Jenis Makanan Pendamping ASI Yang Baik untuk Bayi

Jenis Makanan Pendamping ASI Yang Baik untuk Bayi

Jenis MPASI – Pada saat berumur 6 bulan, fisik bayi mulai berkembang, kebutuhan nutrisinya pun ikut bertambah. Pada usia ini, bayi sudah mulai aktif bergerak, dan mengeluarkan banyak energi. Bayi akan banyak merengek karena lapar, sedang produksi ASI ibu terbatas. ASI dari ibu sudah tidak bisa untuk mencukupi rasa lapar bayi. Jika hal ini sudah terjadi, disarankan untuk ibu-ibu memberikan makanan pendamping ASI, atau MPASI.

Apa itu MPASI?

Ketika bayi berkembang, kebutuhan gizinya pun bertambah, dan ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Untuk memenuhi kebutuhan gizi tersebut, maka perlu untuk memberikan MPASI atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu. 

MPASI adalah makanan yang mudah dikonsumsi dan dicerna oleh bayi. MPASI diberikan saat seorang bayi sudah mulai aktif bergerak, mempunyai refleks lidah dengan baik, dapat menegakkan kepada secara mandiri, dan dapat duduk dengan tegak. Biasanya hal-hal tersebut dapat dilakukan bayi ketika berumur 6 bulan. Namun jika sebelum 6 bulan bayi sudah menunjukan aktivitas-aktivitas seperti yang disebutkan di atas, maka bayi sudah siap untuk diberikan MPASI. Pertimbangan lain mengenai waktu pemberian MPASI adalah sistem kekebalan dan pencernaan bayi. Pada usia 6 bulan, bayi dinilai sudah memiliki metabolisme yang cukup dan sistem pencernaan yang baik, sehingga menurunkan resiko alergi.

MPASI menyediakan nutrisi tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang sedang berkembang. MPASI sebaiknya dibuat dalam bentuk pure atau bubur susu, agar mudah dicerna oleh bayi. Terdapat banyak MPASI yang tersedia di pasaran dalam bentuk instan. Namun akan lebih baik jika ibu-ibu membuat MPASI sendiri dirumah, karena kandungan gizinya lebih terjamin.

Baca Juga: MPASI menggunakan beras merah

Makanan apa saja yang baik untuk MPASI?

Pemberian MPASI lebih baik secara bertahap, dimulai dari makanan berkonsistensi rendah hingga kental, kemudian beralih ke makanan yang lembut dan sedikit bertekstur, sampai makanan padat.

Sereal bayi yang dicampur air atau ASI bisa diberikan sebagai tahap awal pengenalan MPASI, cukup dengan 1-2 sendok makan. Atau makanan lain yang kaya akan zat besi, yaitu puree atau buah-buahan yang dilumatkan. Jika bayi sudah terbiasa dengan puree, tahap selanjutnya bisa memberikan daging dan sayuran yang dihaluskan.

Beberapa makanan yang bisa diberikan ibu pada awal pengenalan MPASI antara lain:

Puree/ buah-buah tumbuk

Buah-buahan dicuci dulu, kemudian bisa dengan dikerok, ataupun di blender. Buah yang bagus untuk MPASI antara lain, pisang, apel, jeruk, alpukat dan lain-lain.

Puree sayur-sayuran

Banyak sayur-sayuran yang bisa digunakan sebagai MPASI, antara lain jagung, brokoli, bayam dan lain-lain. Cucilah sayur terlebih dahulu, kemudian sayur bisa dengan direbus atau dikukus, sebelum kemudian ditumbuk atau diblender dan siap disajikan untuk bayi.

Bubur atau biskuit bayi yang dihaluskan

Bubur atau biskuit bayi, banyak terdapat di toko ataupun supermarket terdekat, pilihlah produk yang bebas gluten, karena bisa memicu alergi.

MPASI Beras Merah

MPASI Beras Merah

Pada 6 bulan pertama pasca kelahiran, makanan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI). Setelah 6 bulan, seorang bayi bisa diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk menambah nutrisi bayi. MPASI beras merah sangat disarankan karena banyak manfaat yang dikandungnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengenalan MPASI

  1. Pastikan bayi sudah cukup umur untuk menerima MPASI. Di umur 6 bulan biasanya bayi sudah siap untuk pemberian MPASI. Ciri-ciri yang dapat dilihat bahwa bayi siap menerima MPASI antara lain, bayi sudah bisa menahan kepalanya, sudah bisa duduk bersandar dengan baik, dan sering kali bayi terlihat “kelaparan” meskipun sudah diberikan beberapa kali ASI.
  2. Saat pertama kali memberi MPASI, lakukan sedikit demi sedikit, dan jumlahnya bisa ditambah seiring perkembangan bayi. Cukup 2-3 sendok pada saat pertamanya.
  3. Penggunaan bahan bertekstur lembut dan anti alergi, hal ini berkaitan dengan sistem pencernaan bayi yang masih lemah. Salah satu yang bisa digunakan adalah tepung beras. Selain mengandung gizi yang diperlukan, mayoritas tepung beras adalah makanan anti alergi. Bubur juga bisa menjadi makanan MPASI, selain tepung beras.
  4. Tahapan pengenalan makanan pada bayi setelah bubur dan tepung beras bisa dimulai dengan sayuran dan buah-buahan, yang tentu saja dengan cara dilembutkan terlebih dahulu.
  5. Hindari garam, gula, dan penyedap yang terlalu berlebihan. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan rasa asli setiap bahan makanan pada bayi. Jika ingin menambah citra rasa, cukup dengan menambahkan daun salam ataupun kaldu ayam, ikan, daging yang dibuat sendiri.
  6. Jangan terlalu banyak mencampur bahan makanan. Berikan bahan makanan satu-persatu dan berikan selang waktu beberapa hari untuk mengetahui respon bayi apakah alergi terhadap suatu makanan tertentu atau tidak. Beberapa makanan yang memiliki resiko tinggi antara lain, telur, ikan, udang, kacang, dan gandum.
  7. Pengolahan MPASI harus higienis dan proses pengolahannya juga harus diperhatikan kebersihannya.

Keunggulan MPASI beras merah?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan MPASI yang diberikan kepada bayi tidak hanya makanan yang asal bertekstur lembut saja, namun juga mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Nutrisi-nutrisi tersebut memang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Salah satu MPASI kaya nutrisi yang baik untuk perkembangan bayi adalah bubur yang berasal dari beras merah.

Selain hal tersebut pemberian MPASI berguna untuk melatih kemampuan otot-otot mulut dan kemampuan motorik bayi.

Nutrisi yang terkandung dalam beras merah beraneka ragam dan sangat cocok sebagai MPASI. Satu gelas beras merah mengandung 218 kalori sedangkan beras putih memiliki 242 kalori. Beras merah memiliki 4,5 gram protein, sedangkan beras putih memiliki 4,4 gram protein. Beras merah memiliki 1,8 gram lemak, sedangkan beras putih hanya 0,4 gram. Selanjutnya, beras merah memiliki 3,5 gram serat dan 45,8 gram karbohidrat. Sedangkan beras putih hanya memiliki 0,6 gram serat dan 53,2 gram karbohidrat. Nilai gizi lain dalam beras merah antara lain zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, omega 3, omega 6, dan fosfor.

Oleh karenanya MPASI beras merah sangat disarankan untuk dikonsumsi. Kandungan beras merah yang kaya nutrisi mencegah alergi yang biasa terjadi pada bayi. Serat yang banyak terkandung dalam beras merah juga bisa membantu bayi terhindar dari sembelit.

Cara memasak MPASI beras merah

Untuk memberikan beras merah kepada bayi terdapat 2 cari. Pertama, beras merah bisa dihaluskan agar menjadi tepung terlebih dahulu. Dari tepung tersebut selanjutnya bisa diolah menjadi MPASI berupa bubur untuk bayi. Cara yang kedua adalah dengan memasak secara langsung seperti memasak bubur nasi putih pada umumnya.

Cara membuat bubur dengan beras merah yang sudah diubah menjadi tepung cenderung lebih mudah. Yaitu dengan mencampurkan tepung beras merah dengan air, aduk hingga rata. Memasaknya cukup dengan api kecil hingga matang. Untuk makanan pertama bayi, lebih baik tidak terlalu banyak untuk mencampurkan bahan-bahan lain. Bisa ditambahkan susu formula sebagai pengganti airnya

Cara yang kedua, beras merah bisa dijadikan bubur. Cuci beras merah hingga bersih, lalu rebus dengan perbandingan air 1:6. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan tekstur bubur beras merah yang empuk mengingat beras merah cenderung lebih padat daripada beras putih pada umumnya. Cobalah mengkombinasikan beras merah tersebut dengan susu formula atau ASI sampai menjadi bubur. Jika bayi anda sudah siap umur, bubur beras ini dapat dicampur dengan bahan-bahan lain seperti sayur, ikan, ataupun daging.

Pemberian MPASI dan ASI perlu di selang-seling sesuai perkembangan bayi. Semakin tinggi perkembangannya, ibu-ibu bisa membuat kreasi sendiri. Kreasi yang bervariasi tentu akan menambah gizi dan nutrisi si kecil.

Sayuran dan buah untuk ibu hamil

Sayuran dan buah untuk ibu hamil

Mencukupi kebutuhan nutrisi sangatlah penting bagi ibu hamil. Kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Namun ada beberapa jenis sayuran dan buah untuk ibu hamil yang direkomendasikan agar lebih sering dikonsumsi karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

Sayuran dan buah-buahan sangat beraneka ragam, dan mempunyai kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Hal ini bisa dijadikan sebagai dasar penyusunan menu untuk ibu hamil lebih sehat, bervariasi serta tidak bosan.

Selain kaya serat yang penting untuk saluran pencernaan, vitamin A, C, D, K, asam folat, kalsium, zat besi dan magnesium menegaskan pentingnya sayuran dan buah untuk ibu hamil.

Ada beberapa sayuran dan buah untuk ibu hamil yang wajib dikonsumsi, antara lain:

Sayuran dan buah untuk ibu hamil
berbagai sayuran dan buah untuk ibu hamil
  1. Brokoli

    Brokoli banyak mengandung vitamin A, C, K, B6 dan serat. Vitamin C dalam brokoli akan berperan sebagai antioksidan yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin A dan serat dapat menjaga kesehatan pencernaan, kulit, mata, dan tulang ibu hamil. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan memberi asupan mineral untuk tulang.Dengan kandungan nutrisi sebanyak itu, brokoli menjadi salah satu jenis sayuran dan buah untuk ibu hamil yang wajib dikonsumsi. Brokoli dapat diolah dengan cara ditumis atau direbus.

  2. Bayam

    Nutrisi yang terkandung dalam sayur bayam antara lain asam folat dan zat besi. Zat besi digunakan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin. Karena hal tersebut bayam bisa mencegah anemia pada ibu hamil.
    Kandungan lain dalam bayam adalah vitamin A, C, B1, B2, B3, fosfor, kalium dan magnesium, yang sangat baik untuk kesehatan ibu hamil. Mengingat banyaknya manfaat yang terkandung, maka sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk sering-sering mengkonsumsinya. Namun perlu berhati-hati bagi ibu hamil yang memiliki masalah asam urat, karena bayam tinggi kandungan purin yang memicu naiknya asam urat.

  3. Buncis

    Buncis mengandung asam folat yang bermanfaat untuk meningkatkan tumbuh kembang janin, agar lahir dengan sempurna tanpa adanya cacat. Buncis juga mengandung vitamin K, protein dan serat yang cukup tinggi yang baik untuk sistem pencernaan dan perkembangan janin.
    Vitamin A dan vitamin C juga terdapat pada buncis, yang berfungsi sebagai antioksidan dalam melindungi pembentukan DNA.

  4. Tomat

    Sayuran dan buah untuk ibu hamil selanjutnya adalah tomat. Buah tomat yang tergolong sebagai sayuran ini terkenal kaya akan vitamin C dan zat besi tinggi yang dapat membentuk plasenta dan mencegah kerusakan sel darah merah. Vitamin C juga berfungsi dalam penyerapan zat besi, yang bisa mencegah anemia bagi ibu hamil.
    Kandungan likopen, bioflafanoid serta garam dalam tomat, mampu meningkatkan tekanan darah dan membantu bagi penderita tekanan darah rendah. Dan yang utama manfaat bagi ibu hamil adalah kandungan likopen yang mampu membantu perkembangan sel janin, karena likopen berperan meningkatkan komunikasi antar sel.

  5. Kangkung

    Kangkung merupakan salah satu sayur yang kaya akan serat. Serat sangat bagus untuk pencernaan usus halus, mencegah sembelit, menjaga pencernaan lancar sehingga membuat perut merasa lega. Kangkung juga mengandung banyak asam folat. Asam folat merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan janin untuk membantu proses tumbuh kembannya saat ia berada di dalam kandungan.

  6. Wortel

    Warna oranye terang pada wortel menandakan mengandung banyak betakaroten yang baik untuk perkembangan sel dan saraf pada janin. Selain masyhur sebagai sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, wortel juga mengandung vitamin-vitamin lain seperti vitamin B, C, D dan E, serta mengandung kalsium dan kalium.
    Kombinasi berbagai macam vitamin tersebut membuat wortel mampu memenuhi kebutuhan ibu hamil dan janin. Mulai dari asupan untuk penglihatan yang sehat, penguatan tulang dan gigi, serta membantu ibu dalam memproduksi ASI.

  7. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, dan kacang kedelai baik dikonsumsi oleh ibu hamil terutama pada trimester pertama masa kehamilan. Kandungan asam folat dan asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 yang terkandung dalam kacang-kacangan, bagus dalam perkembangan otak dan saraf janin, hal ini akan meningkatkan kecerdasan janin.
    Kacang-kacangan juga terkandung protein nabati yang bisa dijadikan sumber energi bagi ibu hamil sehingga tidak cepat lelah.

  8. Pepaya

    Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam buah pepaya memiliki kemampuan luar biasa dalam sistem imun tubuh. Nutrisi tersebut berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga membuat ibu hamil tidak mudah terserang penyakit.
    Selain itu, nutrisi lain yang terkandung dalam buah pepaya adalah asam folat, serat dan protein yang membantu tumbuh kembang janin, memperlancar pencernaan, menjaga tekanan darah, dan mencegah dehidrasi. Konsumsi pepaya secara teratur selama hamil tentu saja akan memberikan dampak untuk kesehatan kehamilan.

  9. Pisang

    Pisang mempunyai berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil, meliputi karbohidrat, serat, air, protein, serta vitamin dan mineral, seperti vitamin B, vitamin C, kalium, magnesium, mangan, dan folat. Beberapa manfaat nutrisi-nutrisi antara lain mengatasi sembelit, meringankan gejala mual menangkal radikal bebas, serta menurunkan resiko bayi lahir cacat.
    Selain mudah didapat, kandungan nutrisi pada buah pisang menjadikan salah satu asupan yang baik dikonsumsi ibu hamil.

  10. Jeruk

    Jeruk merupakan salah satu buah yang mengandung banyak banyak vitamin C. buah jeruk dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah terlebih dahulu. Rasanya yang manis-asam banyak disukai ibu hamil karena menyegarkan.
    Selain menyegarkan manfaat lain dari buah jeruk bagi ibu hamil adalah mengatasi rasa mual yang dirasakan ketika pagi hari diawal masa kehamilan. Vitamin C juga dapat menaikkan sistem kekebalan tubuh, menjadikan ibu hamil tetap sehat beraktifitas.

  11. Mangga

    Berbagai jenis mangga dapat ditemui di Indonesia, karena buah ini memang disukai banyak orang. Selain rasanya yang manis, asam, namun tetap menyegarkan. Buah mangga bagi ibu hamil dapat dikonsumsi secara langsung, dengan mengupas kulitnya terlebih dahulu, ataupun disajikan sebagai jus. Vitamin yang terkandung dalam buah mangga antara lain vitamin A, C, dan B6 yang baik untuk tumbuh kembang janin, dan kesehatan ibu hamil.

Beragam makanan yang wajib dikonsumsi ibu hamil. Sayuran dan buah untuk ibu hamil sangatlah penting karena mengandung banyak nutrisi dan vitamin. Oleh karenanya dianjurkan dikonsumsi setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya. Ibu hamil dianjurkan memvariasi dan mengkombinasikan sayur dan buah agar mendapat manfaat yang maksimal.

Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Selain beras putih, beras merah merupakan varian makanan sumber karbohidrat kaya nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Banyak manfaat beras merah untuk ibu hamil, karena berbagai kandungan gizi didalamnya.

Meskipun sama-sama beras, beras merah memiliki genetik yang berbeda dengan beras putih. Dalam prosesnya, beras merah biasanya hanya ditumbuk untuk menghilangkan sekamnya, tanpa menggunakan mesin.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi hilangnya nutrisi yang ada pada beras merah.
Warna merah pada beras merah merupakan zat warna alami antosianin yang bersifat antioksidan, anti kanker, dan anti hipertensi. Selain keunggulan tersebut, beras merah mengandung banyak nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil.

Nutrisi, keunggulan dan manfaat beras merah untuk ibu hamil

Beras merah mengandung serat 14% lebih banyak daripada beras putih yang berguna dalam proses pencernaan. Selain itu dibanding beras putih, kandungan protein dalam beras merah 2-5% lebih tinggi. Nilai gizi lain dalam beras merah antara lain zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, omega 3, omega 6, dan fosfor yang penting untuk ibu dalam masa kehamilan. Lalu apa saja manfaat lain beras merah untuk ibu hamil, simak penjelasan berikut.

Sumber energi

Manfaat beras merah untuk ibu hamil yang pertama adalah sebagai sumber energi. Energi yang cukup pada ibu hamil akan memberikan efek tidak cepat lelah meskipun aktif beraktifitas.

Beras merah mengandung lebih banyak karbohidrat namun dengan nilai indeks glikemik yang lebih rendah dibanding beras putih. Ini dapat diartikan bahwa mengkonsumsi beras merah dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga memberikan energi yang cukup untuk ibu hamil.

Indeks glikemik (Ig) adalah kemampuan makanan untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Semakin rendah nilai indeks glikemik pada suatu makanan menandakan bahwa makanan tersebut lebih sehat dan aman, terutama pada penderita diabetes.

Menjaga kadar gula pada darah

Salah satu manfaat beras merah untuk ibu hamil adalah menjaga kadar gula darah. Menjaga kadar gula pada ibu hamil berkaitan dengan menjaga kesehatan janin dan ibu hamil itu sendiri.

Indeks glikemik pada beras merah lebih rendah dibanding beras putih, yaitu 55 berbanding dengan 86. Hal ini dikarenakan oleh kandungan serat yang lebih banyak terkandung dalan beras merah. Kadar gula yang terlalu tinggi pada ibu hamil akan menimbulkan masalah dalam kehamilan. Seperti, resiko lahir prematur, resiko robekan vagina lebih besar, infeksi selama kehamilan dan pasca kelahiran.

Kesehatan pencernaan

Manfaat beras merah untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah membantu sistem pencernaan. Dalam kondisi hamil, rahim pada ibu hamil akan membesar dan terjadi penekanan pada usus yang mengakibatkan sisa-sisa pencernaan di usus dan dapat menimbulkan susah BAB atau bahkan sembelit. Dengan mengkonsumsi makanan kaya serat seperti yang terdapat pada beras merah, ibu hamil akan terhindar dari masalah pencernaan.

Membantu pembentukansel darah merah

Zat besi yang terkandung dalam beras merah digunakan untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin.

Memperbanyak mengkonsumsi zat besi otomatis dapat membantu membentuk hemoglobin dan regenerasi sel pada ibu hamil dan janin.

Mengembangkan otak dan saraf janin

Terdapat banyak vitamin dan mineral yang terkandung dalam beras merah. Diantaranya mengandung vitamin B, magnesium dan fosfor. Nutrisi-nutrisi ini selain bagus untuk ibu hamil, juga berpengaruh pada perkembangan otak dan saraf janin. Pastikan untuk mencukupi semua nutrisi yang diperlukan agar ibu hamil dan janin tetap sehat.

Mengurangi kolesterol jahat

Dalam beras merah, terdapat kandungan bernama asam lemak-linolenat, asam lemak ini merupakan asam lemak tak jenuh yang sangat berguna dalam membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah terutama saat masa kehamilan. Kolesterol yang terkontrol tentu akan berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dan janin. Karena kolesterol yang terlalu tinggi dapat memicu penyakit lain seperti.

Antioksidan alami

Menjadi sumber antioksidan bagi tubuh merupakan salah satu manfaat beras merah untuk ibu hamil. Zat antosianin, zat besi, dan mangan yang terkandung dalam beras merah merupakan antioksidan alami yang berguna mencegah kerusakan sel-sel tubuh dari radikal bebas.

Kekebalan tubuh.

Antioksidan dalam beras merah juga dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh saat masa kehamilan. Tidak dapat dipungkiri ibu hamil akan lebih rentan terkena penyakit karena kondisi tubuhnya yang tidak stabil. Mengkonsumsi beras merah menjadikan metabolisme yang cukup dalam menjaga ketahanan tubuh dan janin ibu hamil. Nantinya setelah masa kelahiran, bayi akan jauh dari penyakit atau virus.

Mengkonsumsi berbagai makanan untuk mencukupi kebutuhan gizi pada masa kehamilan adalah hal penting yang harus dilakukan ibu hamil. Salah satu makanan yang mengandung banyak nilai gizi adalah beras merah. Manfaat beras merah untuk ibu hamil sangatlah beragam. Oleh karena itu disarankan bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi beras merah secara rutin. Selain baik untuk kesehatan ibu hamil, khasiat beras merah juga akan berdampak pada janin.

Ketahui Nutrisi Yang dibutuhkan Ibu Hamil

Ketahui Nutrisi Yang dibutuhkan Ibu Hamil

Asupan nutrisi merupakan hal penting bagi Ibu hamil. Selain penentu kesehatan ibu, tercukupinya nutrisi tentu akan berpengaruh pada perkembangan janin agar lahir dengan sehat. Kurangnya asupan nutrisi bisa berisiko pada ibu hamil dan janin. Jadi sangat penting untuk mengetahui nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil

Saat Anda hamil, Anda harus mulai memperhatikan sumber makanan yang Anda makan. Hal ini dikarenakan setiap makanan yang dikonsumsi ibu hamil akan diserap oleh janin sebagai nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Semakin baik makanan yang Anda konsumsi semakin baik juga nutrisi yang diserap oleh janin.

Apa sajakah nutrisi yang dibutuhkan Ibu Hamil

Apa sajakah nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil? Berikut kami tampilkan beberapa nutrisi yang harus di konsumsi ibu hamil agar selalu sehat dan janin berkembang sempurna.

Karbohidrat

nutrisi yanag dibutuhkan ibu hamil
karbohidrat merupakan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil sebagai sumber energi.

Karbohidrat dibutuhkan Ibu hamil untuk menyuplai seluruh energi tubuh. Karbohidrat akan dicerna dan diubah menjadi glukosa yang merupakan sumber energi. Energi yang cukup akan membantu metabolisme tubuh, sekaligus mencegah ibu hamil cepat kelelahan dalam beraktivitas. Pemilihan sumber karbohidrat untuk ibu hamil akan berpengaruh pada kandungan glukosa yang baik untuk proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil adalah karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh, agar gula darah tidak melonjak secara drastis. Misalnya nasi merah, roti gandum, dan kentang, daripada nasi putih, dan mie.

Protein

Protein dibutuhkan ibu hamil untuk memperbaiki jaringan sel dan otot yang mengalami kerusakan. Protein ikut andil dalam penyaluran darah dalam tubuh. Asupan protein yang tercukupi akan berpengaruh pada tumbuh kembang janin terutama perkembangan otak janin.

Protein yang dibutuhkan pada masa kehamilan sangat bervariasi tergantung pada usia, berat badan, usia kehamilan dan aktivitas fisik ibu hamil. Protein dapat diperoleh dari makanan yang bersumber dari hewan, seperti daging dan susu, unggas, dan makanan laut. Sumber protein juga dapat diperoleh pada kacang-kacangan dan polong-polongan

Zat besi

Zat besi digunakan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah yang nantinya berfungsi sebagai distributor oksigen ke organ-organ jaringan. Pada ibu hamil, kebutuhan hemoglobin akan meningkat drastis seiring meningkatnya volume darah dan perkembangan janin.

Kekurangan zat besi pada tubuh dapat mengakibatkan anemia atau kekurangan darah, yang berbahaya bagi ibu hamil. Anemia sangat berpengaruh pada fungsi kekebalan tubuh dan meningkatnya resiko infeksi, serta meningkatnya resiko pendarahan saat melahirkan.

Untuk mencegah anemia tersebut ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah dan kacang-kacangan

Serat dan Vitamin

Salah satu kandungan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil adalah serat dan vitamin. Serat membantu sistem pencernakan  dan mencegah sembelit pada masa kehamilan. Kandungan serat banyak terkandung pada sayur-sayuran. Sedangkan kebutuhan vitamin bisa terpenuhi dengan mengkonsumsi buah-buahan.

Vitamin yang diperlukan ibu hamil antara lain, Vitamin A untuk kesehatan kulit dan mata, yang terdapat pada wortel dan sayuran hijau. Vitamin C untuk kesehatan gigi tulang, dan membantu penyerapan zat besi. Selain buah-buahan yang kaya akan vitamin. Ibu hamil juga harus mencukupi sereal, biji-bijan, daging dan susu untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan B12 yang membantu pembentukan darah sel darah merah.

Kalsium

Kalsium dibutuhkan untuk membangun kesehatan tulang dan gigi janin. Kalsium juga membantu tubuh mengatur cairan, membantu kerja fungsi saraf dan kontraksi otot. Kalsium juga dibutuhkan untuk memproduksi ASI serta mencegah osteoporosis pada ibu. Susu adalah sumber kalsium yang baik untuk ibu hamil. Selain itu ikan teri juga bisa dikonsumsi oleh ibu hamil sebagai sumber kalsium.

Lemak

Lemak dibutuhkan ibu hamil sebagai nutrisi yang penting untuk mendukung tumbuh kembang janin terutama perkembangan otak dan matanya. Asupan lemak yang cukup juga berfungsi sebagai kebutuhan energi ibu dan janin saat persalinan normal.

Tidak ada batasan dalam mengkonsumsi jumlah lemak pada ibu hamil. Meski begitu. Tetap saja tidak disarankan untuk mengkonsumsi lemak secara berlebihan. Pilihlah sumber makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan salmon, buah alpukat, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Makanan sangat berpengaruh untuk ibu hamil dan perkembangan janin. Karena makanan adalah sumber nutrisi yang diperlukan selama proses kehamilan. Pastikan untuk mencukupi semua nutrisi yang dibutuhkan Ibu Hamil agar tubuh dan janin tetap sehat.

Wajib Tahu! Efek Samping Kurma Bagi Kesehatan

Wajib Tahu! Efek Samping Kurma Bagi Kesehatan

Ekafarm.com – Siapa yang tak tahu kurma? Camilan yang sangat populer selama bulan puasa ini menjadi teman setia sejak datang Maghrib hingga datang waktu imsak, waktu untuk berhenti makan minum di malam hari sekaligus menandai waktu memulai berpuasa.

Belum jelas benar berapa rata-rata konsumsi kurma oleh setiap keluarga di Indonesia. Namun umumnya, setiap keluarga menghabiskan 1 kilogram kurma selama bulan puasa dan Lebaran.

Di lihat dari volume impor kurma, konsumsi kurma di Indonesia meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir. Data BPS mencatat, nilai impor kurma pada Januari-Maret 2018 mencapai USD 33,3 juta, naik 92 persen dari USD 17,3 juta di periode yang sama 2017.

Volume impor kurma Indonesia pada Januari dan Februari 2018 sebesar 10,4 juta ton. Sedangkan pada Januari dan Februai tahun lalu, impor kurma hanya sekitar 5,2 juta ton dan 6,1 juta ton pada Januari dan Februari 2016.

Read More: Manfaat kurma bagi kesehatan

Adakah efek samping kurma bagi kesehatan?

Meskipun begitu, mengkonsumsi kurma tetap tidak boleh berlebihan. Terutama bagi Anda yang telah memiliki penyakit sebelumnya seperti penyakit gula. Sebab kurma memiliki kadar gula yang cukup tinggi.

Atau jika Anda sedang diet, mengkonsumsi kurma akan cepat menaikkan berat badan. Sebab kurma memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi.

Berikut efek samping kurma bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui:

– Kenaikan berat badan

Kurma dengan ukuran kecil setidaknya memiliki 111 kalori. Jika dikonsumsi secara berlebihan, akan terjadi penumpukan kalori yang pada akhirnya berujung pada kenaikan berat badan.

– Penyakit jantung dan diabetes

Kamu yang memiliki penyakit jantung dan diabetes sebaiknya tidak mengkonsumsi kurma secara berlebihan. Sebab tingginya kadar gula dalam kurma berpotensi menimbulkan diabetes tipe-2, penyakit jantung.

– Sulit mencerna gula jadi diare dan sakit perut

Beberapa orang yang kesulitan mencerna gula, mengkonsumsi kurma bisa memiliki efek samping yang buruk bagi kesehatan. Salah satunya, dia bisa diare dan sakit perut akibat tidak bisa mencerma gula yang cukup tinggi pada kurma.

Jadi, jangan lupa untuk mengkonsumsi kurma dalam porsi yang wajar agar Anda tetap sehat dan bugar.

Kami menyediakan berbagai merek kurma impor dengan brand ternama yang sudah menjadi favorit di Indonesia.
HARGA MURAH-BERKUALITAS

Silahkan hubungi pusatkurma.id

Harus Tahu! Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Harus Tahu! Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Ekafarm.com – Selama bulan puasa, kurma jadi camilan paling populer. Sejak berbuka hingga waktu imsak, kurma menjadi sajian di meja makan dan ruang keluarga. Adakah manfaat kurma bagi kesehatan?

Di Indonesia, kurma yang dikonsumsi masyarakat umumnya merupakan kurma impor. Dua negara asal kurma yang biasa dikonsumsi masyarakat muslim Indonesia ialah Tunisia dan Mesir.

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Banyak alasan mengapa kurma dianjurkan sebagai camilan pertama berbuka puasa. Tak heran, berdasarkan suatu riwayat, kurma adalah makanan favorit Nabi Muhammad saat berbuka puasa.

Bahkan saat berbuka puasa, dianjurkan berbuka dengan sepotong kurma sebelum mengkonsumsi makanan dan minuman lainnya. Tradisi ini terjadi di semua warga muslim di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Selain mengikuti tradisi Nabi Muhammad saat berbuka, kurma memiliki sejumlah keistimewaan dari buah lain dari sisi kesehatan. Mengutip situs dokter.id, setiap 100 gram kurma mengandung sekitar 280 kalori. Kurma mengandung karbohidrat, protein, dan serat. Selain itu, kurma mengandung berbagai vitamin dan mineral.

Read More: Kurma kering Vs Kurma segar

Berikut ini manfaat kurma bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1. Membantu kerja saluran pencernaan dan mencegah sembelit

2. Memberikan energi dalam waktu singkat

3. Mencegah kanker

4. Mengurangi radang

Manfaat sari kurma lainnya, kurma sangat bermanfaat bagi ibu menyusui karena kurma bisa mendorong peningkatan produksi air susu ibu (ASI). Maklum, kurma kaya akan zat besi dan kalsium sehingga membantu produksi ASI. Selain itu, kurma bisa membantu proses pemulihan pada rahim dan pemulihan tubuh ibu setelah melahirkan.

Yuk bikin persediaan kurma dirumah..

Kami menyediakan berbagai merek kurma impor dengan brand ternama yang sudah menjadi favorit di Indonesia.
HARGA MURAH-BERKUALITAS

Silahkan hubungi pusatkurma.id

Makanan do and don’t Ibu Hamil

Makanan do and don’t Ibu Hamil

Ekafarm.com – Katanya ketika hamil, wanita akan berbagi makanan dengan janinnya. Apakah betul? Saat hamil, banyak terjadi pertumbuhan dan perkembangan awal janin yang dapat menentukan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Hal ini membuat Anda harus memberikan perhatian ekstra pada kehamilan Anda. Dengan cara memakan makanan yang bernutrisi yang dibutuhkan oleh janin.

Orang sekitar kita pasti juga akan membantu menjaga pola makan kita dengan merekomendasikan dan melarang makanan apa saja yang harus diketahui oleh ibu hamil.

Yang boleh di makan saat hamil

Kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil meningkat baik energy, protein, lemak, vitamin dan mineral. Banyak sedikitnya energy yang dianjurkan selama hamil dipengaruhi oleh Indeks Massa Tubuh ibu sebelum hamil. Ibu yang memiliki IMT overweight atau obese, kebutuhan asupan energy tambahan tidak sebanyak ibu dengan IMT normal.

Protein

Kebutuhan asupan ibu hamil meningkat untuk pertumbuhan janin, jaringan tubuh ibu dan lasenta, peningkatan pembentukan volume darah, jaringan payudara dan perkembangan saluran kemih.

Zat gizi mikro

Semua zat gizi mikro meningkat kebutuhannya selama hamil kecuali vitamin D, E dan K. Untuk trisemester pertama, kebutuhan asam folat meningkat karena dibutuhkan untuk pembentukan DNA pada masa awal kehamilan.

Asam folate

Merupakan salah satu jenis vitamin B. Sehingga tidak bisa disimpan di dalam tubuh sehingga kebutuhannya harus dicukupi setiap harinya dengan asupan makanan yang cukup.

Bahan makanan yang kaya folate adalah sayuran dan buah, jika perlu, ibu juga dianjurkan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin untuk memastikan kecukupan asupan.

Zat besi

Zat besi erat kaitannya dengan anemia. Ada beberapa jenis anemia, tapi kasus yang paling banyak adalah anemia karena kekurangan zat besi. Ibu yang anemia berdampak pada simpanan cadangan zat besi dalam tubuh bayi. ASI mengandung sedikit zat besi namun tingkat penyerapannya sangat tinggi. Maka, kebutuhan zat besi bayi selama usia 0-6 bulan dipenuhi dari simpanan zat besi dalam tubuh bayi.

Read More: Anemia Ibu Hamil Konsumsi Beras Merah

Cadangan zat besi ini dipengaruhi oleh status anemia/zat besi ibu

Maka ibu hamil dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan zat besi hariannya baik dari asupan makanan maupun suplemen zat besi

Serat

Ibu hamil seringkali mengalami konstipasi atau sulit BAB. Maka asupan makanna yang banyak mengandung serat. Variasi bahan makanan yang mengandung serat diantaranya kacang-kacangan, sayuran, buah yang dikonsumsi dengan kulit (apel, jeruk,pear).

Makanan Yang dihindari selama hamil

  1. Teh karena bisa menghambat penyerapan zat besi
  2. Kopi, meningkatdan pengeluaran cairan tubuh, ibu jadi mudah bak dan memicu konstipasi
  3. Minuman manis dalam kemasan, karena kandungan gula yang tinggi bisa mempengauruhi kenaikan berat badan

Read More: 7 Makanan Wajib Ibu Hamil

Beras Hitam: Cara Penyajiannya

Beras Hitam: Cara Penyajiannya

Beras Hitam: Cara Penyajiannya – Semakin tingginya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatannya membuat kami mulai mencari alternatif sumber makanan terbaru yang mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi. Tentunya makanan yang bermanfaat bagi tubuh sehingga tubuh bisa bekerja dengan baik dan dengan semestinya.

Menurut sejarah, orang Cina kuno telah mengenal beras hitam sebagai beras terlarang, tak boleh sembarang orang dapat memakannya. Di Asia beras hitam digunakan untuk hiasan makanan, mie, sushi, dan puding.

Bagaimana di Indonesia?

Di Indonesia sendiri beras hitam sempat hampir punah dan sangat langka keberadaannya, karena tidak adanya upaya pelestarian dari petani. Namun sekarang beras hitam sudah banyak bisa di temukan di beberapa supermarket di Indonesia.

BERAS HITAM KAYA AKAN MANFAAT : BELI SEKARANG

Berikut 3 cara penyajian beras hitam:

  1. Beras Hitam Untuk orang sakit

    Penyajian untuk orang sakit tentunya berbeda dengan orang yang sehat, orang sakit belum tentu bisa konsumsi nasi. Untuk itu, diperlukan cara supaya dapat mengkonsumsi beras hitam.

  • Yang pertama adalah konsumsi AIR TAJIN atau air beras hitam, caranya: ambil 2-3 sendok makan beras hitam, lalu masukkan kedalam air mendidih +/- 3 gelas, tunggu sampai 10-15 menit, pisahkan air beras hitam dengan cara disaring, selanjutnya bisa dikonsumsi 3 x sehari, bila perlu disimpan dalam kulkas. Menurut kesehatan, air lebih cepat terserap oleh tubuh daripada makanan. Sedangkan sisa beras hitam yang sudah dimasak bisa dicampurkan dengan beras putih daripada mubadzir.
  • Yang kedua adalah dengan membuat bubur beras hitam, sehingga dapat dikonsumsi oleh orang sakit, karena teksturnya lebih lembut. Caranya, ambil 1 cangkir beras hitam, masak dengan air kurang lebih 2-3 gelas, dimasak seperti memasak beras biasa atau memasak bubur.
  • Yang ketiga adalah dengan mencampur beras hitam dengan beras putih, perbandingannya 1 ( beras hitam) : 3 (beras putih).

 

  1. Beras Hitam Untuk Diet

Semua orang mendambakan tubuh yang ideal, tubuh yang gemuk atau obesitas sangat mengganggu aktivitas, sarang berbagai penyakit, juga mengurangi penampilan. Biasanya untuk Diet, orang mengkonsumis BERAS MERAH, namun sekarang banyak yang berpindah ke BERAS HITAM, karena disamping lebih enak ( beras merah rasanya hambar ), beras hitam berkhasiat membasmi penyakit yang ditimbulkan oleh obesitas, seperti jantung, ginjal, stroke, diabetes, dan lain-lain.

Penyajian beras hitam untuk DIET lebih fleksibel dari pada penyajian untuk orang sakit, bisa dimasak seperti beras biasa, atau dicampur dengan beras putih dengan perbandingan 1 : 3 seperti cara penyajian no. 1.

 

  1. Beras Hitam Untuk Bayi

Beras hitam juga baik dikonsumsi oleh bayi, hal ini dimungkinkan untuk menjaga ketahanan tubuh balita, sehingga pertumbuhan bayi tidak terganggu.

Cara penyajiannya bisa dibuat bubur atau dicampur dengan makanan kesukaan bayi.

Beras Hitam juga tersaji dalam kemasan BUBUK, tinggal disedu dengan air panas, seperti membuat kopi atau susu, murni tanpa campuran. Bubuk beras hitam ini namanya BLACKFIT.

 

Info dan pemesanan Beras Hitam:

Cek di Toko Eka Farm

atau bisa langsung chat whatsapp DISINI

Baca juga:

Manfaat Beras Hitam untuk Wajah

Baru Tahu! Ternyata Beras Hitam Bisa untuk Merawat Kecantikan Kulit Loh

 

VCO untuk kehamilan

VCO untuk kehamilan

VCO untuk kehamilan- Mengonsumsi minyak kelapa, memiliki kandungan yang luar biasa. Selain mematikan berbagai mikroorganisme berbahaya kandungan MCFA ((asam laurat, asam kaprilat,asam kaprat,asam oleat, asam miristat,asam palmitat)  dalam minyak VCO juga memberikan energi yang dibutuhkan saat bayi mau lahir.

Agar pertumbuhan janin berjalan dengan baik, dan ibu hamil bisa menjalani masa-masa kehamilannya dengan sehat, maka makanan ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gizi sebagai berikut:

VCO untuk kehamilan- Kalori

Selama masa kehamilan konsumsi kebutuhan kalori mestilah bertambah pada kisaran 300-400 kkal perharinya. Kalori yang diperoleh haruslah berasal dari sumber makanan yang beragam, dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus menjadi standarnya. Sebaiknya, jumlah 55% kalori didapatkan dari jenis umbi-umbian serta nasi sebagi sumber karbohidrat utama, lemak baik lemak nabati ataupun lemak hewani sebanyak 35%, dan 10% dari protein dan sayuran serta buah-buahan dapat melengkapinya.

VCO untuk kehamilan- Asam Folat

Janin sangat membutuhkan asam folat dalam jumlah yang banyak untuk pembentukan sel dan sistem syaraf. Pada trimester pertama janin akan membutuhkan asam folat sebanyak 400 mikrogram/harinya. Bila janin mengalami kekurangan asam folat, maka hal ini akan membuat perkembangan janin menjadi tidak sempurna dan bisa membuat janin terlahir dengan kelainan seperti mengalami anenchephaly (tanpa batok kepala), mengalami bibir sumbing dan menderita spina bifda (kondisi dimana tulang belakang tidak tersambung). Asam folat bisa diperoleh dari buah-buahan, beras merah dan sayuran hijau.

VCO untuk kehamilan- Protein

Protein selain menjadi sumber bagi kalori dan zat pembangun, pembentukan darah dan sel adalah salah satu fungsi dari protein. Protein sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, jumlahnya sekitar 60 gram per harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein dapat diperoleh dari kacang-kacangan, tahu, tempe, putih telur dan daging.

Kalsium

Kalsium berfungsi dalam pertumbuhan serta perkembangan gigi dan tulang janin. Dengan adanya kalsium yang cukup selama masa kehamilan, maka ibu hamil bisa terhindar dari penyakit osteoporosis. Mengapa hal ini bisa terjadi, karena jika ibu hamil tidak memiliki jumlah kalsium yang cukup, maka kebutuhan janin akan kalsium akan diambil dari tulang ibunya. Susu dan produk olahan lainnya adalah sumber kalsium yang baik, selain sumber kalsium, susu mempunyai kandungan vitamin lainnya yang dibutuhkan oleh ibu hamil seperti vitamin A, Vitamin D, Vitamin B2 vitamin B3 dan vitamin C. Selain dari susu, kacang-kacangan dan sayuran hijau adalah sumber kalsium yang sangat baik.

Vitamin A

Vitamin A sangat bermanfaat untuk pemeliharaan fungsi mata serta untuk pertumbuhan tulang dan kulit. Selain itu vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin. Tetapi walaupun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, namun jangan sampai mengkonsumsinya secara berlebihan, karena bila ibu hamil mengalami kelebihan vitamin A, hal ini bisa membuat janin terganggu pertumbuhannya.

Zat Besi

Zat besi berfungsi didalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia atau kurang darah. Zat besi akan diperlukan pada saat kehamilan memasuki umur 20 minggu. Kebutuhan akan zat besi sebanyak 30 mg / harinya. Zat besi bisa diperoleh pada hati, daging atau ikan.

Vitamin C

Tubuh ibu hamil memerlukan asupan vitamin C untuk menyerap zat besi. Selain itu vitamin C juga sangat baik untuk kesehatan gusi dan gigi. Fungsi lain dari vitamin C yaitu untuk melindungi jaringan organ tubuh dari bermacam kerusakan serta memberikan otak berupa sinyal kimia, hal itu terjadi karena vitamin C banyak mengandung antioksidan.

Vitamin D

Vitamin D bisa meneyerap kalsium sehingga sangat bermanfaat untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi. Vitamin D dapat di dapat dari sumber makanan, susu, kuning telur atau hati ikan.