Gluten

Gluten

Gluten mengandung komponen protein yang disebut peptida. Kebanyakan orang menghindarinya karena alasan kesehatan, terutama para penderita celiac disease (alergi terhadap protein gluten yang menyebabkan gangguan kekebalan).

Memahami mana makanan yang mengandung gluten, dan mana yang tidak, adalah syarat utama kalau kita ingin diet . Kita sudah tahu kalau gandum mengandung peptida. Begitu juga dengan tepung terigu.

Lalu, apa saja makanan yang terbuat dari kedua bahan tersebut?

Inilah beberapa di antaranya: Roti Kebanyakan roti terbuat dari tepung gandum dan jelai. Termasuk muffin, bagel, croissant, burger, bahkan pizza.

Penggantinya? Pilih roti yang terbuat dari kentang dan tepung beras yang kini banyak dijual di pasaran. Jangan lupa perhatikan label kemasan.

Pastikan roti yang Anda beli mencantumkan label bebas gluten. Rata-rata mie yang ada di pasaran terbuat dari tepung terigu. yang terbagi dalam tiga jenis. Yaitu tinggi, sedang, dan rendah.

Penggunaan tepung terigu yang berbeda kadar glutennya untuk satu resep yang sama, akan memberikan hasil yang berbeda.

Semakin tinggi maka tekstur yang dihasilkan akan lebih keras. Banyak sereal terbuat dari gandum. Sementara hampir semua jenis gandum mengandung gluten, termasuk malt (biji gandum) dan oat.

Sebagai pengganti, cobalah sereal yang terbuat dari beras atau jagung. Pasta Apa pun jenis olahannya, semua makanan yang terbuat dari pasta pasti terbuat dari gandum. Makanan Italia seperti makaroni, spageti, dan fettucine adalah jenis makanan yang berbahan dasar pasta. Kue dan biskuit yang terbuat dari tepung terigu dan gandum.

Baik itu kue tradisional seperti putu mayang dan getuk lindri, maupun kue khas negara lain seperti brownies dan nastar. Melihat daftar terlarang di atas, sepertinya hampir semua makanan harus disingkirkan. Sebenarnya tidak juga.

Ada banyak pilihan makanan sehat yang aman. Misalnya kacang-kacangan, beras atau nasi, kedelai, kentang, ikan, daging, singkong, dan tepung tapioka. Dan pasti, sayur dan buah-buahan.

Anda pernah membaca isi label kemasan makanan yang menuliskan kata gluten-free? Tahukah Anda apa yang dimaksudnya dan apa efeknya bagi tubuh? Pada dasarnya, bukanlah suatu nutrisi yang spesial. Sebagian makanan berjenis biji-bijian yang bervitamin dan bermineral juga mengandung gluten.

Pengertian Gluten

Merupakan salah satu jenis protein yang biasanya terkandung di dalam gandum hasil persilangan (Triticale), gandum biasa, dan jelai atau barley. Jika Anda melihat makanan yang memiliki kemasan bertuliskan bebas gluten berarti makanan tersebut tidak mengandung protein gluten.

Makanan ini sebenarnya ditujukan kepada mereka yang memiliki penyakit celiac. Lalu, bagaimana jika mengonsumsi makanan ini, namun tidak memiliki kedua penyakit tersebut? Bagi Anda yang tidak memiliki penyakit celiac atau intoleransi gluten, makanan ini tidak akan memberikan manfaat tambahan dibanding makanan mengandung gluten.

Studi menunjukkan bahwa makanan yang mengandung biji-bijian utuh memiliki manfaat menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Tapi, sebagian makanan bebas gluten justru cenderung kurang bernutrisi termasuk kalsium, vitamin B, magnesium, serat, zinc, dan zat besi.

Makanan yang Mengandung Gluten

Adalah makanan yang berasal atau terbuat dari biji-bijian. Berikut ini adalah beberapa contoh:

  • Jelai
  • Gandum
  • Beberapa jenis bir
  • Kue, wafer
  • Sereal
  • Pasta
  • Saus, bumbu salad, kecap
  • Roti
  • Oat yang tidak diberi label
  • Vitamin atau obat

 

Manfaat Pertanian Organik

Manfaat Pertanian Organik

Manfaat Pertanian Organik– Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.

Dalam prakteknya, pertanian organik dilakukan dengan cara, antara lain:

Menghindari penggunaan benih/bibit hasil rekayasa genetika (GMO = genetically modified organisms).

Menghindari penggunaan pestisida kimia sintetis. Pengendalian gulma, hama dan penyakit dilakukan dengan cara mekanis, biologis, dan rotasi tanaman.

Menghindari penggunaan zat pengatur tumbuh  (growth regulator) dan pupuk kimia sintetis. Kesuburan dan produktivitas tanah ditingkatkan dan dipelihara dengan menambahkan residu tanaman, pupuk kandang, dan batuan mineral alami, serta penanaman legum dan rotasi tanaman.

Menghindari penggunaan hormon tumbuh dan bahan aditif sintetis dalam makanan ternak.

Manfaat Pertanian Organik

Sejumlah keuntungan yang dapat dipetik dari pengembangan pertanian organik adalah, antara lain:

Manfaat Pertanian Organik Bagi Kesehatan

Menghasilkan makanan yang cukup, aman dan bergizi sehingga meningkatkan kesehatan masyarakat. Data menunjukkan bahwa praktek pertanian organik mampu meningkatkan hasil sayuran hingga 75% dibanding pertanian konvensional. Disamping itu, produk pertanian organik juga mempunyai kandungan vitamin C,  kalium, dan beta karoten yang lebih tinggi.

Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi petani, karena petani akan terhindar dari paparan (exposure) polusi yang diakibatkan oleh digunakannya bahan kimia sintetik dalam produksi pertanian.

Meminimalkan semua bentuk polusi yang dihasilkan dari kegiatan pertanian. Karena pertanian organik: (1) Menghindari penggunaan bahan kimia sintetis dan (2) Memanfaatkan limbah kegiatan pertanian seperti kotoran ternak dan jerami sebagai pupuk kompos.

Manfaat Pertanian Organik Bagi Lingkungan

  • Kualitas Tanah

Menjaga sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang baik merupakan hal yang penting dalam pertanian organik. Untuk itu dalam pertanian organik diutamakan cara pengelolaan tanah yang meminimalkan erosi, meningkatkan kandungan bahan organik tanah serta mendorong kuantitas dan diversitas biologi tanah.

Dalam pertanian organik peningkatan kesuburan tanah dilakukan tanpa menggunakan pupuk kimia sintetis. Sebagai gantinya digunakan  teknik – teknik sebagai berikut :

  • Rotasi tanaman secara tepat,  mixed cropping dan integrasi tanaman dengan ternak.
  • Meningkatkan populasi mikroorganisme tanah melalui penggunaan pupuk organik.
  • Meminimalkan pengolahan tanah yang mengganggu aktivitas biota tanah.
  • Menjaga tanah selalu tertutup dengan mulsa organik.
  • Menghindari pengolahan tanah yang berlebihan pada tanah yang miring untuk  mencegah erosi.
  • Menggunakan tanaman dalam strip dan tumpang sari.
  • Menghindari penggembalaan yang berlebihan.
  • Tidak menggunakan bahan kimia sintetis yang meracuni mikroorganisme tanah dan merusak struktur tanah.
  • Penghematan energi

Hasil studi menunjukkan bahwa sistem produksi organik hanya menggunakan 50–80% energi minyak untuk

menghasilkan setiap unit pangan dibandingkan dengan sistem produksi pertanian konvensional. Namun demikian, ini tidak berlaku untuk semua sistem produksi sayuran dan buah-buahan.

Kualitas Air

Penjagaan kualitas air merupakan upaya yang sangat penting dalam sistem pertanian lestari (sustainable agriculture system). Kenyataan menunjukkan bahwa polusi air tanah (groundwater) dan air muka tanah (surface water) oleh nitrat dan fosfat menjadi hal yang umum terjadi di kawasan pertanian. Residu pupuk dan pestisida sintetis serta bakteri penyebab penyakit seperti Escherichia Coli juga seringkali terdeteksi di sistem perairan.

Pada areal pertanian organik, sumber air dijaga dengan menghindari praktek-praktek pertanian yang menyebabkan erosi tanah dan pencucian nutrisi, pencemaran air akibat penggunaan bahan kimia.  Kotoran hewan yang akan digunakan untuk pupuk organik selalu dikelola dengan hati-hati dan dikomposkan sebelum digunakan. Di samping itu, penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis juga dilarang dalam sistem pertanian organik.

Kualitas Udara

Pertanian organik terbukti mampu meminimalkan perubahan iklim global karena emisi gas rumah kaca (greenhouse gas emission) pada pertanian organik lebih rendah dibandingkan pertanian konvensional. Dalam pertanian organik tidak menggunakan pupuk nitrogen sintetis sehingga tidak ada emisi nitrogen oksida dari pupuk buatan tersebut.

Penggunaan minyak bumi juga lebih rendah sehingga menurunkan emisi gas karbon dioksida. Lebih penting lagi, pertanian organik menyediakan penampungan (sink) untuk karbon dioksida melalui peningkatan kandungan bahan organik di tanah serta penutupan permukaan tanah dengan tanaman penutup tanah.

Pengelolaan Limbah

Praktek pertanian organik mengurangi jumlah limbah melalui daur ulang limbah menjadi pupuk organik. Kotoran ternak, jerami dan limbah pertanian lainnya yang selama ini dianggap limbah, justru menjadi bahan yang mempunyai nilai sebagai sumber nutrisi dan bahan organik bagi pertanian organik.

Keanekaragaman Hayati

Pertanian organik tidak hanya menghindari penggunaan pestisida sintetis, namun juga mampu menciptakan keanekaragaman hayati. Praktek seperti rotasi pertanaman, tumpang sari serta pengolahan tanah konservasi merupakan hal-hal yang mampu meningkatkan keanekaragaman hayati dengan menyediakan habitat yang sehat bagi banyak spesies mulai dari jamur mikroskopis hingga binatang besar.

Pertanian organik tidak menggunakan organisme hasil rekayasa genetika (Genetic Enggineering Organism) atau organisme transgenik (Genetically Modified Organism) serta produknya karena alasan keamanan lingkungan, kesehatan dan sosial. Produk-produk seperti ini tidak dibutuhkan karena mungkin menyebabkan resiko yang tidak dapat diterima pada integritas spesies.

 

Istimewanya Makanan Organik

Istimewanya Makanan Organik

Istimewanya Makanan Organik- Banyak orang mulai memburu makanan organik, karena lebih sehat ? Tetapai apakah anda tahu apa makanan organik ?

Sederhanya makanan organik adalah makanan yang diolah dari bahan makan yang terbebas dari paparan kimia. Bahan makanan seperti ini dihasilkan oleh budidaya petanian tanpa kimia (baik pupuk maupun obat) serta bukan dihasilkan dari bahan makanan rekayasa genetik.

Bahan makan organik, dihasilkan oleh petani yang memiliki konsep pelestarian lingkungan dan keberlangsungan alam.

Di Indonesia, lembaga yang berwenang untuk mengesahkan produk organik adalah Sertifikasi Pangan Organik Institute (LSPO). Saat ini di Nusantara, hanya 40 persen atau 9.000 hektar dari 22.000 hektar lahan organik telah disertifikasi secara nasional maupun internasional, dan hanya 20 persen yang bersertifikat nasional.

Istimewanya Makanan Organik- Departemen Pertanian AS (USDA) memberikan persyaratan untuk sertifikasi produk organik, yaitu ketika memenuhi kriteria sebagai berikut:

– Produk organik 100 persen. Tidak ada bahan-bahan lain ditambahkan atau dibuat benar-benar organik.

– Produk organik. Produk harus mengandung bahan-bahan organik setidaknya 95 persen.

– Dibuat dengan bahan-bahan organik. Produk yang mengandung bahan-bahan organik 70 persen. Namun, produk ini tidak mendapatkan segel USDA sertifikasi pada kemasan tapi mungkin daftar bahan-bahan organik tertentu.

– Mengandung bahan organik. Produk yang mengandung bahan-bahan organik kurang dari 70 persen, tidak menampilkan segel USDA tetapi mungkin daftar bahan-bahan organik tertentu pada panel informasi paket ini.

Meskipun meningkatnya popularitas makanan organik seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat kesehatan dan perlindungan lingkungan, tidak semua persepsi dan asumsi tentang makanan organik sudah benar.

Jadi apa yang fakta dan apa sebenarnya yang salah?

Makanan organik mengandung pestisida lebih sedikit: Benar ! Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh hama pada tanaman. Zat kimia ini sangat sering digunakan dalam metode pertanian konvensional, di mana pestisida masih menempel pada makanan yang kita makan.

Makanan organik tidak mengandung bahan-bahan buatan. Benar ! Salah satu aturan yang paling ditekankan dalam produk organik adalah larangan bahan buatan termasuk pengawet, pemanis buatan, pewarna dan perasa, dan monosodium glutamat.

Istimewanya Makanan Organik- Makanan organik mendukung go-green: Benar !

Metode penanaman dan perawatan produk organik yang lebih ramah lingkungan seperti mengurangi polusi air, udara dan tanah; mengurangi erosi tanah, meningkatkan kesuburan tanah dan menggunakan lebih sedikit energi. Mengurangi penggunaan pestisida juga mempengaruhi hewan (terutama burung dan binatang kecil) dan orang-orang yang tinggal dekat dengan peternakan.

Jika banyak orang beranggapan bahan makan organik tidak perlu dicuci, itu salah besar. Tetap saja buah sayur organik perlu dicuci agar bebas dari kotooran  debu, bakteri, atau sisa-sisa kompos pada buah dan sayur organik.

Di Indonesia, perbincangan pangan organik telah ramai dilakukan, mulai dari diskusi komunitas sampai dengan kampanye-kampanye di masyarakat. Penelitian terkait juga sudah dilakukan, misalnya yang dilakukan oleh Anggia Dwi Akbari, peneliti dari Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (IPB) meneliti mengenai persepsi konsumen terhadap aspek gizi dan kesehatan pangan organik pada tahun lalu.

Dari total responden 120 orang, sebanyak 100 orang adalah bukan anggota komunitas konsumen organik, dan sisanya 20 orang adalah anggota komunitas konsumen organik. Penelitian menemukan 95 persen responden punya motivasi membeli pangan organik adalah karena bahan pangan organik dianggap lebih sehat. Sedang, 56,67 persen responden menyatakan bahwa manfaat utama yang ingin mereka dapatkan dari pangan organik adalah untuk menjaga kesehatan.

Pengertian organik sendiri  mengacu pada cara petani menanam dan memproduksi produk pertanian. Praktik-praktiknya dirancang untuk memenuhi tujuan untuk mengurangi polusi, sehingga dalam prosesnya menghindari keterlibatan pupuk kimia, pestisida, antibiotik, hormon pertumbuhan, dan rekayasa genetika.

Dalam Peraturan Kepala BPOM Nomor 1 tahun 2017 tentang Pengawasan Pangan Olahan Organik, mencantumkan pengertian pangan organik, sebagai pangan yang berasal dari suatu lahan pertanian organik yang menerapkan praktik pengelolaan yang bertujuan untuk memelihara ekosistem dalam mencapai produktivitas yang berkelanjutan, melakukan pengendalian gulma, hama, dan penyakit, melalui beberapa cara seperti daur ulang sisa tumbuhan dan ternak, seleksi dan pergiliran tanaman, pengelolaan air, pengolahan lahan, dan penanaman serta penggunaan bahan hayati pangan.

 

 

Omelet with Mashed Brocolli Menu Untuk Diet

Omelet with Mashed Brocolli Menu Untuk Diet

Omelet with Mashed Brocolli Menu Untuk Diet– Kegemukan atau obesitas merupakan salah satu penyakit kronis yang mempengaruhi sistem tubuh dan memicu penyakit serius lainnya. Seseorang dikatakan kegemukan jika berat badannya melebihi 20% dari berat badan normal untuk tingginya. Kegemukan tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan penyakit lain misalnya stroke, serangan jantung dan diabetes.

Obesitas juga salah satu faktor penyebab penyakit tekanan darah tinggi. Mengingat begitu bahayanya diabetes, Anda harus mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat. Caranya adalah dengan menjalankan diet. Diet dapat membuat hidup Anda lebih bugar. Pengertian diet sehat yang sehat ialah duet yang menekankan konsumsi makanan rendah lemak, buah-buahan, sayur dan biji-bijian utuh. Anda bisa memulai diet sehat dengan mengonsumsi beras diet dan mencoba resep masakan diet.

Apa itu Beras Diet?

Beras Diet merupakan beras khusus untuk menjaga berat badan tetap ideal. Beras ini terdiri dari campuran beras merah dan beras putih. Pemanfaatan beras merah di dalam Beras Diet berguna sebagai pelangsing alami tubuh. Sebab, beras merah adalah biji-bijian utuh yang tinggi serat dan mengandung nutrisi lengkap.

Beras putih dicampurkan ke dalam Beras Diet agar tekstur beras menjadi empuk atau pulen. Rasa Beras Diet menjadi lebih enak karena sudah dicampur beras putih tersebut. Aroma Beras Diet ketika matang mengeluarkan wangi khas beras. Mengonsumsi Beras Diet akan melangsingkan tubuh Anda tanpa menjadikan Anda merasa kelaparan. Sebab, Beras Diet tidak terlalu keras dan nyaman saat dikunyah.

Apa Manfaat Beras Diet?

  1. Rendah glikemik dan tinggi serat membuat Beras Diet akan mengontrol nafsu makan Anda. Anda juga merasa kenyang lebih lama dan tidak mudah lapar.
  2. Beras merah dalam Beras Diet mengandung magnesium sehingga akan memecah lemak pada tubuh Anda. Selain itu, beras merah mampu mencegah penyerapan lemak.
  3. Beras merah yang dicampur untuk Beras Diet dilengkapi serat lebih banyak daripada beras putih. Serat ini berguna memelihara kesehatan pencernaan dan mencegah susah buang air besar.

Omelet with Mashed Broccoli Menu Untuk Diet:

Mengonsumsi Beras Diet rasanya kurang lengkap tanpa menu lauk pauk dan sayur. Anda bisa membuat resep masakan diet berupa omelet with mashed broccoli dari Dwinita Riani yang ditulis di Cookpad. Brokoli tinggi serat dan kandungan airnya banyak sehingga baik dikonsumsi untuk Anda yang sedang berdiet. Serat brokoli membantu menurunkan berat badan Anda. Menu untuk diet adalah sebagai berikut.

Bahan Omelet :

  1. 4 telur ayam
  2. ½ sendok teh susu bubuk
  3. 1 sendok teh mentega tawar
  4. merica bubuk secukupnya
  5. bawang putih bubuk secukupnya

Bahan Mashed Broccoli :

  1. ½ kuntum sayur brokoli
  2. 1 buah kentang
  3. ½ sendok teh susu bubuk
  4. merica bubuk secukupnya
  5. bawang putih secukupnya

Cara Membuat menu untuk diet Omelet with Mashed Broccoli menu untuk diet

  1. Campur telur, merica, bawang putih bubuk, susu bubuk. Tuang campuran tersebut ke dalam wajan yang diberi mentega.
  2. Masak omelet hingga matang lalu sisihkan.
  3. Rebus sayur brokoli dan kentang sampai matang.
  4. Potong cacah brokoli sampai halus, namun masih ada teksturnya. Untuk kentang, hancurkan sampai lembut.
  5. Campurkan kentang yang sudah dihancurkan dan brokoli cincang. Beri air, susu bubuk, merica, bawang putih bubuk. Aduk merata dan masak sebentar.
  6. Sajikan omelet dan mashed broccoli dalam keadaan hangat.

Selamat mencoba…

Solusi Diabetes

Solusi Diabetes

Solusi diabetes- Perubahan gaya hidup dan juga pola konsumsi pangan masyarakat tentu saja telah mengakibatkan peningkatan penyakit degeneratif seperti misalnya penyakit diabetes. Hmm… Ya, penderita penyakit diabetes tentunya memerlukan makanan yang tidak menaikkan kadar gula secara drastis karena itu pasti akan memperburuk tubuh.

Caranya?

Tentu saja dengan mengkonsumsi beras diabetes!

Beras diabetes merupakan salah satu dari beberapa varietas unggul padi yang telah berkembang dan memiliki indeks glikemik rendah. Oleh karena itu, pagi para penderita penyakit diabetes pun tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi nasi dari beras diabetes, sepanjang itu tidak melebihi kebutuhan energi setiap individu.

Inti dari beras diabetes ini merupakan beras yang mana beramilosa tinggi dan juga glikemik indeksnya rendah. Oleh karena itu, berikut akan kamu jabarkan mengenai beberapa macam beras yang termasuk sebagai beras diabetes.

1. Beras Diabetes

Untuk beberapa orang, ketika mereka telah mengetahui fakta akan nasi putih yang sering kita konsumsi, pasti mereka akan beranggapan bahwa mendapatkan beras diabetes putih merupakan hal yang sulit ketimbang mencari beras putih biasa.

Ya, itu wajar saja memang agak sulit untuk membedakannya.

Namun tenang, disini, ada cara yang bisa kalian lakukan untuk memilih beras diabetes berwarna putih ini, salah satunya adalah dengan melihat kandungan glikemik indeks yang ada pada beras putih tersebut.

Ya, sebagaimana yag telah kita ketahui bersama, beras putih ini sering dituding sebagai pemicu naiknya kadar gula darah bagi penderita diabetes. Hal itu tentu terjadi karena beras yang telah dimasak menjadi nasi itu mengandung karbohidrat sederhana yang tinggi. Hampir semua dokter diabetes pun menganjurkan kepada pasien diabetes untuk mengurangi porsi makan nasi.

Namun, bukan berarti kita tidak boleh mengkonsumsi nasi dari beras putih biasa ya? Asal, ya itu. Perhatikan glikemik indeks pada beras putih yang ingin kita konsumsi agar itu bisa disebut sebagai beras diabetes yang menyehatkan.

2. Beras Merah

Beras diabetes merah ini merupakan salah satu pilihan beras yang paling banyak dicari oleh para penderita penyakit diabetes. Mengapa tidak? Beras diabetes merah ini memiliki kadar glikemik yang rendah dibandingkan dengan beras putih yang telah dijabarkan diatas.

Beras bagi penderita diabetes ini pun juga memiliki kandungan yang kaya akan serat. Tentu hal itu sangat baik untuk manusia pada umumnya ataupun bagi penderita diabetes pada khususnya.

Serat yang dimaksud disini adalah sejenis mineral yang tidak mudah untuk dicerna maupun diserap oleh tubuh. Serat ini hampir sama seperti halnya karbohidrat yang mampu untuk memberikan energi pada tubuh, namun bedanya, serat itu memiliki kandungan kalori yang lebih rendah.

Meskipun sulit untuk dicerna,  ternyata meningkatkan konsumsi serat itu ternyata bisa menurunkan penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker dan juga obesitas karena serat ini akan memperlambat masuknya glukosa dalam darah.

Oh iya, kandungan serat pada beras merah ini juga dapat untuk menjaga pencernaan loh.

3. Solusi Diabetes dengan Beras Hitam.

Beras hitam bisa di jadikan untuk solusi diabetes. Beras ini adalah jenis beras yang bisa dikatakan sebagai rajanya beras. Bagaimana tidak, beras yang memiliki nama lain Oryza Sativa Lindica ini memiliki aleuron dan juga antosianin yang lebih tinggi ketimbang beras putih biasa.

Aleuron yang dimaksud disini merupakan salah satu jenis protein yang termasuk globulin, yang mana butiran-butirannya yang sangat besar dapat kita temukan pada biji jarak, pun juga pada beras hitam ini. Pada butir beras aleuron ini lazimnya terdiri dari protein amorf, protein kristal dan juga protein globoid.

Wah sangat bermanfaat sekali ya kandungan pada beras diabetes hitam ini sebagai solusi untuk diabetes yang aman.

Adapun fungsi dari kandungan antosianin dalam beras ini adalah sebagai antioksidan di dalam tubuh sehingga hal itu dapat mencegah terjadinya aterosklerosis, atau bisa dimaksud dengan penyakit penyumbatan pembuluh darah. Antosianin ini bekerja menghambat proses aterogenesis dengan cara mengoksidasi lemak jehat dalam tubuh.

Bertambahnya nilai positif dari beras hitam ini.

Menurut data dari para ahli gizi di Indonesia, beras jenis ini mengandung kurang lebih 351 Kkal Energi dan hanya memiliki kandungan 1.3 gram karbohidrat saja di dalamnya. Artinya, beras ini tidak mudah dicerna oleh tubuh yang mana akan membuat gula darah meningkat.

Selain itu, beras ini pun juga memiliki kandungan serat yang baik untuk tubuh, seperti halnya beras merah diatas. Karena beras ini memiliki manfaaat yang sangat baik untuk kesehatan, dan budidaya yang susah, rbilang susah untuk didapatkan dan juga berharga mahal, maka beras ini sering disebut sebagai rajanya beras.

Tapi jangan khawatir, beras ini masih bisa didapatkan dengan mudah kok sekarang. salah satunya di Ekafarm

4. Solusi Diabetes dengan Beras diabetes beramilosa Tinggi

Ya, segala beras yang memiliki amilosa tinggi tentu memiliki kadar glikemik rendah. Oleh karena itu, diusahakan apabila ada orang yang mengidap penyakit diabetes, sebaiknya mereka memilih untuk mencari beras yang beramilosa tinggi.

Beras yang beramilosa tinggi ini biasanya memiliki tekstur yang kasar atau pera sehingga kadang tidak disukai oleh para pengidap penyakit diabetes. Cukup aneh sebenarnya, namun, butuh perjuangan untuk bisa hidup sehat.

Oh ia, beras beramilosa tinggi yang memiliki indeks glikemik rendah ini tentunya sangat layak untuk dikonsumsi oleh para penderita penyakit diabetes. Namun, anggapan bahwa beras yang beramilosa tinggi memiliki indeks glikemik rendah itu ternyata tidak selalu benar.

Ada beras dari varietas Batang Piaman dan juga iliwung yang berkadar amilosa tinggi, namun juga memiliki indeks glikemik yang tinggi pula. Pun juga sebaliknya, beras yang memiliki indeks glikemik rendah, tidak hanya beramilosa tinggi, tapi juga yang berailosa sedang, seperti misal beras dari varietas Ciherang.

5. Tepung Garut Juga bisa di jadikan untuk Solusi Diabetes

pengobatan diabetes, tidak hanya itu, tepung garut ini juga sangat bagus untuk mengobati penyakit maag, ataupun asam lambung yang jika di biarkan akan menjadi penyakit yang mematikan seperti yang pernah terjadi pada presenres Dokter OZ Indonesia yaitu dr. Ryan tamrin

 

Yakin Beras Anda sudah Sehat?

Yakin Beras Anda sudah Sehat?

Yakin Beras Anda sudah Sehat?- Di Indonesia, setidaknya lebih dari 90% penduduknya mengkonsumsi nasi sebagai salah satu sumber energi harian dalam menunjang aktivitas

Nasi yang kita konsumsi mensuplai sekitar 20% dari kebutuhan total kalori / energi harian kita. Karenanya, bukanlah berlebihan bila kita bisa mengatakan bahwa nasi adalah salah satu bagian penting dari hidup warga negara Indonesia, termasuk kita sendiri.

Setiap orang, dalam setiap tahunnya bisa mengonsumsi beras itu s Lanjutkan membaca →

Cara Memasak Beras Hitam

Cara Memasak Beras Hitam

Saya sering ditanya oleh sahabat-sahabat saya dan para pelanggan Beras Organik Eka Farm, tentang bagaimana cara memasak beras hitam yang enak. Mereka pernah mendapatkan foto-foto masakan nasi dari beras hitam yang saya masak. Sejak saat itu lah mereka mulai sering bertanya.

Mereka juga bertanya karena Beras Hitam masih kalah populer dengan Beras Merah. Padahal masih banyak juga yang belum tahu cara masak beras merah, apalagi Beras Hitam. Langsung saja ke cara memasak beras hitam. Semoga bermanfaat.

Langkah-langkah Cara Memasak Beras Hitam

  1. Cuci Beras Hitam seperti mencuci beras putih, tetapi cukup 1-3 kali saja. Beras hitam mempunyai kandungan gizi yang tinggi pada kulit arinya. Jika terlalu banyak dicuci akan membuat kandungan gizi, terutama anti oksidan-nya, menjadi berkurang (larut dalam air).
  2. Tanak beras hitam dengan air yang sedikit lebih banyak. Beras hitam walau tidak sekeras beras merah tetapi juga tidak selunak beras putih. Sehingga air yang dibutuhkan sedikit lebih banyak.
  3. Jika belum terbiasa dengan nasi dari beras hitam, sangat dianjurkan untuk mencoba memasak dengan campuran beras putih. Kebutuhan beras hitam sebagai campuran beras putih hanyalah sejumput beras hitam saja. Sedangkan jika tanpa campuran, beras hitam dapat menjadi dua kali lipatnya ketika sudah jadi nasi beras hitam.
  4. Masak dengan menggunakan api yang kecil. Tunggu sampai airnya sudah habis.

Gimana? Gampang kan cara memasak beras hitam? Ayo segera dipraktekkan saja. Oya, Beras Hitam yang berkutu bukan berarti beras hitam yang sudah tidak enak. Kutu itu adalah konsekuensi dari Beras Hitam organik. Tandanya Beras Hitam tersebut tidak terkena Pestisida. Sehingga kutu bisa membedakan mana beras yang sehat dan tidak. Saya pernah memasak beras hitam yang sudah berkutu. Alhamdulillah nasinya baik-baik saja. Tidak ada kutunya juga kok. Kutunya sudah ngacir ketika saya cuci dengan air.

Ingin tahu lebih banyak tentang Beras Hitam?

Yuk kepoin web www.ekafarm.com

 

Bunda, Perkenalkan Pure Buah dan Sayur Pada Bayi Usia 6 Bulan ….

Bunda, Perkenalkan Pure Buah dan Sayur Pada Bayi Usia 6 Bulan ….

Bunda, Perkenalkan Pure Buah dan Sayur Pada Bayi Usia 6 Bulan-Pentingkah membuat makanan tambahan untuk bayi ? Banyak literaur menekankan makanan tambahan untuk bayi bahkan sebaiknya diberikan sejak bayi umur 6 bulan. Dan bahan apa saja yang boleh diberikan untuk bayi usia 6 bulan?.

Bunda, Perkenalkan Buah dan Sayur Pada Bayi Usia 6 Bulan Serta Pilihlah sayuran dan buah – buahan organik karena bebas dari pestisida. Jika tidak ada sayuran atau buah organic maka cucilah buah dan sayuran tersebut hingga benar – benar bersih agar bebas dari pestisida dan bakteri berbahaya. Selalu pilih sayur dan buah yang segar untuk diberikan kepada  buah hati.

Tentu dalam bentuk pure bubur ( bubur halus ), Dan bubur bayi bisa dibuat semakin kental sesuai dengan bertambahnya usia bayi. Jangan berikan bahan tambahan termasuk gula atau garam ke dalam makanan bayi usia 6 bulan karena fungsi ginjalnya belum sempurna. 

Inilah beberapa resep makanan bayi usia 6 bulan yang bisa menjadi referensi untuk bunda memberikan makanan pendamping ASI :

Pure beras merah atau beras putih

Bahan yang disediakan:

Cara membuat:

Beras merah atau beras putih dimasak menjadi bubur, disaring kemudian dicampur dengan ASI.

Bubur susu

Bahan yang disediakan:

  •  10 gram tepung beras/tepung sagu/tepung maizena/tepung hunkwe/tepung kacang hijau. Jangan gunakan tepung terigu
  •  20 sdm (200 ml) ASI

Caran membuat:

Masak tepung dengan sedikit air. Setelah masak tuangkan di mangkuk kemudian tambahkan dengan ASI. Sebaiknya gunakan tepung buatan sendiri.

Pure avokad

Bahan yang disediakan:

  •  50 gram avokad kupas, cuci bersih, potong-potong
  •  3 sdm (30 ml) ASI

Caran membuat:

Blender avokad hingga lembut (tanpa tambahan air), tuang ke mangkuk makan bayi kemudian campur dengan ASI, aduk rata. Segera berikan kepada bayi.

Pure pisang

Bahan yang disediakan:

  •  50 gram pisang ambon kupas, potong-potong
  •  3 sdm (30 ml) ASI

Cara membuat:

Blender pisang dan ASI hingga lembut. Tuang ke mangkuk dan segera berikan kepada bayi.

Pure papaya

Bahan yang disediakan:

  •  50 gram papaya kupas cuci bersih dan potong-potong
  •  3 sdm (30 ml) ASI

Cara membuat:

Blender papaya hingga lembut. Tuang Makanan bayi usia 6 bulan dari pure papaya ke mangkuk. Tambahkan ASI dan aduk rata. Segera berikan kepada bayi.

Pure pir dan papaya

Bahan yang disediakan:

  •  30 gram pir kuning, cuci bersih, kupas dan ambil daging buahnya
  •  25 gram papaya matang, cuci bersih, kupas dan potong-potong
  •  3 sdm (30 ml) ASI

Cara membuat

Pir dikukus hingga empuk. Blender pir dan papaya hingga halus. Tuang ke dalam mangkuk kemudian tambahkan ASI.

Pure apel

Bahan yang disediakan:

  •  50 gram apel manis, cuci bersih, kupas dan ambil dagingnya.
  •  2 sdm (20 ml) ASI atau jus jeruk manis

Cara membuat:

Kukus apel hingga empuk. Blender hingga lembut bersama dengan ASI atau jus jeruk manis. Sebelum diberikan ke bayi saring Makanan bayi usia 6 bulan dari pure jika perlu.

Pure papaya pisang

Bahan yang disediakan:

  •  25 gram papaya matang, kupas dan potong-potong
  •  50 gram pisang ambon kupas dan potong-potong
  •  2 sdm (20 ml) ASI atau jus jeruk manis

Cara membuat:

Blender papaya dan pisang hingga lembut. Tuang ke mangkuk dan tambahkan ASI atau jus jeruk manis. Aduk rata.

Pure kentang

Bahan yang disediakan:

  •  3 buah kentang, kupas, cuci dan potong-potong
  •  ASI secukupnya

Cara membuat:

Kukus kentang hingga lunak. Tiriskan kentang kukus kemudian haluskan kentang dengan garpu atau food processor. Tambahkan ASI dan aduk rata.

Pure jagung manis

Bahan yang disediakan::

  •  100 gram jagung manis pipil
  •  100 ml ASI

Cara membuat:

Kukus pipilan jagung manis hingga lunak. Campurkan dengan ASI kemudian blender. Saring Makanan bayi usia 6 bulan dari pure untuk menghilangkan kulit biji jagung yang tersisa.

Pure ubi jalar ungu

Bahan yang disediakan:

  •  Ubi jalar ungu secukupnya, cuci bersih
  •  Kaldu ayam/sapi asli secukupnya

Cara membuat:

Kukus ubi jalar hingga lunak. Kupas kemudian haluskan. Tambahkan dengan air kaldu secukupnya hingga pada kekentalan yang diinginkan.

Nah, mulai sekarang Bunda, Perkenalkan Buah dan Sayur Pada Bayi Usia 6 Bulan  Dan tentu masih banyak lagi referensi membuat pure bubur bayi usia 6 bulan. Selamat mencoba…

AYAH-BUNDA, SELAMATKAN ANAK DARI LEUKIMIA

AYAH-BUNDA, SELAMATKAN ANAK DARI LEUKIMIA

Ayah- Bunda, Selamatkan anak dari Leukimia- Tahukah Ayah dan Bunda jika leukemia pada anak merupakan suatu jenis penyakit keganasan tersering? Angka kejadian leukemia di Indonesia adalah tigaperempat  kasus dari seluruh kasus keganasan pada anak.

Ayah- Bunda, Selamatkan anak dari Leukimia- Leukemia adalah kanker sel darah putih atau leukosit. Kanker ini menyerang sumsum tulang karena disanalah leukosit diproduksi. Akibat kanker ini, maka sumsum tulang didominasi oleh sel-sel kanker tersebut, akibatnya fungsi sumsum tulang terganggu.

Sumsum tulang terletak di rongga tulang yang berfungsi sebagai tempat produksi komponen-komponen darah, seperti sel darah merah, trombosit dan sel darah putih. Penyakit leukemia menyebabkan fungsi sumsum tulang terganggu, sehingga seluruh kegiatan produksi darah (hematopoesis), yaitu : pembetukan sel darah merah (eritropoesis), pembentukan sel limfosit (limfopoesis), pembentukan trombosit (trombopoesis) dan granulopoesis mengalami gangguan.

Anak yang menderita sakit ini akan mengalami anemia, mudah mengalami perdarahan dan mudah terkena infeksi. Akibat adanya gangguan sistem pembentukan darah, maka dapat muncul bermacam – macam gejala, seperti :

Pucat (anemia)

Pucat pada anak disebabkan oleh kurangnya sel darah merah. Gejala ini dapat diwaspadai oleh orangtua dengan melihat apakah bibir anak pucat atau tidak.

Perdarahan

Perdarahan pada anak dapat berupa lebam di kulit, mimisan ataupun berupa bercak merah sebagai tanda adanya perdarahan. Perdarahan ini disebabkan oleh trombositopenia atau trombosit kurang dari jumlah normal (<150.000/µL). Semakin rendah trombosit semakin tinggi risiko perdarahan.

Mudah terinfeksi

Sel leukosit yang diproduksi sumsum tulang bukanlah leukosit yang normal, sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan anak mudah terinfeksi kuman maupun virus.

Demam

Sel kanker dapat menyebabkan demam karena ada pelepasan zat-zat peradangan (sitokin inflamasi) sehingga menyebabkan demam. Selain itu, demam juga sering disebabkan karena adanya infeksi akibat kekebalan yang menurun.

Nyeri tulang/sendi

Nyeri yang dirasakan pada anak merupakan manifestasi dari adanya infiltrasi (penyebaran) sel-sel kanker yang masuk kedalam permukaan tulang maupun sendi. Selain nyeri, leukemia pada anak juga menyebabkan bengkak di daerah persendian.

Pembesaran organ (organomegali)

Pembesaran organ atau organomegali disebabkan oleh sel kanker yang menyebar ke hati, limfa, kelenjar getah bening ataupun organ lain. Pembesaran ini sering ditemukan secara tidak sengaja ketika dokter sedang melakukan pemeriksaan fisik.

Kloroma

Kloroma adalah salah satu tanda khas dari leukemia yang berupa bercak kehitaman pada kulit. Gejala ini merupakan salah satu tanda adanya infiltasi sel kanker ke dermis, subdermis atau epidermis pada kulit.

Hiperleukositosis

Pada keadaan tertentu anak dapat mengalami kenaikan jumlah sel leukosit yang sangat tinggi, yaitu lebih dari 100.000/µL. Hiperleukositosis ini dapat menyebabkan komplikasi atau penyakit penyerta berupa kejang, sesak, perdarahan pada paru, otak maupun ginjal.

Anak – anak yang memiliki gejala di atas, perlu segera diperiksa oleh dokter spesialis anak untuk pemeriksaan dan konfirmasi diagnosis lebih lanjut.

Pada anak, adanya leukemia sering kali terdeteksi secara tidak sengaja, yaitu baru diketahui ketika anaknya berobat untuk keluhan lain seperti demam, atau batuk dan pilek.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter ternyata ditemukan gejala lain, seperti anak tampak pucat, atau adanya pembesaran organ yang tidak diketahui oleh orangtua sebelumnya. Hal ini membuat kebanyakan pasien leukemia datang terlambat untuk berobat.

Apa yang harus dilakukan oleh orangtua di rumah?

  1. Selalu memperhatikan kondisi anak, apakah terdapat gejala-gejala seperti diatas atau tidak.
  2. Apabila ada keluhan tersebut maka segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Faktor risiko pada anak

Berbeda dengan orang  dewasa yang lebih banyak dipengaruhi oleh gaya hidup, pada anak faktor lingkungan dan faktor genetik menjadi penyebab utama leukemia. Berikut ini beberapa faktor yang meningkatkan risiko seorang anak menderita penyakit leukemia:

  1. Faktor genetik.

Adanya kelainan genetik yang diketahui merupakan salah satu keadaan yang ditemukan pada leukemia. Hal tersebut diturunkan oleh orangtua, baik secara langsung maupun tidak. Pada anak dengan riwayat penyakit kanker pada keluarga memiliki risiko keganasan apapun jenisnya, termasuk leukemia.

  1. Faktor lingkungan.

Faktor lingkungan diduga berperan dalam terjadinya kanker, seperti radiasi, paparan zat kimia, pestisida, insektisisa, polusi udara, dsb.

Jenis–jenis  leukemia

Secara garis besar leukemia dibagi menjadi leukemia akut dan kronis. Leukemia juga dapat digolongkan berdasarkan jenis sel leukosit yang terlibat, yaitu leukemia limfoblastik dan mieloblastik. Pada anak leukemia yang paling banyak ditemukan adalah jenis leukemia limfoblastik akut (LLA).

Selain leukemia akut, terdapat juga jenis leukemia kronik. Leukemia kronik dibagi menjadi dua, yaitu leukemia mieloblastik kronik (LMK) dan leukemia limfositik kronik (LLK). Pada anak leukemia mieloblastik kronik (LMK) yang banyak ditemukan, sedangkan jenis leukemia limfositik kronik (LLK) pada anak jarang sekali.

Prognosis leukemia pada Anak

Ayah- Bunda, Selamatkan anak dari Leukimia- Keberhasilan pengobatan leukemia tergantung dari jenis leukemia dan stratifikasi risikonya. Penderita leukemia yang memiliki risiko tinggi, semakin kurang baik pula prognosisnya.

Di Indonesia dilaporkan angka sintasan atau tingkat kelangsungan hidup anak yang menderita leukemia limfositik akut (LLA) sebesar 70 – 80 %. Namun, harus diingat bahwa selalu ada risiko kambuh, yaitu kembalinya tanda dan gejala penyakit setelah mengalami remisi (sembuh).

Diagnosis dini melalui pemeriksaan oleh dokter dan pengobatan yang tepat dapat memberikan prognosis yang baik. Ingat, selalu konsultasikan keluhan anak Anda ke dokter di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Perempuan, Pestisida dan Resiko Kehilangan Nyawa

Perempuan, Pestisida dan Resiko Kehilangan Nyawa

Perempuan, Pestisida dan Resiko Kehilangan Nyawa

Dalam beberapa kasus keracunan pestisida langsung, petani dan para pekerja di pertanian lainnya terpapar (kontaminasi) pestisida pada proses mencampur dan menyemprotkan pestisida (Pan AP,2001). Di samping itu masyarakat sekitar lokasi pertanian sangat beresiko terpapar pestisida melalui udara, tanah dan air yang ikut tercemar, bahkan konsumen melalui produk pertanian yang menggunakan pertisida juga beresiko terkontaminasi pestisida.

Pestisida bisa dikatakan sebagai pencetus timbulnya kanker, tingkat kesuburan menurun dan gangguan dari terhadap sistem kekebalan tubuh.

Peran Perempuan di Pertanian yang begitu besar membuat perempuan juga dominan dan paling beresiko terhadap dampak pestisida. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pangan Dunia di perserikatan bangsa-Bangsa (FAO), jumlah perempuan yang terlibat di sektor pertanian meningkat dari tahun ke tahun.

Di Malaysia

Para pekerja di Malaysia sangat beresiko terpapar pestisida karena hampir sehari-hari menggunakan pestisida seperti Paraquat, Methamidophos dan Monocrotophos. Akibatnya, petani perempuan dan perempuan buruh perkebunan banyak yang menderita penyakit dan mengalami gangguan kesehatan yang kronis dan akut.

Di India

Di India, pestisida menjadi penyebab utama yang telah membinasakan Hidup penduduk desa Kasargod, Kerala.  Akibatnya penduduk desa di sekitar perkebunan menderita berbagai macam penyakit dan menderita gangguan kesehatan akibat terpapar pestisida endosulfan.

Pada umumnya adalah gangguan terhadap sistem reproduksi perempuan, seperti kanker rahim dan kanker payudara.  Ditemukan fakta anak-anak yang dilahirkan mengalami cacat fisik, keterlambatan mental, serta kekebalan tubuh rendah. Mereka mengeluh mengalami gangguan mual, gangguan usus, sakit dada, sulit bernafas, infeksi kulit, ganguan penglihatan dan ganguan hormonal.

Sehingga hanya beberapa kasus keracunan pestisida maupun gangguan yang dialami yang disebabkan dampak pestisida yang terungkap. Beberapa dari kasus gangguan terpapar pestisida yang ditemukan ternyata sebagian besar penderitanya adalah petani perempuan.

Perempuan yang terkena pestisida masa awal kehamilan dapat mengakibatkan cacat pada bayi.