Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 dan Cara Mencegahnya

Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 dan Cara Mencegahnya

Diabetes melitus tipe 2 adalah kondisi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif untuk mengatur kadar gula darah. Diabetes melitus tipe 2 dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Artikel ini akan membahas beberapa komplikasi diabetes melitus tipe 2, penyebabnya, gejalanya, dan cara mencegahnya.

Komplikasi Diabetes Melitus Makrovaskuler dan Mikrovaskuler

Jenis komplikasi diabetes melitus tipe 2 dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu makrovaskuler dan mikrovaskuler. Komplikasi makrovaskuler adalah kerusakan pada pembuluh darah besar yang menyebabkan gangguan aliran darah ke organ vital, seperti jantung, otak, dan kaki. Berikut contoh komplikasi makrovaskuler antara lain:

  • Penyakit jantung koroner, yaitu penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang membawa oksigen ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan nyeri dada, sesak napas, aritmia, atau serangan jantung.
  • Stroke, yaitu gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan bicara, gangguan penglihatan, atau kematian.
    Penyakit arteri perifer, yaitu penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang membawa darah ke kaki. Hal ini dapat menyebabkan nyeri, kram, lemah, atau luka yang sulit sembuh pada kaki.

Komplikasi mikrovaskuler adalah kerusakan pada pembuluh darah kecil yang menyebabkan gangguan fungsi organ, seperti mata, ginjal, dan saraf. Komplikasi mikrovaskuler antara lain:

  1. Retinopati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah retina yang dapat menyebabkan penglihatan kabur, bintik-bintik hitam, atau kebutaan.
  2. Nefropati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah ginjal yang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal, proteinuria, atau gagal ginjal.
  3. Neuropati diabetik, yaitu kerusakan pada saraf yang dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, nyeri, atau luka pada tangan, kaki, atau organ lainnya.
  4. Penyebab utama dari komplikasi diabetes melitus tipe 2 adalah kadar gula darah yang tidak terkontrol. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah dan menyebabkan peradangan, pengerasan, atau penyumbatan. Hal ini dapat mengganggu aliran darah dan oksigen ke organ-organ tubuh.

Baca Juga : Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia Meningkat Pesat

Kenali Gejala dari Komplikasi Diabetes

Gejala dari komplikasi diabetes melitus tipe 2 dapat bervariasi tergantung pada organ yang terkena. Gejala dapat muncul secara bertahap atau mendadak. Beberapa gejala umum yang dapat menandakan adanya komplikasi adalah:

  1. Haus berlebihan, sering buang air kecil, atau berat badan turun tanpa sebab
  2. Luka yang sulit sembuh, terutama pada kaki
  3. Infeksi yang sering terjadi, seperti pada kulit, gusi, atau saluran kemih
    yang kabur atau berkurang
  4. Nyeri, kesemutan, atau mati rasa pada tangan atau kaki
  5. Nyeri dada, sesak napas, atau denyut jantung tidak teratur
  6. Sakit kepala, pusing, atau kebingungan

Cara mencegah komplikasi diabetes melitus tipe 2 adalah dengan mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:

  • Mengonsumsi makanan sehat yang rendah gula, lemak, dan garam
  • Berolahraga secara teratur, minimal 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu
  • Menghindari merokok dan minum alkohol
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengikuti resep dan anjuran dokter mengenai obat-obatan diabetes
  • Melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi kesehatan

Baca Juga : Penyebab dan Faktor Risiko Diabetes Gestasional

Pentingnya Peran Gizi dalam Mencegah Komplikasi

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan. Komplikasi diabetes melitus tipe 2 dapat dibagi menjadi makrovaskuler dan mikrovaskuler, yang menyerang pembuluh darah besar dan kecil. Jenis komplikasi ini dapat mengganggu fungsi organ vital, seperti jantung, otak, mata, ginjal, dan saraf. Komplikasi ini dapat dicegah dengan mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Hal ini dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan mengikuti pengobatan yang diberikan oleh dokter.

Dalam menghadapi risiko komplikasi diabetes, peran gizi menjadi sangat penting. Konsistensi dalam menerapkan pola makan seimbang dan mengontrol asupan gula adalah langkah awal yang krusial. Nutrisi yang tepat dapat memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan pembuluh darah, mengelola berat badan, dan meredakan gejala neuropati diabetik. Konsultasi dengan ahli gizi dapat membantu merancang rencana makan yang sesuai dengan kebutuhan individu dan mengurangi risiko komplikasi.

Apakah Anda sedang mencari beras yang sehat, lezat, dan aman untuk penderita diabetes? Jika ya, kami punya rekomendasi yang tepat untuk Anda, yaitu beras Amandia dari Eka Farm. Beras Amandia adalah beras putih dengan indeks glikemik yang sangat rendah, yaitu 42.3. Ini artinya, beras Amandia tidak akan membuat gula darah Anda melonjak setelah makan. Selain itu, beras Amandia juga tetap pulen dan mengenyangkan, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan lapar lagi dalam waktu dekat. Beras Amandia juga bebas dari residu pestisida dan bahan kimia berbahaya, karena dibudidayakan secara organik. Dengan mengonsumsi beras Amandia, Anda tidak hanya dapat menikmati nasi yang enak, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh Anda.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera pesan beras Amandia dari Eka Farm sekarang juga dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan Anda. Kami siap melayani Anda dengan ramah dan profesional. Hubungi kami melalui nomor +628112650296 untuk informasi lebih lanjut.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Jalani Hidup Sehat: 3 J untuk Penderita Diabetes

Mengungkap Rahasia Cara Menghitung Kalori pada Nasi Putih

Mengungkap Rahasia Cara Menghitung Kalori pada Nasi Putih

Nasi putih merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Nasi putih memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, sehingga dapat menjadi sumber energi yang baik. Namun, nasi putih juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghitung kalori pada nasi putih agar dapat mengontrol asupan kalori harian.

Langkah pertama dalam menghitung kalori pada nasi putih adalah mengetahui berapa banyak yang Anda konsumsi. Ukuran porsi dapat bervariasi, tetapi perhitungan umumnya didasarkan pada berat dalam gram. Misalnya, satu porsi nasi putih umumnya setara dengan sekitar 150 gram. Dengan mengetahui berat porsi, Anda dapat menggunakan informasi nutrisi pada label kemasan atau sumber lainnya untuk menghitung jumlah kalori yang Anda konsumsi.

Saat menghitung kalori, kandungan nutrisi nasi putih sangat penting. Mayoritas kalori pada nasi putih berasal dari karbohidrat, khususnya amilosa dan amilopektin. Selain itu, nasi putih memiliki sedikit protein dan lemak. Karbohidrat dan protein menghasilkan sekitar 4 kalori per gram, sedangkan lemak menyumbang sekitar 9 kalori per gram. Anda bisa mengetahui dengan tepat berapa banyak kalori yang terkandung dalam sepotong nasi putih jika Anda mengetahui proporsi kandungan nutrisinya.

Baca Juga : Menakar Karbohidrat Sehat: Memahami Indeks Glikemik Nasi Putih

Menghitung Kalori Nasi Putih

Cara menghitung kalori pada nasi putih dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Menggunakan tabel kalori
    Tabel kalori merupakan daftar yang berisi informasi kandungan kalori dari berbagai jenis makanan. Untuk menghitung kalori nasi putih, Anda dapat mencari informasi kandungan kalori nasi putih dalam tabel kalori. Berdasarkan tabel kalori, kandungan kalori nasi putih per 100 gram adalah 129 kalori. Dengan demikian, jika Anda mengonsumsi nasi putih sebanyak 1 centong (sekitar 100 gram), maka Anda akan mengonsumsi 129 kalori.
  2. Menggunakan timbangan
    Cara menghitung kalori nasi putih dengan menggunakan timbangan adalah dengan mengukur berat nasi putih yang dikonsumsi. Untuk mengetahui kandungan kalori nasi putih per gram, Anda dapat menggunakan tabel kalori atau mencari informasinya di internet. Misalnya, jika Anda mengonsumsi nasi putih sebanyak 50 gram, maka kandungan kalorinya adalah 64,5 kalori. Hal ini karena 50 gram nasi putih setara dengan 50/100 x 129 = 64,5 kalori.

Tips Menghitung Kalori Nasi Putih

Berikut ini adalah beberapa tips menghitung kalori nasi putih:

  • Gunakan alat ukur yang tepat. Alat ukur yang tepat dapat membantu Anda untuk mengukur berat nasi putih dengan akurat.
  • Bersihkan alat ukur sebelum digunakan. Hal ini untuk menghindari kontaminasi dari makanan lain.
  • Catatlah asupan kalori Anda setiap hari. Hal ini dapat membantu Anda untuk memantau asupan kalori harian Anda.

Penghitungan kalori pada nasi putih sangat penting untuk mengontrol kalori secara teratur. Kalori nasi putih dapat dihitung dengan dua cara: menggunakan tabel kalori atau menggunakan timbangan. Anda dapat memilih pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain menghitung kalori, Anda juga perlu memperhatikan jenis nasi putih yang dikonsumsi. Nasi putih yang diolah dengan cara yang tidak sehat, seperti digoreng atau dicampur dengan santan, dapat meningkatkan kandungan kalorinya. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsilah nasi putih dengan cara yang sehat, seperti direbus atau dikukus.

Baca Juga : Kalori Nasi Merah vs Nasi Putih dan Manakah yang Lebih Baik Untuk Diet?

Kesimpulan

Selain faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, ada beberapa faktor lain yang perlu diperhatikan dalam menghitung kalori pada nasi putih. Pengolahan nasi, misalnya, dapat memengaruhi indeks glikemiknya, yang berkaitan dengan seberapa cepat nasi tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah. Nasi putih yang dikukus memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih yang dimasak dengan cara lain. Oleh karena itu, memperhitungkan faktor-faktor seperti ini dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang dampak nasi putih terhadap pola makan dan kesehatan Anda.

Dalam menjaga kesehatan dan mengontrol berat badan, mengetahui berapa kalori yang Anda konsumsi setiap hari merupakan langkah awal yang penting. Dengan memahami cara menghitung kalori pada nasi putih, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam merencanakan makanan sehari-hari Anda. Menggunakan informasi tentang berat porsi, komposisi nutrisi, dan faktor-faktor pengaruh lainnya dapat membantu Anda mengelola asupan kalori dengan lebih efektif. Ingatlah bahwa kesadaran akan kandungan kalori tidak hanya membantu dalam mencapai tujuan penurunan berat badan, tetapi juga dalam mempertahankan pola makan yang seimbang dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Beras Organik Diabetes, Beras Putih Anti Diabetes

Menu Diet DEBM Yang Wajib Kamu Coba !!!

Menu Diet DEBM Yang Wajib Kamu Coba !!!

Menu Diet DEBM – Diet enak bahagia dan menyenangkan atau bisa disingkat sebagai DEBM. Sesuai namanya diet DEBM ini terdengar sangat menyenangkan sehingga banyak pemula yang baru memulai untuk menurunkan berat badan mencobanya. Tapi kamu tahu nggak apa sih diet DEBM? 

Apa itu diet DEBM ?

Pada prinsipnya diet DEBM ini sangat simpel banget yaitu kamu harus banyak makan lemak dan protein tapi dengan syarat kamu harus menghindari karbohidrat lalu kamu akan lebih kurus. Prinsip yang hampir sama dengan diet keto yang pernah MinKa bahas di tulisan yang lalu. Tapi yang menjadi pembedanya yaitu kalau diet keto menggunakan perhitungan macro nutri yang menjadi karbohidratnya harus dibawah 5% atau di bawah 50 gram setiap harinya, Sedangkan DEBM ada sistem pantang atau larangan makanan apa saja yang tidak boleh dimakan dan makanan apa saja yang boleh dimakan. 

Meskipun begitu kamu tetap bisa makan enak kok. kan, judulnya diet enak bahagia dan menyenangkan. Buat kamu yang bingung untuk cari menu Menu Diet DEBM berikut menu diet DEBM yang wajib kamu coba : 

Baca Juga : DIET DEBM Untuk Pemula (Diet Enak Bahagia Menyenangkan)

Nasi dari beras DIET ORGANIK kari ayam 

Menu Diet DEBM yang pertama adalah nasi dari beras ORGANIK kari ayam. Beras diet organik eka farm adalah perpaduan beras merah dan beras putih varietas khusus yang memiliki indeks glikemik rendah, kaya akan vitamin B dan tinggi serat sehingga dapat membantu kamu dalam menurunkan berat badan. Berikut Menu Diet DEBM :

Bahan :

  • 1 cup Beras DIET ORGANIK
  • ¼ gram ayam
  • 5 cabe rawit atau sesuai selera jika ingin pedas
  • Bawang bombay secukupnya
  • Bumbu kari
  • garam
  • kaldu bubuk

Cara membuatnya :

  1. Siapkan bahan, potong ayam kecil kecil membentuk dadu, potong bawang bombay memanjang
  2. Tumis bawang bombay sampai harum, masukan ayam tumis sebentar, tambah bumbu kari, air secukupnya, garam dan kaldu bubuk secukupnya juga cabe rawit
  3. Cek terlebih dahulu rasanya jika ada yang kurang dapat kamu tambahkan
  4. Jika rasa sudah enak, lalu masukan dalam rice cooker bersamaan dengan masuknya DIET ORGANIK yang sudah dicuci bersih dan setelah semua sudah siap jangan lupa tekan tombol untuk memasak
  5. tunggu hingga nasi dan ayam kari matang dan sajikan

Baca Juga : Beras Amandia Yang Rendah Indeks Glikemik

Nasi Goreng LOW CARBO

Menu Diet DEBM yang kedua adalah nasi goreng low carbohydrate. Dilasir dari wikipedia nasi goreng adalah sebuah makanan berupa nasi yang digoreng dan diaduk dalam minyak goreng, margarin atau mentega. Biasanya ditambah kecap manis, bawang merah, bawang putih dan lain sebagainya. Namun Nasi goreng kali ini berbeda karena menggunakan beras organik . Berikut Menu Diet DEBM :

Bahan : 

  • 1 cup beras organik EKA FARM
  • 3 butir telur
  • Garam dan kaldu jamur secukupnya 
  • 2 sendok makan kecap diet 
  • 5 Sendok makan minyak goreng

Bumbu halus

  • 5 buah cabe keriting
  • 1 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah 
  • 1 ujung sendok teh terasi

Cara membuatnya:

  1. masak beras organik hingga matang, lalu diangkat dan didinginkan agar tidak lengket ketika dimasak
  2. panaskan minyak goreng lalu tumis bumbu halus sampai matang lalu masukan telur buat orak arik
  3. setelah bumbu sudah dan telur sudah tercampur rata masukan nasi organik 1 centong atau 100 gram yang sudah dingin, lalu aduk sampai merata 
  4. tambahkan garam, kaldu jamur dan kecap secukupnya dan aduk hingga merata
  5. Jika sudah tercampur rata angkat lalu sajikan. Saran saya kamu dapat menambahkan protein seperti ayam atau daging sapi untuk pelengkap nasi goreng low carbo 

 

Nah, itu dia Menu Diet DEBM Yang Wajib Kamu Coba !!!. Jika anda sedang mencari BERAS ORGANIK gunakanlah BERAS ORGANIK dari EKA FARM karena beras organik eka farm dapat membantu kamu dalam menurunkan berat badan. kamu dapat membelinya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN KACANG MERAH ORGANIK YOGYAKARTA

Ciri-ciri Beras Organik Yang Perlu Kamu Tahu !!!

Ciri-ciri Beras Organik Yang Perlu Kamu Tahu !!!

Ciri-ciri Beras Organik – Menjadi salah satu bahan pokok yang hampir separuh penduduk dunia terutama di asia dan beras juga menjadi sumber utama karbohidrat yang dibutuhkan tubuh. Pertanian organik merupakan salah satu pendekatan pertanian berkelanjutan karena bersifat komersial dan sebagai pemecah masalah pertanian konvensional. 

Pertanian organik merupakan jalan keluar bagi petani yang memiliki lahan sempit dan skala usaha kecil terutama di negara berkembang seperti indonesia. Beras organik merupakan beras yang diperoleh dari padi organik yang dibudidayakan tanpa menggunakan pestisida atau bahan kimia. Tujuan untuk mendapatkan karakteristik mutu beras organik.

 

Perbedaan beras organik dan non organik 

Organik merupakan istilah pelabelan yang menyatakan bahwa suatu produk telah di produksi sesuai dengan standar produksi organik disertifikasi oleh otoritas atau lembaga sertifikasi resmi. Penggunaan sarana produksi yang berasal dari produk non-organik diminimalkan. Sementara itu, penggunaan pupuk pestisida sintetis tidak diperbolehkan sama sekali. 

Beras organik merupakan salah satu produk organik yang informasinya mudah didapatkan oleh masyarakat, sehingga mereka mengetahui manfaat dari mengkonsumsi beras organik. Namun, tidak banyak informasi mengenai Ciri-ciri Beras Organik itu sendiri. Berikut Ciri-ciri Beras Organik yang perlu kamu tahu :

 

Dibudidayakan Menggunakan Pupuk Organik dan Tanpa Pestisida

Ciri-ciri Beras Organik yang pertama adalah dibudidayakan menggunakan pupuk organik dan tanpa pestisida. Yang menjadi perbedaan yang paling ketara adalah dalam pemberantasan hamanya. Pada pertanian organik pupuk dan pestisida yang digunakan bersumber dari bahan organik dan pupuk kandang yang berasal dari limbah tumbuhan atau hewan atau produk sampingan seperti kompos jerami padi atau sisa – sisa tanaman lainya. Sedangkan untuk pencegahannya dan pemberantasan hama dan penyakit, digunakan biopestisida yang berasal dari ekstrak bahan – bahan aktif tumbuhan. 

 

Air yang digunakan

Ciri-ciri Beras Organik yang kedua adalah air yang digunakan. Selain membudidayakan menggunakan pupuk organik dan tanpa pestisida. Penggunaan air juga perlu diperhatikan karena ini dapat berpengaruh pada kualitas beras organik nantinya. Air juga perlu dilakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan air yang digunakan untuk pengairan  jernih dan tidak tercemar dengan bahan kimia sintetis.

 

Mengandung Lebih Banyak Nutrisi 

Ciri-ciri Beras Organik yang ketiga adalah mengandung lebih banyak nutrisi. Seperti yang kita tahu cara membudidayakan beras organik dengan cara alami sehingga  kandungan dalam beras organik memiliki nutrisi dan mineral tinggi serta kandungan glukosa, karbohidrat dan protein yang mudah terurai , sehingga aman dan sangat baik dikonsumsi penderita diabetes. Beras organik juga baik untuk program diet, mencegah kanker, serangan jantung, asam urat, darah tinggi dan diabetes.

 

Pastikan tempat membeli beras tersebut

Ciri-ciri Beras Organik yang terakhir adalah pastikan tempat membeli beras tersebut. Hal yang paling mudah untuk mengetahui beras tersebut organik atau non organik dapat dilihat dari tempat kamu membeli beras tersebut. Salah satu produsen beras organik yang terpercaya adalah eka farm. Yang sudah berdiri sejak 2014 hingga sekarang. Selain itu EKA FARM juga menjual beras merah organik, beras diabetes, beras diet, beras hitam organik, beras coklat organik, pandan wangi organik, mentik susu organik, pati garut, keju mozarella, VCO dan berbagai kebutuhan kamu untuk sehat dan bahagia. Anda dapatnya melalui Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi web kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK JOGJA 

Tips Menyimpan Beras Organik Agar tahan lama

Tips Menyimpan Beras Organik Agar tahan lama

Tips Menyimpan Beras Organik – Gaya Hidup sehat atau kembali ke alam menjadi salah satu tren atau  yang baru di masyarakat indonesia. Ini dikarenakan masyarakat semakin menyadari bahwa penggunaan bahan – bahan kimia tidak alami seperti pestisida sintetis dan hormon pertumbuhan produksi pertanian ternyata dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Maka dari itu membuat masyarakat kita beralih menggunakan beras organik. Namun, apakah anda tahu salah satu yang dapat menentukan kualitas beras organik bagus atau tidak dapat dilihat dari cara penyimpanannya. 

Kualitas gabah atau beras organik tidak hanya ditentukan oleh kualitas padi yang ditanam. Namun, juga cara penyimpanan juga menjadi salah satu bagian integral dari proses penanganan pascapanen padi. Yang merupakan tahapan penting dalam proses produksi padi untuk konsumsi dan dalam sistem produksi benih. Penyimpanan beras organik dengan cara yang tepat akan dapat meminimalisir terjadinya susut selama penyimpanan dan menjaga kualitas beras organik agar tetap dapat menghasilkan mutu dan cita rasa tinggi dan memiliki umur simpan yang lama.

Baca Juga : Resep MPASI untuk Buah Hati

Penyimpanan Beras Organik Yang Baik

Salah satu Tips Menyimpan Beras Organik yang baik. Kerusakan bahan pangan seringkali terjadi pada proses penyimpanan yang kurang memenuhi standar. Penyimpanan beras harus dilakukan dengan baik untuk melindungi beras dari pengaruh cuaca, mencegah hama dan menghambat perubahan mutu serta nilai gizi beras organik. Penyimpanan beras dalam waktu yang lama dengan kondisi yang kurang baik akan menyebabkan perubahan pada bau dan rasa beras organik.

Kerusakan ini terutama disebabkan ketengikan yang terjadi pada kandungan lemak beras organik sehingga menimbulkan bau apek. Bau apek dari beras giling yang telah lama disimpan disebabkan oleh senyawa – senyawa karbonil yang bersifat tengik, yaitu senyawa hasil oksidasi lemak dengan oksigen dari udara. Oleh karena itu penyimpanan beras organik haruslah mengikuti praktek yang baik. Berikut Tips Menyimpan Beras Organik :

Baca Juga : Resep Makanan dari beras Coklat Organik

Gunakan tempat penyimpanan yang kedap udara

Tips Menyimpan Beras Organik yang pertama adalah gunakan penyimpanan yang kedap udara. Anda dapat menggunakan penyimpanan beras organik yang berkualitas tinggi, bisa juga menggunakan tempat khusus untuk menyimpan beras atau gunakan tempat yang kedap udara sehingga akan menjaga beras organik dari lembab yang memicu jamur dan kutu.

Baca Juga : Resep Makanan Dari Beras Hitam Organik

Pastikan tempat penyimpanan kering

Tips Menyimpan Beras Organik yang kedua adalah pastikan tempat penyimpanan kering. Setelah anda menemukan tempat penyimpanan beras organik yang kedap udara dan cocok dengan anda. Perlu dilakukan pencucian dengan bersih, lalu keringkan terlebih dulu wadah yang akan dipakai menyimpan beras. Jika tidak kering maka akan menyebabkan suhu pada tempat penyimpanan menjadi lembab. Ini dapat memicunya jamur dan kutu pada beras. Kamu juga harus menyimpan wadah berisi beras di tempat yang kering dan bersih agar beras tetap higienis dan tahan lama. 

Baca Juga : 5 Manfaat Beras Hitam Organik

Rutin Membersihkan Wadah Penyimpanan Beras

Tips Menyimpan Beras Organik yang keempat adalah rutin membersihkan wadah penyimpanan. Ini dapat kamu lakukan ketika pada saat ingin menuang beras baru ke tempat penyimpanan beras. Yang perlu diperhatikan adalah jangan masukan beras organik yang baru dengan yang lama . Karena ini dapat menyebabkan munculnya jamur dan kutu pada beras. 

Baca Juga : 5 Manfaat Beras Coklat Organik

Gunakan Bahan Alami untuk membantu pengawetan.

Tips Menyimpan Beras Organik yang terakhir adalah gunakan bahan alami untuk membantu pengawetan pada beras organik.  Anda dapat menggunakan bahan alami seperti daun jeruk, daun salam, cabe dan bawang. Selain dapat membantu mempertahankan kondisi beras organik, bahan alami juga dapat mencegah terjadinya jamur dan kutu.

 

Nah, itu dia Tips Menyimpan Beras Organik Agar tahan lama. Jika anda sedang mencari beras organik dengan kualitas terbaik dan 100% organik. Anda dapat menghubungi Whatsapp 0811-2650-296 atau kunjungi website kami di PRODUSEN BERAS ORGANIK YOGYAKARTA.

CARA MEMASAK BERAS DIABETES

CARA MEMASAK BERAS DIABETES

Siapa bilang penderita diabetes tidak bisa makan nasi? Meskipun Anda penderita diabetes, kebutuhan akan makronutrien berupa karbohidrat tetap harus tercukupi. Sumber karbohidrat bisa berasal dari berbagai jenis tumbuhan mulai dari biji- bijian seperti beras, quinoa, sorghum, jelai, oat, sayur- sayuran hijau, buah- buahan, umbi- umbian, sagu, jagung, dan lain sebagainya. Umumnya, penderita diabetes yang beranggapan nasi adalah musuh gula darah memiliki asumsi bahwa semua jenis nasi memiliki karakteristik yang sama.

Beras Diabetes Eka Farm persembahan untuk para penderita diabetes

Beras masih menjadi makanan pokok beberapa negara di benua Asia, termasuk Indonesia. Ketergantungan Indonesia terhadap logistik beras, khususnya beras biasa atau beras putih bukan lagi hal baru. Reputasi beras putih yang cenderung dihindari oleh para penderita diabetes disebabkan oleh karakteristiknya yang menyebabkan fluktuasi gula darah. Mengapa demikian? Beras putih atau beras yang umumnya dikonsumsi oleh rakyat Indonesia sudah kehilangan lapisan dedak dan embrio (germ). Pengelupasan kedua lapisan tersebut menghilangkan sebagian besar gizi pada beras seperti vitamin B, mineral, dan juga serat pangan. Selain itu, angka indeks glikemik nasi putih pun tinggi, yaitu melebihi angka 60. Serat pangan yang minim dan angka indeks glikemik yang tinggi pada beras putih membuatnya berpotensi untuk membuat kadar gula darah melonjak drastis seketika setelah konsumsi.

Baca juga: NASI YANG AMAN UNTUK PENDERITA DIABETES?

Hanya karena beras putih memiliki karakteristik yang tidak begitu bersahabat dengan penderita diabetes, bukan berarti Anda tidak bisa makan nasi. Eka Farm mempersembahkan varian Beras Diabetes, salah satu beras unggulan kami untuk membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula darah tanpa harus mengeliminasi nasi dari diet harian.

Apa itu Beras Diabetes?

Beras Diabetes Eka Farm tergolong dalam beras organik yang memiliki nilai indeks glikemik rendah. Beras Diabetes dari Eka Farm memiliki angka indeks glikemik yang lebih rendah daripada beras putih biasa, yaitu hanya sekitar 54. Indeks glikemik ini mencerminkan seberapa cepat karbohidrat diubah menjadi glukosa oleh tubuh. Semakin besar nilai indeks glikemik, maka semakin cepat pula perubahan karbohidrat menjadi glukosa. Perubahan yang semakin cepat akan menimbulkan pelonjakan kadar gula darah. Kondisi tersebut tentunya bukan menjadi hal ideal bagi penderita diabetes ataupun pre-diabetes.

Warna Beras Diabetes memang tidak putih bersih karena beras ini tidak dipoles dan diproses menggunakan pemutih. Maka dari itu, warna beras organik ini memang berbeda dengan beras biasa yang non-organik. Selain itu, faktor cuaca saat penanaman bibit beras juga mempengaruhi warna dari beras organik.

Cara memasak Beras Diabetes

Cara memasak Beras Diabetes sama seperti beras pada umumnya. Jika Anda ingin nasi diabetes yang lebih pulen, tinggal tambahkan takaran air yang lebih banyak. Berikut adalah langkah memasak Beras Diabetes.

  1. Ambil 1 gelas Beras Diabetes organik Eka Farm dan cuci bersih. Anda cukup mencuci beras ini maksimal 2 kali agar kandungan gizinya tidak ikut larut bersama dengan air cucian beras. Tiriskan beras.
  2. Masukkan Beras Diabetes yang sudah dicuci bersih ke panci (inner pot) rice cooker.
  3. Tambahkan 1 hingga 2 gelas air ke dalam panci (inner pot) rice cooker. Jika Anda menyukai nasi yang sedikit pera atau ingin digunakan sebagai bahan nasi goreng, maka perbandingan 1: 1 untuk beras: air cocok untuk Anda. Akan tetapi, jika Anda sekeluarga menyukai nasi pulen, maka pakailah perbandingan beras: air yaitu 1: 2.
  4. Letakkan panci rice cooker ke dalam rice cooker. Tekan tombol cook.
  5. Selama proses menanak nasi jangan membuka dan mengaduk beras agar proses menanak nasi tidak terganggu.
  6. Setelah lampu indikator rice cooker berpindah ke warm, diamkan sekitar 5- 10 menit. Mendiamkan nasi beberapa saat setelah matang berfungsi untuk memberikan waktu pada nasi untuk menyerap air lebih maksimal. Selain itu, waktu tersebut berguna untuk memastikan kepulenan nasi.
  7. Buka rice cooker dan aduk- aduk nasi. Sajikan nasi diabetes dalam keadaan masih mengepul.

Yuk, Moms, masak Beras Diabetes dan sajikan menu nasi diabetes di rumah. Anda dapat menyajikan nasi diabetes dengan sayuran, sumber protein, dan buah- buahan. Jangan lupa, konsultasikan dan selalu kontrol kadar gula darah Anda jika memang Anda penderita diabetes.

Beras diabetes Eka Farm sekarang berubah menjadi Beras Amandia. Diabetes aman bersama Amandia.