BERAS HITAM UNTUK MENJAGA KESEHATAN MATA SECARA ALAMI

BERAS HITAM UNTUK MENJAGA KESEHATAN MATA SECARA ALAMI

Kesehatan mata merupakan hal yang penting. Menjaga kesehatan mata secara alami membutuhkan usaha mulai dari membentuk kebiasaan baik, seperti tidak terlalu lama menatap layar barang elektronik, menghindari mata dari sinar matahari secara langsung, hingga menjaga asupan makanan sehari- hari. Masalah kesehatan mata seperti rabun jauh, rabun dekat, katarak, penurunan daya penglihatan seiring berjalannya usia, serta yang lainnya dapat dicegah dengan pemilihan makanan yang tepat dan banyak mengandung zat yang mendukung kesehatan mata.

Nah, apa saja pilihan makanan untuk membantu menjaga kesehatan mata secara alami?

Beras untuk menjaga kesehatan mata secara alami? Memang bisa?

Jika Anda ditanya, makanan apa yang dapat membantu menjaga kesehatan mata, kemungkinan besar jawabannya adalah wortel, atau sayuran dan buah berwarna oranye. Akan tetapi, Moms, ternyata kita juga dapat menjaga kesehatan mata dengan memilih beras yang tepat.

Beras untuk menjaga kesehatan mata? Beras yang seperti apakah itu?

Jawabannya adalah beras hitam. Beras hitam atau beras terlarang (forbidden rice) memang sudah terkenal khasiatnya untuk menjaga kesehatan tubuh serta membantu mencegah berbagai jenis penyakit, termasuk kanker usus besar karena kandungan gizinya. Manfaat beras hitam untuk melindungi mata dari berbagai penyakit yang kemungkinan dapat menurunkan daya penglihatan pun mungkin belum menjadi pengetahuan lumrah bagi masyarakat Indonesia.

Baca juga: BERAS HITAM VS KETAN HITAM, SIMAK PERBEDAANNYA

Karotenoid dalam beras hitam dapat menjaga kesehatan mata

Beras hitam banyak mengandung fitonutrien atau fitokimia, salah satunya yaitu zat antioksidan, termasuk senyawa karotenoid. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam National Institutes of Health tentang konstituen fitokimia dalam beras hitam, merah, dan coklat menyebutkan hasil bahwa kandungan fitokimia, kapasitas, dan aktivitas antioksidan yang paling tinggi terdapat dalam lapisan dedak beras hitam, disusul beras merah, kemudian baru beras coklat. Senyawa antioksidan yang terdapat dalam beras hitam yaitu flavonoid dan karotenoid.  Flavonoid dan karotenoid serta 23 senyawa tumbuhan yang mengandung antioksidan dijumpai pada bulir beras hitam.

Lutein dan zeaxantin merupakan 2 jenis karotenoid yang terkandung dalam beras hitam. Kedua zat antioksidan ini akan membantu tubuh melawan efek buruk radikal bebas terhadap kesehatan mata.

Baca juga: PUNYA MATA PANDA? ATASI DENGAN MASKER TEPUNG BERAS HITAM

Bagaimana cara lutein dan zeaxantin dalam beras hitam melindungi kesehatan mata?

Lutein dan zeaxantin yang umumnya dijumpai dalam sayuran berwarna hijau memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Pigmen lutein dan zeaxantin berperan sebagai penyaring sinar biru (bue light) yang diketahui dapat mengganggu kesehatan tubuh, termasuk merusak fungsi mata. Sinar biru banyak terdapat pada pancaran sinar barang elektronik atau gadget yang Anda gunakan setiap saat, seperti laptop, ponsel, televisi, komputer, dan lain sebagainya. Jika Anda sering bekerja dengan menatap layar monitor atau gadget, Anda perlu lebih waspada terhadap risiko penurunan daya penglihatan.

Lutein dan zeanxantin mampu membantu menurunkan risiko penyakit degenerasi makula yang merupakan gangguan penglihatan pada orang lanjut usia (lansia). Penyakit degenerasi makula ini adalah faktor utama pemicu kebutaan di dunia. Selain itu, lutein dan zeaxantin juga mengurangi risiko penyakit katarak dan retinopati diabetik. Retinopati diabetik adalah gangguan kesehatan mata akibat kerusakan pembuluh darah pada jaringan retina yang terletak di mata bagian belakang. Glukosa atau gula dalam darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit ini.

Yuk, mulai konsumsi beras hitam untuk membantu menjaga kesehatan mata

Konsumsi beras hitam secara rutin, diimbangi dengan sayur dan buah akan membantu menjaga fungsi saraf mata dan menjaga kesehatannya. Selain itu, kurangi kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mata seperti terlalu sering menatap layar gadget atau monitor, membaca dengan jarak terlalu dekat, dan lain sebagainya. Bagaimana, Moms, tertarik untuk mencoba beras hitam? Pilih beras hitam yang organik untuk memastikan keutuhan gizi dan juga keamanannya. Beras hitam dari Eka Farm sudah memiliki sertfikat organik sehingga Anda tidak perlu khawatir apakah beras hitam yang Anda beli asli atau palsu.

Yuk, langsung order sekarang, Moms.

 

PILIH MANA, BERAS HITAM ATAU BERAS MERAH?

PILIH MANA, BERAS HITAM ATAU BERAS MERAH?

Beras masih menjadi makanan pokok favorit rakyat Asia, termasuk Indonesia. Variasi beras yang lebih bernutrisi utuh dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh dibandingkan beras putih pun semakin dilirik dan dicari masyarakat. Kesadaran akan pola hidup sehat dan asupan gizi seimbang guna mendukung metabolisme tubuh dan membantu memerangi berbagai macam penyakit memicu masyarakat untuk mulai mengevaluasi dan mengambil kontrol terhadap asupan nutrisi harian. Jika Anda sudah kerap membaca artikel tentang perbandingan beras putih dengan beras berwarna, tentunya Anda akan lebih paham mengenai perbedaan signifikan di antara kedua pilihan beras tersebut.

Beras berwarna lebih unggul dari segi nutrisi dan juga keamanan pangan. Pemrosesan beras berwarna yang hanya mengelupas kulit ari atau sekam padi membuat bulir beras masih utuh dilingkupi oleh lapisan dedak (bran) dan germ. Kedua lapisan penting pada beras berwarna ini mengandung berbagai macam mineral, vitamin, dan serat yang lebih banyak daripada beras putih. Variasi beras berwarna yaitu beras merah, beras coklat, dan beras hitam. Pada artikel kali ini, Eka Farm akan membahas mengenai beras hitam dan beras merah.

Mengapa harus beras hitam atau beras merah?

Jawaban nomor satu, kedua jenis beras ini populer di kalangan masyarakat yang ingin beralih ke pola hidup lebih sehat dengan turut mengganti asupan beras sehari- hari. Alasan kedua yaitu, beras hitam dan beras merah memang sudah terkenal dan terbukti nutrisi serta manfaatnya di kalangan masyarakat. Beras hitam dan beras merah sama-sama memiliki kalori yang lebih rendah daripada beras putih, kadar gula yang lebih rendah, dengan kandungan serat, mineral, dan vitamin yang jauh lebih tinggi daripada beras putih.

Beras hitam atau beras merah dari segi gizi?

Beras hitam dan beras merah memiliki nilai energi yang tidak terlalu berbeda signifikan. Kadar karbohidrat dan lemak dalam beras hitam lebih rendah dibandingkan beras merah, dengan kadar protein yang lebih tinggi. Beras hitam memiliki kadar protein yang paling tinggi dibandingkan varietas beras berwarna ataupun beras putih. Kandungan serat dalam 100 gram nasi merah lebih tinggi daripada nasi hitam, yaitu 7% berbanding 2% dari angka kecukupan serat harian.

Kandungan serat ini lebih tinggi dibandingkan beras putih. Beras berwarna tidak mengalami proses penyosohan dan penggilingan sepanjang beras putih sehingga lapisan dedak (bran) dan germ dalam beras berwarna masih utuh. Lapisan dedak menjadi sumber berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin B kompleks. Lapisan ini juga mengandung 95% mineral dan serat pangan. Bagian germ tersimpan karbohidrat dan protein. Nilai gizi beras hitam vs beras merah tiap 100 gram dapat dilihat pada diagram di bawah.

beras hitam atau beras merah

 

Keunggulan beras merah dibandingkan beras hitam

Mineral unggulan dalam beras merah yaitu zat besi (Fe) dan seng (Zn). Tahukah Anda, jika beras merah memiliki kandungan zat besi dan seng yang paling tinggi dibandingkan dengan beras berwarna lainnya? Beras merah memiliki kandungan zat besi 5,5 mg/ 100 gram dan seng sebesar 3,3 mg/ 100 gram.

Zat besi membantu produksi sel darah merah yang akan mengangkut oksigen ke sel-sel tubuh serta membantu mengurangi risiko bayi lahir prematur atau dengan berat badan di bawah normal, sedangkan seng akan berperan dalam pembekuan darah dan pemulihan luka bersama dengan mineral mangan. Kandungan mangan dalam beras merah turut membantu proses metabolisme tubuh. Beras merah juga mengandung mineral magnesium yang melimpah untuk membantu pengaturan fungsi saraf dan otot.

Selain itu, beras merah juga menyuplai 23% kebutuhan B6 harian tiap porsinya. B6 berperan dalam mengontrol mood Anda dengan menjaga keseimbangan produksi hormon serotonin dan norepinefrin.

Keunggulan beras hitam dibandingkan beras merah

Manfaat dan khasiat beras hitam sudah terkenal sejak zaman dahulu. Bahkan, saat zaman DInasti Ming di Cina, beras hitam mendapat julukan ‘beras terlarang’ karena hanya diperuntukkan untuk keluarga Kaisar serta bangsawan. Rakyat biasa dilarang membudidayakan atau mengkonsumsi tanpa izin. Bangsawan Cina kuno saat itu telah mengetahui manfaat dan bahkan kegunaan beras hitam sebagai obat sehingga menjadi komoditas mahal untuk diperdagangkan pada sesama keluarga bangsawan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam National Instititutes of Health tentang konstituen fitokimia dalam beras hitam, merah, dan coklat menyebutkan hasil bahwa kandungan fitokimia, kapasitas, dan aktivitas antioksidan yang paling tinggi terdapat dalam lapisan dedak beras hitam, disusul beras merah, kemudian baru beras coklat. Senyawa antioksidan yang terdapat dalam beras hitam yaitu flavonoid dan karotenoid.  Flavonoid dan karotenoid serta 23 senyawa tumbuhan yang mengandung antioksidan dijumpai pada bulir beras hitam. Antosianin adalah salah satu anggota kelompok pigmen tanaman flavonoid yang memberikan warna hitam keungu-unguan dalam lapisan dedak beras hitam. Kandungan antosianin yang paling tinggi di antara varietas beras lainnya menjadi unggulan dari beras ini.

Selain itu, beras hitam juga memiliki sifat anti-kanker dan anti-inflamasi. Sifat anti-kanker ini berhubungan dengan senyawa antioksidan fenolik. Fenolik adalah salah satu antioksidan alami dan termasuk grup fitokimia dalam serealia utuh. Fenolik berperan untuk menghambat efek buruk stres oksidatif terhadap molekul biologis seperti lipid, protein, dan DNA. Asam fenolik terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dan mengendalikan produksi bakteri jahat dalam usus. Konsumsi beras hitam secara rutin dapat mendukung kinerja usus dan dapat membantu mencegah kanker usus besar atau colorectal cancer. Tentunya, pencegahan kanker membutuhkan sinergi dari berbagai faktor kesehatan, termasuk gaya hidup dan lingkungan.

Jadi, beras hitam atau beras merah?

Beras hitam cenderung sulit didapatkan daripada beras merah. Jika Anda berniat untuk mengganti beras putih dengan varietas beras lain yang lebih kaya serat dan nutrisi, beras merah dapat menjadi pilihan mudah. Namun, jika memang Anda ingin menyisipkan beras dengan tujuan untuk mendapatkan khasiat seperti obat dan juga membantu pencegahan kanker, beras hitam dapat menjadi pilihan Anda dan keluarga. Kedua jenis beras ini aman dikonsumsi penderita diabetes, bebas zat gluten, dan menjaga kestabilan gula darah. Apapun pilihan berasnya, imbangi dengan pemenuhan gizi seimbang, menjauhi kebiasaan buruk bagi kesehatan, dan terapkan gaya hidup sehat ya, Moms.

BERAS HITAM VS KETAN HITAM, SIMAK PERBEDAANNYA

BERAS HITAM VS KETAN HITAM, SIMAK PERBEDAANNYA

Beras hitam vs ketan hitam – Moms, pernah memasak burjo alias bubur kacang hijau? Ketan hitam biasanya hadir bersamaan dengan hidangan bubur kacang hijau untuk memberikan tekstur yang kenyal dan padat serta melengkapi rasa burjo. Sekilas, warna ketan hitam sama dengan beras hitam karena kandungan pigmen warna keunguan antosianin yang tinggi dalam bulirnya. Namun, meskipun sulit dibedakan jika Anda belum terbiasa, kedua jenis bahan makanan ini berbeda loh, Moms. Apa saja yang membedakan beras hitam dan ketam hitam? Melansir dari laman sayurbox, Eka Farm akan membantu Anda untuk membedakan keduanya

1. Beras hitam vs ketan hitam: Perbedaan warna bulir

Saat beras hitam dan ketan hitam disandingkan, mungkin warna keduanya nampak sama, yaitu hitam keungu-unguan. Akan tetapi, jika Anda mencoba untuk mengamati dengan lebih cermat, warna hitam keungu-unguan pada lapisan luar beras hitam lebih pekat dibandingkan ketan hitam. Bulir beras hitam juga lebih mengkilap serta berukuran lebih panjang dan langsing. Lapisan luar bulir ketan hitam memiliki warna yang pucat. Selain itu, saat bulir beras hitam dipotong melintang, akan nampak warna hitam cerah pada bagian dalam bulir. Berbeda halnya dengan ketan hitam yang bagian dalam bulirnya berwarna putih susu.

2. Beras hitam vs ketan hitam: Perbedaan kandungan nutrisi

Segi nutrisi merupakan faktor penting pembeda beras hitam dan ketan hitam. Perbedaan yang mendasar pada kandungan makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak) pada beras hitam dan ketan hitam dapat dilihat pada chart berikut.

beras hitam vs ketan hitam

Beras hitam memberi asupan kalori dan karbohidrat yang sedikit lebih banyak daripada ketan hitam. Akan tetapi, protein dalam beras hitam jauh lebih tinggi daripada ketan hitam, dengan kandungan lemak yang lebih rendah. Walaupun memiliki persentase karbohidrat yang lebih tinggi, karbohidrat dalam beras hitam didominasi oleh serat tinggi, berbeda dengan ketan hitam yang sumber karbohidratnya mayoritas dari gula. Selain itu, kandungan lemak pada beras hitam pun lebih menyehatkan karena tingginya kadar lemak tidak jenuh dibandingkan dengan lemak jenuh.

Nutrisi dalam beras hitam pun sangat melimpah dan sudah dikenal sejak ribuan tahun sebelum masehi pada zaman Dinasti Ming. Beras hitam kaya akan antioksidan berupa antosianin dan vitamin E yang berguna untuk membantu melawan efek buruk radikal bebas dan juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dan mengendalikan produksi bakteri jahat dalam usus. Beras hitam juga dapat dijadikan menu diet sehat karena kandungan protein dan seratnya yang tinggi dan rendah gula serta lemak jenuh. Serat dalam beras hitam mampu membuat perut kenyang lebih lama.

beras hitam vs ketan hitam

3. Beras hitam vs ketan hitam: Perbedaan tekstur dan rasa saat dimasak

Saat dimasak menjadi nasi, beras hitam memiliki testur yang pulen. Perbedaan mencolok tekstur keduanya saat dimasak yaitu, ketan hitam bersifat lengket, sedangkan beras hitam tidak lengket sama sekali. Di sisi lain, rasa ketan hitam cencerung manis dan gurih, sedangkan beras hitam memiliki rasa cenderung hambar. Faktor rasa ketan hitam inilah yang membuat ketan hitam dijadikan bahan baku banyak makanan berat maupun camilan.

4. Beras hitam vs ketan hitam: Perbedaan benih, proses budidaya, ukuran tanaman, dan gabah

Perbedaan dari segi tanaman sudah terlihat dari benih beras hitam yang berbeda dengan ketan hitam. Beras hitam ditanam dari jenis bibit padi yang berasal dari daerah tropis (javanica). Lain halnya dengan bibit ketan hitam yang berasal dari daerah subtropis (japonica).

Setelah tumbuh pun, terdapat perbedaan beras hitam dan ketan hitam. Ukuran tanaman beras hitam lebih tinggi daripada ketan hitam, yaitu mencapai tinggi maksimal 2 meter, sedangkan ketan hitam hanya sekitar 30-60 cm seperti tanaman padi biasa.

Mengutip dari berkahnandur.id, umur tanaman beras hitam lebih panjang daripada ketan hitam, serta dalam proses budidayanya harus lebih hati-hati. Padi beras hitam lebih utama dibudidayakan secara organik dan lebih rawan penyakit daripada ketan hitam. Warna gabah padi beras hitam yang sudah menua berwarna kecoklatan, bukan hitam seperti pada ketan hitam.

5. Beras hitam vs ketan hitam: Perbedaan cara mengolah

Air yang digunakan untuk menanak nasi dari beras hitam lebih banyak dibandingkan nasi biasa. Rasio beras : air sekitar 1:2 hingga 1:3. Berbeda halnya dengan ketan hitam yang rasio beras dan airnya lebih fleksibel, disesuaikan dengan peruntukan ketan hitam. Untuk membuat bubur ketan hitam, tuangkan air bersih hingga seluruh ketan hitam terendam dan lebihkan air sekitar 2 ruas jari telunjuk.

Beras hitam memang cenderung lebih keras meski dimasak dengan takaran air yang sama dengan cara memasak beras lainnya. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui cara memasak beras hitam yang benar agar hasilnya pulen, empuk, dan lembut. Agar hasilnya nikmat sebaiknya beras hitam dan air dimasak dengan rasio 1:2 dalam ukuran liter.

Sedangkan, ketan hitam cenderung lebih mudah dimasak. Rasio ketan dan air pun dapat disesuaikan dengan peruntukkannya, untuk membuat bubur ketan hitam tuangkan air bersih hingga merendam seluruh permukaan ketan, lalu lebihkan air sekitar dua ruas telunjuk.

6. Beras hitam vs ketan hitam: Beras hitam aman dikonsumsi penderita diabetes

Kandungan gula yang sangat rendah pada beras hitam membuat indeks glikemiknya (GI) rendah sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes. Berbeda dengan ketan hitam yang memiliki nilai GI tinggi karena kadar gula dalam bulirnya yang tinggi sehingga lebih baik dihindari oleh para penderita diabetes.

Jadi, masih akan bilang beras hitam dan ketan hitam sama? Tentu TIDAK, ya Moms. Perbedaan beras hitam dan ketan hitam ini meliputi banyak aspek dari segi penampilan lluar, pembudidayaan, nutrisi, hingga cara mengolah. Semoga bermanfaat untuk membantu Moms untuk menentukan mana yang ingin dibeli. Yuk, pesan beras hitam organik dari Eka Farm!

GANTI BERAS PUTIH DENGAN BERAS HITAM UNTUK MELAWAN KOLESTEROL JAHAT

GANTI BERAS PUTIH DENGAN BERAS HITAM UNTUK MELAWAN KOLESTEROL JAHAT

Melawan kolesterol jahat – Sahabat Eka Farm, apakah Anda concern tentang kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh? Selalu getar-getir tiap melihat makanan? Eka Farm punya nih, solusi pintar, praktis, tapi tetap efektif untuk membantu Anda dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Jawabannya: Ganti beras putih pada daftar belanjaan Anda dengan BERAS HITAM

Beras hitam sudah terkenal khasiatnya bagi kesehatan sejak zaman Dinasti Ming, bahkan hingga dilarang untuk menjadi bahan konsumsi rakyat biasa. Julukannya yaitu ‘beras terlarang’ atau ‘forbidden rice’ (BACA: ALASAN BERAS HITAM DIJULUKI BERAS TERLARANG). Jadi, sudah bukan hal baru lagi kalau beras hitam ini banyak dimakan oleh banyak orang yang ingin mengubah lifestyle hidup lebih sehat. Namun, sudah tahukah sahabat Eka Farm tentang manfaat beras hitam bagi penderita kolesterol tinggi atau untuk menjaga kadar kolesterol dalam darah?

Sebelumnya, mari kita simak mengapa orang-orang yang ingin menjaga kadar kolesterol dalam darah ataupun orang yang menderita kolesterol tinggi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nasi putih, atau bahkan menggantinya dengan sumber karbohidrat utuh kaya serat, seperti nasi hitam.

Nasi putih tidak mengandung kolesterol, tapi…

Resthie Rachmanta Putri. M.Epid dalam KlikDokter menyarankan penderita kolesterol tinggi untuk membatasi konsumsi nasi putih. Nasi putih tidak mengandung kolesterol, tetapi yang menjadi perhatian ialah proses panjang untuk mempeolehnya. Beras putih telah melalui proses penggilingan dan proses lain yang sangat panjang untuk melepas lapisan bekatul dan lapisan terluarnya. Dalam proses tersebut, banyak nutrisi dalam bulir beras yang ikut hilang seperti vitamin B kompleks, vitamin E, serat pangan, dan masih banyak lagi. Kehilangan serat pangan inilah yang dapat menjadi faktor pendukung pembatasan nasi putih untuk konsumsi penderita kolesterol. Mengapa?

Pencernaan nasi putih dalam tubuh termasuk cepat karena serat yang sedikit sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengubah karbohidrat menjadi gula dalam darah pun lebih singkat. Jika gula dalam darah tak terpakai, maka sisanya akan diubah menjadi apa yang kita kenal dengan lemak, yaitu trigliserida. Jika kandungan lemak ini tinggi, maka risiko penyakit kolesterol tinggi, diabetes, dan obesitas pun meningkat.

Beras hitam kaya akan serat untuk melawan kolesterol jahat

Mengkonsumsi satu porsi nasi hitam yang mengandung 3 gram serat sudah dapat memenuhi 4% kebutuhan serat pangan harian Anda, berbeda dengan nasi putih yang hampir tidak memiliki nilai gizi serat pangan. Nilai plus lainnya yaitu beras ini juga mengandung protein yang tinggi dibandingkan jenis beras lain.

Hasil penelitian British Medical Journal pada 22 kasus menunjukkan dengan mengkonsumsi 7 gram serat setiap harinya, risiko penyakit jantung juga menurun sekitar 9%. Salah satu alasannya yaitu disebabkan kemampuan serat untuk  menyerap kolesterol berlebih dalam darah dan mengangkutnya keluar sebelum kolesterol berlebih tersebut meyumbat pembuluh arteri.

Beras hitam kaya akan antosianin  untuk melawan kolesterol jahat

Beras hitam (Oryza sativa L.) umum diasosiasikan dengan upaya mengontrol kadar lipid (termasuk lemak atau trigliserida dan kolesterol) dalam darah. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan antosianin dapat mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah. Kadar trigliserida yang tinggi dalam darah dapat memicu penyakit stroke.

Dikutip dari laman healthline.com, sebuah studi pada 120 orang dewasa yang memiliki kolesterol tinggi menunjukkan hasi dengan mengkonsumsi 2 kapsul antosianin (masing-masing 80 mg) setiap hari selama 12 minggu dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) secara signifikan.

Kandungan antioksidan antosianin pada beras hitam yang paling tinggi dibandingkan dengan beras lain dapat menjadi solusi alami pemenuhan antosianin dalam darah penderita kolesterol. Antosianin ikut berperan dalam mencegah penyerapan kolesterol sehingga beras hitam efektif untuk mencegah dan menangani hypercholesterolaemia (kolesterol tinggi).

Nah, bagaimana sahabat Eka Farm? Bisa nih, dicoba alternatif nasi hitam sebagai pengganti nasi putih. Sebenarnya, warna nasi hitam tidak benar-benar hitam, tetapi ungu gelap (karena pigmen antosianin yang tinggi). Selain itu, rasanya pun mirip kacang-kacangan. Pastikan memilih beras hitam organik ya, agar gizinya utuh, rasanya terjaga, serta wanginya pun harum.

BACA: ALASAN BERAS HITAM DIJULUKI ‘FORBIDDEN RICE’

TAHUKAH ANDA, BERAS HITAM DAPAT MEMBANTU SISTEM PENCERNAAN?

TAHUKAH ANDA, BERAS HITAM DAPAT MEMBANTU SISTEM PENCERNAAN?

Sistem pencernaan dan beras hitam – SIstem pencernaan yang sehat merupakan salah satu kunci kesehatan tubuh secara keseluruhan sehingga upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan merupakan hal yang penting. Jika sistem pencernaan terganggu, maka aktivitas kita pun akan terganggu, bahkan sampai sakit gangguan pencernaan.

Sahabat Eka Farm, pernah dengar manfaat beras hitam untuk membantu fungsi sistem pencernaan dalam tubuh manusia? Manfaat dan khasiat beras hitam sudah terkenal sejak zaman dahulu. Bahkan, saat zaman DInasti Ming di Cina, beras hitam mendapat julukan ‘beras terlarang’ karena hanya diperuntukkan untuk keluarga Kaisar serta bangsawan. Rakyat biasa dilarang membudidayakan atau mengkonsumsi tanpa izin. Bangsawan Cina kuno saat itu telah mengetahui manfaat dan bahkan kegunaan beras hitam sebagai obat sehingga menjadi komoditas mahal untuk diperdagangkan pada sesama keluarga bangsawan.

Darimana proses pencernaan dimulai? Sekilas tentang sistem pencernaan

Proses pencernaan dimulai sejak kita mengunyah dan melumatkan makanan di mulut, kemudian melewati kerongkongan dan sampai ke lambung. Makanan akan dihaluskan dengan bantuan asam lambung dan enxim lainnya dalam lambung, kemudian disalurkan ke usus kecil. Dalam usus kecil, makanan dicerna dengan bantuan enzim yang diproduksi hati dan pankreas. Proses yang terjadi di usus kecil yaitu penyerapan nutrisi untuk disalurkan ke seluruh tubuh. Setelah nutrisi yang diperlukan diserap, sisanya pencernaan diserap oleh hati. Cairan empedu dalam hati akan menyaring zat sisa yang tak diperlukan untuk kemudian disalurkan ke usus besar. Zat sisa yang tidak digunakan tersebut akan dibuang dari tubuh bersama feses.

Beras hitam dan sistem pencernaan

Beras hitam mengandung protein, serat, serta asam amino esensial yang tinggi. Selain itu, kandungan antioksidan antosianin dalam beras hitam paling tinggi dibandingkan varian beras lainnya. Serat merupakan salah satu kunci memperlancar sistem pencernaan. Asupan serat yang cukup bagi tubuh dapat memperlancar pergerakan makanan dalam usus dan memadatkan (bukan mengeraskan) feses. Dengan demikian. sahabat Eka Farm dapat terhindar dari radang usus, wasir, sindrom iritasi usus besar (IBS).

Kandungan antosianin dalam beras hitam mampu menyehatkan saluran pencernaan

Pada sebuah paper yang membahas tentang manfaat beras hitam untuk kesehatan, disebutkan bahwa beras hitam terbukti mengandung antioksidan berupa antosianin yang tinggi, memiliki zat antitumor, anti-inflamasi, anti kanker, antidiabetes, menjaga kadar kolesterol. Antosianin dalam bentuk naturalnya dapat menjangkau hingga usus besar dan kemudian berpotensi untuk menangani gangguan saluran pencernaan (gastrointestinal tract disorder). Salah satu turunan antosianin, Cyanidin-3-O-glucoside, mampu mengontrol inflamasi yang terjadi dalam usus. Oleh karena itu, antosianin dalam beras hitam efektif untuk mengatasi penyakit inflamasi usus kronis.

Antosianin berubah menjadi asam fenolik dalam usus. Asam fenolik ini telah terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dan mengendalikan produksi bakteri jahat dalam usus. Dengan kata lain, konsumsi beras hitam secara rutin dapat mendukung kinerja usus.

Selain untuk menjaga kesehatan fungsi sistem pencernaan, beras hitam masih menyimpan banyak nutrisi dan manfaat lain bagi kesehatan. Sebuah artikel dalam jurnal American Chemical Society (ACS) menyebutkan bahwa selain kaya akan serat dan antosianin,  beras hitam mengandung fitonutrien, phytochemical, vitamin E, protein, zat besi, dan nutrisi lain yang bermanfaat untuk kesehatan hati, ginjal dan lambung. Nilai indeks glikemik (GI) yang rendah juga membuat beras hitam aman dikonsumsi oleh para penderita diabetes.

Sahabat Eka Farm, jangan lupa pilih beras hitam organik untuk menjaga keutuhan nutrisi serta kualitas dari beras hitam yang Anda dan keluarga konsumsi. Yuk, order beras hitam dari Eka Farm sekarang!

BACA: Manfaat air Beras Hitam

ALASAN BERAS HITAM DIJULUKI ‘FORBIDDEN RICE’

ALASAN BERAS HITAM DIJULUKI ‘FORBIDDEN RICE’

Beras Terlarang (Forbidden Rice) – Sahabat Eka Farm, sudah pernah dengar istilah ‘beras terlarang’? Atau ‘forbidden rice’ dalam Bahasa Inggrisnya. Memang ada, beras terlarang? Ya, ada. Beras terlarang ini adalah julukan untuk beras hitam.

Mengapa ada istilah ‘beras terlarang’? Ini cupllikan sejarah singkatnya

Sejarah tentang beras hitam yang dijuluki ‘beras terlarang’ ini ternyata berkaitan dengan Dinasti Cina Kuno, yaitu Dinasti Ming. Pada masa itu, beras hitam menjadi sumber makanan eksklusif, hanya diperuntukkan bagi Kaisar dan keluarga bangsawan dinasti. Mengapa? Alasannya yaitu karena beras hitam punya beragam manfaat untuk kesehatan serta memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa melimpah. Hal tersebut dijadikan peluang bagi bangsawan Dinasti Ming untuk membatasi dan mengontrol produksi beras hitam, membatasi ketat kuantitasnya, lalu kemudian dijual hanya untuk Kaisar dan keluarga bangsawan Dinasti.

Ironisnya, rakyat Cina biasa tidak merasakan khasiat dari beras hitam tersebut dan dilarang mengkonsumsi beras hitam. Rakyat Cina biasa pada masa itu dilarang untuk membudidayakan dan mengkonsumsi beras hitam. Bahkan, nyawa jadi taruhan jika mereka tertangkap melakukan hal yang dilarang Kekaisaran tanpa izin. Alasan tersebut lah yang kemudian menjadikan beras hitam mendapat julukan ‘beras terlarang’ atau ‘forbidden rice’.

Kini, beras hitam bisa dikonsumsi oleh siapapun, walaupun namanya belum sepopuler beras putih dan beras merah. Namun, lambat laun, beras hitam mulai dilirik oleh masyarakat karena nutrisi dan khasiatnya bagi kesehatan yang sudah banyak terbukti dengan mengkonsumsinya secara rutin.

Beras hitam, beras superior yang sarat akan nutrisi

1. Kandungan antioksidan beras hitam melimpah

Sahabat Eka Farm tahu buah blueberry? Kalau sering nonton vlog YouTube tentang makanan sehat, banyak food vlogger atau nutritionist yang menambahkan buah ini dalam resep oatmeal, smoothies, pancake, atau makanan sehat lainnya. Alasannya karena blueberry mengandung kadar antioksidan yang tinggi. Eka Farm mau kasih pengetahuan baru nih, kalau ada beras yang mampu mengimbangi kadar antioksidan di blueberries.

Yup, jawabannya beras hitam, ‘beras terlarang’.

Beras hitam memiliki kandungan antioksidan dari antosianin yang dikandungnya. Kandungan antosianin pada beras hitam pun lebih tinggi daripada beras merah. Bahkan, sebuah artikel dalam jurnal American Chemist Society (ACS), menyebutkan fakta bahwa kandungan antioksidan (dari antosianin) dalam 1 sendok makan beras hitam setara dengan 1 sendok makan blueberries. Ditambah lagi, beras hitam mengandung lebih sedikit gula dan lebih banyak serat serta vitamin E daripada blueberries. Secara ekonomi, beras hitam jauh lebih terjangkau daripada buah blueberries. Jadi, mengapa tidak menambah sumber antioksidan tubuh dari beras hitam?

2. Kalori dalam beras hitam lebih rendah daripada beras lainnya, serta punya protein lebih tinggi dan karbohidrat yang lebih rendah

Kalori jadi momok bagi orang yang sedang menjalani program diet. Jika sedang dalam program penurunan berat badan, maka hal yang harus diperhatikan yaitu defisit kalori dalam tubuh. Kalori yang digunakan tubuh lebih banyak daripada kalori yang masuk. Sahabat Eka Farm patut mempertimbangkan menu nasi hitam ke dalam menu diet Anda. Mengapa? Jawabannya ada dalam gambar perbandingan kandungan nutrisi pada setiap jenis nasi (porsi 1 cup).

beras terlarang

Yap, kalori dalam nasi hitam lebih rendah daripada nasi lain. Selain itu, karbohidrat dan lemaknya pun cenderung rendah, dengan kadar protein yang paling tinggi dibandingkan jenis nasi lain. Masih kurang puas dengan kandungan si ‘beras terlarang’ ini? Cek poin selanjutnya!

3. Beras hitam punya segudang khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh

Selain kadar antioksidan yang tinggi dalam beras hitam untuk menangkal radikal bebas, beras hitam masih punya banyak khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Sahabat Eka Farm, yuk simak beberapa khasiat beras hitam berikut.

  • Membersihkan racun dan toksin dari dalam tubuh (detoksifikasi).
  • Membantu memelihara ketahanan tubuh (meningkatkan imunitas tubuh).
  • Membantu memelihara keseimbangan sistem organ dan hormon.
  • Membantu melawan penyakit asam urat.

Gimana, sahabat Eka Farm, menarik kan si beras hitam ini? Eits, tapi, selain kaya akan nutrisi dan khasiatnya yang super, rasa nasi hitam pun tidak kalah enak dibandingkan nasi putih. Nasi dari beras hitam pun memiliki rasa gurih seperti kacang sehingga beras hitam pun cocok untuk menjadi bahan pembuat roti, mie, bubur, hingga makanan penutup.

BACA:

MANFAAT SEREAL BERAS HITAM

GANTI BERAS PUTIH DENGAN BERAS HITAM UNTUK MELAWAN KOLESTEROL JAHAT

Beras Hitam Mampu Mengatasi Penyakit Asam Urat

Beras Hitam Mampu Mengatasi Penyakit Asam Urat

Ekafarm.com – Penyakit asam urat merupakan jenis rematik yang lebih menyakitkan. Penyebab dari sakit asam urat ini biasanya oleh penumpukan kristal pada persendiaan akibat tingginya kadar asam urat pada tubuh. Asam urat ini berawal dari kadar asam urat berlebih yang membuat ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendiaan. Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang dikonsumsi. Asam urat ini menyerang persendian pada jari kaki, lutut, tumit, pergelangan tangan dan siku.

Biasanya dokter-dokter akan memberikan obat-obatan untuk meringkan rasa sakit yang diakibatkan oleh asam urat. Akan tetapi mengonsumsi obat-obatan secata terus menerus tidaklah baik untuk tubuh karena akan menganggu fungsi-fungsi dalam tubuh. Oleh karena itu mengonsumsi obat alami merupakan salah satu cara agar terhindar dari sakit asam urat. Obat alami dalam mengurangi rasa sakit asam urat ini dapat diperoleh dari beras hitam.

Obat Alami Mengatasi Penyakit Asam Urat : Beras Hitam

Sebenarnya beras hitam sama dengan beras putih dan beras merah pada umumnya, yaitu termasuk kedalam spesies tanaman oryza sativa. Meski tidak sepopuler beras putih dan beras merah yang semakin banyak dikenal, manfaat beras hitam patut dilirik. Beragam kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh ada dalam beras hitam.  Jenis beras ini kaya akan serat makanan dan antioksidan untuk melawan penyakit . Beras hitam juga memiliki sifat anti-infllami bagi tubuh. Salah satu manfaaat dari beras hitam ini dapat mengusir penyakit asam urat. Banyak orang yang memilih mengonsumsi beras hitam daripada mengonsumsi obat-obatan yang ketika diminum sangatlah pahit dan bahkan dapat mengganggu fungsi-fungsi dalam tubuh.

Oleh karena itu para penderita asam urat sangatlah dianjurkan untuk mngonsumsi beras hitam. Selain mudah diaplikasikan untuk dikonsumsi juga sangatlah aman bagi kesehatan karena dengan mengonsumsi beras hitam tidaklah mengganggu fungsi-fungsi kerja dalam tubuh. Beras hitam ini mampu membantu tubuh dalam mempelancar sisa-sisa metabolisme tubuh.

Cara mengolah beras hitam untuk penderita asam urat.

Dalam mengonsumsi beras hitam untuk para penderita asam urat dapat diolah seperti beras biasa yaitu diolah mejanjadi nasi pada umumnya. Jangan dijadikan tape beras hitam, karena tape merupakan makanan yang sangat-sangat wajib dihindari penderita asam urat karena di dalamnya terkandung alkohol dan purin yang cukup tinggi.

Jika berminat ingin order Beras Hitam silahkan kunjungi www.ekafarm.com atau klik disini 

Cara Memasak Beras Hitam

Cara Memasak Beras Hitam

Cara Memasak Beras Hitam– Mungkin ada yang bertanya-tanya bagaimana cara memasak beras hitam, karena perbedaan warna membuat orang menebak-nebak cara memasaknya. yuk simak cara masak berikut ya:

  1. Ambil 1 mangkuk beras
  2. Masukan beras kedalam panci dan tambahkan air
  3. Cuci beras sebanya 2- 3 kali.
  4. Setelah beras sudah bersih, masukkan ke dalam rice cooker dan kemudian masukan air sebanyak 1,5 mangkuk
  5. Nyalakan rice cooker dan kalau sudah matang rice cooker otomatis akan berpindah ke mode warm
  6. Buka Rice Cooker
  7. Nasi beras hitam siap di santap

Kunjungi juga Youtube kami di : Tutorial beras hitam organik ekafarm

Beras Hitam

Untuk lebih sehat, tambahlah dengan lauk yang dimasak dengan direbus. Maka anda sudah mengikuti program sehat.

Jika biasanya Anda makan nasi putih 1 piring, nasi Hitam ½ piring sudah kenyang dan sudah cukup. Apalagi bagi yang punya tubuh GINUK-GINUK alias Obesitas, ingin langsing namun sering gagal dengan metode lainnya, konsumsi Nasi Hitam insya Allah… cita-cita anda segera tercapai.

Bagi yang diabetes, dilarang makan nasi putih diganti nasi jagung.  Ehm… mesti tersiksa banget.  Rutin makan nasi Hitam, insya Allah 2 bulan kesehatan anda akan pulih kembali.

Begitu juga yang lagi menderita Hypertensi maupun Stroke, makan nasi Hitam sangat cocok dan Pas…!!! Selamat mencoba, smoga kita semua selalu SEHAT WAL AFIAT selama-lamanya. Amiin… yaa robbal alamiin…!!!

Cara Memasak Beras Hitam– Memasak Beras Hitam Jadi Nasi Pulen

Memasak beras hitam memang beda caranya dengan memasak beras putih. Akan tetapi, caranya tidak terlalu sulit. Jika sudah bisa memasak beras hitam menjadi nasi yang pulen, pengalaman makan akan jadi lebih istimewa.

Beras hitam memiliki rasa yang mirip kacang dan aroma yang lebih kuat. Sebenarnya, warna beras ini bukan benar-benar hitam, melainkan ungu gelap. Warna ungu gelap ini baru akan muncul setelah beras ini telah dimasak menjadi nasi.

Jika beras hitam dimasak menggunakan panci, maka nasi yang dihasilkan akan lebih berbutir-butir. Namun, dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini, nasi akan tetap pulen.

  1. Cuci beras sampai airnya tidak berwarna ungu.
  2. Letakkan beras dan air di panci dengan rasio 1:2 dalam ukuran liter atau cup.
  3. Nyalakan kompor. Didihkan air dan beras tersebut, kemudian kecilkan apinya. Tutuplah panci. Masak di api kecil selama 25-30 menit atau hingga air benar-benar terserap ke nasi.
  4. Matikan api. Diamkan nasi terlebih dahulu selama 15 menit.
  5. Bukalah tutup panci dan aduk-aduk nasi menggunakan garpu. Nasi siap disajikan.

 

 

Beras Merah Beras Coklat Beras Hitam Baik Untuk Diabetes

Beras Merah Beras Coklat Beras Hitam Baik Untuk Diabetes

Beras merah beras coklat beras hitam baik untuk diabetes- Sekilas Tentang Beras Hitam Untuk Diabetes

Beras hitam belum menjadi bahan pangan pokok seperti halnya beras putih, meskipun beras berwarna hitam ini mempunyai nilai gizi tinggi. Beras hitam menjadi bagian penting dalam pemeliharaan kesehatan karena kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Beras hitam merupakan varietas lokal yang mengandung pigmen paling baik, berbeda dengan beras putih atau beras warna lain.

Beras hitam memiliki rasa dan aroma yang baik dengan penampilan yang spesifik dan unik. Bila dimasak, nasi beras hitam warnanya menjadi pekat dengan rasa dan aroma yang menggugah selera makan. Dari kandungan kalori beras hitam lebih rendah, nilai kalori banyak di hasilkan dari tingginya karbohidrat. Nilai kalori beras hitam termasuk yang terendah di antara beras dan ketan. Hanya 362 kcl per 100 gr.

Nilai kalori erat kaitannya dengan indeks glikemik, karena berhubungan dengan kadar gula, sehingga dengan kalori rendah, beras hitam sangat cocok untuk diet serta aman untuk penderita diabetes maupun obesitas. Dan beras hitam membutuhkan waktu lebih lama untuk di cerna, karena memiliki efek perlindungan pada sistem pencernaan sekaligus mempertahankan angka gula darah tetap konstan, oleh karena itu makan beras hitam dalam diet juga membantu anda dalam mencegah resiko diabetes dan mengelola pra-diabetes, karena kandungan gulanya juga rendah.

Beras merah untuk diabetes

Di dalam tubuh, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa (gula). Dulu, diabetesi (penderita diabetes) dilarang makan karbohidrat; diet hanya berupa lemak dan protein. “Memang gulanya turun, tapi terjadi komplikasi tertentu,” ujar Prof. Dr. dr. Sarwono, Sp.PD-KEMD dari FKUI/RSCM, Jakarta. Kini, penderita diabetes dianjurkan agar mengonsimsi karbohidrat 60% dari total kalori harian.

Karbohidrat terbagi menjadi karbohidrat kompleks dan sederhana. Karbohidrat kompleks penyerapannya lebih perlahan karena tinggi serat, membuat pengosongan lambung lebih lambat. “Sebaliknya, karbohidrat  sederhana cepat membuat gula darah naik dan cepat turun, sehingga orang cenderung lebih cepat lapar,” tutur dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD dari FKUI/RSCM.

Apakah diabetes sebaiknya mengonsumsi beras merah (berwarna) yang mengandung karbohidrat kompleks? “Nasi putih boleh. Nasi merah boleh, tapi tidak harus,” ujar dr. Imam Subekti, Sp.PD-KEMD, dari Divisi Endokrinologi FKUI. Hanya saja, jika makan nasi merah porsinya bisa lebih banyak. Masalahnya, tidak semua orang suka rasanya. “Tidak bijaksana jika dipaksakan,” imbuhnya.

Warna-warni Beras

Secara umum, dikenal ada beras putih dan beras berwarna. Perbedaan warna ini disebabkan oleh pigmen tanaman. Pada beras merah, terkandung pigmen antosianin (pigmen sumber warna ungu atau merah), beras hitam mengandung antosianin sangat tinggi. Pigmen ini merupakan antioksidan yang sangat baik. Kandungan serat pada kedua beras ini tinggi, dan umumnya diolah secara sederhana sehingga kulit arinya masih ada.

Beras putih dan coklat berasal dari varietas yang sama; hanya pengolahannya yang berbeda. Setelah dipanen, beras ditumbuk dengan lesung atau digiling untuk mengupas sekam (kulit beras). Hasilnya, beras kecoklatan.

Berwarna demikian karena masih ada lapisan kulit ari pada biji beras. Kulit ari beras kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin E dan B kompleks serta mineral misalnya potasium. Kandungan seratnya amat tinggi; menjadikan beras coklat sebagai karbohidrat kompleks.

Beras putih yakni beras coklat yang diproses lagi untuk menghilangkan kulit arinya. Lebih indah dilihat, rasanya lebih enak, lembut dan pulen. Beras merah / hitam / coklat terasa kasar dan waktu memasaknya lebih lama.

Ketiga beras tersebut memang lebih sehat, hanya banyak yang tidak menyukai rasanya. “Silakan makan nasi yang enak, hanya porsinya dibatasi sesuai kebutuhan,” kata dr. Dante. Bagi yang menyukai dan sudah terbiasa mengonsumsi beras merah / hitam / coklat, tentu lebih baik.

Diabetes akan dialami seumur hidup; jangan menyiksa diri dengan mengharuskan makan nasi dengan rasa yang tidak disukai, serta menghitung dan menimbang kalori makanan. Dr. Dante menekankan, makanlah seperti biasa; diet sebisa mungkin, jangan sampai tersiksa.

Yang penting, perhatikan 3J: jadwal, jenis dan jumlah makanan. “Pengobatan dan lifestyle diabetes bukan artifisial (dibuat-buat). Harus bisa selaras dengan kehidupan sehari-hari; hanya butuh penyesuaian. Yang penting be wise dan enjoy dengan diabetes,” tuturnya

Beras Hitam

Beras Hitam

Beras Hitam- Beras putih yang biasa dikonsumsi sehari-hari ternyata masih banyak diperdebatkan manfaatnya oleh para ahli. Beberapa peneliti berpendapat bila nasi dan beras putih hanya membuat kenyang namun minim manfaat karena kandungan vitamin, serat, dan nutrisinya banyak terbuang dalam proses pembuatannya. Setelah beras merah dan cokelat, kini giliran beras hitam yang mulai menjadi primadona pengganti beras putih bagi mereka yang peduli akan kesehatan atau yang sedang menjalani diet.

Dibandingkan beras putih, beras hitam yang termasuk dalam spesies Oryza sativa L punya bulir yang lebih lebih panjang dan ramping yang warnanya akan memudar menjadi keunguan setelah dimasak. Seperti beras cokelat, nasi dari beras hitam pun memiliki rasa gurih seperti kacang yang juga cocok untuk dibuat roti, mie, bubur, hingga makanan penutup.

Dalam sejarah, beras hitam mulai dikonsumsi pada zaman Dinasti Ming dan Qing di Cina. Awalnya, nasi dari beras hitam hanya boleh disajikan untuk keluarga istana dan dilarang dikonsumsi rakyat jelata. Bila tertangkap, hukumannya sangat fatal sehingga beras hitam sempat dijuluki sebagai “Beras Terlarang”. Untungnya di zaman sekarang, kamu pun bebas mengonsumsi beras hitam yang mengandung banyak manfaat.

Apa saja manfaatnya? Let’s see!

  1. Beras Hitam Mengandung antosianin tinggi

  2. Kaya akan vitamin dan mineral

Memiliki banyak vitamin dan mineral penting seperti vitamin E, B1, B2, B3, dan B6, zinc, magnesium, dan fosfor. Kandungan antioksidan Vitamin E yang tinggi pada beras punya banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari meningkatkan imunitas tubuh, mencegah kerusakan sel, hingga menjaga kesehatan mata dan kulit. Vitamin B, magnesium, dan zat besi adalah penghasil energi agar kamu kuat menjalani aktivitas sehari-hari, zinc adalah mineral yang menjaga sistem imun tubuh, sedangkan fosfor berguna untuk gigi dan tulang.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Penyakit jantung adalah ancaman serius bagi siapa saja. Salah satu tindakan preventifnya adalah menjaga pola konsumsi dengan memilih bahan makanan yang baik untuk jantung, salah satunya adalah beras hitam. Beras ini mengandung antosianin fitokimia yang berperan menjaga kadar kolesterol penyebab sakit jantung dan menghalangi terbentuknya plak ateroskleroris dalam pembuluh darah yang akan menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

  1. Membantu detoksifikasi tubuh

Mengandung kandungan fitonutrien yang berfungsi mengurangi peradangan dan membantu proses detoksifikasi tubuh yang berakibat positif bagi performa tubuh secara keseluruhan. Mengonsumsi beras ini secara rutin dapat melindungi kamu dari kerusakan organ tubuh akibat radikal bebas yang menumpuk di tubuh, khususnya di dalam darah, pembuluh darah, dan organ hati.

  1. Memperlancar sistem pencernaan

  2. Membantu diet

Mengonsumsi beras hitam dalam rangkaian diet akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama dibanding menyantap makanan lainnya. Selain itu, juga mampu menurunkan kadar lemak jahat dalam darah dan meningkatkan kadar HDL yang juga disebut sebagai kolesterol baik.

  1. Menurunkan risiko diabetes dan obesitas

  2. Kaya protein

Alasan khusus kenapa beras putih cenderung dihindari saat diet adalah kandungan karbohidratnya yang tinggi bila dibandingkan dengan kandungan proteinnya. Protein berguna untuk membentuk otot dan mengurangi kelebihan berat tubuh.

  1. Bebas gluten