam lambung kronis adalah jam makan yang tidak terlalu dekat dengan waktu tidur atau bangun. Makan pada jam-jam ini bisa membantu menjaga keseimbangan asam lambung. Anda sering merasakan sakit maag yang mengganggu aktivitas Anda? Anda ingin mencari solusi yang alami, aman, dan berkhasiat? Jika ya, maka Anda harus mencoba produk tepung garut dari Eka Farm. Tepung garut adalah tepung yang terbuat dari ekstrak pati tanaman umbi garut yang bebas gluten dan mudah dicerna.

Tepung garut dapat membantu menetralkan asam lambung, melindungi dinding kerongkongan, dan memperbaiki fungsi pencernaan. Produk tepung garut dari Eka Farm dihasilkan dari pertanian organik yang sudah tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Organik resmi dari pemerintah. Produk tepung garut Eka Farm terjamin kesehatannya dan tidak mengandung bahan pengawet, pewarna, atau perasa. Anda bisa mengonsumsi tepung garut Eka Farm sebagai pengganti nasi, bahan pembuatan kue, atau campuran minuman. Dengan membeli tepung garut Eka Farm, Anda tidak hanya mendapatkan tepung yang lezat, tetapi juga mendukung petani lokal dan lingkungan yang lestari. Tunggu apa lagi? Segera pesan tepung garut Eka Farm sekarang juga dan rasakan manfaatnya untuk kesehatan Anda dan keluarga. Hubungi kami di nomor telepon +628112650296 untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut.

MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL

MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil memang tidak sepele. Umbi garut adalah sumber pangan lokal yang mengandung nilai gizi tinggi dan bebas gluten. Salah satu olahan umbi garut yaitu tepung garut. Tepung garut berpotensi besar untuk mengurangi ketergantungan rakyat Indonesia akan tepung terigu ataupun tepung beras. Anda dapat mengganti tepung terigu dengan tepung garut untuk membuat roti atau kue kesukaan yang lebih bersahabat dengan sistem pencernaan serta stabilitas gula darah Anda.

Baca juga: YUK, KENALAN DENGAN TEPUNG GARUT

Jika Anda masih suka mengonsumsi tepung terigu, maka ada baiknya Moms mempertimbangkan untuk menggantinya dengan alternatif yang lebih sehat. Salah satu alternatif tepung sehat yang tidak mengandung zat gluten, kaya akan kandungan gizi, termasuk untuk mencukupi gizi ibu hamil yaitu salah satu dari manfaat tepung garut untuk ibu hamil

Kandungan gizi dalam tepung garut yang dibutuhkan untuk mendukung masa kehamilan yaitu berupa makronutrien ataupun mikronutrien. Tepung garut menjadi sumber karbohidrat yang juga mengandung protein dan lemak. Selain itu, tepung garut juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk mencukupi asupan gizi ibu hamil. Manfaat tepung garut untuk ibu hamil yaitu dapat membantu mencukupi kebutuhan kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, kalium, selenium, vitamin B6 (piridoksin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B9 (folat).

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil

Mengutip dari drhealthbenefits.com, konsumsi tepung garut untuk ibu hamil dapat memberikan banyak manfaat.

1. Mendukung perkembangan tulang belakang dan otak janin

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil yang pertama yaitu mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak serta tulang janin (spina bifida) karena membutuhkan peran dari folat. Tepung garut mengandung senyawa folat dengan kadar yang cukup tinggi sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan folat harian ibu hamil.

2. Meringankan gejala kehamilan

Pada trimester awal, ibu hamil biasanya akan mengalami gejala seperti mual dan pusing. Kandungan vitamin B6 dalam tepung garut berperan untuk membantu mengurangi rasa mual dan pusing saat hamil.

3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Dalam 100 gram umbi garut mentah, terkandung sekitar 1,3 gram serat pangan. Kandungan serat dalam tepung garut mampu melancarkan proses pencernaan makanan sehingga membuat sistem pencernaan kita lebih mudah bekerja. Pergerakan makanan dalam usus akan lebih efisien. Selain itu, serat pun akan membantu merangsang penyerapan nutrisi di usus sehingga dapat mencegah gejala gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit atau sulit buang air besar.

Baca juga: TEPUNG GARUT BANTU ATASI GANGGUAN PENCERNAAN

4. Sumber energi bagi ibu hamil

Mengacu dari data USDA, kandungan gizi dalam 100 gram umbi garut mentah yaitu sebagai berikut.

  • Energi 65 kalori
  • karbohidrat 13,39 gram
  • serat pangan 1,3 gram
  • protein 4,24 gram
  • lemak 0,20 gram

Saat hamil, calon ibu tidak hanya bertanggungjawab untuk memberi suplai energi bagi dirinya sendiri, melainkan juga untuk tumbuh kembang janin. Pada masa kehamilan, seringkali calon ibu akan merasakan kelelahan yang menjadi indikator dibutuhkannya asupan energi. Tepung garut adalah sumber karbohidrat, protein, dan juga lemak bagi tubuh. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh yang kemudian akan digunakan untuk metabolisme sel dan jaringan.

5. Menjaga kesehatan sel dan jaringan ibu dan janin

Umbi garut memiliki kandungan protein paling tinggi dibandingkan umbi- umbian lain. Protein adalah zat yang berperan penting sebagai blok pembangun pada setiap fase kehidupan. Protein dalam tepung garut berperan penting dalam pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan tubuh. Protein berfungsi untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang dan otot, memproduksi hormon, dan membantu sistem imun dalam memerangi infeksi.

6. Menjaga berat badan

Saat Anda mengkonsumsi serat larut, rasa lapar akan terkontrol sehingga gula darah Anda pun cenderung lebih stabil. Mengapa demikian? Masih banyak orang, termasuk para pra-diabetes dan penderita diabetes yang belum mampu mengontrol menu makanan harian, termasuk camilannya sehingga saat lapar cenderung mengkonsumsi makanan tinggi indeks glikemik. Dampaknya tentu saja kenaikan kadar gula dalam darah.

Baca juga: Diet Dengan Tepung Garut, Beras Merah dan Kentang

7. Memenuhi mikronutrien penting bagi ibu hamil

Manfaat tepung garut untuk ibu hamil yang terakhir adalah saat hamil, Anda membutuhkan mikronutrien dalam jumlah yang lebih banyak, seperti zat besi, magnesium, dan yang lainnya. Dalam 100 gram umbi garut mentah terdapat 25 gram magnesium dan 1,5 mg zat besi. Ibu hamil membutuhkan mikronutrien tersebut untuk menjaga kesehatan janin dan mendukung perkembangannya secara optimal.

Yuk, Moms, selingi atau ganti tepung Anda dengan tepung garut saat hamil dan rasakan manfaat tepung garut untuk ibu hamil. Tepung garut Eka Farm terbuat dari 100% pati umbi garut pilihan untuk mendukung kesehatan Anda sekeluarga.

Nah, itulah penjelasan MANFAAT TEPUNG GARUT UNTUK IBU HAMIL. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Jika anda sedang mencari Tepung Garut. Anda dapat memesannya di https://www.ekafarm.com/ atau silahkan hubungi whatsapp 0811-2650-296

TEPUNG GARUT BANTU ATASI GANGGUAN PENCERNAAN

TEPUNG GARUT BANTU ATASI GANGGUAN PENCERNAAN

Tepung garut adalah alternatif umum untuk menggantikan tepung berbahan dasar gandum seperti terigu karena sifatnya yang bebas zat protein gluten. Zat gluten adalah salah satu zat yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada beberapa orang, dari mulai gangguan pencernaan ringan hingga gangguan pencernaan berat sehingga mengharuskan penderitanya untuk menghindari segala jenis makanan yang terbuat dari tepung terigu, oats, dan jelai. Tepung garut diklaim menjadi bahan tepung yang paling bersahabat untuk sistem pencernaan.

Nutrisi dalam tepung garut

Sebelum membahas manfaat tepung garut untuk mencegah atupun membantu mengatasi masalah gangguan pencernaan pada tubuh kita, mari simak bersama nutrisi yang terkandung dalam tepung satu ini.

gangguan pencernaan

Tepung garut memang dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat kompleks. Selain itu, tepung garut pun mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh, seperti kalium, fosfor, kalsium, zat besi, vitamin B1, zat folat, niasin, thiamin, riboflavin, vitamin C, dan masih banyak lainnya. Nutrisi yang bermacam-macam dalam tepung garut membuatnya patut untuk dipertimbangkan sebagai asupan selingan. Terlebih, tepung ini bersahabat dengan sistem pencernaan kita sehingga tidak perlu takut untuk merasakan permasalahan gangguan pencernaan.

Kandungan serat dalam tepung garut membantu kerja sistem pencernaan

Dalam 100 gram umbi garut mentah, terkandung sekitar 1,3 gram serat pangan. Kandungan serat dalam tepung garut mampu melancarkan proses pencernaan makanan sehingga membuat sistem pencernaan kita lebih mudah bekerja. Pergerakan makanan dalam usus akan lebih efisien. Selain itu, serat pun akan membantu merangsang penyerapan nutrisi di usus sehingga dapat mencegah gejala gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit atau sulit buang air besar.

Khasiat tepung garut untuk mengatasi masalah pencernaan telah diketahui sejak abad ke-19

Penelitian yang dilakukan dengan ekspedisi ke benua Antartika pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information mengemukakan penemuan khasiat tepung garut untuk melancarkan pencernaan. Tepung garut menjadi salah satu obat utama bagi peneliti yang sedang sakit parah dan kekurangan vitamin. Tepung garut berhasil membantu memulihkan kondisi kesehatan peneliti tersebut.

Tepung garut dapat membantu meredakan diare

Sebuah penellitian tentang manfaat tepung garut untuk gangguan pencernaan berupa diare yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information mendapatkan hasil bahwa tepung berbahan dasar pati garut dapat mengurangi diare dan meredakan sakit punggung (abdominal). Penelitian ini menggunakan sampel 11 pasien penderita diare yang memiliki gejala diare. Pasien diare tesebut meminum 10 mL tepung garut 3 hari sekali dalam sebulan.

Selang 1 bulan kemudian, hasil positif rata-rata dirasakan pada penderita diare. Tepung garut membantu mengobati dan memulihkan gejala gangguan pencernaan berupa diare dengan memadatkan feses sekaligus membantu menyuplai hidrasi tubuh yang berkurang drastis. Saat gejala diare muncul, cairan tubuh akan berkurang signifikan bahkan dapat menyebabkan dehidrasi karena feses tidak dapat memadat. Selain itu, frekuensi bolak-balik WC pun besar saat diare.

Yuk, mulai stok tepung garut di dapur

Berbagai jenis produk mentah maupun matang yang merajai pasaran kuliner dan bahan makanan masih didominasi  kandungan protein gluten, seperti pasta, mie, roti, kue, saus, mayonais, dan masih banyak lainnya. Maka dari itu, coba sesekali memberikan treatment pada sistem pencernaan, khususnya usus kita dengan mengkonsumsi makanan yang bebas zat gluten seperti tepung garut. Tepung garut pun sudah teruji sebagai bahan pengganti tepung gandum dalam makanan seperti kue, biskuit, mie, dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin membeli tepung garut, pastikan kemurnian tepungnya. Beberapa tepung garut di pasaran ada yang terbuat dari campuran pati garut dan singkong sehingga harganya pun lebih murah. Anda bisa langsung cek katalog Eka Farm agar tak usah khawatir tentang keaslian dan keamanan produk organik yang Anda konsumsi. Yuk, Moms, mulai stok tepung garut di dapur Anda.

 

 

 

 

Ampuh, Cara Mengatasi Susah Buang Air Besar

Ampuh, Cara Mengatasi Susah Buang Air Besar

ekafarm.com – Cara mengatasi susah buang air besar dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik dengan memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi ataupun mengurangi kebiasaan buruk yang menyebabkan terjadinya sembelit. Susah buang air besar sendiri menjadi kondisi yang sangat tidak menyenangkan dimana penderitanya mengalami rasa sakit pada bagian perut hingga kehilangan nafsu makan karena makanan yang terdapat pada saluran pencernaan belum dapat dikeluarkan dalam bentuk feses.

Cara Mengatasi Susah Buang Air Besar secara Alami

Sekedar informasi, susah buang air besar dipengaruhi oleh beberapa hal seperti kurangnya mengonsumsi makanan berserat, stress, kurang asupan cairan, hingga terjadi masalah pada tiroid. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Berikut adalah beberapa cara mengatasi susah buang air besar yang dapat Anda lakukan:

Mengonsumsi Makanan Kaya Serat

Serat merupakan zat yang terdapat dalam makanan-makanan seperti buah dan sayur. Senyawa ini memiliki sifat mengikat air. Apabila Anda mengonsumsi makanan kaya serat secara teratur, dapat dipastikan masalah susah buang air besar tidak akan Anda alami.

Air Putih

Asupan air yang cukup setiap hari dapat membantu tubuh untuk menjalankan proses pencernaan. Selain itu, kandungan mineral yang terdapat pada air putih juga dapat membuang sisa metabolisme tubuh serta menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan konsumsi.

Batasi Konsumsi Makanan Cepat Saji

makanan cepat saji merupakan jenis makanan yang rendah serat namun memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi. makanan cepat saji juga memiliki risiko yang cukup besar bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, sebisa mungkin kurangi konsumsi makanan cepat saji demi kesehatan Anda sendiri.

Mengonsumsi Kopi dan Air Setelah Bangun Tidur

Minumlah air putih ataupun kopi beberapa saat setelah bangun tidur. Hal ini akan memunculkan sensasi nyaman pada sistem pencernaan tubuh yang nantinya merangsang usus untuk mengeluarkan makanan yang telah berubah menjadi feses.

Konsumsi Tepung Garut

Pati Garut Organik

Kandungan serat halusnya menjaga kesehatan tubuh Anda termasuk sistem pencernaan. Serat pati garut organik melawan penyakit diare dan sembelit. Fungsi serat ialah melancarkan pencernaan, mencegah susah buang air besar dan diare. Toko Eka Fram menyediakan Tepung Garut organik, apabila membutuhkan silahkan kunjungi www.ekafarm.com

Baca Juga: Menangani sakit maag

Penawar Sakit Maag Berbahan Alami Paling Ampuh

Penawar Sakit Maag Berbahan Alami Paling Ampuh

Ekafarm.com – Penyakit maag saat ini sering sekali ditemukan di kalangan masyarakat. Penyakit yang menyebabkan tidak nyaman pada penderitanya.

Sakit maag merupakan salah satu penyakit pada sistem pencernaan yang terbilang mudah untuk disembuhkan. Tetapi akan menjadi parah apabila tidak segera ditangani. Untuk menangani penyakit maag tersedia bahan alami tanpa pengawet dan tidak mengandung bahan berbahaya yaitu tepung garut. Sebuah tepung yang mudah digunakan tanpa rasa pahit dan mudah untuk dikonsumsi cocok untuk semua kalangan.

Tepung Garut Penawar Maag Anda

Tepung garut aman dikonsumsi karena dalam pembentukan tepung garut dari umbi garut. Dari situ menjadi tepung melewati proses yang sederhana sehingga tidak menghilangkan nilai kandungan gizinya. Umbi garut yang dijadikan tepung dipilih dari umbi yang segar bebas dari penyakit dan hama.

Tepung garut berasal dari bahan alami yang kandungan gizinya terdiri dari air, protein, serat, lemak, pati, abu, magnesium, zat besi, kalium, fosfor, tiamina, vitamin B6, folat dan riboflavin. Dari kandungan gizi yang ada tepung garut mempunyai banyak manfaat, salah satu kegunaan dari tepung garut ialah mengobati dan mencegah masalah pada perut sehingga tepung garut cocok untuk musuh maag serta nyeri lambung.

Penggunaan tepung garut untuk mengusir maag yaitu dengan cara mencampurkan tepung garut dengan susu atau dengan cara mencampurkan tepung garut dengan air sehingga menjadi bubur. Tekstur lembut dari tepung garut dapat membantu meringankan kerja lambung dan mengurangi gesekan lambung. 

Tepung garut ini sesuai untuk penderita maag karena pada biasanya para penderita maag ketika penyakit maag menyerang mereka tidak mampu untuk makan-makanan yang keras, dengan lain kata nafsu makan mereka hilang. Dengan tepung garut yang mempunyai tekstur lembut ini dapat membantu para penderita penyakit maag untuk meredakan sakit yang menyerang. Membantu perut penderita maag terisi sehingga ketika rasa perut mual akan segera berkurang bahkan menjadi hilang

Sembuhkan maag Anda dengan Tepung Garut, solusi tepat dan cepat.

Hubungi Eka Farm untuk lebih jelas nya.

Mengenal Nama Lain Garut di Berbagai Daerah

Mengenal Nama Lain Garut di Berbagai Daerah

Mengenal Nama Lain Garut di Berbagai Daerah- Soal kandungan gizi tepung garut sepertinya sudah terlalu banyak dibahas dalam berbagai artikel. Mulai dari manfaat yang tinggi tepung garut untuk ibu hamil, penderita koleterol, diabetes, hingga penderita autis. Kali ini, bukan soal hebatnya lerut, atau tepung garut yang bakal disajikan dalam tulian ini. Tetapi mencoba mengenal lebih jauh tentang aneka sebutan umbi garut di berbagai daerah di Indonesia.

Seperti kita tahu, garut atau  Maranta arundinacea L  dapat tumbuh maksimal di bawah lindungan pohon dengan kadar matahari minimum, sehingga tanaman ini potensial diusahakan di hutan rakyat, tanah pekarangan, maupun daerah-daerah penghijauan. Artinya tanaman garut memang fleksibel. Garut bisa dibudidayakan di mana saja, tanpa pandang bulu. 

Bahkan tanaman ini mampu tumbuh pada tanah yang miskin kesuburannya, meskipun untuk produksi terbaik harus dipupuk. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan yang khusus serta hama dan penyakitnya relatif sedikit. Umbinya mulai dapat dimakan saat umur tanaman 3-4 bulan.

Sebutan Yang Beragam

Ada banyak nama garut di berbagai daerah di antaranya yaitu ; Tarigu (Banten), sagu Belanda (Padang, Ambon dan Aceh) atau larut, pirut, kirut (Jawa Timur), Lerut (Pekalongan). Unik bukan? Ini menunjukkan bahwa tanaman ini merupakan tanaman yang familier.

Dikenal di seluruh wilayah tanah air, bahkan di berbagai belahan dunia. Artinya pula, jika tanaman ini kemudian didorong kembali menjadi tanaman pangan the kings, maka tidak membutuhkan banyak sosialisasi. Karena semua lapisan masyarakat kenal dengan garut, irut, lerut atu awut, sekalipun.

Kenapa Harus Impor

Tepung pati garut selain memiliki banyak khasiat untuk berbagai penderita penyakit, dan memberi asupan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh, tepung garut sejatinya dapat digunakan sebagai alternatif untuk pengganti atau substitusi tepung terigu sebagai bahan baku pembuatan kue, mie, roti kering, bubur bayi, makanan diet pengganti nasi. 

Disamping itu, tepung garut juga dapat digunakan untuk berbagai bahan industri, di industri  kimia, kosmetik, pupuk, gula cair dan obat-obatan. Tetapi pemanfaatan tepung Lerut masih menghadapi beberapa kendala, terutama pemasaran dan kontinuitas pasokan bahan baku.

Untuk mengatasi kendala tersebut, ada beberapa hal yang dapat dijadikan dasar untuk mengembangkan tanaman garut antara lain pentingnya  niat pemerintah untuk mengubah paradigma impor bahan pangan dan menjadikan petani sebagai penjual produk olahan, bukan penjual bahan baku. Hal ini dapat dijadikan dasar untuk mendiversifikasikan pangan selain terigu dan beras, sehingga akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap komoditi impor.

Bila hal ini tidak segera dilakukan maka Indonesia akan sangat bergantung pada bahan baku impor. Ini merupakan sesuatu yang sangat ironis mengingat melimpahnya tanaman pangan alternatif yang dapat digali di negeri yang cukup subur ini. Dilain pihak sistem usaha tani yang selama ini dianut harus diubah. Hal ini memerlukan perubahan yang sangat mendasar, yaitu petani menjual hasil olahan bukan hasil panen. 

Berkaca dari uraian di atas, maka sudah waktunya, the kings bangkit kembali.