Resep Makanan dari beras Coklat Organik

Resep Makanan dari beras Coklat Organik

Resep Makanan dari beras Coklat –  Beras merupakan salah satu bahan pokok penting terlebih di asia tenggara yang rata rata penduduknya mengkonsumsi beras sebagai sumber karbohidrat pokok. Yang membuatnya dapat ditemukan di jutaan dapur di seluruh penjuru dunia. Salah satu varietas beras yang banyak memiliki untuk kesehatan tubuh manusia seperti dapat mencegah diabetes, turunkan berat badan, cegah penyakit jantung, bantu sistem pencernaan, dan lain sebagainya.

Beras coklat memiliki kandungan lebih bagus jika dibandingkan dengan beras putih, beras coklat memiliki lebih banyak nutrisi yang dapat membuat Anda lebih sehat, walaupun memerlukan waktu masak yang lebih lama daripada beras putih. Beras coklat mengandung karbohidrat, serat, vitamin B kompleks, fosfor, selenium, mangan, kalium, dan magnesium.

Meskipun membutuhkan waktu lebih lama ketika memasak beras pecah kulit atau beras coklat (brown rice) jauh memiliki kandungan gizi dari pada nasi putih biasa dan bisa menjadi makanan yang sehat sekaligus mengenyangkan. Memasak makanan dari beras coklat sangatlah mudah dan sederhana. Anda cukup mengikuti Resep Makanan dari beras Coklat berikut ini : 

Baca Juga : 5 Manfaat Beras Hitam Orga5 Manfaat Beras Coklat Organiknik

Nasi Coklat Ayam Hainan Khas Singapura

Resep Makanan dari beras Coklat yang pertama nasi coklat ayam hainan khas singapura. Salah satu makanan yang wajib dan tidak boleh kamu lewatkan  adalah nasi coklat ayam hainan. Makanan yang khas singapura ini adalah hidangan ayam kukus dan nasi gurih, lalu disajikan dengan saus cabai dan mentimun. Karena rasanya makanan ini menjadi hidangan nasional singapura. Nanum, tidak perlu jauh jauh pergi ke singapura jika ingin menikmati makanan ini. Anda cukup mengikuti resep di bawah ini, Berikut Resep Makanan dari beras Coklat :

Bahan :

  • ¼ kg ayam, potong kecil – kecil
  • 1 sdm saus tiram
  • 2 sdm arak masak ( namun jika anda muslim, bisa melewatkan satu bahan ini )
  • 1 sdm minyak wijen
  • Garam secukupnya
  • ¼ sdt merica
  • ¼ sdt penyed
  • 1 sdm jahe iris
  • 3 sdm tepung tapioka
  • 800 ml / 650 gr beras (1 cangkir beras coklat organik dari eka farm)
  • 800 ml air
  • 2 sdm minyak goreng
  • 2 siung bawah putih
  • 1 batang daun bawang
  • 1 buah cabe rawit iris (yang suka pedas dapat menambahkan sesuai selera)

Cara membuatnya :

  1. cincang bawang putih kemudian tumis hingga wangi, kemudian sisihkan
  2. iris tipis jahe seperti korek api. Campurkan dengan ayam saus tiram, minyak wijen, garam, lada dan penyedap. Marinasi 20 – 30 menit.
  3. Masukan beras coklat organik dan air ke dalam magic com. Tambahkan minyak bawang putih. Dan masukan ayam yang sudah dimarinasi diatasnya. Tak perlu diaduk. Masak hingga nasi ayam matang.
  4. Potong daun bawang kemudian campurkan dengan nasi. Aduk merata. Hidangkan dengan tambahan daun bawang dan taburan cabe potong lalu sajikan. 

Baca Juga : 5 Manfaat beras Coklat Organik

Nasi Goreng Beras Coklat

Resep Makanan dari beras Coklat yang kedua adalah nasi goreng beras coklat. Siapa yang disini tidak tahu nasi goreng. Salah satu makanan yang hampir semua orang suka dan pastinya pernah makan. Nasi goreng merupakan sebuah makanan berupa nasi yang digoreng dan diaduk dalam minyak goreng, margarin, atau mentega biasanya ditambah kecap manis dan bumbu lainya. Kali ini anda dapat menggunakan beras coklat organik untuk membuat nasi goreng, berikut Resep Makanan dari beras Coklat : 

Bahan 

  • 2 centong nasi coklat organik yang sudah matang
  • 100 gram daging ayam fillet, potong kecil – kecil 
  • ½ batang daun bawang
  • 1 buah cabe merah
  • ¼ sdt garam dan kaldu bubuk 
  • 50 ml air sebagai pengganti minyak 

cara membuatnya :

  1. Siapakan wajan, rebus ayam hingga matang. Tambahkan irisan daun bawang dan cabe. Masak hingga matang.
  2. Masukan nasi coklat organik, garam dan kaldu. aduk hingga merata dan masak hingga menimbulkan aroma harum khas nasi goreng
  3. Jika sudah siap sajikan. Anda dapat menambahkan telur dan sosis sebagai pelengkap

Baca Juga : Peluang Usaha di 2022 yang dapat dicoba

Nasi kebuli ayam beras coklat

Resep Makanan dari beras Coklat yang terakhir adalah nasi kebuli ayam beras coklat. Salah satu makanan khas timur tengah yang memiliki rasa yang gurih, biasanya nasi kebuli disajikan dengan daging kambing. Tapi kali ini kita akan memasak dengan daging ayam. Berikut Resep Makanan dari beras Coklat :

Bahan :

  • 4 paha atas ayam 1 dada ayam cuci bersih
  • 300 gram beras coklat (cuci hingga bersih)
  • 3 cengkeh
  • 3 kapulaga geprek
  • 2 pekak / bunga lawang
  • 1 batang kecil kayu manis
  • 1 sdm minyak kelapa
  • ¾ sdm garam
  • ¾ kaldu jamur
  • 600 ml air

Bumbu halus :

  • 6 bawang merah 
  • 4 bawang putih
  • 3 gram jahe
  • 3 gram kunyit
  • ½ sdt lada bubuk
  • ½ sdt ketumbar
  • ½ ½ pala 
  • ½ sdt jinten 50 ml air

pelengkap :

  • acar timun 
  • kerupuk
  • daun seledri 
  • bawang goreng.

Cara membuatnya : 

  1. Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus beserta cengkeh kapulaga dan bunga lawang sampai harum dan layu
  2. Masukan ayam aduk sampai ayam berubah warna lalu masukan air dan masak 15 menit
  3. kalau mau masak dengan rice cooker, angkat ayam lalu masukan garam dan kaldu ke dalam kuah sampai larut kemudian tuang kedalam rice cooker yang berisi beras coklat organik lalu letakkan ayam di atasnya. Masak sampai matang dan sajikan. korea rice cooker saya kecil saya memasak beras bersama ayam sampai kuah asat ya.
  4. lalu kukus diatas kukusan dialasi daun pisang lalu kukus 45 menit – 1 jam sampai tanak dan matang lalu angkat
  5. Sajikan dengan pelengkap tadi

 

Nah, itu dia Resep Makanan dari beras Coklat. Jika anda sedang mencari beras coklat organik anda dapat membeli di Whatsapp 0811-2650-296 atau bisa kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS COKLAT ORGANIK. 

5 Manfaat Beras Coklat Organik

5 Manfaat Beras Coklat Organik

Manfaat Beras Coklat – Beras coklat adalah beras yang tentunya memiliki warna coklat, Warna coklat ini berasal dari kulit ari dan tidak diolah menjadi beras putih. Beras coklat organik ini sering dijadikan alternatif pengganti nasi putih karena memiliki banyak Manfaat Beras Coklat.

Beras coklat memiliki manfaat yang sangat bagus untuk kesehatan. Karena mengandung banyak serat. Dan serat tersebut bisa memenuhi kalori harian pada tubuh. Selain itu beras coklat juga mengandung mineral seperti kalsium dan zat besi. Beras coklat juga mengandung natrium serta memiliki kandungan protein, Berikut 5 Manfaat Beras Coklat Organik yang baik untuk kesehatan : 

Baca juga : Peluang Usaha di 2022 yang dapat dicoba

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Manfaat Beras Coklat Organik yang pertama adalah meningkatkan kesehatan jantung. Berbeda dengan beras putih, beras coklat masih memiliki kandungan vitamin dan mineral. Mineral yang terkandung disini adalah magnesium dan selenium. Magnesium dapat memperbaiki atau dapat meningkatkan kualitas jantung. terutama dapat menjaga irama jantung begitu juga dengan selenium. Maka dari itu dua kandungan mineral ini bermanfaat, Bahkan sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung. 

Baca Juga : Alasan Memilih Beras Organik 

2. Kaya Akan Kandungan Mangan 

Manfaat Beras Coklat Organik yang kedua adalah kaya akan kandungan mangan. Beras coklat atau bisa disebut brown rice ini mengandung banyak mangan atau kaya akan mengan. Mangan itu sendiri sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Jadi sangat berfungsi untuk membantu pembentukan tulang, kemudian pembekuan darah, faktor penyerapan, pembentukan enzim dan sebagainya. 

Maka dari itu dengan mengonsumsi satu cangkir beras coklat setiap harinya akan membantu untuk memenuhi sekitar 80% sampai 88% kebutuhan mangan kita dalam satu hari. Jadi saran saya yang masih suka dengan beras putih dapat mengkombinasikan dengan beras coklat organik.

Baca Juga : Makanan Dari Beras Merah Organik

3. Menurunkan Kadar Kolesterol 

Manfaat Beras Coklat Organik yang ketiga adalah dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh kita. Sebenarnya beras coklat ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, karena masih ada kandungan serat di dalamnya atau yang biasanya disebut sebagai “dedak”.  Yang dimana beras coklat itu belum dipoles atau belum dibersihkan yang meninggalkan kulit ari atau dedak itu tadi masih ada.

jadi selain mengandung vitamin dan mineral, beras coklat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat yang kita sebut dengan LDL. Dan satu lagi, triglyceride. Yang masih memiliki masalah dengan kolesterol tinggi, susah turun, maka anda dapat mengkombinasikan beras coklat organik pada menu makan anda. Dengan takaran 1 sampai 2 porsi makan anda dalam sehari. 

Baca Juga : 3 Resep Salad Dengan VCO yang Mudah untuk Dibuat 

4. Mengurangi Resiko Terkena Diabetes Melitus Tipe 2

Manfaat Beras Coklat Organik yang keempat adalah mengurangi resiko terkena diabetes melitus tipe 2. Brown rice atau beras coklat ini memiliki indeks glikemik yang rendah jika dibandingkan dengan beras putih. Atau dibandingkan dengan karbohidrat lain seperti mie dan roti. Namun, kenapa indeks glikemiknya bisa lebih rendah?.

karena masih dilengkapi dengan serat atau kulit arinya tadi. Serat itu sendiri membantu memperlambat penyerapan gula. Sehingga makanan yang anda makan seperti nasi akan langsung diserap oleh usus anda. Dan gulanya masuk ke dalam darah. Ketika ada serat, maka penyerapan itu akan terjadi secara perlahan – lahan. Jadi kadar gula anda tidak langsung melonjak terutama bagi anda yang menderita penyakit diabetes. 

Baca Juga : Beras Kecambah Organik 

5. Bebas Dari Gluten

Manfaat Beras Coklat Organik yang terakhir adalah bebas dari gluten. Mungkin pada beberapa orang yang alergi terhadap gluten atau menghindari diet gluten. Anda dapat mengkonsumsi beras coklat. Selain itu juga beras coklat memiliki kandungan vitamin B

 

Nah, Itu dia 5 Manfaat Beras Coklat Organik yang bagus untuk kesehatan. Jika anda sedang mencari beras Coklat organik dengan kualitas tinggi, anda dapat membeli beras organik di PRODUSEN BERAS COKLAT ORGANIK atau hubungi kami di Whatsapp 0811-2650-296.

TAHUKAH ANDA MANFAAT BERAS COKLAT UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN?

TAHUKAH ANDA MANFAAT BERAS COKLAT UNTUK MENURUNKAN BERAT BADAN?

Pernah terpikir beras coklat untuk menurunkan berat badan? Beras coklat dapat menjadi pilihan alternatif pengganti beras putih bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan ataupun mengontrol berat badan. Dari segi nutrisi, beras coklat jelas lebih unggul dibandingkan dengan beras putih. Beras coklat termasuk dalam jenis serealia utuh atau whole grain karena proses produksi beras coklat yang tidak melalui proses pemolesan (polish).  Proses pemolesan pada beras menghilangkan lapisan dedak (bran) yang berwaran coklat pada bulir padi. Padahal, lapisan bekatul tersebut merupakan lapisan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral.

Kandungan gizi yang melimpah dalam beras coklat

Mengutip dari World’s Healthiest Foods, kandungan gizi yang terdapat dalam 1 cangkir atau sekitar 195  gram nasi coklat adalah sebagai berikut.

  • energi: 216 kalori
  • karbohidrat: 44,77 gram (20% kebutuhan harian)
  • serat pangan: 3,51 gram (13% kebutuhan harian)
  • protein: 5,03 gram (10% kebutuhan harian)
  • lemak: 1,75 gram (2% kebutuhan harian)
  • vitamin B1: 0,19 mg (16% kebutuhan harian)
  • vitamin B3: 2,98 mg (19% kebutuhan harian)
  • vitamin B6: 0,8 mg (16% kebutuhan harian)
  • mangan: 1,76 mg (77% kebutuhan harian)
  • selenium: 11 mcg (35% kebutuhan harian)
  • fosfor: 161,85 mg (23% kebutuhan harian)
  • magnesium: 83,85 mg (20% kebutuhan harian)

Selain makronutrien dan mikronutrien di atas, beras coklat masih mengandung berbagai vitamin, mineral, dan senyawa fitonutrien lainnya. Beras coklat juga dilengkapi asam amino dan mengandung asam lemak yang bermanfaat bagi kesehatan fungsi saraf dan otak seperti omega-3.

Baca juga: 7+ MANFAAT BERAS COKLAT BAGI KESEHATAN

Karbohidrat kompleks untuk menjaga perut kenyang lebih lama dan mengontrol gula darah

Asupan karbohidrat tetap dibutuhkan oleh tubuh walaupun sedang menjalani program diet. Karbohidrat berfungsi untuk memberi suplai pembentukan energi bagi tubuh. Hal yang perlu menjadi perhatian yaitu pemilihan sumber karbohidrat. Jika ingin beralih ke pola hidup lebih sehat, pertimbangkan untuk mengganti sumber karbohidrat utama Anda menjadi karbohidrat kompleks.

Pilihan karbohidrat kompleks untuk menu makanan diet yaitu makanan whole grain atau serealia utuh. Serealia utuh mencakup makanan yang tidak banyak mengalami proses pasca panen, misalnya penggilingan. Serealia utuh masih memiliki lapisan dedak (bran) dan germ utuh sehingga kandungan serat serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral dalam bulirnya masih terjaga.

Mengkonsumsi karbohidrat dapat menyehatkan bagi tubuh jika porsinya diatur dan memilih jenis karbohidrat yang tepat. Karbohidrat kompleks tersusun atas molekul yang lebih panjang daripada karbohidrat sederhana sehingga untuk memecahnya menjadi glukosa membutuhkan waktu yang lebih lama. Proses pencernaan yang lebih lama ini akan membantu mengontrol stabilitas gula darah serta membantu membuat perut kenyang lebih lama.

Serat dalam beras coklat membantu mengontrol rasa lapar

Dilansir dari World’s Healthiest Foods, hasil sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa konsumsi serealia utuh, termasuk beras coklat dapat membantu mengontrol berat badan. Penelitian ini dilakukan selama 12 tahun dengan melibatkan 74 ribu wanita berusia 38- 63 tahun. Mengkonsumsi serealia utuh yang tinggi serat dapat menurunkan risiko kenaikan berat badan hingga ke tingkat 49% lebih rendah.

Beras coklat dapat menurunkan risiko sindrom metabolisme

Sindrom metabolisme adalah tanda- tanda yang ditunjukkan tubuh sebagai pemberi sinyal bahwa metabolisme dalam tubuh Anda terganggu atau tidak bekerja secara optimal. Faktor penanda sindrom metabolisme yaitu ukuran lingkar pinggang, kadar trigliserida darah (salah satu jenih lemak tubuh), kadar kolesterol baik atau HDL dalam darah, tekanan darah, serta kadar glukosa dalam darah.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Diabetes Care mengungkapkan bahwa konsumsi serealia utuh dapat menurunkan risiko resistensi insulin dan sindrom metabolisme. Risiko seseorang yang mengkonsumsi serealia utuh untuk terkena sindrom metabolisme berkurang hingga 38% lebih rendah. Nilai indeks glikemik yang rendah pada beras coklat juga membantu menurunkan risiko sindrom metabolisme dan resistensi insulin. Resistensi insulin dapat berasosiasi dengan kegemukan, diabetes tipe-2, dan penyakit kardiovaskular.

Mengontrol berat badan berarti juga menjaga agar metabolisme dalam tubuh kita berjalan lancar dan optimal, memastikan agar kerja saluran pencernaan berfungsi optimal.

Selain bermanfaat untuk membantu mengontrol berat badan, vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan dalam beras coklat akan membantu kerja berbagai jenis enzim dalam tubuh. Konsumsi rutin beras coklat akan menyehatkan Anda, baik dengan cara mengontrol berat badan, meningkatkan imunitas, serta membantu mencegah berbagai macam penyakit.

TIPS MENYIMPAN BERAS COKLAT

TIPS MENYIMPAN BERAS COKLAT

Moms, pernah membeli beras coklat? Atau menjumpainya saat berbelanja di pasar? Meskipun sekilas terlihat seperti versi ‘kotor’ beras putih, tetapi sebenarnya beras coklat memiliki kandungan gizi yang lebih utuh daripada beras putih. Beras coklat masih memiliki lapisan dedak (bran) dan embrio (germ). Berbeda dengan beras putih biasa yang sudah kehilangan kedua lapisan tersebut saat pengolahannya.

Lapisan dedak dan embrio dalam beras coklat mengandung kadar minyak tak jenuh. Kadar minyak ini akan menjadi masalah dalam penyimpanan beras coklat jika tidak disimpan dengan tepat. Kandungan minyak alami dalam beras coklat berpotensi untuk membuat beras berubah menjadi anyir jika disimpan terlalu lama.

Keuntungan kandungan minyak dalam beras coklat yaitu memberikan rasa yang berbeda dibandingkan dengan beras putih. Nasi yang dimasak dari beras coklat akan memiliki rasa yang lebih nutty.

Mengutip dari The Kitchnn, berikut adalah beberapa tips menyimpan beras coklat.

  1. Awali dengan memilih beras coklat yang tepat

Pengemasan beras umumnya dalam wadah yang sudah dipaket- paket, baik kecil maupun besar (karung) atau secara borongan. Saat membeli beras, pastikan wadah penampung beras tertutup dan perputaran logistik dalam toko tersebut berjalan lancar. Dengan demikian, Anda dapat memastikan beras yang Anda beli selalu terjaga kesegarannya. Pastikan juga tidak ada

Jika ingin langsung mengkonsumsi beras coklat yang dibeli, Anda bisa memilih untuk membeli beras coklat dalam kemasan ekonomis. Keuntungan lain membeli beras coklat dalam kemasan ekonomis (misal ukuran kemasan 1 kg) yaitu menjamin kesegaran beras yang Anda beli.

Beras yang terkemas dalam skala besar, misal dalam karung- karung memiliki potensi memiliki kotoran seperti kerikil atau bahkan kutu beras yang lebih besar daripada jika Anda memilih beras coklat dalam kemasan.  Selain itu, pastikan Anda mengetahui sudah berapa lama beras tersebut berada di display toko atau swalayan. Perhatikan tanggal kadaluwarsa.

  1. Pilih wadah penyimpanan yang tepat

Moms, setelah Anda membeli beras coklat dan membawanya pulang, segera tempatkan dalam wadah plastik atau kaca yang kemudian ditutup rapat. Akan tetapi, jika Anda membeli beras coklat dalam kemasan vakum, tutup kembali plastik dan pastikan ziplock kemasan tertutup rapat. Hindari kontak beras coklat dengan oksigen. Oksigen akan mempengaruhi kandungan minyak dalam beras coklat sehingga kualitasnya menurun. Anda dapat memilih beras coklat organik dari Eka Farm yang sudah memiliki kemasan vakum sehingga Anda tidak perlu khawatir beras akan terekspos dan kontak dengan oksigen.

  1. Simpan di tempat gelap dan dingin

Tempat yang ideal untuk menyimpan beras coklat yaitu tempat gelap dan cenderung dingin atau memiliki kelembaban udara yang rendah. Jika cara dan tempat penyimpanan Anda tepat, maka beras coklat dapat bertahan hingga sekitar 6 bulan. Moms, dimanakah Anda sering menyimpan bahan makanan termasuk beras? Jika masih sering di dapur, coba pertimbangkan tempat yang lebih gelap, tidak sering mengalami perubahan cahaya ataupun suhu, serta memiliki tingkat kelembaban yang rendah.

Umumnya, dapur memiliki pencahayaan yang cukup pada pagi hingga siang atau sore hari dan gelap pada malam hari. Oleh karenanya, usahakan untuk tidak menyimpan beras coklat langsung di permukaan meja dapur karena perubahan cahaya yang sering. Anda dapat menyimpan beras coklat dalam ember bersih dan kosong. Anda juga dapat menyimpan beras coklat dalam freezer atau lemari pendingin kulkas. Cara ini juga dapat menghambat pertumbuhan kutu.

Jika Moms menyimpan beras coklat dalam lemari pendingin atau freezer, beras coklat dapat bertahan hingga 12 – 16 bulan.

Nah, Moms, demikian tips menyimpan beras coklat. Meskipun beras coklat memang dapat memiliki masa simpan lama jika ditaruh di dalam lemari pendingin atau freezer, tetapi tentunya membeli beras coklat untuk langsung dikonsumsi tanpa menyimpan dalam waktu lama akan lebih baik.

 

MENGAPA BERAS COKLAT DAPAT MENURUNKAN RISIKO KANKER USUS BESAR?

MENGAPA BERAS COKLAT DAPAT MENURUNKAN RISIKO KANKER USUS BESAR?

Salah satu manfaat beras coklat yaitu membantu menurunkan risiko kanker usus besar atau colorectal cancer (CRC). Kanker usus besar adalah tumor ganas di usus besar. Penyakit ini umumnya berawal dari tumor jinak yang disebut polip (alodokter). Meskipun belum diketahui pasti penyebab kanker usus besar, tetapi para pakar menyimpulkan ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, yaitu:

  • Mengkonsumsi daging merah yang berlebihan (melebihi 500 gram daging merah matang dalam seminggu)
  • Obesitas
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol

Salah satu tips yang disarankan oleh banyak ahli untuk mengurangi risiko seseorang terkena kanker usus besar yaitu dengan mengkonsumsi makanan berserat, khususnya whole grain atau serealia utuh. Serealia utuh yang memiliki banyak nutrisi dan manfaat untuk membantu tubuh melawan sel kanker usus besar diantaranya adalah beras coklat.

Beras coklat dan kanker usus besar

Kanker usus besar merupakan salah satu faktor penyebab kematian signifikan di dunia, termasuk Indonesia. Data dari World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa penderita kanker usus besar di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 8,6% atau sekitar 30.017 orang.

Sebuah penelitian oleh American Institute for Cancer Research (AICR) dan World Cancer Research Fund (WCRF) mengungkapkan bahwa mengkonsumsi serealia utuh (whole grain) seperti beras coklat dapat mengurangi risiko penyakit kanker colorectal (CRC) atau kanker usus besar.

Kandungan dalam beras coklat yang mampu melawan sel penyebab kanker usus

Banyak penelitian telah dilakukan untuk mengetahui apa yang membuat beras coklat mampu mengurangi risiko kanker usus. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kandungan mineral selenium, serat, antioksidan, dan folat dalam beras coklat mampu membantu tubuh dalam melawan sel kanker dan meningkatkan resistensi tubuh dengan meningkatkan imunitas tubuh.

  • Peran serat dalam mengurangi risiko kanker usus besar

Beras coklat masih mengandung lapisan dedak serta germ yang membuatnya memiliki nutrisi lebih utuh, termasuk kandungan serat yang tinggi. Serat yang terkandung dalam setiap 1 gelas (195 gram) nasi coklat yaitu sekitar 3,51 gram. Dilansir dari whfoods.com, kandungan serat dalam beras coklat dapat membantu mengurangi waktu kontak antara zat yang dapat menyebabkan kanker dengan sel usus besar.

  • Peran selenium (Se) dalam mengurangi risiko kanker usus besar

Beras coklat merupakan salah satu sumber selenium yang penting bagi tubuh. Satu gelas (195 gram) nasi coklat mengandung selenium sekitar 35% (19,11 mcg) sehingga membuatnya menjadi salah satu mineral utama penyusun beras coklat. Selenium berperan dalam berbagai fungsi metabolisme tubuh, termasuk fungsi metabolisme tiroid, sistem pertahanan antioksida, dan sistem imun. Menurut sebuah paper yang membahas mengenai selenium untuk mencegah kanker colorectal dan kanker prostat, mineral ini memiliki beberapa peran kritikal dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.

Selenium merangsang pembentukan dan perbaikan DNA pada sel yang rusak, mencegah peningkatan cepat sel kanker, dan merangsang apoptosis sel kanker (kemampuan tubuh untuk menghilangkan sel yang sudah tidak terpakai atau sel abnormal). Selain itu, selenium juga menjadi co-factor gluthione peroksida, yaitu enzim antioksidan terkuat tubuh yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. Hebatnya lagi, selenium bekerjasama dengan antioksidan lainnya yaitu vitamin E untuk mencegah kanker serta penyakit lain seperti asma, jantung, artritis.

Selenium bekerjasama dengan folat

Dalam sebuah penelitian tentang selenium, folat, dan usus besar, diungkapkan bahwa tanpa dukungan kandungan folat yang tinggi, selenium tidak akan mampu menurunkan risiko kanker usus besar secara optimal. Asupan selenium yang diimbangi dengan folat mampu menurunkan risiko kanker usus besar hingga 50%. Kekurangan dua mikronutrien penting ini dapat menurunkan kekebalan tubuh terhadap kanker.

Lalu, seberapa banyak porsi nasi coklat yang sebaiknya dikonsumsi?

Porsi konsumsi serealia utuh harian yang disarankan yaitu sekitar 3 porsi untuk membantu mengurangi risiko kanker usus besar sebesar 17%. Satu porsi nasi coklat terbuat dari 1/2 gelas atau sekitar 85 gram beras coklat.

Pada akhirnya, kandungan nutrisi baik mineral, vitamin, maupun serat dalam whole grain saling bekerjasama untuk mengurangi risiko kanker usus besar pada tubuh. Meskipun begitu, perlu diingat bahwa konsumsi nasi coklat pun tidak menjamin Anda terbebas dari kanker ini. Namun, upaya pencegahan dengan rutin mengkonsumsi nasi coklat berpotensi untuk membantu Anda agar tidak rentan terserang kanker usus besar. Yuk, dapatkan manfaat utuh dari nasi coklat dengan mengkonsumsi beras coklat organik Eka Farm. Selain terjamin organik, beras coklat Eka Farm pun akan menghasilkan nasi coklat yang pulen, memiliki cita rasa tak kalah dengan nasi putih, serta wangi.

7+ MANFAAT BERAS COKLAT BAGI KESEHATAN

7+ MANFAAT BERAS COKLAT BAGI KESEHATAN

Manfaat beras coklat – Halo, sahabat Eka Farm! Semoga sehat dan bugar selalu ya, dimanapun kalian berada. Kalau sebelumnya sahabat Eka Farm sudah diperkenalkan dengan beras coklat (Baca: APA YANG KAMU KETAHUI TENTANG BERAS COKLAT?), sekarang kita akan ngebahas tentang manfaatnya, nih.

Di artikel sebelumnya, sudah sedikit dikasih bocoran kalau beras ini bisa buat mebantu pencegahan penyakit asam lambung atau maag. Tapi, tahukah Anda kalau masih banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan rutin mengkonsumsi beras coklat?

8 Manfaat Beras Coklat Bagi Kesehatan Tubuh

Sahabat Eka Farm, yuk simak 8 poin di bawah ini yang dapat meyakinkan Anda untuk mempertimbangkan beras coklat sebagai pengganti beras putih.

1. Membantu mencegah stress oksidatif (oxidative stress)
Stres oksidatif yaitu kondisi ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dengan kemampuan tubuh untuk menangkal efek buruknya sehingga tubuh rawan diserang berbagai macam penyakit.

Beras ini mengandung antioksidan fenol dan flavonoid, yaitu antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif. Stres oksidatif ini berasosiasi dengan sejumlah degradasi kesehatan tubuh, seperti kanker dan penuaan dini.

2. Membantu menurunkan risiko penyakit jantung
Menurut Kubala (2018) dalam healthline.com, studi kasus menunjukkan bahwa konsumsi sumber makanan whole grains, termasuk nasi coklat, akan menurunkan potensi penyakit jantung koroner hingga 21%. Mikronutrien yang membantu untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan ditemukan dalam jumlah signifikan pada beras coklat yaitu lignan dan magnesium.

Lignan yaitu senyawa yang berasosiasi dengan serat dan banyak ditemukan pada grains, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, dan beberapa minuman. Kadar magnesium yang tinggi dalam beras coklat dapat memerangi penyakit jantung dan juga membantu mengurangi risiko penyakit stroke.

3. Menekan angka kolesterol
Beras coklat mengandung minyak netral yang dapat membantu menekan angka kolesterol jahat dalam tubuh.

4. Membantu mengurangi risiko kanker
Antioksidan serta mineral selenium (Se) yang banyak terkandung dalam beras coklat dapat membantu untuk mengurangi risiko penyakit kanker usus besar serta kanker payudara. Selain itu, kandungan serat yang tinggi dalam beras coklat karena lapisan bekatul (bran) masih utuh melapisi bulir beras dapat membantu menjaga fungsi usus besar dan menjaga saluran pencernaan.

5. Membantu menjaga kadar gula dalam darah
Beras coklat memiliki angka indeks glikemik (GI) yang termasuk rendah, yaitu 54. Nilai GI dibawah 60 dikategorikan dalam GI rendah sehingga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Orang-orang yang rutin mengkonsumsi beras ini setiap hari lebih berpotensi untuk terhindar dari risiko memburuknya diabetes sebanyak 60%.

6. Menjaga fungsi sistem saraf

Satu takaran beras coklat sudah mencukupi 90% kebutuhan mangan (Mn) per hari. Mangan membantu tubuh untuk mensintesis asam lemak dan berbagai hormon lain yang diperlukan tubuh untuk menjaga fungsi sistem saraf.

7. Membantu menjaga kesehatan tulang
Mineral kalsium, magnesium, dan mangan berperan dalam menjaga kesehatan dan membantu perkembangan tulang. Kekurangan mineral-mineral tersebut dapat memicu penyakit osteoporosis atau artritis pada tulang.

8. Membantu program diet
Banyak persepsi kalau diet berarti harus absen mengkonsumsi karbohidrat. Banyak juga yang mengasosiasikan karbohidrat ini dengan penambahan berat badan. Padahal, karbohidrat merupakan salah satu dari 3 makronutrien (nutrien yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah makro) penting untuk tubuh. Karbohidrat merupakan sumber tenaga, sumber bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.

Hal yang perlu dicermati yaitu pemilihan sumber karbohidrat. Nasi coklat merupakan salah satu sumber karbohidrat yang sehat dan aman untuk diet. Mengkonsumsi nasi ini akan cenderung mempertahankan rasa kenyang dalam waktu lama karena tingginya kandungan serat.

Nah, sudah tambah paham kan sekarang tentang apa saja manfaat beras coklat jika dikonsumsi secara rutinbagi kesehatan? Yuk, coba konsumsi beras coklat organik dari Eka Farm biar dapat manfaat beras coklat secara utuh!

APA YANG KAMU KETAHUI TENTANG BERAS COKLAT?

APA YANG KAMU KETAHUI TENTANG BERAS COKLAT?

Tentang beras coklat – Beras adalah makanan pokok rakyat Indonesia. Secara umum, masyarakat membedakan beras menjadi 2 macam, yaitu beras putih dan beras berwarna. Perbedaan warna ini disebabkan oleh pigmen tanaman. Kehadiran pigmen tersebut akan menjadikan beras memiliki warna coklat, merah, hingga hitam. Artikel kali ini akan memperkenalkan sahabat Eka Farm tentang beras coklat. Check it out!

Apa sih, beras coklat itu?

Pertama, dari namanya, pasti sudah bisa ditebak dengan mudah kalau beras coklat yaitu beras yang warnanya coklat. Namun, tidak hanya hal warna yang memberi arti dan membedakan beras ini dari jenis beras lainnya.

Beras putih dan coklat berasal dari varietas yang sama, tetapi pengolahan pasca panennya yang berbeda. Setelah dipanen, beras ditumbuk dengan lesung atau digiling untuk mengupas sekam (kulit terluar beras) untuk menghasilkan beras coklat. Berbeda dengan beras putih, beras coklat masih mengandung bekatul (bran) dan germ yang kaya akan nutrisi.

Beras coklat = beras embrio?

Akhir-akhir ini muncul istilah baru yang disebut sebagai beras embrio. Sebenarnya, beras embrio ini sama dengan beras coklat. Penamaan beras embrio ini dikarenakan embrio dan endosperma (cadangan makanan) masih terdapat pada beras coklat. Bagian embrio ini adalah salah satu sumber nutrisi penting pada beras, mengandung 66% total nutrisi pada beras. Kandungan nutrien pada beras embrio dapat dilihat pada gambar di bawah.

tentang beras coklat vs embrio

Beras coklat vs beras putih

Apakah beras coklat lebih sehat untuk dikonsumsi daripada beras putih? Jawabannya tentu saja: YA. Dari segi nutrisi, beras ini jelas memiliki nutrisi yang lebih utuh, layaknya whole grain dibandingkan dengan beras putih. Hal ini tidak terlepas dari proses produksi beras coklat yang tidak melalui proses pemolesan (polish).  Proses pemolesan pada beras menghilangkan lapisan bekatul (bran) yang berwaran coklat pada bulir padi. Padahal, lapisan bekatul tersebut merupakan lapisan yang kaya akan serat.

Fakta nutrisi pada beras coklat

Beras coklat yang termasuk dalam kelompok whole grains (bulir utuh) merupakan salah satu bahan makanan sumber karbohidrat kompleks. Kalori yang terdapat tiap 100 gram nasi coklat yaitu 111 kkal (berdasarkan USDA). Beras ini mengandung banyak serat dan mikronutrien seperti mineral (magnesium, mangan, potasium, zat besi, kalsium) dan vitamin (vitamin B6 dan vitamin E).

Jika sahabat Eka Farm mengkonsumsi satu takaran beras coklat, itu artinya Anda sudah mencukupi 21% kebutuhan magnesium (Mg) per hari. Magnesium berfungsi dalam proses metabolisme dan bersama kalsium (Ca) menjaga kesehatan tulang. Magnesium juga berperan sebagai co-faktor untuk meningkatkan kecepatan reaksi kimia bagi lebih dari 300 enzim, termasuk enzim-enzim yang terlibat di dalam pemanfaatan glukosa dan pengeluaran insulin.

Disamping magnesium, satu takaran beras coklat sudah mencukupi 90% kebutuhan mangan (Mn) per hari. Mangan berperan pada proses metabolisme tubuh sebagai komponen enzim superoxide dismutase (SOD) yang melindungi mitokondria terhadap kerusakan oksidasi.

Nasi coklat mencegah maag kambuh

Bagi sahabat Eka Farm yang menderita maag kronis dan sering kambuh, beras coklat dapat menjadi alternatif pengganti sumber karbohidrat utama harian Anda. Ada dua alasan yang membuat nasi coklat aman oleh penderita maag (gastritis), yaitu:

1. Angka Indeks Glikemik (GI) beras coklat rendah

Angka GI yang rendah dapat membuat rasa kenyang lebih bertahan lama. Jika rasa kenyang bertahan lebih lama, maka pikiran sahabat Eka Farm pun akan lebih tenang dan nyaman. Pikiran yang kurang tenang merupakan salah satu pemicu naiknya produksi asam lambung sehingga penyakit maag bisa kambuh.Disamping itu, angka GI yang rendah ini juga membuat beras coklat aman untuk dikonsumsi Anda yang memiliki penyakit diabetes.

2. Serat yang tinggi membantu pencernaan lebih nyaman dan lancar,

Tips memilih beras coklat

Seringkali beredar klaim bahwa produk beras coklat aman untuk penderita diabetes atau bahwa beras ini tidak akan menaikkan kadar gula darah. Tips dari Eka Farm, sebaiknya Anda cek terlebih dahulu jenis beras coklat tersebut. Jika berasal dari jenis Mentik Wangi, Pandan Wangi atau bahkan Raja Lele maka angka GI nasinya masih tinggi.

Tips dari Eka Farm dalam pemilihan beras coklat yang aman dan sehat yaitu, pilihlah beras coklat organik yang berasal dari jenis Beras Diabetes. Beras jenis ini mempunyai Indeks Glikemik yang rendah sehingga sahabat Eka Farm tidak perlu khawatir dan ragu untuk mengkonsumsinya secara harian.

Yuk, pesan Beras Coklat Organik Eka Farm sekarang.

Beras Merah Beras Coklat Beras Hitam Baik Untuk Diabetes

Beras Merah Beras Coklat Beras Hitam Baik Untuk Diabetes

Beras merah beras coklat beras hitam baik untuk diabetes- Sekilas Tentang Beras Hitam Untuk Diabetes

Beras hitam belum menjadi bahan pangan pokok seperti halnya beras putih, meskipun beras berwarna hitam ini mempunyai nilai gizi tinggi. Beras hitam menjadi bagian penting dalam pemeliharaan kesehatan karena kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Beras hitam merupakan varietas lokal yang mengandung pigmen paling baik, berbeda dengan beras putih atau beras warna lain.

Beras hitam memiliki rasa dan aroma yang baik dengan penampilan yang spesifik dan unik. Bila dimasak, nasi beras hitam warnanya menjadi pekat dengan rasa dan aroma yang menggugah selera makan. Dari kandungan kalori beras hitam lebih rendah, nilai kalori banyak di hasilkan dari tingginya karbohidrat. Nilai kalori beras hitam termasuk yang terendah di antara beras dan ketan. Hanya 362 kcl per 100 gr.

Nilai kalori erat kaitannya dengan indeks glikemik, karena berhubungan dengan kadar gula, sehingga dengan kalori rendah, beras hitam sangat cocok untuk diet serta aman untuk penderita diabetes maupun obesitas. Dan beras hitam membutuhkan waktu lebih lama untuk di cerna, karena memiliki efek perlindungan pada sistem pencernaan sekaligus mempertahankan angka gula darah tetap konstan, oleh karena itu makan beras hitam dalam diet juga membantu anda dalam mencegah resiko diabetes dan mengelola pra-diabetes, karena kandungan gulanya juga rendah.

Beras merah untuk diabetes

Di dalam tubuh, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa (gula). Dulu, diabetesi (penderita diabetes) dilarang makan karbohidrat; diet hanya berupa lemak dan protein. “Memang gulanya turun, tapi terjadi komplikasi tertentu,” ujar Prof. Dr. dr. Sarwono, Sp.PD-KEMD dari FKUI/RSCM, Jakarta. Kini, penderita diabetes dianjurkan agar mengonsimsi karbohidrat 60% dari total kalori harian.

Karbohidrat terbagi menjadi karbohidrat kompleks dan sederhana. Karbohidrat kompleks penyerapannya lebih perlahan karena tinggi serat, membuat pengosongan lambung lebih lambat. “Sebaliknya, karbohidrat  sederhana cepat membuat gula darah naik dan cepat turun, sehingga orang cenderung lebih cepat lapar,” tutur dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD dari FKUI/RSCM.

Apakah diabetes sebaiknya mengonsumsi beras merah (berwarna) yang mengandung karbohidrat kompleks? “Nasi putih boleh. Nasi merah boleh, tapi tidak harus,” ujar dr. Imam Subekti, Sp.PD-KEMD, dari Divisi Endokrinologi FKUI. Hanya saja, jika makan nasi merah porsinya bisa lebih banyak. Masalahnya, tidak semua orang suka rasanya. “Tidak bijaksana jika dipaksakan,” imbuhnya.

Warna-warni Beras

Secara umum, dikenal ada beras putih dan beras berwarna. Perbedaan warna ini disebabkan oleh pigmen tanaman. Pada beras merah, terkandung pigmen antosianin (pigmen sumber warna ungu atau merah), beras hitam mengandung antosianin sangat tinggi. Pigmen ini merupakan antioksidan yang sangat baik. Kandungan serat pada kedua beras ini tinggi, dan umumnya diolah secara sederhana sehingga kulit arinya masih ada.

Beras putih dan coklat berasal dari varietas yang sama; hanya pengolahannya yang berbeda. Setelah dipanen, beras ditumbuk dengan lesung atau digiling untuk mengupas sekam (kulit beras). Hasilnya, beras kecoklatan.

Berwarna demikian karena masih ada lapisan kulit ari pada biji beras. Kulit ari beras kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin E dan B kompleks serta mineral misalnya potasium. Kandungan seratnya amat tinggi; menjadikan beras coklat sebagai karbohidrat kompleks.

Beras putih yakni beras coklat yang diproses lagi untuk menghilangkan kulit arinya. Lebih indah dilihat, rasanya lebih enak, lembut dan pulen. Beras merah / hitam / coklat terasa kasar dan waktu memasaknya lebih lama.

Ketiga beras tersebut memang lebih sehat, hanya banyak yang tidak menyukai rasanya. “Silakan makan nasi yang enak, hanya porsinya dibatasi sesuai kebutuhan,” kata dr. Dante. Bagi yang menyukai dan sudah terbiasa mengonsumsi beras merah / hitam / coklat, tentu lebih baik.

Diabetes akan dialami seumur hidup; jangan menyiksa diri dengan mengharuskan makan nasi dengan rasa yang tidak disukai, serta menghitung dan menimbang kalori makanan. Dr. Dante menekankan, makanlah seperti biasa; diet sebisa mungkin, jangan sampai tersiksa.

Yang penting, perhatikan 3J: jadwal, jenis dan jumlah makanan. “Pengobatan dan lifestyle diabetes bukan artifisial (dibuat-buat). Harus bisa selaras dengan kehidupan sehari-hari; hanya butuh penyesuaian. Yang penting be wise dan enjoy dengan diabetes,” tuturnya

Kurang Gizi? Mulailah Dengan Beras Coklat

Kurang Gizi? Mulailah Dengan Beras Coklat

Kurang Gizi? Mulailah dengan beras coklat– Kurang gizi sebagai salah satu bentuk malnutrisi sering dianggap sebagai permasalahan daerah tertinggal. Ternyata, kondisi ini juga bisa terjadi di kota-kota besar atau negara berkembang dan maju.

WHO bahkan menyatakan bahwa malnutrisi terjadi pada sekitar 792 juta orang di seluruh dunia dan sepertiganya adalah anak-anak!

Malnutrisi atau malgizi sebenarnya tidak hanya mencakup kekurangan gizi, tapi juga kelebihan gizi yang menyebabkan obesitas pada anak. Kali ini kita akan berbicara tentang kurang gizi.

  1. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Terhambat Karena Kurang Gizi

Disebut juga sebagai stunting, terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan efek jangka panjang malnutrisi. Anak yang mengalami stunting akan cenderung lebih lamban pertumbuhannya dibanding anak lain seusianya. Dari tinggi dan berat badan, misalnya, dia akan cenderung berada di bawah grafik normal. Pertumbuhan yang terhambat ini bisa menjadi permanen lho, Moms, bila tidak segera ditangani. Menurut temuan yang dimuat dalam British Medical Journal, malnutrisi tidak hanya berakibat pada tubuh, tapi juga memberikan pengaruh besar pada perkembangan otak anak, terutama di tiga tahun pertama kehidupannya.

  1. Marasmus

Mungkin Anda masih kurang familiar dengan istilah satu ini. Marasmus adalah kondisi tubuh yang mengalami kekurangan kalori (energi) tingkat berat. Jangan anggap enteng karena malnutrisi jenis ini bisa mengakibatkan keterbelakangan mental. Ciri-ciri marasmus biasanya dapat dilihat dari berat badan yang menurun drastis, kulit yang kering dan terkadang warnanya terlihat lebih gelap dari kulit yang sehat, kehilangan lemak dan otot, kerontokan rambut, dan wajah yang tampak tirus.

  1. Kwashiorkor

Nah, yang satu ini adalah jenis kekurangan protein akut yang seringkali terjadi pada anak yang mengalami malnutrisi. Gejala kwashiorkor atau disebut juga busung lapar biasanya berupa rambut yang berwarna kemerahan, ruam kulit, perut buncit karena kembung, serta hati yang membesar atau bengkak. Jika dibiarkan, kondisi kekurangan gizi ini bisa berujung pada koma atau malah kematian.

  1. Kekurangan vitamin dan mineral

Dari semuanya, mungkin ini yang cukup familiar di telinga Anda. Ya, masalah malnutrisi ini tidak hanya terjadi karena kekurangan protein, karbohidrat, ataupun lemak. Anak-anak juga  bisa digolongkan mengalami malnutrisi jika dia kekurangan mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Kondisi inipun tidak bisa diabaikan karena bisa merembet ke masalah lainnya. Misalnya, jika anak mengalami kekurangan zat besi, hal ini bisa berujung pada anemia atau kekurangan sel darah merah.

Untuk mencegah malnutrisi, idealnya anak diberi gizi seimbang yang mengandung makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien sendiri berupa karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan mikronutrien adalah vitamin dan mineral, terutama vitamin A, B1, B6, B12, C, D, E, dan K yang dibutuhkan anak. Nah, sudahkah kebutuhan gizi si kecil terpenuhi?

Mulailah MPASI Beras Coklat

Bubur yang terbuat dari beras coklat sebaiknya diperkenalkan pada si kecil di usianya yang lebih dari 6 bulan. Hal ini dikarenakan gigi anak mulai tumbuh dan memerlukan makanan yang lebih padat dari ASI. Lambungnya juga harus mulai dibiasakan mengolah makanan seperti bubur.

Apa yang menjadi keunggulan beras coklat daripada beras putih? Perbedaan yang ditunjukkan bukan pada warna saja. Lapisan terluar dari beras biasanya disingkirkan dan menjadi beras putih. Pada beras coklat, lapisan terluar beras atau aleurone tidak dibuang karena mengandung nilai-nilai gizi penting.

Banyak orang memilih beras putih karena terlihat lebih bersih. Padahal aleurone kaya akan protein, tiamin, kalsium, magnesium, serat dan potasium.

Ini dia kelebihan yang dimiliki beras coklat :

  • Kaya akan selenium yang berguna untuk mengurangi risiko kanker, sakit jantung dan nyeri sendi.
  • Dapat memenuhi mineral mangan sebanyak 80% dari yang dibutuhkan tubuh. Mineral ini membantu tubuh mensintesis lemak.
  • Mengandung minyak netral yang membantu menekan angka kolesterol.
  • Serat yang terkandung lebih banyak dan melancarkan pencernaan lebih baik dari beras putih. Seporsi kecil beras coklat bisa membuat perut kenyang.
  • Menjadi beras yang terjaga nutrisinya karena tidak melalui proses pengikisan dan pemutihan.
  • Mengandung antioksidan tinggi. Antioksidan pada beras coklat setara dengan yang dimiliki oleh buah bluberi dan stroberi.
  • Kandungan gulanya lebih sedikit dan cocok untuk dikonsumsi penderita diabetes. Mereka yang mengonsumsi beras coklat setiap hari terhindar dari risiko memburuknya diabetes sebanyak 60%.

Asupan makan terbaik untuk bayi karena nutrisi alami dan serat yang terkandung membantu mencukupi kebutuhan si kecil di masa pertumbuhannya. Serat pada beras coklat membantu memperbaiki sistem pencernaan buah hati juga.

Agar nutrisi si kecil terpenuhi, Anda bisa membuat bubur dari beras coklat ini di rumah atau membeli produk makanan bayi yang terbuat dari bahan tersebut. Cobalah untuk mengkreasikan campuran bubur beras coklat dengan pisang atau buah lain yang bertekstur lembut.

 

Beras Coklat Organik

Beras Coklat Organik

Beras Coklat Organik- Kita sering abai dengan makanan yang mengandung zat pestisida. Sayur dan buah adalah di antaranya.

Padahal zat pestisida sangat berbahaya jika terus masuk ke dalam tubuh. Zat pestisida yang terkandung dalam sayur dan buah dapat menyebabkan penyakit seperti obesitas, diabetes dan kanker.

Berikut ini manfaat yang bisa kamu dapatkan jika mengonsumsi sayuran  organik:

Antioksidan

Pada dasarnya sayur dan buah memiliki kandungan antioksidan yang berguna untuk kesehatan tubuh. Khusus untuk kedelai, terdapat zat insoflavon yang bermanfaat untuk memperbaiki dan mencegah sel tubuh yang rusak.

Beras Coklat Organik Mencegah Penyakit Jantung

Zat isoflavon dalam tubuh tidak hanya berfungsi sebagai peremajaan sel, tapi juga mengurangi kolestrol “jahat” yang mampu membekukan darah. Pembekuan pada darah inilah yang menyebabkan penyakit stroke dan jantung.

Beras Coklat Organik Mencegah Kanker

Isoflavon juga bertindak sebagai zat antikanker. Zat ini akan melindungi tubuh dari kanker seperti di rahim, payudara dan prostat.

Beras Coklat Organik Mengontrol Berat Badan

Kandungan serat yang tinggi dalam kedelai dapat membuat kita tidak mudah lapar. Indeks glisulin yang terdapat dalam kedelai mampu mengontrol gula darah dan fluktuasi insulin.

Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa makanan organik sama dengan makanan alami. Padahal, kedua makanan ini memiliki perbedaan yang tergolong signifikan, lho!

Agar Anda tidak bingung, berikut penjelasan singkat mengenai perbedaan makanan organik dan makanan alami:

Makanan Organik

Makanan organik adalah produk nabati atau hewani yang diproduksi dan diolah tanpa melakukan perubahan kimiawi atau sintetik dalam bentuk apa pun. Dengan kata lain, makanan jenis ini tidak mengandung zat sintetik untuk pestisida, penyubur, atau zat lain dalam produksinya.

Selain yang sudah disebutkan, produksi makanan organik juga tidak boleh sembarangan. Ada aturan-aturan dari badan pengawas produksi makanan di negara tempat produksinya. Misalnya, produksi makanan organik di Indonesia harus memenuhi sederet aturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).

Makanan Alami

Penggunaan istilah ‘alami’ pada makanan ini belum tentu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Meski jenis makanan ini juga menggunakan bahan sintetik sangat minimal, tidak ada standar yang mengatur pengolahannya.

Lalu, mana yang terbaik? Makanan organik dan makanan alami, keduanya dapat bermanfaat bagi kesehatan. Anda dapat menyertakan makanan-makanan tersebut dalam menu sehari-hari untuk menjalani diet yang sehat.

Sekarang Anda sudah tahu ‘kan bedanya makanan organik dan makanan alami? Untuk lebih meyakinkan Anda tentang status keamanan produk makanan organik, Anda bisa dengan mudah memeriksanya dengan memasukkan nomor registrasi produk tersebut pada situs BPOM RI

Yang perlu kita catat baik-baik rata-rata makanan sehat itu asalnya dari bahan-bahan yang organik. Tetapi biaya menghasilkan sayur, buah, beras, dan bahan makanan lain yang organik itu tidaklah kecil. Alias mahal. Kenapa ?

  1. Bebas pestisida

Sudah menjadi rahasia umum kalau makanan organik itu pasti lebih sehat. Soalnya produk organik itu bebas pestisida dan pupuk sintesis. Petani organik hanya memakai kompos atau pupuk kandang. Artinya, nggak bakalan ada logam berat yang masuk dan membahayakan tubuh.

Sejatinya, kompos atau pupuk kandang untuk tanaman organik itu lebih mahal. Tapi, karena petani organik itu sayang sama kita, jadi mereka nggak sungkan menguras kantong untuk membelinya.

Nah, karena manusia itu pada dasarnya harus saling mengasihi, jadi kita membalas kasih sayang ini dengan membeli produk mereka tanpa mengeluh. Apalagi kalau kamu penggemar produk sehat dan organik. Hehe.

  1. Sertifikat organik

Salah satu yang bikin makanan sehat itu lebih mahal adalah karena pihak pembudidaya diwajibkan memiliki sertifikat organik. Nah, untuk mengurus biaya sertifikasi pangan organik ini, satu kelompok petani harus membayar Rp15 – 30 juta! Dan masa berlakunya pun relatif pendek, yaitu tiga tahun. Biaya memperpanjang sertifikasi itu bisa mencapai Rp12 juta.

  1. Biaya Produksi

Makanan sehat atau organik itu biasanya memiliki kemasan yang berbeda dari produk konvensional yang diproduksi secara masal dan menggunakan plastik. Sedangkan produk organik menggunakan kemasan yang berbeda. Misalnya, dari bahan kaca dan dapat didaur ulang. Makanya biaya produksinya pun jadi lebih tinggi.

  1. Standar tinggi

Khusus untuk produk daging, misalnya, peternak organik biasanya memberlakukan standar yang lebih tinggi dalam membudidayakan hewan ternak. Misalnya, dari kesejahteraan hewan itu sendiri. Biasanya, peternakan organik memberi pakan yang juga organik. Dan harganya juga bisa dua kali lipat dibandingkan dengan pakan biasa.

  1. Lebih banyak tenaga kerja

Untuk menekan biaya produksi, banyak petani atau pertanian konvensional yang memakai zat kimia dan pestisida. Tujuan lainnya adalah efisiensi dan agar pekerjaan lebih cepat selesai.

Akan tetapi, cara kerja petani organik itu berbeda, guys. Karena rohnya adalah bebas pestisida, pertanian organik membutuhkan lebih banyak tenaga kerja untuk menyiangi rumput liar, membersihkan air, ataupun memulihkan tanaman dari kontaminasi pestisida.