Apasih Penyakit Maag, Cek Gejala dan Penyebab Yuk

Apasih Penyakit Maag, Cek Gejala dan Penyebab Yuk

Ekafarm.com – Maag adalah kasus yang cukup banyak ditemui dalam masyarakat. Bahkan menurut data yang dicatat oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2012, tingkat kejadian penyakit maag di Indonesia mencapai 40,8 persen. Akan tetapi, banyak orang masih belum memahami sepenuhnya apa itu penyakit maag.

Sakit maag atau dispepsia adalah gejala penyakit berupa rasa nyeri dan panas pada lambung yang terjadi akibat sejumlah kondisi. Di antaranya adalah luka terbuka pada lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres.

Baca Juga: Maag Berakibat Kematian

Gejala – Penyebab Maag

Gejala penyakit ini paling mudah ditandai dengan nyeri yang berasal dari lambung dan usus. Dalam beberapa kasus jika tidak segera ditangani nyeri bisa merembet ke kerongkongan akibat luka terbuka yang muncul di lapisan dalam lambung tidak segera terobati dan muncul infeksi. Infeksi dari bakteri inilah yang bisa menyebar ke kerongkongan penderita. Gejala sakit maag dapat terjaadi karena beberapa hal, diataranya mual, kembung pada perut bagian atas, sering bersendawa, rasa panas pada peut bagian atas, nyeri pada uluh hati dan nyeri di tengah dada yang muncul ketika atau setelah makan hal ini menyebabkan penderita maag cepat merasa kenyang. Sakit maag yang sering terjadi biasanya ditandai dengan gejala rasa panas didalam dada akibat naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan. Stres pun membawa dampak menjadi lebih negatif bagi pengidap sakit maag.

Sakit maag ini muncul karena ada beberapa penyebabnya, diantaranya ialah

  •  Faktor gaya hidup tidak sehat, seperti:
    • Merokok.
    • Terlalu banyak mengonsumsi kafein, alkohol, dan minuman bersoda.
    • Makan terlalu cepat dan terlalu banyak.
    • Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, berlemak, atau berminyak.
    • Stres
  • Faktor gangguan saluran pencernaan atau komplikasi dari kondisi medis tertentu, seperti:
    • Penyakit refluks asam lambung (GERD).
    • Peradangan lambung (gastritis).
    • Radang pankreas (pankreatitis).
    • Penyakit iskemia usus (berkurang aliran darah di usus).
    • Obstruksi atau penyumbatan pada usus.
    • Penyakit celiac.
    • Batu empedu.
    • Penyakit hernia hiatus (bagian lambung menonjol ke dalam diafragma).
    • Kanker lambung.
  • Faktor efek samping penggunaan obat-obatan, seperti:
    • Obat antibiotik.
    • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti diclofenac dan ibuprofen.

Dengan mengenali gejala dan penyebabnya maka dapat meminimalisir terkena penyakit maag yang sekarang sudah menjalar ke masyarakat. Meskipun hanya penyakit rigan namun apabila dibiarka aka membahayakan tubuh.

Cara Diet Enak Ala Diet Vegan

Cara Diet Enak Ala Diet Vegan

Ekafarm.com – Vegan, gaya hidup untuk tidak menggunakan bahan dari hewani. Vegan ini juga dikenal untuk melakukan diet sehat. Dikatakan menjadi salah satu jenis diet karena dengan melakukan vegan maka mengonsumsi sayuran dengan kandungan kalori yang rendah. Diet vegan umumnya menghindari konsumsi semua produk hewani, termasuk olahan dari hewan seperti susu, keju, telur, gelatin, madu, dan lain sebagainya yang berasal dari hewani.

Beberapa penelitian menunjukkan kaum vegan cenderung mengonsumsi lebih sedikit kalori sehingga berat badan berkurang dan memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah dengan jumlah lemak yang lebih sedikit.

Perbedaan Vegan dan Vegetarian 

Diet vegan ini dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi banyak buah, sayuran, biji-bijian sehingga dalam melakukan aktivitas fisik masih bertenaga karena dengan mengonsumsi banyak buah, sayuran, biji-bijian akan menyumbang kalori pada tubuh. Ketika tubuh menerima kalori maka akan bertenaga dalam menjalankan segala aktivitas.

Diet Enak Ala Diet Vegan

Langkah yang dilakukan dalam melakukan diet vegan diantaranya pola makan vegan mencakup semua biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan serta jumlah yang tidak terbatas dalam menggabungkan semua produk makanan tersebut. Jika baru memutuskan untuk menjadi kaum vegan, beberapa orang bisa dengan mudah meninggalkan produk daging tapi ada pula yang harus berjuang untuk menghindari produk ini. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam melakukan diet ini. Namun untuk langkah pertama mulailah secara perlahan-lahan mengurangi makan daging, telur dan susu. Nantinya tubuh akan terbiasa sendiri untuk tidak mengonsumsi makanan hewani.

Diet vegan ini dilakukan karena banyaknya alasan, diantaranya dengan melakukan diet vegan maka akan lebih rendah kalori. Makanan yang berasal dari tumbuhan mayoritas berasal dari air, sehingga tidak masalah ketika mengonsumsi dalam jumlah banyak. Alasan selanjutnya ialah lebih rendah lemak jenuh. Tanpa melakukan diet vegan, maka akan riskan untuk mengonsumsi lebih banyak lemak jenuh yang terkandung dalam makanan dari hewani. Makanan tersebut dapat menyumbat arteri dan membuat kadar kolesterol naik. Alasan berikutnya ialah dengan melakukan diet vegan. Maka akan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dan kaya nutrisi, makanan dari tumbuhan pada umumnya mengandung serat dan nutrisi terbanyak yang akan memenuhi sel-sel dalam tubuh.

Menu Makanan Diet Vegan

Menjadi vegan biasanya kekurangan banyak vitamin dan mineral yang berasal dari makanan hewani, seperti kalsium dan protein. Padahal, kalsium dan protein sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang. Ketidakcukupan asupan kalsium biasanya menjadi masalah pada banyak vegan.

Selain oleh kalsium dan protein, kesehatan tulang juga dipengaruhi oleh vitamin D, vitamin K, kalium, dan magnesium. Dimana zat-zat gizi ini dapat ditemukan pada kedelai, buah-buahan,dan sayuran. Sehingga, di lain sisi juga beranggapan bahwa diet vegan dapat memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Selama asupan kalsium dan vitamin D pada vegan terpenuhi dengan baik. Tampaknya kesehatan tulang tidak menjadi masalah bagi vegan karena dalam diet vegan terdapat faktor pendukung lain untuk kesehatan tulang. Vegan dapat memenuhi kebutuhan kalsiumnya dari daun kale, bokcoy, almond, kacang kedelai, dan sumber makanan lain yang telah difortifikasi kalsium.

Baca Juga:

Diet Untuk Ibu Menyusui

Vegan Kenapa Tidak? Ini Kisah Orang-Orang Hidup Dengan Vegan

Vegan Kenapa Tidak? Ini Kisah Orang-Orang Hidup Dengan Vegan

Ekafarm.com – Menjadi vegan merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan, apabila dengan orang pecinta makanan dari hewani. Namun banyak orang yang sudah menerapkan hidup dengan vegan,

Bahaya GMO yang Anda Makan

Inilah Kisah Mereka Hidup dengan Vegan

Ruby Rose

Tidak main-main, aktris Ruby Rose ini mendapatkan gelar PETA’s Sexiest vegan Celebrities di tahun 2017 silam. “We can be the change”, ucap Ruby terkait keputusannya untuk menerapkan gaya hidup bebas daging ini.

Shopia Latjuba

Shopia Latjuba memilih menjalani diet vegan demi kesehatan tubuhnya. Shopia pun mengalami banyak tantangan dalam menjalani diet ini karena di Indonesia masih sangat jarang tempat makan yang menyediakan menu untuk para vegan, sehingga dia memutuskan untuk memasak makanannya sendiri. Menurut Shopia ada banyak perubahan yang dirasakan setelah melakukan diet vegan. Terutama di bagian kulit dan masalah kewanitaan menjadi perubahan yang dirasakannya.

Ellie Goulding

Pelantun lagu Love Me Like You Do ini merupakan salah satu orang yang melakukan diet vegan. Ellie Goulding mengatakan bahwa melakukan diet vegan ini memang menantang, tetapi bukan yang hal mustahil. Eliie Goulding pun juga memberikan tips untuk melakukan diet vegan yaitu banyak minum dan makan sayur buah. Hal itulah membuat Ellie tetap bertenaga di tengah kesibukannya sebagai penyanyi.

Jared Leto

Jared Leto, seorang penyanyi sekaligus aktor ini meskipun usianya lebih dari 40-an tahun namun penampilannya masih tetap muda. Hal ini dikarenakan gaya hidupnya menjadi vegan. Jared Leto menjalani gaya hidup vegan selama 20 tahun.

Dira Sugandi

Dira Sugandi pelantun lagu Benci Tapi Rindu, ini mengubah gaya hidupnya ke pola hidup vegan, pola hidup yang lebih menyehatkkan. Dira Sugandi memulai diet vegan sejak anak pertamanya lahir, pada 3 Maret 2013. Tak mau bobot tubuhnya semakin bertambah dan membuat penyakit mudah bersarng di tubuh, akhirnya Dira memutuskan untuk menjadi seorang vegan. Kebiasaan makan sehat yang diterapkan sejak anaknya masih kecil pun akhirnya terbawa sampai saat ini. Dira pun mengungkapkan bahwa perubahan pola makanannya tersebut tidak mengurangi produksi ASI saat menyusui waktu itu.

Baca Juga: Manfaat Hidup dengan Vegan

Sebelum Belanja, Cermati Cara Memilih Sayuran Sehat

Sebelum Belanja, Cermati Cara Memilih Sayuran Sehat

Ekafarm.com – Tubuh sehat dan terlihat bugar menjadi dambaan setiap orang, untuk mendapatkannya pasti butuh usaha yang tidak mudah, harus menerapkan pola hidup yang sehat pula. Ketika ingin memiliki tubuh sehat dan bugar, diharuskan untuk memperhatikan pola hidup yang khususnya dalam mengonsumsi makanan. Jenis-jenis makanan yang dikonsumsi harus mengandung nutrisi dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh, itu dapat diperoleh dari berbagai sayuran. Masih banyak orang yang salah dalam memilih sayuran yang sehat dan segar. Agar tidak salah lagi, maka ada beberapa tips dalam memilih sayuran sehat.

Baca Juga : Manfaat Jadi Vegan

Dalam pengklasifikasiannya, sayuran digolongkan menjadi empat kelompok, diantaranya

  • Sayur daun-daunan
  • Sayuran buah
  • Sayuran kacang-kacangan atau dikenal sebagai polong
  • Umbi-Umbian

Beginilah Tips Memilih Sayuran Sehat

Cara memilih sayuran daun

Adapun contoh sayuran daun adalah kangkung, bayam, sawi, selada, dan kol. Hampir semua jenis sayuran daun berwarna hijau, meskipun ada beberapa sayuran daun yang berwarna merah. Berikut adalah cara memilih sayuran yang baik dan segar

  • Tulang daun kelihatan amat jelas
  • Bisa dengan gampang dipatahkan batangnya
  • Daun utuh secara keseluruhan
  • Memilih yang berwarna cerah tetapi jangan yang sudah menguning, jangan memilih warna yang sudah kusam
  • Daun yang bolong-bolong adalah tanda bekas dimakan ulat, artinya itu adalah daun yang sehat, bebas dari pestisida

Cara memilih sayuran buah

Sayuran buah ini berbentuk seperti buah-buahan tapi masuk ke dalam jenis sayuran. Contoh sayuran buah adalah tomat, mentimun, labu, terong, dan paprika. Cara memiih sayuran yang baik pada jenis buah-buahan sangat mudah, berikut adalah panduannya:

  • Bentuknya utuh, tidak penyok, tidak keriput, dan tidak bolong atau cuil.
  • Baunya jangan yang busuk.
  • Jika dipegang sayuran buah terasa padat dan tidak lembek.
  • Jangan yang ada bekas-bekas lubang.
  • Pada kulit buah tidak terdapat goresan, bercak hitam, dan tidak berlendir
  • Warnanya segar sesuai dengan warna asli buahnya, seperti tomat warnanya merah segar tidak kekuningan atau kehijauan.

Tersedia Beras Organik di Eka Farm

Cara memilih sayuran kacang-kacangan

Sayur yang masuk dalam jenis kacang-kacangan adalah buncis, kacang panjang, dan kapri. Sebagi panduan untuk memilih sayur kacang-kacangan, simak tips memilih sayur kacang-kacangan yang baik dan segar berikut ini:

  • Warnanya terlihat segar sesuai dengan warna aslinya, seperti kacang panjang berwarna hijau tua, bukan berwarna kecoklatan atau kekuningan
  • Tidak berbintik atau berlubang
  • Biji di dalamnya tidak akan terlihat jelas jika dilihat dari luar
  • Teksturnya kenyal tapi mudah dipatahkan
  • Tidak berlendir atau terasa lembek jika dipegang

Cara memilih umbi-umbian

Beberapa contoh sayur jenis umbi-umbian adalah kentang, wortel, dan singkong. Ketika berbelanja sayur umbi-umbian, perhatikan beberapa tips berikut ini

  • Sayur umbi tidak berlubang, tidak berlendir, tidak keriput, dan tidak terdapat goresan di kulitnya
  • Bentuknya utuh tidak penyok atau cuil
  • Tidak berair (tidak ada airnya).
  • Warna cerah sesuai dengan warna sayuran dan di bagian kulit tidak ada bercak hitam
  • Ubi tersebut lumayan keras

Baca Juga:

Perbedaan Vegan dan Vegetarian 

Perhatikan GMO di sekitar Anda, Berbahaya

Rekomendasi Menu Makanan Vegan Selama 7 Hari

Rekomendasi Menu Makanan Vegan Selama 7 Hari

Ekafarm.com – Ketika akan memulai menjadi vegan, pastinya bingung menu makan apa yang harus disiapkan. Apalagi menjadi vegan yang dahulunya sangat ketergantungan dengan makanan olahan dari hewani. Ini ada beberapa menu makan yang bisa dilakukan oleh seorang vegan selama satu minggu.

Menu Makanan Vegan Selama 7 Hari

  1. Menu vegan hari pertama
  • Makan Sarapan Pagi

Untuk menu sarapan hari pertama diet vegetarian adalah oatmeal dengan aneka buah dan kacang yang mengandung 297 kalori dalam setiap porsinya. Caranya menaburkan oatmeal dengan cincangan apel, cincangan kacang kenari dan kayu manis bubuk.

  • Makan Siang

Pada makan siang dapat mengonsumsi salad dengan kacang mete panggang.

  • Makan Malam

Hidangan makan malam harusnya yang mengandung rendah gula, rendah kalori, tinggi kalsium dan menambah daya imunitas, misalnya mozarella, basil dan zucchini Frittata.

Manfaat Keju Mozzarella

  1. Menu vegan hari kedua
  • Menu Sarapan Pagi

Untuk menu sarapan di hari kedua, dapat mengonsumsi 1 cup yogurt yang dicampur dengan blueberries segar dengan jumlah kalori sebanyak 264.

  • Menu Makan Siang

Menu makan siang bisa disiapkan dengan roti gandum berisi tomat keju panggang dengan sayuran.

  • Menu Makan Malam

Untuk makan malam dengan pasta bolognese dan kacang yang kaya akan serat.  Ini menu makan yang memiliki kandungan lemak yang sedikit dan sangat cocok untuk dijadikan menu makan malam diet vegan.

  1. Menu makan vegan hari ketiga

  • Sarapan pagi

Sarapan pagi dapat disiapkan dengan sup krim jagung yang dibuat dari sagu yang dicairkan, jagung manis pipilan, wortel yang dipotong menyerupai korek api, telur, jamur shitake yang direndam dan diiris tipis, dan sup krim jagung, serta seledri yang diiris tipis.

  • Makan Siang

Menu makan siang dapat berupa tahu chiffon yang ditambahkan telur, wortel iris dadu kecil, kacang polong beku, bawang merah. Dengan cara pengolahan tumis bawang merah sampai harum dan sisihkan. Campur tahu dengan kuning telur, wortel, kacang polong, garam dan bawang merah lalu campur rata dan tambahkan putih telur kemudian aduk rata kembali. Tuang dalam loyang bulat atau cupcakes yang sudah dioles dengan minyak zaitun dan panggang selama 45 menit, sajikan dengan saus tomat.

Manfaat Beras Merah Untuk Diet

  1. Menu makan vegan hari keempat.
  • Menu makan sarapan

Untuk melakukan diet vegan pada menu makan sarapan dapat disiapkan cheese and vegetable frittata. Cara memasaknya ialah tumis cabai, bawang dan garam sampai lunak selama 5 menit. Tambahkan zucchini, bayam dan basil lalu masak selama 3 menit, sisihkan. Kocok telur, parmesan dan lada dan tambahkan dengan keju kambing dan tuang ke dalam tumisan kemudian panggang selama 8 menit sampai kecoklatan dan siap untuk disantap.

  • Menu makan siang

Menu makan siang dapat disajikan berupa makanan gado-gado yang lengkap dengan sayurannya sehingga vitamin dan nutrisi dapat terpenuhi.

  • Menu makan malam

Menu makan malam dapat berupa BBQ Carrot Hotdogs yang terdiri dari wortel tentunya, kaldu syuran, cuka apel, kecap, bawah putih, roti hotdog gandum panggang.

Masalah Obesitas Pada Anak

  1. Menu makan vegan hari kelima

  • Menu makan sarapan

Roti gandum dan telur, cocok untuk diet vegan pada hari kelima yang dapat dikonsumsi dengan telur rebus, roti gandum dan buah pisang dicampurkan lalu dilengkapi dengan meminum teh hijau.

  • Menu makan siang

Untuk snack siang, kamu bisa mengkonsumsi labu parang rebus dan juga semangkuk kecil edamame sebagai  menu makan siang.

  • Menu makan malam

Menu makan malam dengan opor tahu tempe. Opor tidak harus selalu menggunakan bahan daging sebagai bahan utamanya, namun menu makan malam vegetarian dengan bahan utama tahu dan tempe ini juga sangat lezat untuk disantap. Siapkan 250 gram tempe yang dipotong-potong, 4 buah tahu putih besar potong sesuai selera, 4 sendok makan minyak sayur, 2 cm lengkuas dimemarkan, 2 lembar daun salam, 4 lembar daun jeruk, 2 batang serai, 250 ml santan kental dan 2 sendok makan bawang goreng. Untuk bumbu yang dihaluskan, siapkan 4 bawang merah, 4 bawang putih, 3 kemiri, 1 sendok teh ketumbar, 1 sendok teh garam, 1/2 sendok teh merica dan 1 sendok makan gula. Tumis bumbu halus bersama dengan lengkuas, daun salam, daun jeruk dan serai sampai harum lalu tambahkan santan, tempe dan tahu kemudian masak sampai kuah mengental dan angkat, siapk untuk disantap.

  1. Menu makan vegan hari keenam
  • Menu makan sarapan

Banana oat bars, ini akan membantu dalam proses diet karena menyajikan sarapan dengan buah-buahan yang mudah diperoleh. Buah-buahan ini juga membantu agar tidak lemas dalam menjalani aktivitas.

  • Menu makan siang

Roll tahu yang dimasak dengan cara merendam kembang tahu dalam air hangat sampai lembu selama 4 menit. Iris tipis wortel, seledri dan jamur. Tumis sayuran secara bergantian selama 4 menit lalu tiriskan dan tambahkan lada serta garam. Isi kembang tahu dengan tumisan sayur kemudian gulung dan tutup kedua ujungnya memakai tusuk gigi kemudian goreng sampai kecoklatan dan siap untuk disantap.

  • Menu makan malam

Untuk hidangan pada malam hari dapat disajikan tempe atau tahu bacem dengan sedikit umbi-umbian.

  1. Menu makan vegan hari ketujuh

  • Menu makan sarapan

Menu sarapan dapat berupa roti panggang alpukat yang dibuat secara praktis.

  • Menu makan siang

Menu makan die vegan di hari ketujuh pada menu makan siang dapat disajikan nasi dan sayur asem. Dapat nasi maupun jagung yang mempunyai kalori sehingga tetap dapat menjalankan kegiatan aktivitas sehri-hari.

  • Menu makan malam

Untuk menutup makan di malam hari dapat menyantap makanan sate jamur sambal kecap.  Setelah tujuh hari bebas dari makan hewani maka dapat membuat sate dari jamur untuk memperbaiki nafsu makan.

Itu beberapa menu makan untuk diet vegan. Selamat mencoba, semoga lancar…

Baja Juga:

Perbedaan Vegan dan Vegetarian

Manfaat dan Resiko Menjadi Vegan

Tips Pemula Menjadi Vegan 

Mau Jadi Vegan? Inilah Tips untuk Pemula

Mau Jadi Vegan? Inilah Tips untuk Pemula

Ekafarm.com – Vegan sebagai gaya hidup sudah tidak asing lagi. Menghindari produk hewani tidak hanya hemat karena harga sayuran relatif lebih murah, tetapi juga diklaim lebih sehat. Banyak orang melakukan diet vegan karena dinilai lebih praktis. Ada beberapa tips bagi pemula untuk melakukan diet vegan.

Bahaya GMO

Tips Jadi Vegan Untuk Pemula

1. Awali dengan niat

Jangan menunda-nunda untuk melakukan diet. Awali dengan niat hati, tanpa adanya niat pasti tidak akan berjalan. Beberapa orang memang masih ragu dan belum percaya diri, sehingga hanya berwacana terus untuk memulai diet ini. Padahal, semakin menunda tidak untuk melakukan diet vegan malah akan menyebabkan keraguan dalam melakukan diet. Oleh karena itu lebih baik langsung mempraktikkan diet ini.

2.Membiasakan tubuh mengonsumsi sayuran

Tubuh yang jarang mengonsumsi sayuran, pastinya akan sulit untuk memulai terbiasa memakan sayuran. Jadi apabila ingin menjadi vegan maka harus menyukai dan membiasakan mengonsumsi sayuran.

3.Melakukan secara bertahap

Ketika sudah berani untuk mengawali diet vegan maka langkah selanjutnya ialah melakukannya secara bertahap. Banyak orang hanya sukses dalam mengawalinya namun tidak dapat meneruskannya secara bertahap.

Makan Sehat Untuk Diabetes

4.Memulai dengan makanan yang sederhana

Agar menarik keinginan untuk melanjutkan diet vegan, maka dilakukan dengan makanan-makanan yang ringan, sederhana, mudah didapatkan dan mudah dibuat. Namun tetap memastikan menu makannya tidak hanya enak, tapi juga kaya akan karbohidrat, protein, dan serat untuk menunjang aktivitas.

5.Memperbanyak konsumsi protein nabati

Agar tubuh tidak kehilangan protein maka dapat mengganti protein hewani dengan protein nabati. Jangan khawatir apabila ingin menerapkan diet vegan, protein nabati banyak dijumpai di kacang-kacangan. Seperti tahu, tempe, biji matahari, buncis, kacang almond, kacang kedelai. Kandungan protein nabati pun sudah bisa mencukupi kebutuhan protein tubuh.

Baca Juga: Manfaat Minyak Kelapa

6.Tambahkan porsi makan

Ketika mulai transisi ke pola makan vegan, mungkin akan cepat merasa lapar. Hal ii normal, karena meskipun makanan nabati kaya akan berbagai nutrisi, kandungan kalorinya tetap rendah daripada produk pangan hewani, sehingga dapat menambahkan porsi setiap kali makan.  Meskipun menambah porsi makan, tenang saja jangan takut gemuk karena makanan nabati umumnya rendah lemak dan kalori.

7.Bergabung dengan komunitas vegan

Tips terakhir adalah bergabung dan berkumpul dengan sesama orang yang melakukan vegan, karena hal ini bisa menambah motivasi melakukan diet vegan. Lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan gaya hidup.

Itu beberapa tips menjadi vegan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba….

Baca Juga: Perbedaan Vegan dan Vegetarian

Anda Vegetarian? Inilah Manfaatnya

Anda Vegetarian? Inilah Manfaatnya

Ekafarm.com – Jika Anda memutuskan untuk menjalani gaya hidup baru dan memilih menjadi vegetarian agar lebih sehat, mungkin pilihan Anda tidak salah. Menjadi pemakan buah dan sayur tanpa memasukkan menu apa pun berbahan daging ke dalam asupan harian Anda, bisa jadi merupakan jalan sehat untuk terhindar dari berbagai penyakit.

Ini juga yang diungkapkan dari www.fimela.com,

7 manfaat menjalani pola makan vegetarian, antara lain adalah


1. Rendah kalori
Jelas sekali bahwa menjadi vegetarian akan menghindarkan Anda dari asupan tinggi kalori. Sayur dan buah merupakan makanan rendah kalori, sehingga menghindarkan tubuh mendapat penumpukan kalori tidak perlu yang nantinya memberikan efek menjaga berat badan.

2. Terhindar dari penyakit
Jika Anda makan buah dan sayur, imunitas tubuh jadi meningkat. Ini tidak lain disebabkan oleh tingginya nutrisi seperti vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Dengan tingginya imunitas tubuh, Anda jadi terhindar berbagai penyakit, karena bisa menolak berbagai infeksi virus dan bakteri pathogen.

3. Menurunkan massa tubuh
Ini adalah salah satu manfaat yang paling disukai wanita. Menjadi langsing secara alami dengan kehilangan berat badan merupakan manfaat nyata menjadi vegetarian. Lemak yang tidak didapat dari daging akan menjadikan tubuh mengambil kelebihan lemak yang ada di tubuh. Lemak tubuh akan mengubahnya menjadi energi sehingga memudahkan Anda menurunkan berat badan.

4. Memperbaiki tingkat kolesterol

Jika daging merupakan sumber lemak dan kolesterol, maka buah dan sayur adalah obat dari kolesterol. Jadi, jika Anda menderita kolesterol tinggi, sudah saatnya banyak makan buah dan sayur dan menjadi vegetarian. Nutrisi sehat dan lengkap yang didapat tanpa makan daging akan memberikan efek menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Baca : Manfaat Makanan Organik

5. Menurunkan risiko kanker

Jika Anda takut suatu waktu terkena kanker, maka menjadi vegetarian akan menurunkan risiko terserang kanker. Ini disebabkan oleh tingginya nutrisi yang Anda dapatkan dari biji, kacang, buah dan sayur. Namun hal ini tentu saja harus diiringi dengan gaya hidup jauh dari rokok dan alkohol Ladies.

6. Meningkatkan metabolisme
Jelas Anda akan mendapat serat dan karbohidrat kompleks yang cukup untuk melancarkan pencernaan dan metabolisme tubuh lebih baik. Makanan yang sehat akan memudahkan tubuh menjalankan fungsinya secara baik dan membakar lemak serta kalori lebih banyak.

7. Terhindar dari osteoporosis dan arthritis
Jika Anda adalah jenis lacto-ovovegetarian, maka Anda bisa terhindar dari risiko osteoporosis karena mengonsumsi kalsium, magnesium, dan protein yang cukup untuk menjaga kepadatan tulang.

Namun jika Anda adalah vegan, maka Anda akan terhindar dari serangan arthritis, karena sebuah penelitian menunjukkan bahwa campuran makanan free gluten dan diet vegan baik untuk meningkatkan kondisi fisik orang yang menderita rheumatoid arthritis

Baca Juga : Vegan dan Vegetarian itu Berbeda

Anda Vegan? Kenali Manfaat dan Resiko nya

Anda Vegan? Kenali Manfaat dan Resiko nya

Ekafarm.com – Menjadi vegan adalah ketika dalam daftar menu makannya tidak ada daging-daging yang bisa dikonsumsi. Vegan ini merupakan jenis vegetarian yang paling ketat karena benar-benar hanya memakan buah, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian. Beberapa vegan juga menerapkan gaya hidup yang benar-benar menghindari penggunaan barang-barang dari hewan, seperti pakaian yang terbuat dari wol, kulit hewan, maupun sutra.

Baca Juga: Perbedaan Vegan dan Vegetarian

Jadi Vegan memberikan banyak manfaat, diantaranya ialah:

  1. Menurunkan berat badan

Reed Mangels, seorang ahli gizi sekaligus dosen Ilmu Gizi di University of Massachusetts, Amerika Serikat, mengatakan bahwa diet vegan adalah solusi untuk menurunkan berat badan dengan hasil nyata. Hal ini dikarenakan pangan nabati mengandung lebih sedikit kalori daripada bahan pangan hewani. Selain itu, asupan serat tinggi dari buah dan sayuran akan membuat lebih kenyang.

  1. Menghidari dari penyakit jantung

Dengan menjadi vegan akan menghindarkan dari penyakit jantung. Karena mengonsumsi makanan dari nabati akan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh yang akan menyebabkan penyakit jantung.

Jual Makanan Vegan

  1. Menurunkan risiko kanker

Penyakit kanker yang sudah tidak asing di telinga masyrakat ini dapat menyerang siapapun, apabila pola makannya tidak dijaga. Seorang vegan yang dilakukan dapat menurunkan risiko kanker yang merupakan penyakit bahaya. Seorang vegan dipercaya dapat menurunkan risiko kanker dikarenakan dalam sayuran dan buah-buahan mengandung banyak zat gizi yang dapat melindungi tubuh dari kanker. Salah satu kandungan zat gizi yang ada dalam sayuran dan buah-buahan adalah fitokimia kompleks yang telah diketahui berguna mencegah kanker. Fitokimia adalah antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab pembentukan sel kanker.

Dari berbagai manfaat diet vegan pastinya ada juga beberapa resiko yang dihasilkan pula

Banyak orang pasti berpikiran bahwa diet secara vegan itu baik, asupan gizinya tetap tercukupi. Eits, tunggu dulu. Tidak semua diet yang dilakukan itu akan menyehatkan untuk tubuh, misalnya diet vegan ini. Orang yang melakukan diet vegan pasti akan kehilangan komponen penting yang tidak terdapat dalam pangan nabati, misalnya vitamin B12 yang hanya terdapat dalam protein hewani.

Salah satu resiko yang akan ditimbulkan oleh para diet vegan apabila ada beberapa vitamin yang tidak terpenuhi  adalah terkena anemia ini diakrenakan kurangnya zat besi yang terdapat dalam pangan hewani.

Baca Juga: Makanan Sehat Untuk Penderita Diabetes

Jangan Salah! Ternyata Vegan vs Vegetarian Itu Beda

Jangan Salah! Ternyata Vegan vs Vegetarian Itu Beda

Ekafarm.com – Vegan dan Vegetarian merupakan sama-sama  jenis diet. Namun, banyak orang tidak mengetahui vegan dengan vegetarian ini berbeda karena kebanyakan orang melihat dari namanya antara vegan dan vegetarian hampir sama. Sehingga kebanyakan orang melihat baik itu vegan dan vegetarian itu sama-sama diet yang memberikan keharusan untuk mengonsumsi sayuran dengan menghindari daging. Untuk lebih mengetahui perbedaan antara vegan dan vegetarian, mari kita tenggok satu persatu antara vegan dan vegetarian.

Vegan dan Vegetarian Bedanya Apa?

Veganisme adalah gaya hidup yang peduli dan menjalani kehidupan tanpa eksploitasi hewan. Baik itu penolakan untuk mengonsumsi hewan, untuk memakan makanan dari hewaan, mengenakan pakaian dari bahan hewan, serta penolakan uji coba pada hewan. Orang-orang yang mempraktikkan gaya hidup veganisme disebut dengan vegan. Berbeda dengan diet vegetarian, diet vegan bisa dibilang sebagai jenis vegetarian yang lebih ketat. Ketika menjalani diet vegan juga harus menghindari gelatin, madu, albumin, protein dan beberapa bentuk vitamin D3. Seorang vegan pun juga menghindari pakaian yang berbahan sutra, wol, dan kulit.

Vegetarian bisa diartikan sebagai seseorang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas. Meskipun vegetarian merupakan diet yang menghindari dari mengonsumsi makanan yang dari hewan. Namun diet vegetarian masih mengonsumsi produk olahan hewan seperti telur, keju atau susu.

Meskipun keduanya sama-sama memberikan manfaat kesehatan namun secara spesifik manfaat yang dihasilkan dari diet vegan antara lain kesehatan jantung, enyehatkan kardiovaskuler karena terhindari dari lemak dan kolesterol dalam makanan, menurunkan tekanan darah tinggi, membantu dalam memerangi diabetes, mencegah kanker payudara  serta degeneratif tulang yang terkait dengan usia, artritis atau osteoporosis. Sedangkan diet vegetarian ini memberikan manfaat dalam menurunkan kolesterol dalam darah, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, membantu menurunkan berat badan, mengurangi kemungkinan terkena kandung kemih serta masalah batu empedu.

Jadi, sudah tau perbedaan dari vegan dan vegetarian kan. Untuk mengawali diet, baik secara vegan maupun vegetarian tetap harus melakukannya secara bertahap dan menyesuaikan dengan kemampuan tubuh. Jangan sampai memaksakan tubuh sehingga akan menimbulkan masalah kesehatan pada tubuh.

Baca Juga : Tips diet enak

Makanan Paling Sehat untuk Diabetes

Makanan Paling Sehat untuk Diabetes

Ekafarm.com – Memiliki diabetes membuat Anda harus lebih teliti memilih makanan yang Anda konsumsi. Selektif memilih makanan bertujuan agar kadar gula darah Anda selalu stabil, sehingga diabetes tidak bertambah buruk dan berisiko komplikasi. Salah satu sumber makanan untuk diabetes yang harus Anda perhatikan benar adalah makanan pokok.

Makanan untuk diabetes harus yang memiliki indeks glikemik rendah. Indeks glikemik adalah standar pengukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula (glukosa) untuk dipakai sebagai energi. Ukuran ini berupa skala dari 0-100. Sebagai contoh, gula pasir memiliki angka indeks glikemik 100. Artinya, karbohidrat dalam gula murni sangat cepat diubah oleh tubuh menjadi energi.

Beras Untuk Penderita Diabetes

Makanan Paling Sehat untuk Diabetes

Jagung vs Kentang Manakah yang paling sehat untuk Diabetes?

Sebelum “ketok palu” menentukan mana sumber makanan pokok yang paling sehat untuk penderita diabetes, mari kita telaah dulu satu persatu mengenai angka IG dari nasi, jagung, dan kentang. Ingat, semakin tinggi angka indeks glikemik, semakin tinggi pula kemampuannya untuk meningkatkan kadar gula darah.

Berdasarkan tabel nilai IG dari Harvard Medical School, per 150 gram nasi putih biasa memiliki nilai indeks glikemik 72. Sementara itu dengan takaran porsi yang sama, nilai IG kentang adalah 82 dan jagung adalah 48.

Indeks glikemik disebut tinggi jika berada di atas angka 70, sedang jika berada pada kisaran 56-69, dan rendah jika berada dibawah 55. Dilihat dari angka-angka di atas, bisa disimpulkan bahwa jagung termasuk makanan pokok yang memiliki nilai IG paling rendah di antara ketiganya.

Meski nasi putih memiliki nilai IG yang lumayan tinggi, Anda tidak harus benar-benar pantang makan nasi jika punya diabetes. Selain harus memerhatikan porsinya (baca selengkapnya di aturan makan nasi untuk penderita diabetes), jenis beras juga ternyata penting untuk diperhatikan kalau Anda masih tetap mau makan nasi. Beberapa jenis beras mempunyai indeks glikemik yang lebih rendah dibanding jenis beras lainnya. Sebagai alternatif yang lebih sehat dari nasi putih, Anda bisa menggunakan Beras Merah (nilai IG 50). Berdasarkan studi para peneliti di Harvard, mengonsumsi nasi merah secara teratur membantu mengurangi risiko diabetes hingga 20 persen.

Jika Anda ketergantungan dengan nasi putih, alternatif lagi untuk Anda untuk mengkonsumsi Beras Diabetes. Eka Farm menyediakan Beras putih yang aman dan dikhususkan memang untuk Anda penderita Diabetes maupun Anda yang mencegah Diabetes. Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Customer Service DISINI.

Baca Juga: Beras Coklat Untuk Diabetes